Biro Jasa Akuntansi & Keuangan - BIJAK

Biro Jasa Akuntansi & Keuangan - BIJAK Melayani dan membantu Pembukuan Perusahaan/UMKM
Training Akuntansi (dari Nol)
Mentoring Akuntansi
An

KONTROL ARUS KAS DENGAN 3 CARA INIArus kas perusahaan lebih dari sekedar pencatatan melainkan menjadi tolok ukur untuk m...
03/06/2021

KONTROL ARUS KAS DENGAN 3 CARA INI

Arus kas perusahaan lebih dari sekedar pencatatan melainkan menjadi tolok ukur untuk menilai kemampuan keuangan suatu perusahaan. Oleh sebab itu, arus kas perusahaan harus dikontrol dengan baik. Memang benar jika setiap perusahaan memiliki tips atau cara untuk mengelola keuangannya termasuk juga untuk mengontrol arus kas.

Bahkan ada cara-cara tertentu yang dipilih oleh perusahaan untuk memudahkan menulis, mencatat dan memahami laporan keuangan. Laporan keuangan termasuk didalamnya arus kas perusahaan harus sistematis, efektif, mudah dikerjakan serta menyajikan kinerja keuangan perusahaan secara detail serta akurat. Kontrol arus kas harus dilakukan dengan baik bahkan setiap hari. Jika tidak, maka pengelolaan keuangan perusahaan bisa tidak sehat karena laporan yang tidak akurat. Ada banyak tujuan kenapa arus kas harus terkontrol dengan baik. Salah satunya adalah menghindari hal yang tidak diinginkan yang dapat mengganggu pencapaian goal perusahaan atau operasional perusahaaan sehari- lhari.

Untuk mengontrol arus kas secara efektif, sistem standar prosedur keuangan (SOP) yang efektif dan efisien juga harus diberlakukan. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengontrol arus kas perusahaan.

Berikut adalah cara yang paling lazim digunakan oleh banyak perusahaan. Mungkin kita bisa mencontoh salah satunya.

1. Budget (Voucher)

Sistem voucher barangkali sudah sangat akrab ditelinga para pelaku bisnis untuk mengelola dan mengontrol arus kas. Voucher bisa diberlakukan untuk setiap transaksi baik penerimaan maupun pengeluaran kas perusahaan. Voucher memiliki fungsi yang bisa dijadikan alat kontrol untuk bisa mengontrol setiap transaksi secara efisien dan efektif. Sedangkan otoritasnya dilakukan oleh mereka yang memiliki wewenang manajemen untuk menyetujui atau menolak transaksi yang perusahaan lakukan.

2. Rekening Bank

Pelaku bisnis juga bisa menggunakan cara yang kedua yakni rekening bank. Rekening bank bisa digunakan untuk setiap transaksi yang terjadi di perusahaan, baik pengeluaran maupun penerimaan kas perusahaan. Bank juga melakukan beberapa sistem tertentu yang bertujuan menjaga rahasia dan keamanan kas suatu perusahaan. Melalui cara ini, kas usaha yang dimiliki oleh perusahaan akan terjamin. Pihak bank sendiri akan secara rutin memberikan laporan untuk tiap bulannya baik itu mutasi transaksi atau lainnya yang berhubungan dengan laporan rekening Koran. Laporan rekening Koran digunakan juga sebagai alat kontrol internal. Laporan rekening Koran bisa diambil tiap bulan atau bahkan kapan saja.

3. Petty Cash

Alokasi pembentukan Petty Cash atau dana kas kecil juga bisa dilakukan bagi perusahaan untuk mengontrol pengeluaran kas yang bernilai kecil tetapi rutin atau selalu/sering terjadi untuk tiap harinya. Dana kas kecil atau Petty Cash ini ditentukan oleh perusahaan guna mengetahui besaran batasan maksimal dana yang harus dikeluarkan oleh perusahaan. Taksiran Petty Cash dapat ditentukan oleh perusahaan (karena perusahaanlah yang mengetahui) seberapa besar pengeluaran rutin yang terjadi.

Cara-cara diatas yang sudah sering digunakan karena keefektifannya untuk mengontrol arus kas. Tentu, bagi pelaku bisnis bisa menerapkan salah satunya yang dipandang paling layak dan mudah dijalankan untuk bisnisnya mengingat tidak semuanya bisa diterapkan sekaligus dengan metode yang sama. Lihat dan pilih metode mana yang paling memungkinkan untuk perusahaan lakukan. Selain itu, bisa juga dengan penyederhanaan sehingga hasilnya lebih maksimal.

Jika perusahaan Anda ingin mengontrol arus kas lebih baik lagi, cobalah cara diatas.

