07/04/2022
Pirus hanya ditemukan di daerah kering dan tandus, dimana asam, air tanah kaya tembaga merembes ke bawah, kemudian bereaksi dengan mineral yang mengandung fosfor dan alumunium. Oleh sebab persyaratan tersebut maka Pirus jarang sekali ditemukan di permukaan bumi. Pirus ditemukan dalam warna biru sampai hijau mineral, tidak bening seperti batu mulia lainnya. Pirus juga selalu memiliki kotoran tembaga, sebab merupakan hasil sampingan tambang tembaga. Pirus tertua ditemukan di makam Mesir kuno. Makam tersebut dibuat pada tahun 4000 SM. Pirus tersebut merupakan Pirus tertua di muka bumi. Sejak tahun 3000 SM atau bahkan lebih lama lagi, orang-orang Mesir telah menambang Pirus di Semenanjung Sinai. Terdapat enam tempat penambangan di daerah ini. Warna Pirus yang dihasilkan di Sinai lebih hijau dibandingkan Iran, namun lebih tahan lama. Penambangan Pirus di Sinai cukup beresiko, sebab berhadapan dengan banjir bandang di musim hujan dan runtuhnya dinding tambang pada musim penghujan. Pirus dari Sinai sering disebut juga dengan Pirus Mesir. Seperti yang di foto ini Ini merupakan batu pirus asli Mesir yang familiar di kenal dengan pirus Gunung Sinai.
Informasi lebih lanjut hubungi kami
wa.me/+201550232445