Bali Lite Institute

Call Directions Website Contact the business

Bali Lite Institute Learning Organizer & Creative Communication We manage meeting, learning and knowledge in the only way we know how: creative and fun.

Our purpose is to give corporate, organization or community, the best solution and experience that they deserve. Be it a custom-tailored workshop or creating a bespoke communication tools for your new business, let’s sit down together, have a cup of coffee and devise the effective strategy for your success.

Learn about the massive problem of our marine debris in the ocean. Infographic by CustomMade.
22/04/2018

Learn about the massive problem of our marine debris in the ocean.

Infographic by CustomMade.

Bali itu kecil dan belum punya fasilitas mendaur ulang sesuatu. Novie menekankan yang terpenting itu mengurangi, kemudia...
06/04/2018

Bali itu kecil dan belum punya fasilitas mendaur ulang sesuatu. Novie menekankan yang terpenting itu mengurangi, kemudian menggunakan kembali, setelah itu daur ulang. “Bali itu kecil dan banyak sampah. Jika suatu saat orang meninggalkan kita, ya itu karena pantai kita kotor. Bali tempat indah kok banyak sampah. Ya kita harus menerapkan konsep reduce, reuse, terakhir recycle."

http://plastikdetox.com/news/2018/04/bisnis-warung-makan-ramah-lingkungan-novie-gehlen

via PlastikDetox

Pagi itu, kami janjian bertemu di Biro, salah satu cabang warung makannya Novie Gehlen. Warungnya unik, bernuansa warna merah dan kuning yang energik. Aku melihat Novie pesan es teh. Minuman biasa menjadi tak biasa di mataku, karena disajikan dengan sedotan stainless steel.

Selamat Tahun Baru Imlek 2018!Semoga menjadi tahun yang penuh kebahagiaan, kesenangan, kesehatan, kesuksesan, dan kedama...
16/02/2018

Selamat Tahun Baru Imlek 2018!

Semoga menjadi tahun yang penuh kebahagiaan, kesenangan, kesehatan, kesuksesan, dan kedamaian. Gong Xi Fa Cai!

Sebentar lagi paket berisi video dan surat pengantar tentang penggunaan BPKP (Buku Paket Kontekstual Papua) akan dikirim...
20/01/2018

Sebentar lagi paket berisi video dan surat pengantar tentang penggunaan BPKP (Buku Paket Kontekstual Papua) akan dikirimkan ke dinas, instansi dan sekolah di berbagai penjuru Papua. Besar harapan kami agar karya ini bisa menjangkau sebanyak mungkin guru dan terutama, anak-anak Papua dalam membantu mereka belajar.

Sejak diluncurkan pada 2016, Buku Paket Kontekstual Papua (BPKP) yang diproduksi dan diterbitkan oleh Yayasan Kristen Wamena (YKW) terbukti berhasil menjadi jembatan gap kondisi pendidikan dasar lokal (khususnya wilayah terisolir) di Papua dan tujuan pendidikan yang tercantum dalam Kurikulum Nasional RI.

Apa perbedaan Mentoring dengan Coaching? Simak tulisan direktur kami, Dicky Lopulalan, tentang bagaimana menggunakan ked...
12/01/2018

Apa perbedaan Mentoring dengan Coaching? Simak tulisan direktur kami, Dicky Lopulalan, tentang bagaimana menggunakan kedua teknik pembelajaran tersebut dengan efektif.

Pengertian dan praktik coaching sering bertukar tempat dengan mentoring . Bahkan, sebagian pihak menganggap keduanya sebagai hal yang sama...