Semoga lebih sukses dan bermanfaat

26/04/2021

Tambah Wawasan
MANAJEMEN KEUANGAN

Biaya Tersembunyi Dari Pembukuan dan Pajak In-House

Seiring dengan perkembangan bisnis, Anda sebagai pemilik bisnis dituntut untuk lebih memperhatikan aspek perpajakan dan keuangan perusahaan Anda, seperti arus kas perusahaan, demi kelancaran usaha Anda.

Saat perusahaan masih baru dibangun, Anda masih bisa melakukan seluruh pekerjaan dengan baik. Namun semakin dengan berkembangnya bisnis, energi dan pikiran Anda dapat terkuras hanya untuk memenuhi kebutuhan atau persoalan administrasi saja. Energi dan pikiran Anda tidak digunakan untuk mencapai visi dan misi perusahaan, bahkan visi dan misi tersebut dapat terlupakan.

Mungkin Anda sering, atau setidaknya pernah, berpikir jika ini saatnya untuk fokus pada pengembangan perusahaan dan mulai membangun sebuah tim administrasi yang handal. Namun, Anda belum mengetahui berapa banyak orang yang dibutuhkan dan berapa biayanya.

Membangun Sebuah Tim Administrasi In-House Bisa Jadi Sangat Menantang dan Membutuhkan Banyak Biaya

Banyak usaha kecil dan menengah yang bisa mempekerjakan 1 sampai 20 orang dengan tugas yang berbeda-beda. Tergantung dari jenis usaha, Anda mungkin harus memiliki 1 Staff Accounting, 1 Staff Pajak dan 1 Manager Accounting.

Ketika Anda memperhitungkan biaya untuk membangun Tim Administrasi In-House, pikirkan tentang tambahan di luar gaji yaitu: biaya transportasi, THR, asuransi kesehatan dan BPJS. Jika dihitung-hitung biayanya bisa membengkak dan di luar anggaran Anda.

Banyak pemilik usaha atau bisnis yang mempertimbangkan fakta tersebut dan mulai menggunakan jasa outsourcing karena selain dapat menghemat biaya, menggunakan jasa outsourcing juga dapat memberikan manfaat yaitu, menjadi lebih efektif dan efisien dibandingkan dengan memiliki tim administrasi in-house.

Alasan Mengapa Banyak Usaha yang Beralih Ke Jasa Outsourcing Akunting dan Perpajakan, antara lain:

1. Menghilangkan beban dalam merekrut untuk mempertahankan departemen akunting in-house.
2. Mendapatkan solusi expert akunting dan perpajakan yang bisa ditingkatkan sesuai kebutuhan dan pertumbuhan usaha.
3. Memberikan efisiensi, kecerdasan keuangan (financial intelligence) dan ketenangan pikiran.

Fokuskan energi dan pikiran Anda untuk mengembangkan bisnis, dan mulailah beralih ke jasa outsourcing, your partner in growth.

Kantor Jasa Akuntan & Kantor Konsultan Pajak Terdaftar
KJA/KKP RE&Rekan (Registered)
Office Representative

Sekilas Pajak Untuk UMKMPajak untuk UMKM adalah pajak penghasilan yang dikenakan atas omzet bruto selama satu tahun, seb...
12/12/2020

Sekilas Pajak Untuk UMKM

Pajak untuk UMKM adalah pajak penghasilan yang dikenakan atas omzet bruto selama satu tahun, sebesar 0,5%. Pengenaan tarif tersebut berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2018 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan Dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang memiliki Peredaran Bruto Tertentu.

Pajak Hak dan Kewajiban

Pajak, menurut https://pajak.go.id/, adalah kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Dengan kata lain, pajak adalah iuran wajib rakyat kepada negara yang ditetapkan oleh undang-undang, dengan tujuan dipergunakan untuk pembangunan. Sehingga tidak salah jika pendapatan negara paling utama adalah dari pajak.

Pajak tidak hanya menjadi kewajiban, namun juga hak warga negara untuk turut serta dalam pembangunan negara. Sehingga negara juga memfasilitasi siapapun warga negaranya yang hendak membayar pajak. Semakin sadar warga negara untuk membayar pajak dan merasa itu adalah haknya, maka pemerintah juga memiliki tanggung jawab besar untuk mengelolanya sebaik mungkin. Istilahnya warga negara punya hak dan kewajiban membayar pajak, sedangkan pemerintah memiliki kewajiban penuh untuk pengelolaan yang berintegritas dan terbuka.

Pajak dan Pertumbuhan Ekonomi

Tingginya pertumbuhan ekonomi suatu negara, tentu akan mengakibatkan inflasi yang terus meningkat, dan itu sama artinya dengan peningkatan penerimaan pajak. Demikian p**a yang terjadi di Indonesia, penerimaan pajak dari periode ke periode terus mengalami peningkatan. Mengingat Indonesia adalah negara dengan kekuatan ekonomi peringkat ke-16 di dunia. Sehingga sudah pasti penerimaan pajaknya juga cukup tinggi. Dengan penerimaan pajak yang tinggi, maka pembangunan bisa berlangsung lebih baik, mendukung perekonomian makin maju.

