03/09/2026
"Sungai Kering Kerontang, Kok Langit Gak Mendung? Ke Mana
Pernah mikir gak, selama musim kemarau air sungai terus menguap berbulan-bulan, tapi kok langit tetap terang dan gak ada mendung hitam sama sekali? Ke mana perginya semua air itu?
Ternyata airnya gak hilang, tapi 'pindah tugas' dan terkunci di atmosfer! Ini 3 alasan ilmiahnya:
1. Disapu Angin Monsun:
Uap air dari sungai kita tidak berdiam diri di atas wilayah kita, melainkan langsung terbawa oleh Angin Monsun yang bertiup kencang menuju wilayah lain. Airnya pun tumpah menjadi hujan di belahan bumi lain!
2. Suhu Udara Terlalu Panas:
Uap air butuh udara dingin untuk mengembun (kondensasi) menjadi awan mendung tebal. Karena udara kemarau sangat panas dan kering, uap air tertahan dalam bentuk gas transparan yang tidak kasat mata.
3. Tekanan Udara Tinggi (Subsidensi): Saat kemarau, ada tekanan udara tinggi yang 'menekan' atmosfer dari atas ke bawah. Hal ini mencegah uap air berkumpul menjadi awan hujan (Cumulonimbus).
Jadi, air sungai kita sebenarnya lagi 'berkelana' jadi hujan di tempat lain, sampai siklus angin membawa musim hujan kembali ke tempat kita!
Sumber Literasi
* BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) *Dinamika Atmosfer & Angin Monsun Indonesia
* NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration), The Water Cycle and Atmospheric Circulation