26/08/2026
TARAKAN, KALIMANTAN UTARA — Kementerian Koordinator Bidang Pangan menggelar Konsultasi Publik Penyusunan Draf Benefit Sharing Plan (BSP) Proyek Karbon Biru M4CR di Swiss-Belhotel Tarakan, Rabu (26/8/2026). Kegiatan ini menjadi forum bagi pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, lembaga pengelola kawasan, dan mitra pembangunan untuk membahas rancangan mekanisme pembagian manfaat dari pengembangan karbon biru berbasis ekosistem mangrove di Kalimantan Utara.
Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah Provinsi Kalimantan Utara, dilanjutkan pembukaan resmi oleh Asisten Deputi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan Kementerian Koordinator Bidang Pangan. Konsep BSP kemudian dipaparkan oleh Syahru Ramadhan, Benefit Sharing Specialist GAIA Indonesia, yang menguraikan prinsip transparansi, akuntabilitas, keadilan, dan inklusivitas yang mendasari rancangan dokumen tersebut.
Paparan ini menjadi pengantar bagi sesi Focus Group Discussion yang berlangsung sepanjang hari, mempertemukan perwakilan Kementerian Kehutanan, pemerintah provinsi dan kabupaten se-Kalimantan Utara, kepala desa dari Liagu, Salimbatu, Sekatak Buji, Srinanti, dan Sengkong, pengurus Lembaga Pengelolaan Hutan Desa (LPHD), World Bank, serta GAIA Indonesia dan mitra konsultan lain. Diskusi difokuskan pada kriteria penerima manfaat, bentuk manfaat, serta tata cara penyaluran dan pemantauan yang tercantum dalam Draf BSP.
Masukan yang terhimpun dari forum ini akan menjadi bahan penyempurnaan Draf BSP agar lebih implementatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di sekitar kawasan mangrove, sekaligus memperkuat kesiapan pelaksanaan Proyek M4CR yang berkelanjutan.