Pajak dikenakan kepada banyak bidang, sebut saja ada pajak penghasilan (PPh), pajak pertambahan nilai (PPn), pajak penjualan atas barang mewah, pajak bumi dan bangunan, pajak ekspor, pajak impor, pajak perdagangan internasional dan bea masuk dan cukai. Artinya hampir semua yang bersifat mendatangkan pendapatan, akan dikenakan pajak. Pajak pun ada yang khusus untuk daerah dan untuk pusat. Sehingga penerima dan pengelolanya tidak hanya pemerintah pusat, namun juga pemerintah daerah. Pajak-pajak yang telah disebutkan adalah jenis pajak pusat. Sedangkan pajak daerah contohnya: pajak parkir, pajak penerangan jalan, pajak hiburan, pajak hotel dan restoran.

Pajak untuk UMKM

UMKM sebagai pelaku usaha yang turut memutar perekonomian bangsa, juga terkena kewajiban untuk membayar pajak. Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, apapun yang menghasilkan pendapatan maka akan dikenakan pajak. Apalagi kontribusi UMKM terhadap GDP cukup besar, hingga mencapai 60%. Sedangkan kontribusi unit usaha dan penyerapan tenaga kerja, masing-masing mencapai lebih dari 90%. Pertumbuhan UMKM juga cukup stabil dibandingkan dengan usaha besar. Hal tersebut menyiratkan UMKM dibutuhkan dalam rancang bangun perekonomian bangsa, bahkan merupakan pondasi yang paling kuat dan efisien. Tak mengikut sertakan UMKM dalam upaya pembangunan bangsa, lewat pembayaran pajak, sama saja melewatkan pondasi utama pajak.

Peran penting dalam pembayaran pajak oleh UMKM tersebut, diakomodir oleh pemerintah lewat Peraturan Pemerintah (PP). PP 46 Tahun 2013, menyebutkan besaran pemotongan pajak adalah 1% dari omzet bruto selama satu tahun. Peraturan tersebut kemudian direvisi dengan PP Nomor 23 Tahun 2018 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan Dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang memiliki Peredaran Bruto Tertentu, dengan besaran tarif yang lebih rendah yakni 0,5%.

Penurunan tarif tersebut, memiliki tujuan untuk mendorong iklim usaha agar lebih subur. Pengenaan pajak rendah, akan membuat pelaku UMKM tidak terbebani pembayaran pajak yang tinggi, sehingga makin banyak warga negara yang mau untuk mulai usaha mandiri atau berwirausaha. Sedangkan yang sudah masuk kategori UMKM, bisa lebih mudah naik kelas, sebab sisa pendapatan yang telah dipotong pajak bisa dipergunakan untuk aktivitas usaha. Tak hanya mendorong iklim usaha menjadi lebih subur, peraturan perpajakan terbaru, berupaya memudahkan wajib pajak UMKM untuk melakukan pembayaran pajaknya, seperti pemotongan pajak atas omzet bruto. Pembayaran juga bisa dilakukan lewat online atau datang langsung ke kantor pajak. Petugas pajak juga bisa pro aktif turun ke lapangan untuk melakukan pemotongan pajak. Intinya pemerintah akan memfasilitasi warga negaranya untuk mudah melakukan pembayaran pajak.

Sekilas tapi lumayan panjang juga ya 😀

Petunjuk Teknis Pemberian Nomor Pokok Wajib Pajak Secara Jabatan Sehubungan Dengan Pemberian Subsidi Bunga/Subsidi Margin kepada Debitur Dalam Rangka Mendukung Pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional

10/12/2020

Laporan Keuangan (Akuntansi) Minimal Yang Harus Dikuasai Pebisnis

Pebisnis selalu bersentuhan dengan tiga hal utama, ide kreatif, manajemen dan keuangan. Ide kreatif jelas dibutuhkan untuk memperoleh alternatif dunia yang lebih baik, dunia yang memudahkan kehidupan manusia, sumber rejeki bagi pebisnis. Manajemen perlu dikuasai untuk mengatur keseluruhan proses dalam menjalankan bisnis. Sedangkan keuangan adalah ibarat darah dari setiap bisnis.

Kali ini, perihal keuangan yang akan dibahas. Keuangan tentu dekat hubungannya dengan akuntansi, bidang yang secara khusus mencatat keuangan. Tak hanya mencatat, bahkan sampai perencanaan dan evaluasinya.

Demikian mendetail catatan akuntansi, sehingga dibutuhkan oleh setiap pebisnis. Tak hanya sekedar dibutuhkan untuk diketahui, namun perlu untuk dikuasai. Apalagi jika bisnis yang dilakukan masih awal, tentu pengaturan keuangan menjadi tanggung jawab pebisnis juga. Sedangkan saat bisnis semakin besar dan ada pendelegasian tugas khusus kepada pegawai, maka sebagai pemilik bisnis bisa tetap menjalankan fungsi perencanaan dan pengawasan.

