KABAR 88

Call Directions

KABAR 88 Konten informatif, cepat, dan mengutamakan sumber yang terpercaya

Selamat datang di Kabar 88! ๐Ÿ“ฐ Kami menyajikan berita terkini, informasi viral, fakta menarik, hiburan, teknologi, dan berbagai peristiwa dari Indonesia maupun dunia.

๐Ÿ“ฐ Polri Pastikan Situasi Tetap Kondusif, Masyarakat Diimbau Tak Terpengaruh Narasi yang Menimbulkan KekhawatiranJakarta,...
02/08/2026

๐Ÿ“ฐ Polri Pastikan Situasi Tetap Kondusif, Masyarakat Diimbau Tak Terpengaruh Narasi yang Menimbulkan Kekhawatiran

Jakarta, 1 Agustus 2026 โ€“ Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan bahwa kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Indonesia hingga saat ini masih dalam keadaan aman dan kondusif. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas munculnya perhatian publik terhadap pemasangan pagar tinggi di sejumlah mal dan pusat perbelanjaan.

Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops) Komjen Pol. Mohammad Fadil Imran mengatakan, berdasarkan laporan operasional harian kepolisian, tidak terdapat kejadian menonjol yang mengindikasikan gangguan keamanan.

Menurut Fadil, keputusan pemilik properti untuk memasang pagar merupakan hak masing-masing dan tidak sepatutnya langsung dikaitkan dengan isu adanya ancaman keamanan. Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada narasi yang dapat menimbulkan keresahan tanpa didukung fakta yang jelas.

Ia juga menjelaskan bahwa Polri tidak menerapkan langkah antisipasi khusus menjelang bulan Agustus karena personel keamanan memang selalu berada dalam kondisi siaga setiap hari. Baik Brimob maupun Sabhara terus menjalankan tugas pengamanan secara rutin.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung turut menanggapi fenomena pemasangan pagar di beberapa pusat perbelanjaan. Menurutnya, kondisi Jakarta saat ini tetap aman dan masyarakat tidak perlu merasa khawatir berlebihan. Ia berharap pagar-pagar tersebut nantinya dapat dilepas kembali apabila situasi tetap kondusif.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga terus berkoordinasi dengan TNI, Polri, serta pihak terkait untuk menjaga keamanan ibu kota agar aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan nyaman.

Di sisi lain, Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Media Hasan Nasbi mengajak masyarakat agar lebih bijak dalam menyaring informasi yang beredar, terutama informasi yang berpotensi menimbulkan rasa takut. Ia meminta masyarakat dan media untuk melakukan verifikasi terhadap berbagai isu sebelum mempercayai atau menyebarkannya.

Hasan menambahkan bahwa pemerintah tetap optimistis terhadap kondisi nasional yang dinilai stabil. Ia mencontohkan komunikasi yang berlangsung antara Presiden Prabowo Subianto dan para pengurus KADIN Indonesia sebagai bukti bahwa pemerintah terus menerima berbagai masukan secara terbuka demi kemajuan bangsa.

Masyarakat pun diimbau untuk tetap tenang, mengutamakan informasi yang telah terverifikasi, serta tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang belum tentu sesuai dengan fakta.

Sumber: ANTARA News โ€“ "Polri pastikan situasi kondusif respons mal pasang pagar" (1 Agustus 2026).

๐Ÿ“ฐ Pengamat: Publik Perlu Tetap Gunakan Nalar dalam Menyikapi Narasi Kasus FebrieJakarta โ€“ Pengamat media sosial Tuhu Nug...
02/08/2026

๐Ÿ“ฐ Pengamat: Publik Perlu Tetap Gunakan Nalar dalam Menyikapi Narasi Kasus Febrie

Jakarta โ€“ Pengamat media sosial Tuhu Nugraha mengimbau masyarakat untuk tetap berpikir kritis di tengah ramainya perbincangan mengenai kasus yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Ardiansyah.

Menurut Tuhu, perdebatan di ruang digital kini semakin dipenuhi berbagai narasi yang saling bertentangan. Kehadiran buzzer maupun influencer yang menyampaikan pandangan pro dan kontra membuat masyarakat perlu lebih cermat dalam memilah informasi.

Ia menilai persoalan utama bukan terletak pada adanya perbedaan pendapat, melainkan ketika opini publik diarahkan seolah-olah menjadi vonis sebelum proses hukum selesai. Karena itu, asas praduga tak bersalah harus tetap dijunjung hingga ada putusan hukum yang berkekuatan tetap.

Tuhu juga menyoroti perbedaan antara kerja jurnalistik dan aktivitas di media sosial. Menurutnya, media massa memiliki standar verifikasi, kode etik, hak jawab, serta mekanisme koreksi, sedangkan konten yang dibuat influencer belum tentu mengikuti standar yang sama meskipun memiliki pengaruh besar terhadap publik.

Ia menjelaskan bahwa ruang digital kini bukan sekadar tempat bertukar informasi, tetapi juga menjadi arena persaingan narasi. Di tengah kondisi tersebut, masyarakat sering kali lebih mudah menerima cerita yang emosional dibandingkan penjelasan hukum yang bersifat kompleks.

Selain itu, perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) dan deepfake membuat video, foto, suara, hingga dokumen dapat direkayasa sehingga tampak meyakinkan. Oleh sebab itu, masyarakat diminta tidak langsung menganggap suatu konten sebagai bukti yang autentik hanya karena terlihat atau terdengar meyakinkan.

