Blitar Indah Shop & Store

Blitar Indah Shop & Store serius murah nya toko yg kasih discount gila

{ KISAH HIKMAH SEEKOR MONYET DAN ANGIN }Seekor monyet sedang nangkring di pucuk pohon kelapa. Dia nggak sadar lagi diint...
09/09/2016

{ KISAH HIKMAH SEEKOR MONYET DAN ANGIN }





Seekor monyet sedang nangkring di pucuk pohon kelapa. Dia nggak sadar lagi diintip sama tiga angin gede. Angin Topan, Tornado sama Bahorok.

Tiga angin itu rupanya pada ngomongin, siapa yang bisa paling cepet jatuhin si monyet dari pohon kelapa.

Angin Topan bilang, dia cuma perlu waktu 45 detik. Angin Tornado nggak mau kalah, 30 detik, katanya. Angin Bahorok senyum ngeledek äπϑ bilang, 15 detik juga jatuh tuh monyet.

Akhirnya satu persatu ketiga angin itu maju. Angin TOPAN duluan, dia tiup sekenceng-kencengnya, Wuuusss… Merasa ada angin gede datang, si monyet langsung megang batang pohon kelapa. Dia pegang sekuat-kuatnya. Beberapa menit lewat, nggak jatuh-jatuh tuh monyet. Angin Topan pun nyerah.

Giliran Angin TORNADO. Wuuusss… Wuuusss… Dia tiup sekenceng-kencengnya. Ngga jatuh juga tuh monyet. Angin Tornado juga nyerah.

Terakhir, Angin BAHOROK. Lebih kenceng lagi dia tiup. Wuuuss… Wuuuss… Wuuuss… Si monyet malah makin kenceng pegangannya. Nggak jatuh-jatuh.
Ketiga angin gede itu akhirnya ngakuin, si monyet memang jagoan. Tangguh. Daya tahannya luar biasa.

Ngga lama, datang angin Sepoi-Sepoi. Dia bilang mau ikutan jatuhin si monyet. Keinginan itu diketawain sama tiga angin lainnya. Yang gede aja nggak bisa, apalagi yang kecil.

Nggak banyak omong, angin SEPOI-SEPOI langsung niup ubun-ubun si monyet. Psssss… Enak banget. Adem… Seger… Riyep-riyep matanya si monyet. Nggak lama ketiduran dia trus lepas lah pegangannya .. kemudian, jatuh deh tuh si monyet.

UNTUK DI RENUNGKAN:

Boleh jadi ... ketika kita :
dengan KESUSAHAN…
dengan PENDERITAAN…
MALAPETAKA...
Kita kuat bahkan lebih kuat dari sebelumnya...

Tapi jika kita dengan :....KENIKMATAN.......KESENANGAN.......KELIMPAHAN........PUJIAN......
So, Jangan sampai kita terlena...
Tetap rendah hati dan mawas diri,
ingat kita hanya hidup sementara di dunia.

*☑   10 Jurus Membuat Rezeki Selalu Menghampiri Kita**1. Taqwa*_“Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan...
08/09/2016

*☑ 10 Jurus Membuat Rezeki Selalu Menghampiri Kita*

*1. Taqwa*

_“Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya._(QS ath-Thalaq: 2-3).

*2. Tawakal*

Nabi s.a.w. bersabda: _“Seandainya kamu bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakal, nescaya kamu diberi rezeki seperti burung diberi rezeki, ia pagi hari lapar dan petang hari telah kenyang.”_ (Riwayat Ahmad, at-Tirmizi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, al-Hakim dari Umar bin al-Khattab r.a.)

*3. Shalat Dhuha*

Firman Allah dalam hadits qudsi: _“Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang (shalat Dhuha), nanti pasti akan Aku cukupkan keperluanmu pada petang harinya."_ (Riwayat al-Hakim dan Thabrani)

*4. Istighfar*

_"Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirim-kan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu dan mengadakan untukmu ke-bun-kebun dan mengadakan (p**a di dalamnya) untukmu sungai-sungai."_ (QS Nuh: 10-12).