Tak semua jenis laporan akuntansi harus dikuasai oleh pebisnis. Mengingat tak semuanya berasal dari bidang akuntansi. Namun setidaknya dua laporan berikut harus dikuasai oleh pebisnis, yaitu laporan arus kas dan laporan laba rugi.

Laporan arus kas
Laporan arus kas berisi perjalanan, pergerakan atau perputaran kas selama satu periode. Bisa saja dibuat haruan, mingguan, bulanan atau tahunan. Umumnya akan dibuat per bulan dan per tahun, kecuali untuk kepentingan khusus. Dari laporan tersebut akan diketahui perjalanan uang kas masuk dan keluar dalam bisnis. Mulai dari kas untuk operasional, investasi dan pendanaan. Semua catatan penggunaan kas harus terlaporkan di sini.

Nanti pada bagian akhir laporan arus kas, ditampilkan posisi kas di awal periode dan pada akhir periode. Kas pada akhir periode menunjukkan adanya peningkatan atau penurunan kas. Dari pencatatan tersebut, maka pebisnis bisa menilai penggunaan kasnya. Untuk mempermudah membuat laporan arus kas, catatan mutasi bank akan sangat membantu.

2. Laporan Laba Rugi

Dalam laporan arus kas, posisi laba dan rugi sebenarnya sudah bisa dilihat. Cara mudahnya adalah dengan melihat bagian laporan arus kas untuk operasional. Akan tetapi tidak terperinci. Sehingga dibutuhkan laporan laba rugi.

Secara sederhana laporan laba rugi akan menampilkan pendapatan dan beban, selama satu periode akuntansi. Periode-nya sama dengan yang dengan laporan arus kas. Dari laporan ini, akan jelas terlihat saat bisnis memperoleh laba atau justru merugi.

Kini untuk memperoleh dua laporan tersebut lebih mudah untuk dilakukan. Salah satunya dengan menggunakan software akuntansi online. Program berbasis cloud tersebut akan membantu kerja akuntansi anda dengan lebih efektif.

Satu hal penting dari seorang pebisnis, adalah harus terus belajar banyak hal. Tak hanya perihal keuangan yang jelas dibutuhkan. Namun juga mengenai segala hal di sekitarnya, yang bisa jadi merupakan jalan untuk menemukan sebuah solusi. Bukankah sebuah solusi adalah rejeki bagi para pebisnis?

Dan apabila Anda, selaku pebisnis atau pemilik bisnis masih mengalami kesulitan, baik dalam penyusunan/penyajiannya maupun membacanya (analisa) kami dengan senang hati membantu kemajuan dan pertumbuhan bisnis Anda. Untuk konsultasi FREE.

07/12/2020

Apa sih beda antara Coaching, Consulting, Mentoring dan Training?

Memang istilah di atas berbeda dan seringkali saling tercampur aduk satu sama lain.

Btw, saya yakin bahwa Anda pasti pernah dengar istilah–istilah di atas (coaching, mentoring, consulting, dan training). Bahkan mungkin Anda juga sudah menggunakan atau melakukan prosesnya, hanya saja, “Apa sebenarnya perbedaan nyata dari aktivitas tersebut?”

Ok, kita mulai dulu dengan istilah Coach, Mentor, Consultant, dan Trainer. Istilah–istilah tesebut mengacu pada orang yang melakukannya. Misal saja Coach adalah orang yang melakukan aktivitas coaching, dst.

Selanjutnya mari kita belajar pengertian dan perbedaan masing-masing aktivitas tersebut. Kita akan mulai dulu dengan coaching, dst.

COACHING

Coaching adalah proses ketika Anda dibantu (oleh seorang Coach) untuk mencapai sebuah tujuan (goal) yang Anda tentukan. Di sini kata kuncinya adalah mencapai goal. Seorang coach juga akan berfungsi sebagai partner akuntabilitas untuk memastikan Anda menjalankan hal–hal yang akan Anda lakukan.

Seorang Coach yang murni melaksanakan proses coaching "hanya" akan bertanya dan menggali saja kepada kliennya (coachee). Dia bahkan sama sekali tidak memberikan saran atau mas**an. Semua ide dan pemikiran berasal dari si klien.

Coach hanya membantu klien untuk berpikir, menimbulkan insight dan menstrukturkan pemikiran klien (coachee). Plus setelah itu dia akan memastikan si klien melakukan apa yang telah dia pikirkan dan katakan atau rencanakan dan impikan.

Kurang lebih itulah gambaran coaching. Bisa Anda cermati bahwa si coach hanya bertanya dan menggali, dia sama sekali tidak memberi saran dan mas**an apa seharusnya goal saya atau bagaimana cara mencapainya. Setelah itu si coach berfungsi sebagai partner akuntabilitas untuk memastikan klien melakukan apa yang dia katakan.

