Barokah bisnis

Barokah bisnis mewujudkan bisnis yang berkah dan sejahtera visi:
Mewujudkan bisnis yang penuh berkah,sukses, sehat, dan sejahtera

misi:
1. meningkatkan SDM yang berkualitas
2.

membatu orang lain untuk hidup sehat, makmur, dan sejahtera.
3. Mengurangi jumlah pengangguran, dan angka kemiskinan.

28/08/2015

Keyakinan adalah kunci sukses dalam bisnis

24/08/2015

Cara Berbisnis ala Rasulullah yang Membawa Berkah

Nabi Muhammad SAW adalah Pedagang yang Sangat Besar di Jamannya. Bagaimana Cara Berbisnis Penuh Berkah Seperti Bimbingan Rasulullah?

Semua tahu, siapa yang mengikuti sunnah Rasul akan makmur hidupnya dunia maupun akhirat. Nabi Muhammad SAW atau Rasulullah ini dulunya adalah pedagang yang sukses. Tidak hanya sukses di negara Arab, tetapi juga sukses berbisnis di luar negeri. Menurut sejarah, Rasulullah sukses berbisinis di 6 kota diantaranya adalah Syam (Syuriah), Bahrain, Yordania dan Yaman. Semuanya dijalanin oleh Rasulullah dengan hasil yang sangat memuaskan, bahkan tidak merugi.

Walaupun Rasulullah adalah seorang nabi yang harus menyampaikan perintah Allah, tetapi Rasulullah tetap berdagang untuk memenuhi kebutahan sehari-harinya. Bermodalkan berbagai sumber, tim Studentpreneur berusaha menganalisa bagaimana sebenarnya cara berbisnis ala Rasulullah yang baik. Semoga bermanfaat Sobat Studentpreneur!

Jujur

Rasulullah mendapatkan gelar Al-Amin atau yang terpercaya. Dalam menjalankan bisnisnya, Rasulullah selalu mengutamakan kejujuran. Pada waktu jaman Rasulullah berdagang, Rasul mendapatkan barang dagangan dari konglomerat yang bernama Khadijah, yang kemudian menjadi istri dari Nabi Muhammad terpikat dengan kejujurannya. Nabi Muhammad tidak hanya jujur kepada rekan bisnisnya, tetapi juga kepada para pelanggannya. Rasulullah selalu menjelaskan apa adanya keunggulan dari barangnya dan juga kelemahan dari barangnya tersebut.

Bahkan, kejujuran dari Rasulullah itulah yang menjadi ciri khas atau brand dari bisnisnya tersebut. Banyak orang yang tertarik dengan bisnis Rasulullah karena kejujurannya. Jadi kalau ditanya apa yang menjadi keunggulan dari bisnis Rasulullah, adalah kejujurannya. Sebagai pembeli, kita tentu akan memilih pedagang yang sudah terkenal jujur, karena merasa aman dan tidak akan ditipu.

Cara Berbisnis ala Rasulullah yang Membawa Berkah tips berita bisnis studentpreneur
Sopan santun dan hormati pelanggan

Rasulullah menganggap semua pelanggannya adalah saudaranya. Seperti yang dikemukakan oleh Rasulullah, ‘Sayangilah saudaramu layaknya menyayangi dirimu sendiri’. Konsumen adalah raja, selalu perlakukan konsumen Anda dengan baik, sopan santun dan selalu hormati pelanggan.

Rasulullah juga menganggap segala keuntungan yang didapat adalah hadiah dari usaha kita. Ketika seseorang seseorang terbantukan dengan produk yang Anda jual, itulah seharusnya inti dari berbisnis ala Rasulullah. Kepuasaan konsumen adalah nomor satu.

Tepati janji

Seperti firman Allah di ayat di QS Al Maidah 1, ‘Wahai orang-orang yang beriman penuhilah janjimu’.