Anak-Anak Maunya Belajar TerusOleh Dicky LopulalanSebelum ada Buku Paket Kontekstual Papua, anak-anak kelas 1-3 SD di Pa...
07/12/2017

Anak-Anak Maunya Belajar Terus
Oleh Dicky Lopulalan

Sebelum ada Buku Paket Kontekstual Papua, anak-anak kelas 1-3 SD di Papua kesulitan memahami materi yang ada pada buku-buku paket Kurikulum Nasional karena sangat sedikit dari mereka yang bisa membaca sebelum SD, tidak pernah bersekolah TK, bahkan tidak bisa berbahasa Indonesia. Sementara, buku-buku paket dari Jakarta mengasumsikan anak-anak kelas 1-3 bisa membaca. Sudah begitu, konten buku-buku paket tersebut juga sangat “urban centris” dengan contoh-contoh pembahasan dan latihan yang tidak dikenal oleh masyarakat desa apalagi yang berada di pedalaman.

Sejak diluncurkan pada 2016, Buku Paket Kontekstual Papua (BPKP) yang diproduksi dan diterbitkan oleh Yayasan Kristen Wamena (YKW) terbukti berhasil menjadi jembatan gap kondisi pendidikan dasar lokal (khususnya wilayah terisolir) di Papua dan tujuan pendidikan yang tercantum dalam Kurikulum Nasiona...

Penyerahan 38 video pendukung Buku Paket Kontekstual Papua (BPKP) yang kami produksi atas prakarsa Yayasan Kristen Wamen...
22/11/2017

Penyerahan 38 video pendukung Buku Paket Kontekstual Papua (BPKP) yang kami produksi atas prakarsa Yayasan Kristen Wamena dan dukungan USAID Prioritas ke Dinas Pendidikan baru saja usai. Masih ada proses editing yang kami harus lanjutkan, namun senang sekali mendapat tanggapan yang positif dari para kepala dinas. Semoga video-video ini dapat menjadi alat bantu belajar yang efektif dan berdampak untuk adik-adik di bangku sekolah dasar di Papua.

21/11/2017

Direktur Bali Lite Institute, Dicky Lopulalan, tengah memaparkan peran kami dalam projek produksi video untuk pendukung Buku Paket Kontekstual Papua (BPKP) di rapat persiapan penyerahan video. Knowledge exchange dalam bentuk video menjadi sarana penting dan efektif dalam menyebarkan pembelajaran di banyak daerah di Papua.

Pagi tadi, kami berkunjung ke kantor media dan Dinas Pendidikan untuk membicarakan acara penyerahan Video Pendukung Buku...
20/11/2017

Pagi tadi, kami berkunjung ke kantor media dan Dinas Pendidikan untuk membicarakan acara penyerahan Video Pendukung Buku Paket Kontekstual Papua yang akan diselenggarakan pada hari Rabu, 22 November 2017 di Jayapura.

Buku Paket Kontekstual Papua (BPKP) untuk pendidikan Membaca, Menulis dan Berhitung (Calistung) siswa SD kelas 1-3 di Provinsi Papua diterbitkan atas kerjasama Yayasan Kristen Wamena (YKW) dan Pemerintah Provinsi Papua, serta didukung oleh USAID melalui proyek PRIORITAS pada tahun 2014.
Harapan semua pihak yang terlibat dalam proses ini adalah semoga video-video tersebut dapat membantu mempercepat proses pengajaran dan pembelajaran calistung pada siswa-siswi kelas 1 SD dan bisa mengurangi kesenjangan kemampuan siswa-siswi di Provinsi Papua.

"This is the 23rd COP conference, but never have we met with a greater sense of urgency... Millions of people around the...
06/11/2017

"This is the 23rd COP conference, but never have we met with a greater sense of urgency... Millions of people around the world have suffered – and continue to suffer – from extreme weather events.

We have compassion for them, their families, and their suffering.
But the fact of the matter is that this may only be the start – a preview of what is to come.

As the World Meteorological Organization reported just a few days ago, 2017 will likely be one of the hottest three years on record.

And long-term indicators of climate change, such as carbon dioxide concentrations, sea level rise, and ocean acidification, among other disturbing phenomena, will continue unless we act," said Patricia Espinosa, Executive Secretary of in her opening speech at the UN Climate Change Conference today.

Address

Denpasar
80227

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Telephone

0811387757

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Bali Lite Institute posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Bali Lite Institute:

Shortcuts

Share