Jasmine Inneke, Haji dan Umroh

Jasmine Inneke, Haji dan Umroh Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Jasmine Inneke, Haji dan Umroh, Business service, Jakarta.

13/02/2025
11/07/2023

Islam selalu menanamkan untuk selalu memanfaatkan waktu sehat yang memiliki nikmat untuk beramal dan beribadah sebelum datangnya waktu sakit. Setiap orang yang sedang sakit pasti mengharapkan kesembuhan.

■ Doa yang Dibaca oleh Orang Sakit

(3x) بِسْمِ اللَّهِ
(7x) أَعُوذُ بِعِزَّةِ اللهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ
Bacaan latin: Bismillah (3x), a'uudzu bi'izzatillaahi wa qudrotihi min syarri maa ajidu wa uhaadziru (7x)
Artinya: Dengan nama Allah, aku berlindung dengan keagungan dan kekuasaan Allah dari kejahatan yang menimpaku dan yang aku takuti."

■ Doa memohon kesembuhan.

اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَدَنِي، اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي سَمْعِي، اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَصَرِي، اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكُفْرِوَالْفَقْرِ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ
Bacaan latin: Allaahumma 'aafinii badanii, allaahumma 'aafinii fii sama 'ii, allahumma 'aafinii fii basharii. Allaahumma innii a'uudzu bika minal kufri wal faqri. Allaahumma innii a'uudzu bika min 'adzaabil qabri la ilaaha illaa anta
Artinya: "Ya Allah, sembuhkanlah badanku. Ya Allah, sembuhkanlah pendengaranku. Ya Allah, sembuhkanlah penglihatanku. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kekafiran dan kefakiran. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, tiada Tuhan selain engkau." (HR Abu Daud).

■ Doa Mohon Diangkatnya Penyakit

Bacaannya :
امْسَحِ الْبَأْسَ رَبَّ النَّاسِ بِيَدِك الشِّفَاءُ لَا كَاشِفَ لَهُ إلَّا أَنْتَ
Bacaan latin: Imsahil ba'sa rabban nāsi. Bi yadikas syifā'u. Lā kāsyifa lahū illā anta.
Artinya: "Tuhan manusia, sapulah penyakit ini. Di tangan-Mu lah kesembuhan itu. Tidak ada yang dapat mengangkatnya kecuali Kau,"

■ Doa Untuk Orang Sakit

Doa ini dapat ditujukan secara spesifik dengan menyebut orang yang menderita penyakitnya.
شَفَى اللهُ سَقَمَكَ، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَعَافَاكَ فِي دِيْنِكَ وَجِسْمِكَ إِلَى مُدَّةِ أَجَلِكَ
Bacaan latin: Syafākallāhu saqamaka, wa ghafara dzanbaka, wa 'āfāka fī dīnika wa jismika ilā muddati ajalika.
Artinya, "Wahai (sebut nama orang yang sakit), semoga Allah menyembuhkanmu, mengampuni dosamu, dan mengafiatkanmu dalam hal agama serta fisikmu sepanjang usia,"
doa untuk orang sakit selanjutnya disunnahkan untuk dibaca 3 kali. Kemudian, orang yang membaca doanya dianjuran menyapukan badan orang yang sakit dengan tangan kanan.
اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لَا شَافِيَ إلَّا أَنْتَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقْمًا
Bacaan latin: Allaahumma rabban naasi, adzhibil ba'sa. Isyfi. Antas syaafi. Laa syaafiya illā anta syifaa'an lā yughaadiru saqaman.
Artinya: "Tuhan segala manusia, hilangkanlah penyakit. Sembuhkanlah, Engkaulah penyembuh. Tidak ada penawar selain dari penawar-Mu, penawar yang menghabiskan sakit dan penyakit."

■ Doa Mohon Kondisi Sehat
doa mohon kondisi sehat.
يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ ، أَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ ولا إل أحد منان ناس
Bacaan latin: Yaa hayyun, yaa qayyuumun, birahmatika istaghiitsu, wa ashlih lii sya'nii kullahuu, wa laa takilnii ilaa nafsii tharfata 'ainin, wa laa ilaa ahadin minan naas.
Artinya: "Wahai Dzat Yang Maha Hidup dan Maha Kekal, hanya dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan. Perbaikilah seluruh kondisiku, jangan Engkau biarkan diriku sekejap mata (tanpa pertolongan atau rahmat dari-Mu). Dan jangan Engkau biarkan aku bergantung kepada siapapun dari manusia." (Ath Thabrani) doa mohon kesembuhan dari penyakit yang dapat dibaca baik oleh orang yang sedang sakit maupun orang yang menjaga atau datang menjenguk.

Atas ijin Allah segera sembuh.