Rasulullah dalam berdagang selalu menjaga kepercayaan pelanggan, diantaranya adalah selalu menetapi janji. Beberapa pelanggan yang meminta barang atau memesan barang selalu ditepati janjinya oleh Rasulullah. Nabi Muhammad SAW selalu mengedepankan tanggung jawab kepada pelanggan dan integritas yang tinggi. Barang-barang yang dipesan oleh pelanggan akan disiapkan dan dikirimkan tepat waktu oleh Rasulullah.

Inilah yang juga harus Anda lakukan, ketika sudah ada perjanjian kepada partner atau pelanggan, usahakan Anda selalu menaatinya. Walaupun perjanjian tersebut tidak ada hitam diatas putih, Anda juga harus selalu menataai janji tersebut. Ingat, kepercayaan pelanggan bertahun-tahun yang hilang akan sulit didapatkan kembali.

Jangan jual produk yang buruk

Rasulullah selalu mengajarkan untuk memilah mana produk yang baik dan produk yang buruk. Bahkan Rasulullah tidak pernah menjual produk yang kualitasnya rendah atau tidak pantas dijual. Dengan begitu, Rasulullah dapat selalu menjaga mutu barang-barang yang dijualnya. Disamping itu, Rasulullah selalu mengelompokkan harga barang sesuai dengan kualitasnya. Harga barang yang kualitasnya baik akan dihargai lebih mahal dibandingkan dengan kualitas yang biasa saja.

Dalam suatu kisah, Rasulullah pernah marah kepada seorang pedagang karena menyembunyikan jagung yang basah diantara jagung yang bagus. Jagung basah tersebut seharusnya diletakkan diatas karena pelanggan harus tahu. Trik ini sangat dihindari oleh Rasulullah karena bisa menipu pembeli.

Tidak boleh menjelekkan bisnis orang lain

‘Janganlah seseorang diantara kalian menjual dengan maksud untuk menjelekkan apa yang dijual orang lain’ HR Muttafaq

Itulah yang dikatakan oleh Rasulullah kepada pengikutnya. Karena prinsip berbisnis adalah memuaskan pelanggan, bukan mematikan bisnis orang lain. Anda tidak perlu juga mengatakan bahwa bisnis si A lebih jelek dari pada bisnis Anda sendiri. Anda harus menonjolkan kualitas produk Anda, dan biarkan pelanggan yang menilai. Karena rejeki sudah ada yang mengatur bukan?

Dilarang menyimpan barang

Di dalam agama islam, menyimpan barang agar mendapatkan keuntungan dikemudian hari disebut ihtikar. Misalnya Anda mempunyai cabai, lalu Anda menyimpang cabai tersebut untuk dijual di kemudian hari karena harga cabai yang murah. Ini tidak diperbolehkan didalam islam karena menimbun. Jika memang kondisi harga seperti itu, ya Anda harus menjual dengan harga seperti itu.

Membayar upah para pekerja secara tepat waktu

‘Berikanlah upah kepada karyawan sebelum kering keringatnya’

Itulah yang diucapkan Rasulullah. Sebelum kering keringatnya adalah jangan menunda-nunda gaji atau upah karyawan. Ketika Anda menggaji karyawan setiap tanggal 25, usahakan selalu tepat waktu. Dan pembayaran upah atau gaji harus sesuai dengan kerja yang dilakukan.

Bisnis tidak boleh mengganggu ibadah

Allah tidak menyukai orang yang terlalu sibuk berdagang sehingga melupakan kewajibannya, yaitu beribadah. Kebanyakan orang berdagang atau bekerja terlalu keras sehingga lupa waktu sholat dan bahkan lupa untuk membayar zakat. Usahakan Anda selalu menyempatkan waktu untuk sholat dan membayar zakat.

Nah, itulah nilai-nilai yang bisa diambil dari berdagang ala Rasulullah. Memang tidak ada manusia yang bisa menandingi kehebatan Rasulullah, namun kita harus berusaha untuk menjadikan beliau sebagai panutan dalam berbagai hal, termasuk berbisnis. Bagaimana menurut Anda? Mari berdiskusi di kolom komentar! Anda juga bisa mendapatkan informasi bisnis anak muda kreatif melalui Facebook atau Twitter Studentpreneur.