_“Barangsiapa memperbanyak istighfar (mohon ampun kepada Allah), niscaya Allah menjadikan untuk setiap kesedihannya jalan keluar dan untuk setiap kesempitannya kelapangan, dan Allah akan memberinya rezeki (yang halal) dari arah yang tiada disangka-sangka.”_ (HR Ahmad, Abu Dawud, an-Nasa’i, Ibnu Majah dan al-Hakim)

*5. Silaturahmi*

Imam Bukhari meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda, _“Siapa yang senang untuk dilapangkan rezekinya dan diakhirkan ajalnya (dipanjangkan umurnya), hendaknyalah ia menyambung (tali) silaturahim.”_

*6. Sedekah*

_"Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui."_ (QS. Al-Baqarah: 261)

Sabda Nabi s.a.w.: _“Tidaklah kamu diberi pertolongan dan diberi rezeki melainkan kerana (sedekah kpd) orang-orang lemah di kalangan kamu.”_ (Riwayat Bukhari)

*7. Berbuat Kebaikan*

_"Barangsiapa yang datang dengan (membawa) kebaikan, maka baginya (pahala) yang lebih baik daripada kebaikannya itu; dan barangsiapa yang datang dengan (membawa) kejahatan, maka tidaklah diberi pembalasan kepada orang-orang yang telah mengerjakan kejahatan itu, melainkan (seimbang) dengan apa yang dahulu mereka kerjakan."_ (QS Alqashash:84)

Nabi bersabda: _"Sesungguhnya Allah tdk akan zalim pd hambanya yg berbuat kebaikan.Dia akan dibalas dengan diberi rezeki di dunia dan akan dibalas dengan pahala di akhirat."_ (HR. Ahmad)

*8. Berdagang*

Dan Nabi SAW bersabda: _“Berdaganglah, karena sembilan dari sepuluh pintu rezeki itu ada dalam perdagangan."_ (Riwayat Ahmad)

*9. Bangun lebih Pagi*

Fatimah (putri Rasulullah) berkata bahwa saat Rasulullah ( S.A.W.) melihatnya masih terlentang di tempat tidurnya di pagi hari, beliau (S.A.W.) mengatakan kepadanya,

_"Putriku, bangunlah dan saksikanlah kemurahan-hati Tuhanmu, dan janganlah menjadi seperti kebanyakan orang. Allah membagikan rezeki setiap harinya pada waktu antara mulainya subuh sampai terbitnya matahari."_
( H.R. Al-Baihaqi)

Aisyah juga meceritakan sebuah hadits yang hampir sama maknanya, yang mana Rasulullah (S.A.W.) bersabda, _"Bangunlah pagi-pagi untuk mencari rezekimu dan melakukan tugasmu, karena hal itu membawa berkah dan kesuksesan."_ (H.R. At-Tabarani)

*10. Bersyukur*

_“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”._ (QS Ibrahim:7)

Selamat beraktifitas menggapai rezeki.

05/09/2016

بِسْــــــــــــــــــمِ اللَّهِ الرَّحمٰنِ الرَّحيمِ

Kisah Umar bin Abdul Aziz Raja’ bin Hayat (seorang menteri Umar bin Abdul Aziz yang ikhlas) bercerita, “Saya pernah bers...
28/08/2016

Kisah Umar bin Abdul Aziz

Raja’ bin Hayat (seorang menteri Umar bin Abdul Aziz yang ikhlas) bercerita, “Saya pernah bersama Umar bin Abdul Aziz ketika beliau menjadi penguasa Madinah. Beliau mengutus saya untuk membelikan pakaian untuknya. Lantas saya membelikan pakaian untuknya seharga lima ratus dirham. Ketika beliau melihatnya, lantas beliau berkomentar, ‘Ini bagus, tapi sayang harganya murah.’