DO'A DUDUK ANTARA DUA SUJUD :▪ ROBIGHFIRLII▪ WARHAMNII▪ WAJBURNII▪ WARFA'NII▪ WARZUQNII▪ WAHDINII▪ WA'AAFINII▪ WA'FUANNI...
19/05/2023

DO'A DUDUK ANTARA DUA SUJUD :

▪ ROBIGHFIRLII
▪ WARHAMNII
▪ WAJBURNII
▪ WARFA'NII
▪ WARZUQNII
▪ WAHDINII
▪ WA'AAFINII
▪ WA'FUANNII

Do'a ini merangkum keperluan kita di dunia dan akhirat. Dan dibaca minimum 17 kali setiap hari.

Marilah kita hayati dan fahami maknanya :

▪ ROBBIGHFIRLII:
Wahai Tuhan ampunilah dosaku
Dosa adalah beban, yang menyebabkan kita berat melangkah menuju ke ridhaan اللّهُ. Dosa adalah kotoran hati yang mem-buat hati gelap, sehingga hati kita merasa berat sekali untuk melakukan kebaikan.

▪ WARRHAMNII:
Sayangilah diriku.
Kalau kita disayang اللّه hidup akan terasa tenang. Dengan kasih sayang اللّه kita akan terbimbing dan terdidik.

▪ WAJBURNII:
Tutup lah segala kekuranganku.
Banyak sekali kekurangan kita: kurang syukur, kurang sabar, kurang menerima kenyataan, mudah marah, pendendam dan lainnya. Kalau kekurangan kita ditutup/diperbaiki اللّهُ, maka kita akan menjadi manusia sejati

▪ WARFA'NII:
Tinggikanlah derajatku. Kalau اللّه sudah meninggikan derajat kita, maka penilaian makhluk akan terasa kecil/tiada arti dibandingkan penilaian ALLAH

▪ WARZUQNII:
Berikanlah aku rizkI. Sebagai hamba اللّهُ kita memerlukan rizki. اللّه mampu mendatangkan rizkI dari jalan yang tak disangka dan DIA lah yg mencukupi kebutuhan hambaNYA

▪ WAHDINII:
Berikanlah aku petunjuk/bimbinglah aku ke jalan yang benar.
Kita bukan hanya minta petunjuk/hidayah yang berkaitan dengan agama. Tetapi kita juga minta petunjuk agar terhindar dari mengambil keputusan yang Salah/keliru

▪ WA'AAFINII:
Berikanlah aku kesehatan.
Apabila kita sehat, kita dapat menambah kebaikan dan manfaat serta kita tidak menjadi beban kepada orang lain.

▪ WA'FUANNII:
Aku mohon agar kesalahanku dimaafkan dan dihapus dari buku catatan amal

Semoga ALLAH mengabulkan Doa Doa kita
Aamiin Aamiin Aamiin yaa Robbal'alamin.

(Copasan)

“(Ka’bah adalah) kiblat kalian, dalam kondisi hidup dan mati.” (HR Abu Dawud)
15/01/2023

“(Ka’bah adalah) kiblat kalian, dalam kondisi hidup dan mati.” (HR Abu Dawud)

Hukum Menghadapkan Jenazah ke Arah Kiblat Menurut Ulama 4 Mazhab. Mayoritas ulama Mazhab Syafi’i dan Mazhab Hanbali, adalah wajib.

26/06/2022

Rabbanaa Laa Tuaakhidnaa Innasiinaa Aw Akhtha'naa. Rabbanaa Walaa Tahmil 'Alainaa Ishran Kamaa Hamaltahu 'Alal Ladziina Min Qablinaa. Rabbanaa Walaa Tuhammilnaa Maalaa Thaaqata Lanaa Bihi. Wa'fu 'Annaa Waghfirlanaa Warhamnaa Anta Maulaanaa Fanshurnaa 'Alal Qaumil Kaafiriin. (Q.S. Al-Baqarah 286)

Ya Allah Tuhan kami..
Janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan.

Ya Allah Tuhan kami..
Janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami.

Ya Allah Tuhan kami..
Janganlah Engkau bebankan kami dengan apa yang tidak sanggup kami memikulnya.

Ya Allah Tuhan kami..
Maafkanlah kami.
Ampunilah kami.
Dan rahmatilah kami.
Hanya Engkaulah pelindung kami.
Maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.

Aamiin Ya Rabbal 'Alamiin.

Asmaul husna memiliki pelbagai faedah. Yang jika senantiasa wiridan/zikir dengan membaca asmaul husna; misalnya Ya Rahma...
19/06/2022

Asmaul husna memiliki pelbagai faedah. Yang jika senantiasa wiridan/zikir dengan membaca asmaul husna; misalnya Ya Rahman, ya Rahim, Ya Razzaq, Ya Nashir, Ya Latif, Allah akan menjauhkan hamba tersebut dari keburukan dan anugerahkan kebajikan.

