11/12/2023
Lampu Senter
https://s.id/JalurSuksesPribadi
Pikiran itu ibarat lampu senter yang disorotkan di malam hari. Area yang terkena lampu senter, itulah yang bisa dilihat. Area lainnya yang tidak terkena lampu senter gelap dan karenanya tidak terlihat.
Pilihan kita akan selaras dengan apa yang sudah kita lihat karena terangnya lampu senter. Misal saat p**ang mengaji di malam hari, saya mengarahkan lampu senter ke jalan di depan.
Maka saya hanya melihat jalanan sebatas yang terlihat terang. Saya tidak melihat selokan di pinggir jalan, kelapa kopyor yang menggantung di pohonnya di pinggir jalan, atau hal-hal lainnya.
Demikian p**a pikiran, saat berisi imajinasi tertentu, misalnya imajinasi tentang kejadian yang menyedihkan, maka seluruh panca indera dan kesadaran, hanya menemukan hal-hal yang menyedihkan.
Baik itu seseorang, barang, penghasilan, aktivitas, apapun itu.
Maka saya memilih ketika merasa sedih, segera melakukan terapi sambil membayangkan hal yang menyedihkan.
"Saya ridho ya Allah, saya terima takdir saya, saya ikhlas pasrahkan kedamaian hati saya kepadaMu."
Lanjutkan dengan istighfar berulang kali sampai lega, atau dzikir lain. Boleh juga dengan kalimat hooponopono:
Aku mengasihimu (sebut nama Anda), aku menyesal, maafkan aku, terima kasih.
Kalimat diatas diucapkan berulang kali sampai lega.
Dengan cara itu, pikiran akan "memperbaiki" gambaran yang tadinya pengalaman menyedihkan menjadi imajinasi lain yang membuat bahagia.
Dengan rangkaian cara diatas, saya menghapus imajinasi kemiskinan yang pernah ada. Saya pernah makan nasi basi, pernah merengek hingga dipukul karena "ngotot" minta mainan waktu kecil, pernah dimarahi sopir angkot karena tidak bayar pas turun dari angkot, dan pengalaman lain.
Sebab selama kenangan itu hadir di pikiran DISERTAI perasaan gak enak, maka gambaran kemiskinan melekat di pikiran sehingga KESADARAN hanya mengarahkan saya pada peluang usaha yang membuat miskin, orang yang mengeksploitasi sehingga bekerja tapi tetap miskin, serta kecenderungan menghabiskan uang sehingga miskin lagi.
Sampai disini, bekerja keras membuat kaya tidak berlaku, mesti dari pikiran yang dibenahi.
Setelah bisa melepas imajinasi kemiskinan, barulah mengafirmasikan kekayaan berupa gaya hidup seperti apa yang dialami kelak bisa berlimpah.
Saya mulai dari membayangkan menyekolahkan anak ke sekolah favorit, menunggu anak p**ang sekolah di mobil, jalan-jalan bersama keluarga. Alhamdulillah itu semua terwujud.
Bila Anda tertarik secara serius memperbaiki pikiran untuk menarik keberlimpahan, pastikan ikut Program 30 Hari Terapi mulai belajar 1 Januari 2024.
Nanti selain ada materi dalam bentuk teks, video, serta zoom, juga ada analisa tanda tangan dan bimbingan terapi privat.
Dengan mengikuti program diatas, Anda akan merasakan perubahan di setiap capaian tugas, seolah terbang lebih ringan.
Sebab pikiran dan perasaan negatif adalah beban yang memasung kaki Anda selama ini, melepaskannya membuat terasa ringan bukan kepalang.
Daftar Disini:
https://member.kelasafirmasionline.com/aff/1428/1621/
Oh ya, bagi yang percaya "saya tidak punya uang" tak sadar kepercayaan itu adalah lampu senter di pikiran Anda.
Mau sampai kapan?
Wallahu'alam
Inspirasi lainnya bisa didapatkan disini :
https://s.id/JalurSuksesPribadi
===========================