03/09/2026
Aktivis asal Pati, Teguh yang akrab disapa Bopo, tak mampu menyembunyikan rasa kecewanya saat hadir dalam diskusi Indonesia Lawyers Club (ILC). Menurutnya, perdebatan yang terjadi di antara para narasumber justru melenceng jauh dan seolah mengaburkan inti persoalan yang selama ini mereka perjuangkan secara konsisten.
Teguh menegaskan bahwa agenda utama dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia seharusnya berfokus pada pentingnya percepatan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset. Menurut pandangannya, regulasi ini merupakan instrumen hukum paling krusial untuk menyita hasil kejahatan dan mengembalikan kerugian keuangan negara secara maksimal.
Ia pun mengimbau publik agar tidak mudah terkecoh atau teralihkan oleh silat kata dan perdebatan sampingan di panggung diskusi. Teguh berharap masyarakat luas terus mengawal serta menjaga dorongan terhadap pengesahan RUU Perampasan Aset ini agar tidak meredup di tengah riuhnya panggung politik.