فَالَّذِي يَدْعُو بِهَا فَقَدِ اسْتَجْلَبَ الْخَيْرَ كُلَّهُ لِنَفْسِهِ وَجَعَلَ الْوِقَايَةَ بَيْنَهُ وَبَيْنَ الشَّرِّ كُلِّهِ، فَإِذَا قُلْتَ مَثَلًا الرَّحْمنُ الرَّحِيْمُ فَقَدِ اسْتَجْلَبْتَ الرَّحْمَةَ، وَإِذَا قُلْتَ: اللَّطِيْفُ فَقَدِ اسْتَجْلَبْتَ اللُّطْفَ

“Orang yang berdoa dengan Asma’ul husna maka telah meminta kebaikan seluruhnya, dan membuat pencegahan di antara dirinya dan keburukan seluruhnya. Jadi apabila engkau menyebut Ya Rahman, Ya Rahim, maka kamu telah meminta rahmat, dan jika kamu menyebut Lathif, maka kamu telah meminta kelembutan, dan seterusnya.”

Doa Asmaul Husna Lengkap

Berikut doa asmaul husna lengkap dengan doa yang termaktub dalam Khawas Asmaillah al-Husna, karya Habib Syekh Muhammad bin Alawi al-Idrus tersebut;

اللَّهُمَّ يَا مَنْ هُوَ هَكَذا وَلاَ يَزَالُ هَكَذَا، وَلاَ يَكُونُ هَكَذَا أَحَدٌ سِوَاهُ اَسْاَلُكَ اِلَهِىْ وَسَيَّدِىْ وَمَوْلَاىَ وَثِقَتِىْ وَرَجَائِىْ بِمَعَاقِدِ اْلعِزِّ مِنْ عَرْشِكَ وَمُنْتَهَى الرَّحْمَةِ مِنْ كِتَابِكَ وَوَجْهِكَ اْلاَكْرَمِ وَاسْمِكَ اْلاَعْظَمِ وَجَدِّكَ اْلاَعْلَى وَكَلِمَاتِكَ التَّامَّاتِ كُلِّهَا اْلمُبَارَكَاتِ الَّتِىْ لَا يُجَاوِزُهُنَّ بَرٌّ وَلَا فَاجِرٌ اَنْ تُصَلِّيَ وَتُسَلِّمَ وَتُبَارِكَ عَلَى مَوْلاَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ

وَاَنْ تَرْزُقَنِىْ غَايَةَ لَذَّةِ النَّظْرِ اِلَى وَجْهِكَ اْلكَرِيْمِ وَغَايَةَ الشَّوْقِ اِلَى لِقَائِكَ وَغَايَةَ مَعْرِفَتِكَ وَغَايَةَ مَحَبَّتِكَ وَغاَيَةَ مُشَاهَدَتِكَ وَغَايَةَ مُكَالَمَتِك وَغَايَةَ عَافِيَتِكَ وَغَايَةَ عِنَايَتِكَ وَغَايَةَ عُلُوْمِكَ وَغَايَةَ اَنْوَارِكَ وَغَايَةَ اَسْرَارِكَ اْلغَايَةَ الَّتِىْ اَعْطَيْتَهَا نَبِيَّكَ سَيِّدَنَا وَمَوْلاَنَا مُحَمَّدٍ صلى الله عليه وسلم مِنْ كُلِّ ذَلِكَ فِىْ غَيْرِ ضَرَّاءٍ مُضِرَّةِ وَلاَ فِتْنَةٍ مُضِلَّةٍ وَاَنْ تُقَوَّيَنِىْ فِى ذَلِكَ كمَاَ قَوَّيْتَهُ وَتُؤَيِّدَنِىْ كَمَا اَيَّدْتَهُ اِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَئ قَدِيْرٌ وَبِاْلِاجَابَةِ جَدِيْرٌ يَا نِعْمَ اْلمَوْلىَ وَنِعْمَ النَّصِيْرُ

Latin Doa Asmaul Husna

Allohumma yaa man huwa hakadzaa wala yazalu hakadzaa wala yakunu hakadza ahadun siwaahu,