Dan ketika beliau telah menjadi khalifah, beliau pernah mengutusku untuk membelikan pakaian untuknya. Lalu saya membelikan pakaian untuknya seharga lima dirham. Ketika beliau melihat pakaian tersebut, beliau berkomentar. ‘Ini bagus, hanya saja mahal harganya.”

Raja’ melanjutkan kisahnya, “Tatkala saya mendengar perkataan tersebut kontan saya pun menangis. Lantas Umar bertanya, ‘Apa yang membuatmu menangis, hai Raja’?’ Saya menjawab, ‘Saya teringat pakaianmu beberapa tahun yang lalu dan komentarmu mengenai pakaian tersebut.’ Kemudian Umar mengungkap rahasia hal tersebut kepada Raja’ bin Hayat. Beliau berkata, ‘Wahai Raja’! Sungguh, saya mempunyai jiwa ambisius. Jika saya telah berhasil merealisasikan sesuatu pastilah saya ingin sesuatu yang di atasnya lagi. Saya mempunyai hasrat untuk menikahi putri pamanku, Fatimah binti Abdul Malik. Saya pun berhasil menikahinya. Kemudian saya ingin memegang kepemimpinan. Saya pun berhasil memegang kekuasaan. Kemudian saya ingin memegang khilafah. Saya pun berhasil menjadi khalifah. Dan sekarang wahai Raja’’, saya ingin mendapat surga, maka aku berharap termasuk ahli surga.”

Umar bin Abdul Aziz mendengar kabar bahwa salah seorang putranya membuat cincin dan memasang batu mata cincin seharga seribu dirham. Lantas beliau menulis surat kepada putranya tersebut, “Saya dengar bahwa engkau membeli batu cincin untuk cincinmu seharga seribu dirham. Oleh karena itu, juallah lalu uangnya gunakan untuk membuat kenyang seribu orang yang kelaparan. Buatlah cincin dari besi serta tuliskan di atasnya, “Semoga Allah merahmati orang yang menyadari posisi dirinya sendiri.”

Artikel: www.KisahMuslim.com

S     F     J     Y     D     O     S    KE     I     A     A     I      L     U    AM    L     W     N    A      E    N...
24/08/2016

S F J Y D O S K
E I A A I L U A
M L W N A E N L
B O A G J H A I
I S A N J
L O R A
A F K G
N I A A
N

1. URIP IKU URUP

"Hidup itu Nyala.
Hidup itu hendaknya memberi manfaat bagi orang lain di sekitar kita; semakin besar manfaat yang bisa kita berikan tentu akan lebih baik"

2. MEMAYU HAYUNING BAWANA

"Manusia hidup di dunia harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan, serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak"

3. SURO DIRO JOYO JAYADININGRAT,
LEBUR DENING PANGASTUTI

"Segala sifat keras hati, picik, angkara murka, hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati dan sabar"

4. NGLURUK TANPO BOLO, MENANG TANPO NGASORAKE,
SEKTI TANPO AJI-AJI, SUGIH TANPO BONDHO

"Berjuang tanpa perlu membawa massa; Menang tanpa merendahkan atau mempermalukan; Berwibawa tanpa mengandalkan kekuatan; Kaya tanpa didasari kebendaan"

5. DATAN SERIK LAMUN KETAMAN,
DATAN SUSAH LAMUN KALANGAN

"Jangan gampang sakit hati manakala musibah menimpa diri; Jangan sedih manakala kehilangan sesuatu"

6. OJO GUMUNAN, OJO GETUNAN, OJO KAGETAN,
OJO ALEMAN

"Jangan mudah terheran-heran; Jangan mudah menyesal; Jangan mudah terkejut-kejut; Jangan mudah kolokan atau manja"

7. OJO KETUNGKUL MARANG KALUNGGUHAN,
KADONYAN LAN KEMAREMAN

"Janganlah terobsesi atau terkungkung oleh keinginan untuk memperoleh kedudukan, kebendaan dan kepuasan duniawi"

8. OJO KUMINTER MUNDAK KEBLINGER,
OJO CIDRA MUNDAK CILAKA

"Jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah; Jangan s**a berbuat curang agar tidak celaka"

9. OJO ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNO
Jangan sok kuasa, sok besar, sok sakti.

Jangan di baca !!!!!!"Jangan katakan sulit kalau tidak pernah diusahakan,   karena yang mengatakan sulit itu sejatinya h...
21/08/2016

Jangan di baca !!!!!!







