Novi DCT

Novi DCT konsultan bisnis

10 aturan sukses oleh Elon Muks.
18/09/2018

10 aturan sukses oleh Elon Muks.

Sampai kapanpun, seberapa hebat apapun, jika Anda tak bertindak sekarang juga maka impian itu tak akan pernah menjadi ke...
18/09/2018

Sampai kapanpun, seberapa hebat apapun, jika Anda tak bertindak sekarang juga maka impian itu tak akan pernah menjadi kenyataan.

Kisah Pembuat P**a Saluran Air dan Pengangkut EmberTahun 1801, di sebuah desa kecil di Italia, ada dua orang sahabat ber...
16/09/2018

Kisah Pembuat P**a Saluran Air dan Pengangkut Ember

Tahun 1801, di sebuah desa kecil di Italia, ada dua orang sahabat bernama Pablo & Bruno. Mereka ambisius, pekerja keras, & ingin menjadi orang tersukses di desanya.
Satu kesempatan datang melalui kepala desa yang menugaskan mereka untuk memindahkan air dari sungai ke penampungan air di tengah desa. Mereka diberi ember & dibayar berdasarkan jumlah ember air yang mereka bawa tiap harinya. Dalam hal ini, mereka membarterkan ember yang dibawa & waktu mereka dengan uang.
Pada awalnya, mereka menikmati kerja & hasil yang mereka dapatkan. Mereka bisa mulai menabung untuk membeli pondok & keledai.
Bruno merasa cita-citanya mulai terwujud, tapi tidak dengan Pablo.
Punggung Pablo terasa nyeri & telapak tangannya lecet karena beban ember yang penuh dengan air. Mereka mendapat istirahat setiap Sabtu & Minggu. Namun setiap pagi mereka merasa tidak nyaman, terutama Minggu sore, karena besoknya harus mengangkat ember lagi. Pablo akhirnya mendapat akal untuk memindahkan air yang lebih efisien & efektif dengan cara membangun saluran p**a yang dapat mengalirkan air dari sumbernya ke desa.
“Bruno, saya punya rencana”, kata Pablo saat mereka mengambil ember-ember & berangkat menuju ke sungai. “Daripada kita mondar-mandir membawa-bawa ember hanya untuk mendapatkan beberapa sen per hari, kenapa kita tidak sekalian saja membuat sebuah saluran p**a dari sungai ke desa kita”. Bruno menghentikan langkahnya seketika. “Saluran p**a! lde dari mana itu!!!” seru Bruno.
Bruno tidak tertarik & menertawakan ide Pablo. Namun, Pablo sangat yakin akan impiannya & memutuskan untuk mengerjakan proyek tersebut sendirian. Setiap pagi hingga sore, Pablo mengangkut ember air, & malamnya ia membangun saluran. Bruno & teman-temannya mengejek & menertawakan Pablo, tapi Pablo tidak peduli. Ia memiliki visi jauh ke depan karena ia sadar bahwa tidak selamanya ia kuat mengangkut ember-ember yang penuh dengan air.
Sementara itu, Bruno hidup dengan nyaman karena pekerjaan membawa ember ternyata memberikan penghasilan yang memadai. Dengan upah yang didapatnya, Bruno dapat mencicil pondok, keledai, & keperluan lainnya. Tiap malam ia istirahat, akhir pekan bisa berlibur ke pantai, ke gunung serta tak ketinggalan juga mentraktir teman-temannya minum di kedai kopi. Pekerjaan Pablo memang lebih berat karena ia harus bekerja ekstra. Sambil membangun saluran p**a, Pablo masih harus bekerja di siang hari untuk menghidupi keluarganya.
Dari hari menjadi minggu, dari minggu menjadi bulan bahkan akhirnya hitungan tahun, Pablo bekerja siang malam tak kenal lelah membangun saluran p**a. Mula-mula hanya beberapa meter, kemudian menjadi ratusan meter, hingga akhirnya saluran p**a berhasil menghubungkan sumber air ke desanya. Setelah 5 tahun, pekerjaan itu selesai dengan baik. Seisi desa menjadi sangat bahagia karena mendapat pasokan air yang terus-menerus dari saluran p**a tersebut, tak peduli siang atau malam. Para penduduk juga tidak merasa khawatir pasokan air terhambat ketika pembawa ember sedang sakit atau berlibur.
Pablo pun mendapat penghargaan atas jasanya. Ia juga mulai menikmati penghasilan dari orang yang membeli air dari saluran p**anya, yang jumlahnya jauh melebihi apa yang Bruno dapatkan. Saluran p**anya terus mengalirkan air & uang meskipun Pablo sedang makan, istirahat, tidur, bahkan berlibur sekalipun. Sekarang Pablo tak perlu lagi mengangkut air dengan menggunakan ember. Ia telah mendapatkan kebebasan waktu & finansial.

