13/10/2023
Dua bank papan atas dilaporkan mengalami gangguan layanan digital dalam kurun tiga bulan terakhir. Gangguan yang dipicu serangan siber itu tidak sekedar membuat layanan pada nasabah terganggu, tetapi juga menjurus pada pembobolan data nasabah.
Buntut dari serangan siber itu, nasabah bank tidak bisa menggunakan ATM, mobile banking, hingga tarik tunai. “Kondisi seperti ini tidak saja menimbulkan ketidaknyamanan pada sisi nasabah, tetapi bisa juga menggerus kepercayaan nasabah pada bank bersangkutan,” ujar pakar transformasi digital industri keuangan, Dr. dr. Bayu Prawira Hie, MBA, di Jakarta, Jumat (6/10/2023).
Jika kondisi seperti ini tidak diantisipasi, berpotensi menggerus kinerja bank bersangkutan. Oleh sebab itu, menurut Bayu Prawira, perlu diantisipasi secara serius oleh kalangan perbankan, tidak saja bagi bank yang pernah mengalami serangan siber.
Keseriusan bank menghadapi persoalan ini direalisasikan melalui penerapan risk manajemen yang baik sampai protokol krisis menghadapi gangguan teknis. Bagaimana pun, para peretas di dunia modern hampir selalu mengikuti perkembangan kecanggihan digital milik perbankan.
Informasi tentang Digital Banking Awards 2023 dapat diakses pada https://www.indonesiadigitalbank.id