"Jangan katakan sulit kalau tidak pernah diusahakan,
karena yang mengatakan sulit itu sejatinya hanya para pemalas saja !!!!


BEKERJA ITU IBADAH, REZEKI ITU URUSAN ALLAH “Sayidah Hajar, Istri Nabi Ibrahim Alaihi Salaam itu ketika diuji oleh Allah...
16/08/2016

BEKERJA ITU IBADAH,
REZEKI ITU URUSAN ALLAH

“Sayidah Hajar, Istri Nabi Ibrahim Alaihi Salaam itu ketika diuji oleh Allah Subhanahu Wataala, bayi Ismail menangis sementara air susunya sudah habis.
Dengan sisa tenaga yang dimilikinya Sayidah Hajar berlari naik keatas bukit Safa, adakah orang yang bisa dimintai pertolongan. Kemudian melihat kebawah, adakah mata air yang memungkinkan untuk diambil. Kemudian Sayidah Hajar berlari kearah bukit Marwah, balik lagi ke Safa dan terus berulang sampai tujuh kali. Setelah keletihan yang memuncak, ternyata mata air Zam-Zam muncul dibawah kaki Nabi Ismail”.

Sepenggal kisah Sayidah Hajar mencari rezeki dengan melakukan ikhtiar berlari, ternyata Allah berikan rezeki dari tempat yang tidak terduga.
Demikianlah Allah memberikan rezeki bagi orang yang bertaqwa dari jalan yang tidak terduga, tidak selalu melalui jalan Ikhtiarnya, dimana tempat rezeki itu berada terserah Allah. Tugas kita hanya beribadah dan bekerja sesuai dengan arahan Allah.

Antara bekerja dan rezeki, bukanlah dua hal yang selalu harus menjadi hukum sebab akibat, karena rezeki kadang perlu kita tafakuri. Rasulullah pernah bersabda bahwa “Sesungguhnya rezeki itu akan mencari seseorang dan bergerak lebih cepat daripada ajalnya.”

Imam Al Ghazali pernah mengucapkan bahwa bisa jadi engkau tidak tau dimana rezekimu, namun rezekimu tau dimana engkau. Jika rezeki itu ada dilangit maka Allah akan turunkan, jika rezeki itu berada didalam bumi maka Allah akan perintahkan untuk muncul supaya berjumpa dengan kita.

Rezeki itu punya perjalanan dan perjalanan rezeki menuju kita terkadang lebih dahsyat. Sebagai contoh sederhana adalah bagaimana Allah kirimkan makanan sebagai rezeki seekor cicak, semua yang dimakan cicak adalah binatang yang terbang, sedangkan Cicak hanya bisa menempel di dinding. Namun ketika Allah sudah perintahkan rezeki itu mendekat, maka dengan cepat mendekat.

Maka sudah jelas bahwa rezeki itu sudah dijamin oleh Allah, sesuatu yang tidak perlu dikhawatirkan, yang perlu kita khawatirkan adalah pertanyaan atas rezeki itu sendiri. Rezeki yang Allah berikan kepada kita itu digunakan untuk apa. Jadi yang terpenting bukan punya apa, namun kita harus memiliki jawaban ketika rezeki Allah itu datang, buat apa?

IBADAH DATANGKAN KENIKMATANOleh: Hasan Basri TanjungSungguh, ibadah dalam Islam itu akan mendatangkan kenikmatan.Mulanya...
11/08/2016

IBADAH DATANGKAN KENIKMATAN

Oleh: Hasan Basri Tanjung

Sungguh,
ibadah dalam Islam itu akan mendatangkan kenikmatan.