Dalam coaching yang sesungguhnya tentunya pertanyaannya akan lebih kompleks. Ada juga cara-cara dan teknik bertanya, bagaimana cara membangun rapport, dll. Coaching adalah satu skill khusus juga yang perlu dipelajari (dan juga ada sertifikasinya).

MENTORING

Mentoring adalah proses berbagi pengalaman dan pengetahuan dari seorang yang sudah berpengalaman (been there done that) kepada seseorang yang yang ingin belajar di bidang tersebut. Di sini kata kuncinya adalah berbagi pengalaman dan pengetahuan.

Fokusnya lebih ke pengembangan diri dan karir, tidak harus ada tujuan spesifik yang ingin dicapai. Penekanan juga lebih ke relasi antara Mentor dan klien (Mentee) bukannya ke pencapaian tujuan.

Seorang Mentor biasanya adalah seseorang yang memang sudah berpengalaman di bidangnya sehingga bisa menuntun, memberikan tips dan saran. Sehingga akhirnya bisa mempercepat proses belajar dan menghindari Mentee membuat kesalahan-kesalahan yang biasa terjadi.

Sebagai contoh misalnya saya ingin membuka usaha bakso rombong akan tetapi sama sekali tidak memiliki pengetahuan dan pengalaman di bidang ini. Lalu saya ingat saudara jauh saya Pak Baso yang adalah seorang pengusaha bakso rombong sukses yang memiliki cabang di mana-mana.

Nah, saya bisa menjadikan Pak Baso mentor saya dalam bisnis rombong bakso. Dia bisa berbagi kiat–kiat dan tips sukses berbisnis bakso rombong. Dengan tips-tips yang dia berikan maka saya bisa terhindar dari kesalahan yang biasa dilakukan orang dan peluang sukses saya di bisnis bakso rombong juga akan semakin besar.

CONSULTING

Consulting adalah ketika Anda meminta bantuan seorang ahli (konsultan) untuk memecahkan masalah yang Anda (organisasi/bisnis) hadapi. Di sini kata kuncinya adalah pemecahan masalah (problem solving).

Ketika Anda menggunakan seorang konsulitan, si konsultan inilah yang nantinya mengerjakan keseluruhan pekerjaannya untuk Anda. Anda bahkan tidak harus mengetahui caranya, di akhir Anda hanya menerima hasil dari pekerjaannya.

Misalnya saja Anda bingung dan sama sekali tidak tahu bagaimana membuat laporan keuangan atau pajak untuk bisnis Anda. Nah, Anda bisa saja menggunakan jasa seorang konsultan akuntansi/pajak untuk melakukan pekerjaan ini untuk Anda. Dia akan mengerjakan semua pelaporan dan administrasi akuntansi/pajak, Anda hanya duduk santai (dan membayar tentunya) karena semua permasalahan sudah ditangani.

Consulting biasanya sesuai jika Anda memang tidak ingin mempelajari atau melakukan hal yang dimaksud (bisa jadi malah habis waktu banyak dan hasilnya tidak maksimal). Lebih baik diberikan ke orang yang lebih ahli mengurusnya, Anda tahunya beres.

Selain itu consulting juga sesuai jika sifat pekerjaannya adalah satu kali saja atau case by case. Misalnya beberapa kali ada orang bertanya bahwa apakah saya menerima jasa pembukuan, pembuatan bisnis plan, penyusunan laporan dan budget untuk perusahaan mereka.

Mereka berkata bahwa ada satu jenis proposal presentasi atau data laporan yang dilakukan berulang oleh mereka. Oleh karena itu daripada belajar dan membuat proposal atau laporan sendiri (yang bisa jadi perlu waktu lebih lama dan belum tentu hasilnya OK), lebih baik diserahkan kepada yang ahli. Bisa lebih cepat dan hasilnya lebih baik.

TRAINING

Training adalah proses transfer skill / kemampuan kepada para peserta training (Trainee). Di sini kata kuncinya adalah proses penguasaan skill / kemampuan.

Fokus dalam sebuah training (sering juga disebut workshop) adalah peserta melakukan praktek. Sebuah skill baru bisa dikusai jika dipraktekkan dan diulang–ulang untuk semakin mengasah kemampuan peserta.

Seorang trainer akan mampu memecah sebuah aktifitas yang kompleks menjadi langkah–langkah yang mudah dipahami dan diterapkan.

Begitulah esensi training yang baik, mampu memecah aktivitas yang komples (yang sebelumnya tidak terpikir bisa dilakukan oleh peserta training) menjadi langkah-langkah simpel yang bisa dipraktekkan.

