04/07/2016
BERAPAKAH IPK RAMADHAN KITA?
Tidak terasa hari ini kita sudah menginjakkan kaki di hari terakhir Bulan Ramadhan. Tidak terasa 30 hari kita lalui, dan sedih rasanya harus menunggu satu tahun lagi untuk menjumpai bulan yang suci ini.
Guru saya pernah berpesan, Ramadhan itu ibarat madrasah, akademi, bulan pembinaan yang sangat kondusif untuk menjadikan seseorang menjadi lebih baik. Kalau kita pikir lebih jauh, setiap amalan yang ada di bulan Ramadhan ini merupakan 'training' yang luar biasa dalam hidup kita.
Bayangkan, integritas kita dilatih dengan puasa. Hanya diri kita dan Tuhan yang tahu apakah kita berpuasa di hari itu atau tidak.
Bayangkan, kedisiplinan kita dilatih dengan shalat tepat waktu. Yang tadinya ga berjamaah, jadi berjamaah. Yang tadinya shalat di rumah, sekarang jadi shalat di masjid. Tepat waktu p**a, alhamdulillah.
Bayangkan, konsistensi kita dilatih dengan i'tikaf. Di mana 10 malam terakhir semua godaan datang: mulai dari ajakan buka bersama hingga belanja bersama keluarga. Mereka yang teguh, berdiam diri di masjid sambil berharap datang rahmat Tuhan kepadaNya.
Serta masih banyak lagi 'pelatihan-pelatihan' lain di Bulan Ramadhan yang sangat luar biasa dan ga ada tuh di bulan-bulan sebelumnga. Mulai dari sedekah, tilawah, zakat, silaturahmi, wah banyak banget deh!
Seperti layaknya kampus, akademi, madrasah, atau tempat pembinaan, akan selalu ada masa kita untuk dievaluasi. Termasuk, hasil pembinaan kita di Ramadhan ini. Saya menamakannya IPK Ramadhan, atau indeks prestasi kumulatif Ramadhan.
Pertanyaannya, sudahkah kita mengukur IPK Ramadhan kita tahun ini? IPK Ramadhan bisa dijawab dengan mengukur IP performa kita. Misalnya:
Bagaimana dengan IP Shalat kita?
Bagaimana dengan IP Puasa Kita?
Bagaimana dengan IP Tilawah kita?
Bagaimana dengan IP sedekah kita?
Bagaimana dengan IP lainnya?
Adakah peningkatan pada diri kita, dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya?
Atau jangan-jangan, IPK Ramadhan kita sama persis dengan Ramadhan sebelumnya? (mudah-mudahan ga jatuh ya, hehehe)
Berapapun IPK Ramadhan kita tahun ini, semoga menjadi sebuah titik balik, titik baru untuk menjadikan diri kita melejit menjadi jauh lebih dahsyat lagi.
Jujur, hari ini saya bersama istri sedih karena 30 hari itu lewat tidak terasa sampai akhirnya kami sadar bahwa IPK Ramadhan kami sebenarnya dapat lebih dioptimalkan lagi.
Kalau Anda, berapa IPK Ramadhan yang didapatkan tahun ini? Puaskah Anda dengan IPK Ramadhan tahun ini?
Semoga bermanfaat sebagai renungan kita bersama.
Saudaramu,
Arry Rahmawan
Founder CerdasMulia Institute