25/04/2026
Data is the New Molecule: Mengapa Peneliti Farmasi Harus Menguasai Ekosistem SATUSEHAT?
Akselerasi Inovasi Farmasi Melalui Ekosistem Big Data SATUSEHAT
Transformasi digital kesehatan di Indonesia melalui Digital Health Transformation Strategy (DHTS) 2.0 bukan sekadar pembaruan sistem, melainkan pembentukan infrastruktur vital bagi kemajuan riset kefarmasian. Bagi peneliti dan akademisi, Peta Jalan SATUSEHAT SDMK 2025-2029 telah membuka mekanisme formal untuk pemanfaatan dan pertukaran data guna keperluan riset dan publikasi ilmiah
Sebagai pilar utama dalam kolaborasi A-B-C-G-M (Academia-Business-Community-Government-Media), peran akademisi kini sangat krusial untuk:
Menghasilkan Kebijakan Berbasis Bukti (Evidence-Based Policy): Memanfaatkan Big Data SATUSEHAT untuk riset yang memberikan masukan strategis bagi kebijakan kesehatan nasional
Mendorong Inovasi Disruptif: Mengakses National Open Health Repository sebagai sumber dataset utama dalam pengembangan AI dan teknologi kesehatan farmasi yang aman dan teruji
Standardisasi Global: Mendukung pelaporan indikator kesehatan nasional yang selaras dengan standar internasional seperti NHWA WHO
Saatnya akademisi farmasi bergerak melampaui sekat silo data. Mari manfaatkan ekosistem digital yang terintegrasi untuk mempercepat penemuan solusi kesehatan dan memperkuat ketahanan farmasi nasional