Serbi Serbi Parenting and Kids

Serbi Serbi Parenting and Kids menjadi keluarga bahagia dengan bijak

Ada kemungkinan anak kita akan mengalami 4 jenis situasi ini (respon trauma 4F)1. Fight2. Flight3. Freeze4. FawnSatu-sat...
05/10/2023

Ada kemungkinan anak kita akan mengalami 4 jenis situasi ini (respon trauma 4F)

1. Fight
2. Flight
3. Freeze
4. Fawn

Satu-satunya kesimpulan adalah bahwa anak-anak bisa terlalu berlebihan dalam 4P berikut:

pendiam
penakut
people-pleaser
pemarah

KISAH TENTANG SHALATSeorang suami pulang ke istrinya setelah shalat isya dan ia menemukan anak-anaknya tertidur. Dia ber...
03/03/2022

KISAH TENTANG SHALAT

Seorang suami pulang ke istrinya setelah shalat isya dan ia menemukan anak-anaknya tertidur.

Dia bertanya kepada istrinya, "Apakah anak-anak sudah shalat?"

Istrinya berkata, "Di rumah tidak ada makanan dan aku menyibukkan mereka sampai tertidur dan mereka belum melakukan shalat."

Sang suami berkata, "Bangunkanlah mereka...!"

Istrinya berkata, "Wahai suamiku, jika engkau membangunkan mereka, maka yang akan terjadi adalah mereka akan menangis karena kelaparan dan kita tidak ada makanan sedikit pun."

Sang suami berkata, "Dengarkanlah... Aku harus memerintahkan mereka melaksanakan shalat dan rezeki mereka tidak ada padaku. Bangunkan mereka, karena rezeki mereka ada pada Allah dan Allah berfirman:

وَأۡمُرۡ أَهۡلَكَ بِٱلصَّلَوٰةِ وَٱصۡطَبِرۡ عَلَيۡهَاۖ لَا نَسۡـَٔلُكَ رِزۡقٗاۖ نَّحۡنُ نَرۡزُقُكَۗ وَٱلۡعَٰقِبَةُ لِلتَّقۡوَىٰ

"Dan perintahkanlah keluargamu melaksanakan shalat dan sabar dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik di akhirat) adalah bagi orang yang bertakwa."

(QS. Thaha (20) Ayat 132)

Istrinya akhirnya membangunkan mereka. Dan ketika mereka selesai melaksanakan shalat, tiba-tiba pintu diketuk dan ternyata salah satu orang kaya membawa hidangan makanan paling lezat diatasnya.

Orang kaya berkata, "Silahkan, hidangan ini untuk keluargamu!"

Suami berkata, "Bagaimana bisa?"

Orang kaya itu berkata, "Salah satu bangsawan negara datang kepadaku dan aku menjamu dengan makanan ini. Sebelum dia makan terjadi pertengkaran diantara kami dan dia bersumpah bahwa dia tidak akan makan apa pun sehingga pergi keluar."

"Maka aku membawa kembali hidangan makanan ini dan berkata dalam hati 'Aku akan memberikannya kepada orang yang kakiku berhenti berdiri. Demi Allah, aku hanya berdiri didepan pintumu. Demi Allah, aku tidak tahu apa yang membawa aku kepadamu.'" Ujar orang kaya itu lagi.

رَبِّ ٱجۡعَلۡنِي مُقِيمَ ٱلصَّلَوٰةِ وَمِن ذُرِّيَّتِيۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلۡ دُعَآءِ

"Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang yang tetap melaksanakan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku."

(QS. Ibrahim (14) Ayat 40)

EmpatiMengajarkan anak untuk hidup, tidak terlepas dari menanamkan Empati. Bagaimana caranya?Cara terbaik untuk mengajar...
30/04/2021

Empati

Mengajarkan anak untuk hidup, tidak terlepas dari menanamkan Empati. Bagaimana caranya?

Cara terbaik untuk mengajarkan empati, adalah dengan mencontohkannya. Jika si anak terjatuh, yang ditanya bukan kenapa bisa jatuh, atau menyalahkannya, tapi yang ditanya.. mana yang sakit? Are you OK?.

Ketika anak pulang dan dengan rasa takutnya menunjukkan hasil ujian yang bernilai jelek.. bukan dimarahi atau dinasehati dengan serentetan kata-kata yang berisi hikmah namun disampaikan dalam bentuk marah, tapi disenyumin dulu, dipeluk.. karena dia sudah berani jujur! Padahal kalau dia ngak kasih tahu, kita juga sudah lupa.

Susahkah ? Sangat!

Tapi bukan berarti ngak bisa!!!

Ketika pagi ini, si kecil saya kembali merengek untuk tidak sekolah, saya menghentikan apa yang sedang saya lakukan, lalu fokus kepadanya.

“Kenapa ngak mau sekolah?” tanya saya.
“Pusing” jawabnya.
“Ooh pusing, sini baring deket mama” ajak saya. Sambil perlahan saya pijat kepalanya.

Bel akan berbunyi 15 menit lagi. Anak ini masih selonjoran di kamar saya, pake baju tidur dan gigi yg belum disikat. Satu-satunya yang ia sudah lakukan adalah sholat! dan memang buat saya, itu yang utama.

Setelah merasa diterima, baru saya bicara. Saya tahu sekolah buat dia (saat ini) belum enak. Saya tanya, maunya gimana?. “Ngak sekolah” jawabnya.