Tuhu menegaskan bahwa kritik terhadap suatu perkara tetap merupakan bagian dari kebebasan berpendapat. Namun, kritik tersebut sebaiknya didasarkan pada fakta dan bukti, bukan sekadar tuduhan tanpa dasar atau narasi yang terus diulang untuk membentuk opini publik.

Ia juga menilai pemerintah dan aparat penegak hukum memiliki tanggung jawab untuk menjaga kepercayaan masyarakat melalui transparansi, konsistensi, serta penegakan hukum yang adil. Menurutnya, yang perlu ditindak bukanlah perbedaan pendapat, melainkan manipulasi narasi, penyebaran bukti palsu, deepfake yang menyesatkan, fitnah, intimidasi, dan konflik kepentingan yang tersembunyi.

Tuhu menegaskan bahwa tidak semua kritik dapat langsung dikategorikan sebagai hoaks, sehingga setiap kritik sebaiknya dijawab dengan data dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

---

Sumber: ANTARA News โ€“ Pengamat minta publik tetap merawat nalar terkait narasi kasus Febrie, diterbitkan 1 Agustus 2026.

01/08/2026

๐Ÿš”๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ Polri Tegaskan Kondisi Tetap Aman, Publik Diminta Tak Mudah Percaya Isu yang Beredar

๐Ÿ“ฐ Ditjenpas: Video Viral Penggerebekan Rumdin Kalapas Waingapu Merupakan Rekaman LamaJakarta โ€“ Direktorat Jenderal Pemas...
01/08/2026

๐Ÿ“ฐ Ditjenpas: Video Viral Penggerebekan Rumdin Kalapas Waingapu Merupakan Rekaman Lama

Jakarta โ€“ Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) memastikan bahwa video viral yang memperlihatkan penggerebekan di Rumah Dinas Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Waingapu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), bukan merupakan peristiwa baru.

Juru Bicara Ditjenpas, Rika Aprianti, menjelaskan pada Sabtu (1/8/2026) bahwa video tersebut merupakan rekaman kejadian yang berlangsung pada November 2024. Saat peristiwa itu terjadi, pejabat berinisial RB yang menjabat sebagai Kalapas Waingapu telah dikenai tindakan tegas.

Menurut Rika, RB langsung dicopot dari jabatannya, menjalani pemeriksaan, serta dikenai sanksi administratif sesuai ketentuan yang berlaku. Saat ini, RB berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Wilayah Ditjenpas Provinsi Jambi dengan status diberhentikan sementara karena sedang menjalani proses hukum dan telah ditahan oleh Polda Jambi.

RB juga diduga terlibat dalam kasus peredaran narkoba yang saat ini masih diproses sesuai prosedur hukum.

Ditjenpas menegaskan bahwa video yang kembali beredar di media sosial disertai narasi yang tidak sesuai dengan waktu kejadian sehingga berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Lembaga tersebut kembali menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap pelanggaran yang dilakukan oleh pegawai tanpa memberikan toleransi apabila terbukti melanggar aturan.

Selain itu, Ditjenpas mengajak masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Masyarakat diimbau untuk mengutamakan informasi yang telah terverifikasi serta memahami konteks suatu peristiwa secara utuh agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang berpotensi menyesatkan.

Video berdurasi sekitar tiga menit yang kembali viral itu sebelumnya memperlihatkan dugaan penggerebekan di rumah dinas Kalapas Waingapu. Penggerebekan disebut dilakukan setelah adanya laporan mengenai dugaan penyalahgunaan wewenang dalam penggunaan rumah dinas milik negara.

---

Sumber: ANTARA News โ€“ Ditjenpas klarifikasi video viral di Rumdin Kalapas Waingapu, diterbitkan 1 Agustus 2026

Halo Sahabat, Untuk sementara waktu kami belum beroperasi hingga waktu yang belum dapat ditentukan. Terima kasih atas pe...
31/05/2026

Halo Sahabat, Untuk sementara waktu kami belum beroperasi hingga waktu yang belum dapat ditentukan. Terima kasih atas perhatian, dukungan. Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan kami. Sampai jumpa kembali! ๐Ÿ™โœจ

06/12/2022

READY TUNA CUZZ ORDER GUYSS
READY

๐Ÿคฉ RAHANG TUNA
๐Ÿคฉ DADA TUNA
๐Ÿคฉ LOIN TUNA
๐Ÿคฉ TRIMING TUNA

SEGERA DI ORDER SEBELUM HABIS..
082228882235

Pengantaran pakai GOSEND bayar by transfer BCA/Mandiri & GOSHOP byr by driver/COD (ongkir sendiri).
BLESSING FISH TUNA ( Karombasan Manado )

Klik Whatsapp Order/ tanya stock :
https://wa.me/message/TJMFLLWMFI3WD1
082228882235

Klik Instagram :
https://www.instagram.com/blessingfishtuna?r=nametag

Klik facebook :
https://www.facebook.com/blessing.tuna.39

Klik facebook fanpage :
https://www.facebook.com/BlessingFishTuna/

Lokasi Maps. BLESSING FISH TUNA
(Karombasan Manado)

Bisa datang ke lokasi klik:
https://maps.app.goo.gl/fFWDKtu3SRaGr3fD7

Order By Whatsapp Chat :
+62 8222 888 2235

Address

Manado

Telephone

+6282228882235

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when KABAR 88 posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share