Lalu, bagaimana dengan Bruno?
Kondisi Bruno semakin memprihatinkan karena tenaganya semakin berkurang dimakan waktu & punggungnya semakin bongkok karena terus-menerus menopang beban. Jika tidak bekerja, ia tidak akan mendapatkan penghasilan. Ia semakin banyak mengangkut ember bahkan dengan ember yang lebih besar. Meskipun mulai sakit & menua, Bruno sadar betul bahwa ia tidak bisa berhenti mengangkut ember karena upahnya akan hilang.
Pada akhirnya, Bruno menyadari visi sahabatnya itu, namun semuanya sudah terlambat karena kesempatannya telah berlalu…

Bagaimana dengan kita sendiri? Siapakah kita? Seorang pembawa ember? Ataukah seorang pembuat saluran p**a? Apakah kita hanya mendapatkan gaji kalau datang ke tempat pekerjaan, seperti Bruno si pengangkat ember? Ataukah kita termasuk orang yang bekerja secara cerdas & kemudian mendapat penghasilan secara terus-menerus, seperti Pablo si pembuat saluran p**a?
Seiring dengan kemajuan zaman & teknologi serta kerasnya persaingan hidup, waktu & tenaga bagi semua orang adalah taruhan dalam upaya mereka untuk memelihara kelangsungan hidup. Tidak peduli siang atau malam, hujan ataupun tidak, mereka bekerja keras mendapatkan uang demi memenuhi kebutuhan hidup. Namun yang menjadi masalah adalah: pertama, waktu terbatas hanya 24 jam & yang kedua, tidak selamanya kita mampu bekerja.

Lantas, apa yang dapat kita lakukan?
Cobalah untuk mengubah paradigma kita dalam mendapatkan penghasilan .
Paradigma umum yang berlaku dalam mendapatkan penghasilan adalah bekerja untuk mencari uang & membayarnya dengan pengorbanan waktu & tenaga secara terus-menerus. Bekerja keras memang baik. Namun faktanya, kita tidak dapat bekerja secara terus-menerus karena ada saatnya kita memasuki masa pensiun/tua, stress & depresi dengan urusan kantor, sakit, dsb. Kita juga butuh waktu untuk keluarga, memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidup yang semakin beragam, & berusaha menggapai segala impian yang begitu kita harapkan.
Memang tidak mudah untuk mengubah cara pandang seseorang yang sudah turun-temurun melakukan cara kerja yang sama. Banyak orang yang s**a berdiam diri di zona nyaman dengan menjalankan tugas rutin yang sudah menjadi kebiasaannya selama bertahun-tahun, sehingga mereka lupa untuk melihat kenyataan bahwa di luar sana ada cara-cara lain untuk mendapatkan penghasilan dengan lebih efektif.
Seperti yang terjadi pada Pablo & Bruno, mereka berangkat bersama-sama & memiliki tujuan yang sama, tetapi karena mereka memiliki cara yang berbeda untuk mencapai tujuannya, maka hasil yang mereka peroleh pun tidak sama. Inilah yang membedakan orang yang bekerja keras dengan orang yang bekerja dengan cerdas.
Ada baiknya kita mulai mengubah paradigma lama itu dengan paradigma baru yang lebih baik. Oleh sebab itu, jika ingin berhasil, kita perlu membuka diri & pikiran, jangan skeptis dengan pendapat atau gagasan dari orang lain. Siapa tahu, kita bisa mendapat inspirasi dari gagasan tersebut yang bukannya tidak mungkin akan membawa perubahan besar dalam hidup kita.
Menurut Burke Hedges (penulis The Parable of The Pipeline), cara paling ideal untuk membangun usaha yang menghasilkan pendapatan yang berkesinambungan adalah dengan membangun aset, seperti sebuah saluran p**a yang mengalirkan air tanpa peduli siang ataupun malam.