Saya sudah memperkirakan, itu pasti tujuan dia.

Tujuan saya? dia mau berangkat walau belum sepenuhnya ikhlas, walau terlambat, tetapi pusingnya harus lebih dulu hilang.

Saya lalu menawarkan beberapa opsi untuk menghilangkan pusing. Diantaranya mandi air hangat dan minum teh hangat. Perlahan dia setuju. Lalu dia mandi dan pakai baju. Alhamdulillah!
Satu tahap sudah selamat!

Kita ngobrol di meja makan seperti biasa, padahal bel sekolah sudah berbunyi jam segitu.

Setelah siap semua, saya temani ayahnya mengantarkan dia. Di pintu gerbang sekolah, airmatanya mulai keluar lagi. Saya duduk peluk. Ngak perlu banyak bicara, dia hanya perlu pelukan.

Minta izin diantar kedepan kelas.
Menangis lagi.
Kami duduk dalam diam.
Lalu saya bertanya, sebetulnya apa yang memberatkan hati. Dia menggeleng sambil tetap sedih. Saya tebak perasaannya, lalu mendengarkannya.

Setelah menerima perasaan, lalu saya bilang “mama tahu Ukasha sedih, ngak s**a, ngak ngerti sama pelajarannya. Nanti pulang, kalau sudah ngak capek, kita belajar ya.. pake slide show” tawar saya. Dia mengangguk perlahan.

Saya lanjutkan dengan mengatakan “Mama mendoakan Ukasha gembira hari ini, Ukasha boleh ngak tolong mama?”. Dia mengangguk.
“Boleh ngak Ukasha berusaha untuk senang hari ini?, ngak usah senang, cukup BERUSAHA untuk senang?” tanya saya lagi.
Dia mengangguk lagi. Pak gurunya sudah menunggu di samping kami. Saya tanya “sudah boleh masuk kelas Ukasha?”. Ukasha mengangguk dan menghentikan airmatanya. Saya peluk sekali lagi, cium pipinya, dan ia pun berjalan ke kelasnya.

Apakah saya begini setiap hari?
Tentu tidak, saya manusia juga. Banyak ngak sabar dibandingkan sabarnya. Tapi yang pasti, saya mau berusaha, saya mau berubah. Belajar untuk menjadi pendengar perasaan. Belajar untuk meninggalkan apa yang sedang saya lakukan, untuk fokus ke anak yang sedang bermasalah.

Semoga Allah senantiasa membantu saya dalam menjaga amanah yang diberikan olehNYA.

Kalau saya bisa, anda juga.

Mari berbenah diri.
Dari hari ke hari.
Terima perasaan anak.
Ajarkan empati.
Bukankah itu nanti,
Yang kita harapkan
anak mengerti?
Ketika tubuh mulai melemah,
Perasaan mulai mudah sedih.

Semoga ananda berkenan memberhentikan kegiatannya, sekedar untuk memeluk tubuh ibunya yang merenta.

Barakallahufiiki semua❤️





🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸

WhatsApp Group Invite

30/04/2021

Tips Anak Rajin Sholat
1. Orang tua Menjadi Teladan
Orang tua harus memberikan contoh bagaimana melaksanakan sholat dan dengan tepat waktu. Karena anak-anak sangat pandai meniru dan mengamati

2. Orang tua Memberikan pemahaman Pentingnya Sholat
Menjelaskan kepada anak bahwa Sholat merupakan kewajiban bagi Umat Islam.
Jelaskan kepada Anak bahwa Sholat juga menjadi sarana penghubung bagi manusia untuk berkomunikasi dengan Allah SWT.

3. Ajak Anak untuk Mengerjakan Sholat Bersama
Ajak Anak untuk Sholat bersama orang tua.
Seperti yang dijelaskan Rasulullah SAW dalam hadits, bahwa apabila anak mampu membedakan mana kiri dan mana kanan maka anak tersebut hendaknya sudah dibiasakan untuk melaksanakan Sholat.

4. Ajak Anak untuk Sholat di Masjid
Dengan mengajaknya untuk Sholat berjamaah di Masjid, maka anak akan lebih bersemangat untuk melaksanaka Sholat.

5. Berikan hukuman pada Anak apabila ia Lalai melaksanakan Sholat
Tapi perlu dicatat, tidak boleh memberi sanksi yang membawa kepada kemudaratan.
Sebagaimana Rasulullah SAW pernah bersabda, " perintahkanlah anak-anakmu agar mendirikan Sholat tatkala mereka telah berumur tujuh tahun, dan Pukullah karenanya tatkala mereka telah berumur sepuluh tahun,. "

Cr:islami.co

Demikian tips-tips yang bisa diterapkan agar anak-anak menjadi rajin untuk melaksanakan Sholat 😊


HAPPY WEEKENDSabtu bukan penghujung waktuTapi dia saat yang tepat mengingat seminggu Berlalubukan untuk mengingat gagal ...
27/02/2021

HAPPY WEEKEND

Sabtu bukan penghujung waktu
Tapi dia saat yang tepat mengingat seminggu Berlalu
bukan untuk mengingat gagal yang datang mengganggu
tapi untuk menentukan langkah baru
yang akan kita lakukan sepekan yang baru
untuk menggapai asa dan cita yang menggebu

Bismillah....
selalu semangat dihari Sabtu.... 💪💪🥰🥰🥰


21/02/2021

Address

Garut

Telephone

+628978110650

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Serbi Serbi Parenting and Kids posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share