27/11/2015
[7 Untung-Rugi Kerja Freelance]
Temen temen,yang sedang mencari pekerjaan atau ingin mengisi waktu luang dengan bekerja, bisa mencoba untuk menjadi Freelancer atau bekerja freelance (kerja paruh waktu).
Sebenarnya ada banyak sisi menarik yang kamu bisa dapatkan dengan bekerja sebagai freelancer yang tidak bisa kamu dapatkan bila bekerja kantoran. Namun ada juga sisi kekurangannya. Apa saja kelebihan dan kekurangan bekerja sebagai freelance?
1. Memperkaya Portfolio
Bekerja sebagai freelance dapat “memperkaya” portfolio kerja kamu. Semakin banyak pekerjaan freelance yang kamu berhasil selesaikan, semakin “lengkap” dan menariklah CV kamu. Otomatis, CV kamu akan lebih berpotensi bersaing dengan CV pelamar lainnya dalam memenangkan sebuah lowongan kerja. Pihak Human Resources perusahaan pasti mempertimbangkan calon dengan pengalaman yang banyak dan variatif. Di satu sisi, tidak ada jaminan bahwa kamu akan selalu mendapatkan pekerjaan dan itu bisa membuat banyak kekosongan dalam CV kamu.
2. Tak Terbelenggu Waktu
Kamu tak perlu menunggu jam istirahat, akhir pekan, atau hari libur untuk libur. Kapan pun kamu merasa jenuh dengan pekerjaan, kamu bisa berhenti sejenak. Kekurangannya, jika kamu tidak memiliki komitmen, kamu akan lebih banyak menghabiskan waktu untuk bersantai daripada bekerja. Selain itu, waktu libur kamu dihitung tanpa bayaran. Berbeda dengan cuti formal perusahaan, yang bila diambil, tidak memengaruhi besaran gaji yang diterima.
3. Bebas Tekanan
Beberapa kantor atau perusahaan memiliki bos yang membuat karyawannya merasa tertekan. Dengan bekerja paruh waktu, tak ada lagi yang mengawasi dan membuat kamu merasa nggak nyaman. Hanya saja kekurangannya kamu akan kurang termotivasi untuk bekerja ketika terserang rasa malas.
4. Pakaian Seasyik Mungkin
Kamu bisa memilih baju yang paling nyaman untuk bekerja. Tidak harus repot-repot menyetrika baju dan celananya, menyemir sepatu, memakai ikat pinggang, dan prosedur-prosedur lainnya yang kadang merepotkan. Walaupun begitu, sekarang cukup banyak kantor yang di bidang kreatif memperbolehkan pakaian yang cukup santai.
5. Terhindar dari Kutukan Macet
Kamu tak harus lagi terjebak dalam padatnya lalu lintas ketika berangkat atau pulang kerja. Kamu pun bisa menghemat pengeluaran transportasi dan tenaga, sehingga tidak kecapekan. Kekurangannya, meski bisa berhemat, kamu nggak mendapat tunjangan. Bekerja sebagai freelance, kamu pastinya tak mendapatkan fasilitas asuransi atau jaminan kesehatan lainnya.
6.Bisa Cari Tambahan
Sebagai freelancer, tak ada aturan yang melarang kamu mengambil empat, lima, atau lebih pekerjaan setiap bulannya. Hanya saja, kamu harus pintar-pintar mencari pekerjaan. Jika tidak, kamu bisa sepi job. Alhasil, penghasilannya kamu bermasalah. Sebagai freelancer, penghasilan kamu juga relatif nggak tetap.
7. Pilah-Pilih Pekerjaan
Kamu bisa menolak atau menerima job yang sesuai dengan keinginan kamu. Hal ini tentu saja tak bisa kamu lakukan sebagai karyawan kontrak atau tetap perusahaan. Kamu juga bisa meningkatkan skill kamu lewat tantangan pekerjaan yang beragam. Di sisi lain, ketika kamu bekerja di perusahaan biasanya akan bertemu dengan banyak orang yang lebih senior dan ahli di bidang lainnya sehingga bisa belajar banyak.
Gimana temen temen,kamu lebih s**a yang mana? kerja sebagai freelacer, pegawai kantoran, atau bahkan entrepreneur? 😉
(Sumber:line)
---------------------------------------
Ingin memulai bisnis dari rumah?
Tanya saya caranya yaaaa...
Winny wulaningsih,
5743f6b9