As-aluka ilahi wa sayyidi wa mawlaya wa tsiqotii wa roja i bi ma’aqidil ‘izzi min ‘arsyika wa muntaharrohmati min kitabika wa wajhikal akromi wasmikal a’zhomi wa jaddikal a’la wa kalimatikati tammati kulliha

al-mubarokatil lati la yujawizuhunna barrun wala fajirun an tusholliya wa tusallima wa tubaarika ‘ala mawlana muhammadin wa ‘alaa alihi,

wa an tarzuqonii ghoyata ladzdzatin nazhri ilaa wajhikal karimi wa ghoyatasy syauqi ilaa liqo ika wa ghoyata ma’rifatika wa ghoyata mahabbatika wa ghoyata musyahadatika

wa ghoyata mukaalamatika wa ghoyata ‘aafiyatika wa ghoyata ‘inaayatika wa ghoyata ‘uluumika wa ghooyata anwarika wa ghoyata asrorika, al-ghoyatal lati a’thoitaha nabiyyaka sayyidana wa mawlana muhammadin min kulli dzalika fi ghoiri dhorro in

wala mudhirrotin wala fitnatin mudhillatin wa an tuqowwiyanii fi dzalika k**a qowwaitahuu wa tu-awwidanii k**a ayyadtahu innaka ‘ala kulli syai-in qodir, wa bil-ijabati jadir, yaa ni’mal mawlaa wa ni’man nashiir.

Arti Doa Asmaul Husna
Artinya: “Ya Allah, wahai Dzat Yang seperti ini, dan selalu seperti ini dan tak seorang pun seperti ini selain Dia.

Aku memohon kepada-Mu, wahai Tuhaku, junjunganku, tuanku, kepercayaanku, dan harapanku melalui ketetapan kemuliaan dari Arasy-Mu, puncak rahmat dari kitab-Mu dan Dzat-Mu yang agung,

Nama-Mu yang agung, kedermawanan-Mu yang luhur, dan kalimat-kalimat-Mu yang semuanya diberkahi yang tidak bisa dilewati oleh orang baik dan orang buruk,

Agar Engkau melimpahkan rahmat, salam dan keberkahan pada junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarganya, juga Engkau memberikan aku rezeki puncak kenikmatan melihat pada Dzat-Mu yang mulia, puncak kerinduan bertemu dengan-Mu, puncak pengetahuan kepada-Mu,

Puncak mencintai-Mu, puncak penyaksian kepada-Mu, puncak berdialog dengan-Mu, puncak keselamatan-Mu, puncak perhatian-Mu, puncak ilmu-Mu, puncak cahaya-Mu, puncak rahasia-Mu,

puncak yang Engkau berikan kepada junjungan kami Nabi Muhammad dari semua itu tanpa ada kesusahan dan fitnah yang menyesatkan, serta Engkau memberikan kekuatan kepadaku sebagaimana memberi kekuatan padanya.

Sesungguhnya Engkau atas segala sesuatu Maha Kuasa, dan pantas mengabulkan, wahai Dzat Maha Penolong.”

(Do'a asmaul Husna Lengkap dari Habib Syekh Muhammad bin Alawi al-Idrus)

Semoga bisa bermanfaat..

Bincang Syariah merupakan salah satu situs islam terbaik di Indonesia dan media islami yang memberikan informasi tentang artikel islam, doa, dan lain-lain.

17/05/2022

Dari "Setetes AIR" Menjadi "MANUSIA"

Surah Al Mu'minun ayat 12 - 14 :

وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ مِن سُلَالَةٍ مِّن طِينٍ

23.12. Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah.

ثُمَّ جَعَلْنَاهُ نُطْفَةً فِي قَرَارٍ مَّكِينٍ

23.13. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).

ثُمَّ خَلَقْنَا النُّطْفَةَ عَلَقَةً فَخَلَقْنَا الْعَلَقَةَ مُضْغَةً فَخَلَقْنَا الْمُضْغَةَ عِظَاماً فَكَسَوْنَا الْعِظَامَ لَحْماً ثُمَّ أَنشَأْنَاهُ خَلْقاً آخَرَ فَتَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ

23.14. Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik.

Sejak 1400 Tahun lalu, Al Qur'an menjelaskan 5 tahap pembentukan Janin :

1. Nuthfah ( Setetes Sperma )
2. 'Alaqah ( Segumpal daging melekat ke dinding uterus)
3. Mudhgah (Segumpal daging belum bertulang)
4. Tulang
5. Daging

Akankah Manusia berfikir bahwa dirinya dulu adalah setetes air ?
Tiba-tiba Allah jadikan air itu menjadi " seseorang " ?
Ini sebuah keajaiban yang tiada tertandingi ....
Bahkan manusia tidak berfikir, jika dulu ia adalah setetes air.

Allahu Akbar.. Walillaah Ilhamd..

Address

Jakarta

Opening Hours

Monday 08:00 - 17:00
Tuesday 08:00 - 17:00
Wednesday 08:00 - 17:00
Thursday 08:00 - 17:00
Friday 08:00 - 17:00
Saturday 08:00 - 13:00

Telephone

+6281905062552

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Jasmine Inneke, Haji dan Umroh posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share