KONSEP NETWORK MARKETINGBagaimana konsep Network Marketing bisa membangun asset anda?Bagi anda para professional: apakah...
16/09/2018

KONSEP NETWORK MARKETING

Bagaimana konsep Network Marketing bisa membangun asset anda?
Bagi anda para professional: apakah anda sudah merasa aman dengan pekerjaan anda?

Segera temukan kenapa anda harus berpikir tentang sebuah pengaman pekerjaan yang bisa 100% menjamin penghasilan pasif anda nanti.

Fakta menunjukkan, hampir semua orang bisa menghadapi serangan finansial tanpa bisa mengetahui dari manakah datangnya hingga akhirnya semua menjadi terlambat. Kedengarannya seperti menakuti anda, tetapi inilah kenyataan hidup.

Seperti kebanyakan pekerja professional, anda mungkin tidak menyadari bahwa pekerjaan tetap dan penghasilan perbulan bukanlah sebuah bentuk keamanan finansial.

Pekerjaan yang tetap biasanya membentuk ilusi finansial pada pekerja, sehingga masa depannya terasa telah terjamin karena mereka memiliki sebuah pekerjaan.

Fakta menyedihkan adalah anda mungkin tidak memiliki pekerjaan besok. Lalu bagaimana?

Yang terjadi, Ketika krisis ekonomi atau saat perusahaan merugi akan berdampak pada pemutusan hubungan kerja atau pegurangan gaji. Itu sudah terjadi pada beberapa orang. Dan itu bisa saja terjadi pada anda.

Misalkan hal tersebut tidak mempengaruhi status pekerjaan anda, sehingga tetap terus bisa bekerja, maka masa aktif di pekerjaan terbatasi oleh faktor umur dan kesehatan anda. sehingga finansial anda sudah tidak aman lagi pada saat itu.

Pelajaran yang bisa dipetik adalah “menunda tindakan untuk membangun aset dan menghiraukan keamanan finansial masa depan anda berlalu begitu saja adalah sebuah resiko yang sangat besar!”

Itulah mengapa passive income sangat penting untuk mulai dibangun saat ini juga tanpa ada kompromi.

Robert T Kiyosaki menganjurkan menjadi Business Owner adalah sebuah pilihan yang tepat untuk membangun asset.

Semua orang setuju bahwa mewujudkan impian bisa dilakukan melalui passive income

Tetapi bagaimana kita memilih bisnis yang bisa menjamin passive income?

Jelas, bisnis yang bersistem. Bisnis yang bisa kita tinggalkan tanpa bisa mengganggu penghasilan karena sudah ada sistem yang menjalankannya.

Salah satu jaringan pernah bertanya,”Loh pak, network marketing khan bisnis kuadran kanan, pastinya jika kita ikut sudah pasti pasif income d**g? Jelas disebutkan di buku cashflow quadran-nya Robert Kiyosaki?

Betul, tetapi jangan dilihat sepotong-sepotong. Yuk, kita kupas satu persatu.

Konglomerasi, jelas perusahaan bersistem. Mengapa? Karena jika salah satu bagian tidak berfungsi perusahaan tidak mungkin jalan. Pernahkah Anda lihat perusahaan besar tidak berjalan sistem pemasarannya? Atau tidak ada sistem keuangannya? Atau tidak ada sistem pengawasannya? Jika sebagian tidak berfungsi jelas perusahaan itu akan gulung tikar seketika.

Waralaba, jelas perusahaan bersistem. Mengapa? Begitu anda tandatangan kontrak, seketika Anda membayar sistem yang Anda beli. Sistemnya sudah ada, tinggal dipakai saja. Jika Anda ngotot merubah bagian dari sistem artinya melanggar kontrak. Detik itu juga perusahaan waralaba Anda ditutup karena tidak mematuhi sistem. Anda bayangkan, jika Anda pemilik KFC lalu punya ide supaya KFC lebih bisa diterima masyarakat lebih baik pakai bumbu pecel. Lalu Anda singkirkan semua saus di gerai KFC dan menggantinya dengan bumbu pecel. Saat itu juga laporan sampai Jakarta dan Anda dilarang menjalankan usaha KFC lagi.