Nah, jadi itulah sekilas pandang dan perbedaan dari coaching, mentoring, consulting, dan training. Semoga setelah membaca penjelasan tadi menjadi lebih jelas ya apa perbedaan dari masing-masing profesi atau aktivitas di atas.

Tiap aktivitas juga punya tujuan dan kegunaannya masing-masing. Pastikan Anda bisa memilih mana yang tepat untuk kebutuhan Anda.

Salam

07/12/2020

PANDUAN AKUNTANSI

Laporan Keuangan Organisasi Non Laba (dulu Nirlaba).

Organisasi Non Laba berbeda dengan perusahaan bisnis pada umumnya. Di mana, Organisasi Non Laba mendapatkan perolehan dananya dari sumbangan para donatur, dan tidak mengharapkan keuntungan yang besar. Pendapatan Organisasi Non Laba biasanya didapatkan dari jasa (pelayanan) yang mereka berikan kepada target yang mereka tuju.

Kegiatan dalam Organisasi Non Laba sama dengan perusahaan bisnis, keduanya sama-sama tidak bisa terlepas dari pertanggungjawaban dana yang digunakan. Untuk itu, Organisasi Non Laba juga membutuhkan laporan yang sesuai dengan standar akuntasi keuangan Entitas Non Laba.

1. Tujuan Laporan Keuangan Organisasi Non Laba:
a. Menilai Kemampuan Organisasi;
b. Menyajikan Informasi.
Laporan keuangan dibuat untuk menyajikan beberapa informasi mengenai beberapa hal seperti:

a. Jumlah dan sifat aktiva, kewajiban, dan aktiva bersih suatu organisasi.

b. Pengaruh transaksi, peristiwa dan situasi lainnya yang mengubah nilai dan sifat aktiva bersih.

c. Jenis dan jumlah arus masuk dan arus keluar sumber daya dalam satu periode dan hubungan antara keduanya.

d. Cara suatu organisasi mendapatkan dan membelanjakan kas, memperoleh pinjaman dan melunasi pinjaman, dan faktor lainnya yang berpengaruh pada likuiditasnya.

e. Usaha jasa suatu organisasi.

Setiap laporan keuangan menyediakan informasi yang berbeda, dan informasi dalam suatu laporan keuangan biasanya melengkapi informasi dalam laporan keuangan yang lain.

2. Jenis Laporan Keuangan Perusahaan Nirlaba
a. Laporan Posisi Keuangan (Neraca);
b. Laporan Aktivitas;
c. Laporan Arus Kas:
1. Aktivitas Pendanaan
2. Pengungkapan Informasi. Dengan laporan arus kas, dapat memberikan informasi mengenai aktivitas investasi dan pendanaan non kas seperti sumbangan berupa bangunan atau aktiva investasi.

08/03/2017

TIPS MEMBANGUN TIM YANG MEMBANGUN KESUKSESAN

Setiap pemilik bisnis yang berhasil memiliki orang-orang di belakangnya sebagai tim yang membantu kesuksesannya. Berikut adalah tips bagi Anda yang ingin membangun tim sukses untuk bisnis Anda.

Jika Anda ingin mengetahui bagaimana membangun sebuah tim yang membangun kesuksesan, Anda sebaiknya melihat sebuah gambaran besar. Ambil contoh dari kesuksesan pengusaha besar, dimana di belakangnya ada tim pendukung, tim tersebut beranggotakan orang-orang yang berpengetahuan, energik dan berdedikasi tinggi untuk meningkatkan keberhasilan usahanya.

Tip # 1 untuk membangun sebuah tim yang membangun kesuksesan. Anda harus membuat missi yang sangat jelas. Misi tersebut harus benar-benar dipahami oleh anda sebagai seorang pemimpin bisnis sebelum membentuk sebuah tim pendukung. Jika secara jelas dan secara emosional missi tersebut sudah ada dalam genggaman anda, maka anda akan mudah untuk mengidentifikasi siapa orang-orang yang tepat untuk mendukung kesuksesan usaha anda.

Tergantung dari missi bisnis anda, Anda perlu menfokuskan tim apa yang cocok dengan missi bisnis anda misalnya tim kreatif, analitik, intelektual, atau spiritual.

Sebagai contoh perusahaan yang bergerak dalam Public Relations (PR) jangan membangun tim berbasiskan spiritual, Tapi rekrut orang-orang yang motivatif dan inspiratif. Jadi untuk sebuah perusahaan PR harus memiliki tim kreatif dan intelektual.

Contoh yang lain yaitu bisnis Ritel, tim yang diperlukan yaitu tim yang memiliki kreatifas, Analitis dan Intelektual karena mereka harus memiliki motivasi dan inspirasi yang tinggi untuk memajukan bisnis ritelnya. Tim ini yang akan memberikan saran, gagasan bagaimana agar penjualan meningkat dengan berbagai macam terobosan marketing. Mengapa pada bisnis ritel perlu analitis, karena perlu orang yang mengetahui grafik naik turunnya penjualan anda, yang bisa menarik kesimp**an apakah bisnis ritelnya sehat atau sakit, apakah ada dalam trend pasar yang positif dsb. Sehingga dari analisa pasar retailer akan mencoba berbagai strategi pemasaran yang cocok bagi usahanya.

