03/05/2014
SEKEDAR SHARING BUAT REKAN-REKAN.......
Bisnis jaringan / network marketing memang bisa mengubah hidup anda.
Ada beberapa hal yang perlu kita ingat ketika kita memilih sebuah bisnis jaringan:
• Apakah perusahaan sudah berdiri lebih dari 5 tahun?
• Apakah produknya anda butuhkan?
• Apakah produknya dibutuhkan orang dalam jangka panjang?
• Apakah sistem marketing nya menggunakan teknologi terkini?
• Apakah bisnis nya benar-benar bisa dijalankan paruh waktu?
• Apakah anda akan mempelajari hal baru?
Ketika kita ingin memulai suatu usaha atau suatu bisnis. Kita harus yakin betul apa sih kelebihan bisnis itu??? Apakah bisnis itu akan bisa membawa kita kepada keuntungan yang besar, manfaat yang banyak, dan kemajuan yang pesat? Apakah bisnis itu merupakan bisnis yang tahan banting? yang sedang booming? yang bisa dijalankan siapa saja?
Agar kita terhindar dari bisnis money game tapi berkedok MLM, sebaiknya kita harus hati-hati dan pahami marketing plan perusahaan tersebut sebelum kita join.
Di dalam setiap model sistem bisnis ada sisi positif dan negatif yang muncul, karena itu penting untuk jeli di dalam memilih produk bisnis MLM yang akan diikuti.
Agar tidak salah memilih dan melangkah dalam bisnis MLM ini ada baiknya ditinjau sebagai berikut :
1. Perusahaan MLM yang dipilih sebaiknya yang tergabung dalam APLI (Asosiasi Penjual Langsung Indonesia). APLI adalah sebuah asosiasi yang mewadahi berbagai perusahaan MLM. Belum bakunya aturan hukum di Indonesia dalam mengatur penjualan langsung juga mendorong kebutuhan di antara perusahaan MLM menciptakan bersama aturan dan kode etik yang disepakati bersama. Perusahaan yang ingin bergabung dengan APLI harus memenuhi sejumlah persyaratan dan mendapat sertifikasi.
Mereka yang yang menjadi anggota APLI hanyalah perusahaan yang dianggap betul-betul memenuhi syarat sebagai perusahaan penjual langsung. Karena itulah, lewat APLI, kita juga bisa mengenali mana perusahaan yang MLM dan yang bukan. Maklum, saat ini juga ada banyak perusahaan yang bukan MLM, tetapi ikut mengaku-aku sebagai MLM untuk menarik dana dari masyarakat. Hati-hati lho akan hal ini.
2. Bila Anda ingin memiliki pelanggan tetap, maka pilihlah perusahaan yang tidak hanya menawarkan barang dan jasa yang seragam, tetapi pilihlah yang memiliki aneka ragam barang dan jasa untuk ditawarkan; dan yang terpenting, memiliki jaminan atas kualitas barang dan jasa yang dijualnya agar bisa ditukar apabila tidak sesuai dengan kualitas yang sebenarnya.
3. Pilihlah perusahaan yang para distributornya memiliki sistem keberhasilan untuk bisa sukses, di mana sistem tersebut sebaiknya harus sudah teruji dan terbukti mampu mencetak banyak orang menjadi berhasil. Idealnya, sistem tersebut hendaknya bisa dijalankan oleh orang dari berbagai macam latar belakang usia, pekerjaan, pendidikan, jenis kelamin, bahkan oleh mereka yang tidak pernah berbisnis sama sekali.
Sistem yang baik biasanya juga menyediakan alat-alat bantu usaha, seperti buku-buku kepribadian, kaset-kaset yang memberikan motivasi dan teknik, serta pertemuan-pertemuan yang bisa dihadiri. Jika ada perusahaan MLM yang menawarkan janji manis hasil besar tanpa harus kerja keras, sebaiknya Anda tinggalkan saja.
4. Untuk menunjukkan suatu perusahaan MLM bonafide atau tidak adalah minimal dengan melihat apakah perusahaan tersebut diterima secara nasional sistem bisnisnya. Biasanya, mereka juga akan mengutarakan visi-misinya bagi kesejahteraan perusahaan dan jaringan distributornya.
Dengan demikan, harapan saya, penjelasan di atas dapat dijadikan acuan bagi Anda yang berminat untuk menjadikan bisnis MLM sebagai sarana untuk mencari penghasilan tambahan.
Sebagai tambahan, kunci kesuksesan bisnis MLM adalah konsisten karena bisnis MLM dibangun dengan jaringan, dan jaringan itu hanya akan terbangun jika terus-menerus dibentuk. Jika Anda tinggalkan di tengah jalan, mungkin Anda harus mulai dari awal lagi untuk membangunnya kembali.
Semoga berguna dan bermanfaat.
PALOMA CINERE