Network Marketing, pernahkah Anda menemui orang bergabung tapi tidak ngapa-ngapain? Apakah keanggotaannya diputuskan? Pernahkah Anda menemui orang bergabung dan menjadi konsumen saja? Apakah perusahaan memutuskan kontrak mereka? Pernahkan Anda menemui distributor yang mensponsori 3 bulan sekali atau bahkan setahun sekali? Apakah mereka bisa dimejahijaukan? Pernahkah Anda menemui distributor bertahun-tahun tanpa pernah ikut pertemuan tetapi tetap menjalankannya? Pernahkah Anda menemui distributor yang bekerja seperti penjual obat keliling? Sebetulnya masih banyak pertanyaan yang lain.

Ok kita cukupkan saja. Kesimp**annya apa? Di network marketing, Anda berpotensi menjalankan bisnis kuadran kanan. Yang menentukan Anda kuadran kanan atau tidak itu Anda sendiri. Jika Anda patuh dan mengikuti petunjuk sistem artinya Anda kuadran kanan. Jika Anda menggantinya seperti mengganti saus dengan bumbu pecel tadi, Anda memang tidak di PHK, tetapi Anda memilih sendiri nasib dan masa depan Anda. Tindakan Anda jelas memilih untuk tidak passive income sekalipun pikiran Anda menginginkannya. Lupakan passive income..!!

Lalu harus bagaimana? Perusahaan hanya menyediakan produk dan marketing plan. Sementara kita semua di network marketing tidak ada yang pernah sekolah kejuruan atau kuliah network marketing. Sudah pasti kita tidak mengetahui mana jalan yang tepat dan mana jalan yang menyesatkan. Untuk mengetahui bagaimana menjalankan bisnis dengan benar sesuai prinsip kuadran kanan, kita harus belajar, dan sekolah bisnis di network marketing disebut support system.

Bagaimana kalau kita tidak mengikuti sekolahnya? Pertanyaan itu bisa dibalik ke Anda. Seandainya ada orang yang Anda tahu tidak pernah sekolah perawat atau kedokteran lalu menawarkan kepada Anda saat sakit,”Pak mari saya suntik”, sambil membawa suntikan siap menusuk pantat Anda. Bagaimana respon Anda? Anda pasti lari terbirit-birit. Tidak pernah belajar nyuntik kok mau menyuntik, jelas gak bener. Kalau Anda tidak pernah sekolah di support system, lalu melakukan presentasi dan folow up, apa yang terjadi? Sama, orang juga lari terbirit-birit.

Para mahasiswa kedokteran mengapa mau bertahan kuliah 5 tahun dengan pelajaran yang tersulit sekalipun. Karena yakin kalau lulus pasti jadi dokter. Dan meskipun mereka belum lulus, mereka berani mengajak adik, sahabat, tetangga untuk jadi dokter. Mengapa? Karena ada sekolahnya. Mereka tinggal bilang,”Yuk sekolah di kedokteran sama saya, nanti jadi dokter”, PD abis.

Mengapa distributor banyak yang mundur? Karena sebagian besar mereka tidak pernah mengikuti sekolah di support system. Karena tidak sekolah jelas tidak yakin untuk lulus apalagi diwisuda di panggung internasional. Kalau mereka mengajak prospek untuk sukses jelas prospek tidak akan percaya.

Pertama, yang mengajak tidak sukses. Bagaimana mau mengikuti jejak orang sukses.

Kedua, karena tidak mengikuti support system mereka juga tidak bisa menunjukkan kepada prospek bahwa ada sebuah lembaga yang akan membimbing untuk sukses. Beda dengan leader yang on system. Kalau mereka ditanya,”Kamu belum sukses, ngapain ngajak saya sukses”, leader bisa jawab,”Saya memang belum sukses, tapi saya belajar di sekolah yang mengajarkan, membimbing dan melahirkan banyak orang sukses”. Sama seperti mahasiswa kedokteran, belum lulus jadi dokter sudah berani mengajak orang lain untuk menjadi dokter.

Jadi peta menuju sukses dibisnis ini tinggal mengikuti petunjuk dan rambu-rambu yang sudah disediakan oleh support system. Sudah terbukti yang sungguh-sungguh mengikuti kurikulum support system bisa sukses meraih passive income, dan reward,reward yang disediakan.

Setiap tahun Tiens sudah membelanjakan keuntungan 2% dari profit internasionalnya sebanyak 1800 unit luxury car untuk dibagikan ke seluruh dunia.

Apakah anda bisa meraihnya tahun depan atau beberapa tahun kedepan? Memang kesuksesan bukan diukur dari sebuah mobil, tetapi kesuksesan adalah dimana anda bisa hidup seperti apa yang anda impikan.