Contoh yang lain lagi yaitu perusahaan akuntansi, mereka harus membangun tim analitik, karena banyak berhubungan dengan pemahaman data dan penghitungan yang tepat sehingga tidak perlu merekrut orang yang kreatif atau spiritual.

Harus diingat, Selalu mulai dengan misi bisnis, dan kemudian bangun tim Anda.

Katakanlah Anda seorang presenter di event2 besar atau seminar yang membutuhkan asisten untuk bepergian dengan Anda. Tim Anda harus memiliki kualitas kepribadian sebagai berikut:
• Handal dan tepat waktu
• Organizer yang hebat
• Yang selalu membuat Anda tetap tenang walaupun dalam keadaan stress
• Mengurus detail-detail kecil yang anda tidak perlu lakukan
• Senang bepergian
• Senang bertemu orang-orang baru
• Kepribadian yang menarik, kepribadian magnetik

Action untuk Tip # 1

Pikirkan dan cermati kembali Misi bisnis anda. Jika kurang cocok maka tuliskan kembali misi lain yang lebih pas dengan bisnis anda. Isi dari misi tersebut harus selalu berorientasi pada kepentingan pelanggan/konsumen/Klien, tentukan siapa pelanggan anda atau target pasar anda, lalu buatlah alasan dari misi tersebut. Misi yang anda buat harus bermakna dan menjadi bagian dari misi pribadi anda sendiri yang bisa memberikan semangat dan gairah pada semua yang terlibat dalam bisnis anda..

Sebagai contoh apabila anda memiliki perusahaan Ritel yang karyawannya masih dibawah 20 orang, Anda harus sampaikan kepada karyawan lama atau baru tentang misi profesional Anda, jelaskan apa artinya bagi Anda secara pribadi, maupun bagi perusahaan. Ketika mereka dapat memahami mengapa hal itu penting, mereka akan mengingat dan menjalankan misi tersebut dalam pekerjaan mereka sehari-hari.

Tip # 2 untuk membangun sebuah tim yang membangun kesuksesan. Pikirkan area mana dari diri anda yang dirasa perlu untuk mendapatkan bantuan. Buatlah daftar tugas-tugas Anda yang perlu dilaksanakan atau dibantu oleh orang lain, maka carilah kandidat yang memiliki kelebihan untuk bisa menyelesaikan tugas-tugas tersebut.

Sebagai tambahan, pertimbangkan jenis kepribadian kandidat yang anda perlukan. Apakah anda perlu kandidat yang: humoris? Serius? Energik? Mudah disuruh? Banyak bicara atau Pendiam? Ramah? Yang berpenampilan menarik dengan wajah yang rupawan? Buatlah daftar dari jenis-jenis kepribadian yang anda perlukan sebagai tambahan dari keahlian yang kandidat miliki. Jenis kepribadian tambahan ini sangat penting untuk dipertimbangkan untuk menunjang bisnis anda, contohnya untuk bisnis ritel, karyawan di bagian pelayanan harus memiliki kepribadian yang ramah, energik, mudah disuruh, berpenampinal menarik dengan wajah yang rupawan. Karyawan yang bertugas dibagian pengiriman harus energik, mudah disuruh, tidak banyak bicara, karyawan dibagian marketing harus energik, banyak bicara, ramah dan berpenampilan menarik dengan wajah yang rupawan, dsb.

Sayangnya, wawancara bukanlah situasi yang ideal untuk mengetahui ciri-ciri kepribadian seseorang, karena kandidat berpotensi untuk gugup, tapi Anda bisa meminta mereka untuk menyelesaikan profil kepribadian sebagai bagian dari proses aplikasi. Diperusahaan besar ada formulir yang harus diisi kandidat sehingga dari formulir itu pewawancara bisa mengetahui kepribadian seorang kandidat.

Kekhawatiran munculnya konflik dalam tim pasti ada bagi setiap pengusaha. Terutama bagi karyawan yang baru bergabung dengan tim. Buatlah sebuah lingkungan yang kondusif bagi karyawan baru, terapkan mentoring yang diberikan karyawan lama untuk karyawan baru dalam jangka waktu tertentu. Intinya setiap anggota harus belajar bagaimana bekerja dalam sebuah tim. Apabila terjadi konflik di dalam tim maka anda sebagai pemimpin harus secepatnya menyelesaikan masalah tersebut jangan ditunda sampai berlarut-larut sehingga situasi menjadi tidak kondusif. Tanyakan permasalahan kepada anggota tim dan selesaikanlah dengan solusi yang konstruktif.

