01/04/2020
HIKMAH THAHAROH (BERSUCI)
Hakikat thaharah atau bersuci tak hanya berarti membersihkan diri dari hadats atau kotoran secara fisik. Thaharah juga untuk membersihkan jiwa atau ruhiyah.
THAHARAH atau bersuci dalam istilah fikih, memiliki banyak hikmah. Di antaranya ada empat; yang disebutkan dalam buku “Al-Fiqhu Al-Manjajy ‘ala Madzhab Al-Imaam Al-Syaafi’i” (Mushthafa Bugha dkk, 1992: 29)
Pertama, bersuci adalah fitrah manusia. Manusia yang normal, tentu cendrung dan s**a kepada kebersihan. Karena Islam adalah agama yang fitrah, maka diperintahkanlah syariat thaharah dan menjaga kebersihan.
Kedua, untuk menjaga kemuliaan atau kehormatan muslim. Dalam komunikasi masyarakat secara umum, orang yang bersih dan menjaga kebersihan lebih terjaga kemuliaannya dibandingkan orang yang tidak mau menjaga kebersihan.
Ketiga, untuk menjaga kesehatan. Dalam bahasa Indonesia ada istilah “Bersih pangkal sehat.” Ini sangat beralasan karena pada umumnya penyakit timbul dari yang kotor-kotor. Makanya, dalam dunia kedokteran, kebersihan sangat dijaga agar terhindar dari berbagai penyakit.
Keempat, memantaskan diri di hadapan Allah. Di kalangan manusia saja, ketika bertemu dengan orang yang terhormat semisal pejabat atau presiden pasti akan menyiapkan pakaian yang bersih dan baik, lalu bagaimana ketika dalam shalat yang merupakan pertemuan dengan Allah Ta’ala?
Dalam hadits yang membicarakan islam, iman dan ihsan, umat Islam bisa belajar dari jibril yang ketika datang kepada Rasulullah dalam wujud laki-laki yang berpakaian rapi, bersih dan sopan; yang diutus Allah untuk menyampaikan pesan kepada Nabi Muhammad SAW.
Bila malaikat saja sangat menjaga kebersihan dan mencintainya, maka sudah seharusnya muslim menjaga kesucian dan kebersihan
OLEH karna itu menjaga kebersihan itu sangat penting lebih lebih di musim wabah penyakit seperti ini...semoga kita terhindar dari virus COVID 19 ini....amiiinnn
Untuk info dan pembelian produk kami
Hubungi WA https://wa.me/6281386789628