Pada satu sisi, kegagalan dan kesuksesan adalah hal yang sama. Ketika Anda gagal, bangkit dan temukan cara terbaik untuk...
16/09/2018

Pada satu sisi, kegagalan dan kesuksesan adalah hal yang sama. Ketika Anda gagal, bangkit dan temukan cara terbaik untuk jadi berhasil.

Ketika Anda gagal, tenang dan temukan cara yang lebih baik untuk jadi lebih berhasil. Cara yang lebih baik akan menempatkan Anda di tempat yang lebih tinggi p**a. Temukan caranya!

Seperti yang telah kita ketahui bahwa miliarder dunia yaitu Warren Buffet dan Bill Gates mendirikan perusahaan yang mamp...
16/09/2018

Seperti yang telah kita ketahui bahwa miliarder dunia yaitu Warren Buffet dan Bill Gates mendirikan perusahaan yang mampu mencetak keuntungan fantastis. Ini menunjukkan bahwa kedua miliarder tersebut mampu membuat keputusan baik dan cerdas dalam berbisnis.

Buffet memiliki kebiasaan untuk mengumpulkan data-data dengan lengkap sebelum mengambil keputusan. Beliau mengambil keputusan atas dasar fakta (bukan opini) yang lengkap serta beberapa pendapat dari orang-orang yang ahli dibidangnya. Misalnya ketika Beliau ditawari sebuah bisnis, Buffet akan menanyakan dengan jelas berapa yang harus dibayar dan fakta-fakta lain seputar bisnis. Jangan sampai Anda salah membedakan antara fakta dan opini.

Sedangkan bagi Gates, keputusan bisnis terbaik yaitu ketika memilih orang yang tepat. Gates menjelaskan, penting memiliki seseorang yang benar-benar Anda percayai, siapa yang berkomitmen, memiliki visi Anda namun memiliki sedikit keterampilan yang berbeda.

Selain itu, Gates menekankan pentingnya melakukan hal yang dis**ai. Di bangku kuliah, Bill Gates sangat mencintai hal-hal yang berbau komputer. Dengan melakukan hal yang kita s**ai, peluang untuk sukses di bidang usaha apapun akan makin besar. Tak hanya itu, ketika melakukan suatu hal, kita juga akan lebih bersemangat dan tidak merasa berat.


16/09/2018

[ DID YOU KNOW 3.0 ]

** Pesan penting bagi Anda yang peka akan perubahan zaman **
Fakta 1 :
Hanya sedikit orang yang akan membaca artikel ini sampai habis, padahal isinya bisa merubah hidup mereka !!
____________________________________
Perubahan selalu terjadi, kemana arah perubahan ini?
TAHUKAH ANDA ?
Pekerjaan yang paling banyak diminati di tahun 2010,
tidak terdapat di tahun 2004..!!
Saat ini, para pendidik mempersiapkan para murid
untuk pekerjaan yang belum ada.
Pekerjaan yang mungkin menggunakan teknologi yang belum ditemukan.
Menurut survey, seseorang akan berganti pekerjaan 10-14 kali
sebelum mencapai usia 38 tahun.

Tahukah Anda bahwa :
Seseorang yg berusia 21 tahun telah Menonton TV selama 20.000 jam
Main video games selama 10.000 jam
Berbicara di telepon selama 10.000 jam
Mengirim / menerima email / instant message sebanyak 250.000 buah

Tahukah Anda ??
50% orang Amerika berusia 21 tahun telah membuat halaman web.
dan lebih dari 70% anak Amerika berusia 4 tahun
telah menggunakan komputer.

Tahukah Anda ??
Berapa waktu yg dibutuhkan untuk mencapai 50 juta pengguna?
Radio - 38 tahun
TV - 13 tahun
Internet - 4 tahun
iPod - 3 tahun
Facebook - 2 TAHUN !!
Sirkulasi surat kabar di Amerika turun 7 juta kopi dalam 25 tahun terakhir.
Tapi dalam 5 tahun terakhir,
Pembaca surat kabar online, naik 30 juta pembaca!!
Penurunan jumlah pemasang iklan:
Surat kabar - 18.7%
TV - 10.1%
Radio - 11.7%
Majalah - 14.8%
Sementara, kenaikan pemasang iklan digital:
Mobile - 18.1%
Internet - 9.2%
Lebih banyak video yang diupload ke youtube dalam 2 bulan,
dibandingkan dengan acara-acara TV Amerika sejak tahun 1948.
3 stasiun TV terkemuka Amerika
yang sudah berdiri 200 tahun, memiliki 10 juta penonton.
Berapa pengunjung MySpace + YouTube + Facebook?
250.000.000 !!
dan 3 website ini belum lahir di tahun 2000...!!