Mulanya,
manusia berorientasi pada kenikmatan material sebagai kebutuhan dasar (basic needs) yang disebut Buya Hamka dengan ladzaat (kelezatan).

Lalu,
manusia berkembang bukan hanya fisikal,
tetapi juga psikis dan sosial sehingga mencari kenikmatan yang lebih tinggi, yakni sosial (ijtima’iyah).

Sebuah kenikmatan yang tak ternilai dengan materi, bahkan rela kehilangannya untuk meraih nikmat kebersamaan dan bermakna di tengah yang membutuhkan.
Inilah yang disebut as-sa’adah (kebahagiaan).

Tidak semua orang dapat meraihnya walaupun ia telah mencapai kenikmatan material.

Ada empat indikator pencapaian kenikmatan sosial.

Pertama,

senang berbakti kepada orang tua (birrul waalidaiin). Beruntunglah anak yang sempat berbakti, hingga orang tuanya lanjut usia dan mengembuskan napas terakhir di pangkuannya.

Keletihan dalam bekerja mencari nafkah pun sirna ketika dibelai ayah dan ibunda dengan penuh kelembutan.

Hasil jerih payah diberikan tanpa perhitungan,
apalagi merasa terbebankan.

Karena menyadari bahwa sedekah yang paling utama
adalah kepada orang tua (QS [2:215).

Keridhaan mereka pun sebab turunnya ridha Ilahi dan jalan ke surga (HR at-Turmudzi).

Sikap, kata, dan tindakannya senantiasa memuliakan diiringi doa penuh ketulusan
(QS [17:23-25, [27]:19, [46]:15).

Setelah berbakti kepada orang tua yang melahirkan, lalu muliakan orang tua yang mengajarkan (guru) dan yang menikahkan (mertua).

Kedua,

senang berkumpul dengan keluarga.
Setelah dewasa,
seorang anak mulai membangun rumah tangga.
Mendapatkan pasangan hidup yang membuat hati selalu tertarik ketika menatapnya (sakinah), tenteram di saat bersamanya (mawaddah), damai dalam pelukannya (rahmah), dan jika ditinggalkan rindu pun tak tertahankan (QS [30]:21). Lalu, lahir anak-anak yang menggembirakan, penyejuk hati dan pelipur lara, saleh dan salehah, beradab dan membanggakan
(QS [25]:74, [37]:100).
Beruntunglah seseorang yang ketika menikah masih didampingi orang tua.

Ketiga,

senang berjamaah dengan ulama.
Kenikmatan tiada tara jika mendapat tetangga dan jamaah masjid yang baik.

Apalagi, kita bisa dekat dengan orang-orang berilmu, yakni guru atau alim ulama.

Ulama itu pewaris para Nabi (HR at-Turmudzi).

Mereka membawa ilmu (cahaya) yang menerangi kegelapan jalan hidup manusia.

Beruntung orang yang senang berkumpul dengan ulama, memuliakan, mendengar nasihatnya, dan menghadiri majelis ilmu (zikir).

Para malaikat pun turun ke bumi menaungi dan mendoakan mereka yang duduk di majelis ilmu (HR Muslim).

Orang yang senang bergaul dengan alim ulama, tidak akan tersesat jalan hidupnya.

Mereka akan dimuliakan sebagaimana Allah SWT mengangkat derajat ulama yang istiqamah
(QS [58]:11).

Keempat,

senang berbagi dengan sesama.
Sedekah yang utama,
selain kepada orang tua adalah kaum kerabat, yatim dan miskin
(QS [2]:215, [89]:17-18, [90]:14-16).

Beruntung orang kaya yang senang bersedekah
(QS [2]:161, [3]:92, [79]:8-10)
di saat sebagian orang menumpuk hartanya.

Ia s**a membantu sesama keluar dari kesusahan. Sesungguhnya tangan di atas adalah kemuliaan
(HR Bukhari).