Action untuk Tip # 2

Pelajari kelemahan dan kekuatan yang dapat membuat perbedaan besar dalam menunjang keberhasilan bisnis anda. Ambil secarik kertas lalu buatlah garis dibagian tengah dari atas kebawah. Tuliskan disebelah kiri untuk kekuatan dan sebelah kanan untuk kelemahan bisnis anda. Sebagai contoh, katakanlah penjualan barang pada bulan ini tidak memenuhi target seperti yang anda inginkan. Padahal banyak pelanggan yang berpotensi tapi tidak jadi untuk membeli.

Dalam kasus ini, Anda harus mempekerjakan anggota tim yang mahir dalam pelayanan. Mereka harus memiliki kepribadian yang ramah, percaya diri, rupawan dan didukung dengan rekor penjualan yang solid. Anda tentu tidak akan mempekerjakan seseorang yang pemalu, berpenampilan kurang menarik, tertutup atau kurang percaya diri.

Di sisi lain, jika Anda membutuhkan seseorang untuk menangani administrasi, Anda akan menempatkan orang yang memiliki karakter senang pada detil, lebih s**a tinggal di belakang layar, dan handal dalam administrasi.
Tip # 3 untuk membangun sebuah tim yang membangun kesuksesan. Anda harus memiliki pemahaman yang baik tentang kekuatan dan kelemahan dari masing-masing anggota - termasuk Anda sendiri!

Anda perlu melakukan eksperimen untuk menemukan orang yang tepat, tetapi jika Anda perhatikan, Anda akan membangun sebuah tim yang mendukung Anda – dan tim yang mendukung satu sama lain.

Misalnya, seorang anggota tim yang hanya biasa di belakang layar dan grogi didepan publik. Sehingga mereka akan lebih cocok untuk ditempatkan di kantor, yang bertanggung jawab untuk tugas-tugas administratif seperti pembukuan, email dan menjawab telepon. Pada saat yang sama, jika Anda memiliki anggota tim yang mudah bosan, tunjuklah mereka untuk menjadi asisten Anda. Bawa mereka bepergian dengan anda, berikan berbagai tugas yang berbeda pada saat itu juga dari hari ke hari. Hal ini akan membuat mereka bekerja tanpa rasa bosan.

Anda akan temukan bahwa bisnis Anda berjalan jauh lebih efisien jika menempatkan anggota tim anda pada tugas yang disesuaikan dengan masing-masing kepribadian mereka. Harus diingat bahwa Kebosanan dan Kepuasan atas diri sendiri adalah salah satu cara yang tercepat untuk membunuh keberhasilan bisnis Anda.


Action untuk Tip # 3

Pahami dengan benar kekuatan dan kelemahan bisnis anda yang dapat memberikan gambaran yang jelas tentang apa yang hilang dari bisnis ini, dan mengapa bisnis ini tidak tumbuh dengan sempurna. Sebuah bisnis harus berisi semua bagian yang diperlukan, untuk bisa tumbuh dan menguntungkan. Jika Anda kehilangan satu bagian saja, potensi bisnis tidak akan beroperasi dengan baik.

Sama seperti yang Anda lakukan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan bisnis Anda, maka lakukanlah untuk diri anda sendiri dan anggota tim. Anda dapat meminta anggota tim untuk berpartisipasi, dengan membuat daftar kekuatan dan kelemahan mereka sendiri, tetapi amati dan periksalah anggota tim anda dengan seobyektif mungkin karena kebanyakan orang tidak mau terlihat atau tidak mau jujur ​​tentang kekuatan atau kelemahan mereka.

Ketika tidak berjalan seperti apa yang direncanakan atau tidak dapat beroperasi pada tingkat yang paling efektif, perhatikan di mana permasalahan itu terjadi dan carilah polanya. Jika Anda dapat memberikan pola permasalahannya pada anggota tim, maka Anda dapat dengan mudah menentukan titik kelemahan dan kekuatan.

Sebagai pemilik bisnis, sangat penting untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan tim Anda. Inilah mengapa perlu daftar berjalan yang berisikan kekuatan dan kelemahan Anda dan tim Anda. Tinjau ulang daftar tersebut setidaknya sekali dalam 4 bulan dan perbarui sesuai kebutuhan. Secara konsisten perbaiki proses dan prosedur yang menggunakan kekuatan-kekuatan Anda dan tim Anda, dan selalu mencoba meminimalkan kelemahan. Semakin konsisten dalam berbagai upaya yang dilakukan, maka semakin efisien dan efektif pertumbuhan bisnis Anda.

Selamat membangun Tim Sukses Bisnis Anda....

Salam BiJAK

Address

Denpasar Barat
Denpasar
80361

Telephone

+6281936610444

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Biro Jasa Akuntansi & Keuangan - BIJAK posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Biro Jasa Akuntansi & Keuangan - BIJAK:

Share