Tahukah anda, banyaknya jumlah alat internet?
tahun 1984 - 1.000
tahun 1992 - 1.000.000
tahun 2006 - 600.000.000
tahun 2008 - 1.000.000.000

Sadarkah anda,
kita sekarang hidup di masa eksponential !!
Pesan komersial berupa teks pertama kali dikirim Desember 1992.
Sekarang?
Jumlah pesan teks yg dikirim dan diterima,
melebihi jumlah penduduk dunia..!!

Tahukah anda ??
Internet pertama kali digunakan publik di awal tahun 1995
eBay didirikan tahun 1996
Laba eBay di tahun 2006 : $6 milliar
Saat ini, lebih dari 31 Milliar pencarian terjadi di Google setiap bulannya.
padahal pada tahun 2006, hanya 2.7 miliar saja.
Wikipedia didirikan tahun 2001,
sekarang memuat lebih dari 13 juta artikel dalam 200 bahasa!
Bagaimana dengan MySpace?
Kalau MySpace itu adalah negara, maka akan menjadi negara ke 5 dengan pop**asi terbanyak ! Padahal belum tentu saat ini Anda punya akun MySpace.
Informasi teknik baru,
berlipat ganda setiap 2 tahun,
ini artinya...
Separuh dari pelajaran yg dipelajari di tahun pertama kuliah,
akan ketinggalan jaman di saat mereka menduduki tahun ketiga kuliah.

Tahukah anda?
Selama Anda membaca artikel ini,
67 bayi lahir di Amerika
274 bayi lahir di Cina
395 bayi lahir di India
694.000 lagu didownload secara ilegal
Perusahaan Dell mendapatkan penghasilan $3juta dari twitter.
Obama mengumpulkan $55 juta dalam 29 hari dari social networks.
Bagaimana sikap Anda terhadap Social Media saat ini ?
Untuk bersenang-senang, selfie, atau foto makanan saja kah ?
Komputer yang berada dalam telepon genggam saat ini,
satu juta kali lebih murah...
seribu kali lebih canggih...
dan seratus ribu kali lebih kecil
dibandingkan komputer pertama di MIT di tahun 1965.

Jadi,
apa yang dahulu hanya bisa muat dalam sebuah gedung,
kini muat di kantong baju anda!
Jadi apa arti semua ini?
Sudah siapkah Anda menghadapi perkembangan dunia ?
Sudah siapkah bisnis Anda dengan kemajuan teknologi ?
Sumber : Did You Know 3.0 on Youtube

like & Share

DARI REMAJA MISKIN KINI MENJADI TRILIUNERJan Koum, pendiri WhatsApp, lahir dan besar di pinggiran kota Kiev,Ukraina, dar...
16/09/2018

DARI REMAJA MISKIN KINI MENJADI TRILIUNER

Jan Koum, pendiri WhatsApp, lahir dan besar di pinggiran kota Kiev,Ukraina, dari keluarga yang relatif miskin. Saat usia 16 tahun, ia nekat pindah ke Amerika, demi mengejar apa yang kita kenal sebagai “American Dream”.

Pada usia 17 tahun, ia hanya bisa makan dari jatah pemerintah. Ia nyaris menjadi gelandangan. Tidur beratap langit, beralaskan tanah. Untuk bertahan hidup, dia bekerja sebagai tukang bersih-bersih supermarket. “Hidup begitu pahit”, Koum membatin.

Hidupnya kian terjal saat ibunya didiagnosa kanker. Mereka bertahan hidup hanya dengan tunjangan kesehatan seadanya. Koum hampir tidak lulus dari sebuah SMA di Mission Viejo, California, lalu Koum kuliah di San Jose University sambil bekerja sebagai penguji keamanan di Ernst & Young. Tapi kemudian ia memilih drop out, karena lebih s**a belajar programming secara autodidak.

Pada tahun 1997, Jan Koum dipekerjakan oleh Google sebagai teknisi infrastruktur. Ia pun bertemu dan berteman akrab dengan Brian Acton saat bekerja di Ernst & Young. Karena keahliannya sebagai programmer, Jan Koum diterima bekerja sebagai engineer di Yahoo, dan bekerja di sana selama 10 tahun.

