13/01/2022
*LUAR BIASA OPINI* dr. RATNA R. HENDARDJI, berikut ini...*
*SORGA BUKAN CERITA DI INDONESIA*
(dr. Ratna Rosita Hendardji, MPHM) eks Sekjen Kementerian Kesehatan RI dan istri dari Mayjen TNI (Purn). DR. dr. H. Hendardji Soepandji SH.
Musim Dingin, ketika salju turun di Eropa atau Amerika Utara, suhu bisa mencapai minus 40 derajat Celsius artinya kulkasmu masih lebih hangat.
Itulah saat semua tetumbuhan "mati" kecuali pohon Cemara. Itulah saatnya darahmu bisa berhenti menjadi es ketika kamu keluar rumah tanpa pakaian khusus.
Musim Salju adalah ketika manusia bertahan hidup dan beraktivitas yang mungkin, tanpa bisa berjalan jika tak ada bantuan peralatan dan teknologi. Tanpa itu mati kedinginan. Dan ada satu periode di mana salju berbentuk badai. Badai salju, terbayang apa yang bisa dilakukan selain bertahan hidup di ruangan berpemanas.
Padang Pasir, begitu keringnya sampai sampai manusia yang berdiam di sana membayangkan sungai² yang mengalir bagai surga.
Hanya ada beberapa jenis pohon yang bisa hidup dalam suhu bisa diatas 40 derajat Celcius. Keringatmu bisa langsung menguap bersama cairan tubuhmu. Dan keberadaan air adalah persoalan hidup mati, sungguh bukan soal minyak.
Saya sungguh tidak mengerti ketika ada orang yang masih belum percaya bahwa Indonesia itu serpihan sorga.
Cobalah kamu bercelana pendek, pakai kaos dan sandal jepit jalan² di Kanada ketika Musim Dingin. Atau jalan² di Padang Pasir... Dijamin mati !!!
Di sini di negaramu, kapan saja, mau siang mau malam kamu bisa jalan² dgn kaosan tanpa alas kaki. Mau hujan mau panas. Tetap selamat.
Di Eropa dan Amerika paling banter kamu akan ketemu buah-buahan yang sering kamu pamer-pamerin. Apel, Anggur, Sunkist, Pear (Pir) dan semacamnya.
Di Timur Tengah, paling kamu ketemu Kurma, Kismis, Kacang Arab, Zaitun dan Tin.
*Di Indonesia, kamu tak akan sanggup menyebut semua jenis buah dan sayuran, umbi²an, kacang²an, bunga² dan rempah² saking banyaknya.*
Di Amerika dan Eropa, kamu akan ketemu makan