24/08/2015

Orang terkaya di dunia, Bill Gates, dan orang-orang terkaya setelahnya datang dari kalangan pebisnis. Begitu juga di Indonesia, kekayaan dikuasai oleh para pebisnis. Sesuai dengan hadits Nabi SAW, fakta ini menunjukkan bahwa berbisnis merupakan pintu utama rezeki. Selain itu, merujuk pada sejarah, profesi bisnis adalah profesi yang mulia, sebagian besar Nabi Allah merupakan pebisnis, termasuk Nabi Muhammad SAW.

Namun, sistem bisnis seperti apa yang akan Anda pilih?

Isi buku "Bisnis Syariah Dari Nol" ini benar-benar sesuai dengan judulnya. Seluk-beluk bisnis syariah yang saat ini sedang menjadi fenomena global dikupas, dimulai dari makna dibalik kata atau label syariah, yaitu penerapan nilai-nilai syariah sebagai penggerak dari seluruh proses bisnis yang ada. Kemudian tersedia contoh-contoh yang sangat praktikal dalam implementasi langkah-langkah yang harus ditempuh dalam memulai bisnis dari nol.

Seperti dalam hal bentuk etos seorang entrepreneurship Muslim. Dalam alQuran terdapat surat al Iqra' yang maknanya sangat dalam. Spirit kata Iqra' yang berarti "bacalah" ini sangat berhubungan dengan dunia bisnis. Sebagai seorang entrepreneur yang handal seharusnya memiliki kepekaan dalam "membaca" peluang, pandai menciptakan peluang, dan menyambut peluang yang ada. Sesuai hasil penelitian yang dilakukan seorang profesor dari Inggris, inilah yang membedakan orang yang beruntung dengan yang sial. Selain itu, ada berbagai bentuk etos entrepreneurship muslim lainnya, seperti tidak takut dengan resiko karena hidup adalah titipan Allah, pantang putus asa dan sabar menjalani, menghargai proses; semua dijabarkan satu per satu dengan rinci disertai contoh nyata untuk memudahkan pembaca mencerna dan mengerti penuh maknanya.

Begitu p**a dalam bab "Menerapkan Sistem Syariah", tahap-tahap yang harus dilalui dalam membangun suatu bisnis dijabarkan secara menyeluruh dan disertai contoh-contoh praktikal. Cara memunculkan ide bisnis yang efektif, yaitu saat sepertiga malam terakhir, cara mengurus sertifikasi halal, membuat business plan yang realistis, analisa SWOT, membuat pembukuan, promosi, bagaimana menciptakan potential market menjadi potential buyer, sumber daya insani, sistem penggajian Islami yang jelas dan transparan.

Khusus bab "Melebarkan Jaringan Bisnis", keunggulan konsep bagi hasil yang menjadi khas sistem syariah dijelaskan dengan bahasa yang mudah dimengerti. Berbeda dengan sistem bisnis konvensional yang berbasis bunga dan mendewakan pemilik modal yang tidak mau rugi, konsep bagi hasil yang diterapkan sistem syariah memiliki keunggulan berupa keadilan, keuntungan besar dan kecil sama-sama dinikmati. Dengan sistem bagi hasil, pemodal dan pengelola memiliki posisi yang sama kuat; sama-sama memiliki kesempatan untuk untung dan rugi. Tidak lupa, penulis memberikah langkah-langkah jitu dan smart dalam mendapatkan modal, menjaring mitra, memilih bentuk kerjasama bagi hasil yang sesuai dengan bisnis yang dijalani. Semua dijelaskan satu per satu dengan bahasa yang mudah dipahami. Menjadikan kata "syariah" mudah dimengerti dan dicintai.

24/08/2015

selamat datang dengan kami Bisnis yang penuh berkah.

kami akan membantu anda untuk berbisnis yang sukses, sehat, dan sejahtera

salam sukses selalu

24/08/2015

kami akan membuka page ini dengan bacaan basmallah.

bismillahirrahmanirrahiim

Address

Jalan Pangeran Antasari Ds. Kejuden Blok Desa
Indramayu
45155

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Barokah bisnis posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Barokah bisnis:

Share