Kenikmatan sosial pun akan sirna atau ditinggalkan sebagaimana juga kenikmatan material.

Jangan sampai berlebihan mencintainya karena bisa menjadi penghalang untuk meraih kenikmatan spiritual nan abadi. Wallahu a’lam bish shawab.

Sumber: republika.co.id

Nasehat kecil saudaraku Ikhwan 1  : "Istrimu cantik ya?"Ikhwan 2  : "Na'am, dia memang cantik"Ikhwan 1  : "Matanya indah...
10/08/2016

Nasehat kecil saudaraku

Ikhwan 1 : "Istrimu cantik ya?"
Ikhwan 2 : "Na'am, dia memang cantik"

Ikhwan 1 : "Matanya indah, membuat hatiku berdebar" dan seterusnya
Ikhwan 2 : "Jaga pandanganmu! Dia istriku"

Ikhwan 1 : "Aku punya foto-foto dia, beragam gaya p**a"
Ikhwan 2 : Darimana kau dapatkan? Setauku sudah kuhapus semua foto istriku dimedsos. "Cepat hapus, jangan dipandangi apalagi kau khayalin"

Ikhwan 1 : "Bayar dulu, hahahaha. Siapa suruh dulu memajang foto fotonya. Ku ingatkan ya, cantik istrimu bukan untukmu saja. Bisa jadi banyak laki laki yang melakukan hal yang sama dengan yang aku lakukan atau mungkin lebih parah lagi. Dosa di jaman sekarang tidak cukup tobat. Allah memiliki catatan & rekaman. Tapi jangan lupa orang-orang kafir pun juga punya makar jahat, dengan fasilitas yang semakin mudah membuat kami bisa menyimpan aib/aurat siapapun!!"
Ikhwan 2 : "Astaghfirullahana la adri. Ok aku bayar berapapun, kau minta berapa?"

Ikhwan 1 : "Beneran mau bayar?"
Ikhwan 2 : "Iya mau! Bahkan jika aku harus mendatangi semua laki-laki yang mempunyai foto istriku lalu menebusnya. Aku sangat mencintainya, tidak akan kubiarkan dia tersiksa karena masa lalunya."

Ikhwan 1 : "Romantisnya. . . "
Ikhwan 2 : "Cepat katakan berapa maumu!"

Ikhwan 1 : "Wahai saudaraku, bagaimanapun istrimu dia tetaplah saudariku.

Kita memiliki Pencipta yang sama, yaitu Allah.

Kita pun pasti memiliki masa lalu yang pahit. Aku tidak akan membebanimu karena masa lalu istrimu.

Aku hanya meminta, jagalah ia, didiklah ia dengan penuh kesabaran dan cintailah ia karena Allah.

Maafkan aku, aku kagum dengan cintamu wahai saudaraku.

Beruntunglah istrimu bersuamikan dirimu. Akan kuhapus segera, dan akan ku kabarkan kepada seluruh muslimah agar mereka segera sadar bahayanya memajang fotonya"

07/08/2016

Mereka yang bahagia bukan mereka yang memiliki segalanya, tapi mereka yang tak_pernah mengeluh dan selalu bersyukur atas apa yang telah dimiliki

Jangan mensyaratkan apapun hanya untuk berbahagia. Sesungguhnya, kebahagiaan adalah mensyukuri dan menikmati yang telah dimiliki

Jangan menyerah hanya karena gagal pada kesempatan pertama. Sesuatu yang berharga tak akan Anda miliki dengan mudah.

Terus berusaha !

Address

Jalan Seruni Ds. Kedaleman Kec. Cibeber (terminal Bus Seruni)
Cilegon
42422

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 19:00
Wednesday 09:00 - 19:00
Thursday 09:00 - 19:00
Friday 09:00 - 19:00
Saturday 09:00 - 19:00
Sunday 09:00 - 19:00

Telephone

085954980007

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Blitar Indah Shop & Store posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share