Setelah resign dari Yahoo. Keduanya sempat melamar ke Facebook yang tengah menanjak pop**aritasnya saat itu, namun ditolak. Facebook mungkin kini sangat menyesal pernah menolak lamaran mereka.

Pada bulan Januari 2009, Koum membeli iPhone dan menyadari bahwa App Store yang saat itu berusia tujuh bulan akan menggebrak industri aplikasi dunia. Ia mengunjungi temannya, Alex Fishman, dan keduanya berdiskusi selama beberapa jam seputar ide aplikasi Koum di rumah Fishman. Pada hari ulang tahunnya tanggal 24 Februari 2009, ia mendirikan WhatsApp Inc. di California.

Setelah WhatsApp resmi dibeli Facebook dengan harga 19 miliar dollar AS atau sekitar Rp 224 triliun, Jan Koum melakukan ritual yang mengharukan. Ia datang ke tempat dimana ia dulu, saat umur 17 tahun, setiap pagi antre untuk mendapatkan jatah makanan dari pemerintah. Ia menyandarkan kepalanya ke dinding tempat ia dulu antre. Mengenang saat-saat sulit, dimana bahkan untuk makan saja ia tidak punya uang. Pelan-pelan, air matanya meleleh. Ia tidak pernah menyangka perusahaannya dibeli dengan nilai setinggi itu.

Ia lalu mengenang ibunya yang sudah meninggal karena kanker. Ibunya yang rela menjahit baju buat dia demi menghemat. “Tak ada uang, Nak…”. Jan Koum tercenung. Ia menyesal tak pernah bisa mengabarkan berita bahagia ini kepada ibunya.

Semoga kisah ini menjadi inspirasi buat kita semua........

MENGAPA HARUS NETWORK MARKETINGNetwork marketing adalah solusi bagi masyarakat yang memiliki keinginan untuk berwirausah...
16/09/2018

MENGAPA HARUS NETWORK MARKETING
Network marketing adalah solusi bagi masyarakat yang memiliki keinginan untuk berwirausaha namun terkendala dengan skill, waktu dan modal
Siapa saja bisa bergabung dalam bisnis ini tanpa harus melamar, interview, dan syarat ijazah atau pun IPK minimum
Berikut beberapa alasan kenapa teman2 harus mencoba network marketing sebagai solusi bisnis dan financial teman2:
1. Modal kecil
2. Resiko kecil
3. Bisa dijalankan kapanpun dan dimanapun
4. Adanya pelatihan, dukungan dan alat bantu
5. Hasil besar dan tidak terbatas

Oke saya jabarkan satu persatu ya

1. Modal Kecil

Saat kita bergabung di perusahaan network marketing kita tidak perlu lagi memikirkan modal untuk eksperimen produk, sewa tempat, buka toko, pabrik, beli peralatan, gaji karyawan, dll.
Saat bergabung kita hanya cukup mengeluarkan sedikit uang untuk biaya pendaftaran yang biasanya include dengan produk dan staterkit.
Dengan begitu kita pun sudah siap menjadi pengusaha.

2. Resiko Kecil
Network marketing adalah bisnis dengan resiko yang sangat kecil karena kita tidak mengeluarkan modal yang besar seperti bisnis lainnya.
Selain itu kita tidak perlu stok produk dalam jumlah besar karena setiap transaksi custumer akan membayar pesanannya terlebih dahulu sebelum menerima produk yang dipesan.
Dan saat ada custumer yang membeli produk merka langsung berhubungan dengan manajemen perusahaan atau stokis jadi tidak ada resiko keuangan bagi kita.

3. Bisa dijalankan kapanpun dan dimanapun
Kita tidak memerlukan tempat khusus atau terbatas wilayah dalam mengembangkan bisnis network marketing, bahkan bisa dikembangkan secara internasional.
Pendistribusian produk juga tersebar melalui stokis-stokis yang ada di setiap daerah sehingga kita tidak usah bingung soal ketersediaan produk.
Karena tidak memerlukan tempat khusus maka kita juga tidak perlu ijin khusus.
Kita juga bisa mengajak siapapun untuk menjadi team kita.
Kita tidak perlu khawatir dengan rutinitas kita meskipun kita memiliki aktivitas dan kesibukan lain.
Network marketing tidak memiliki bos atau aturan jam kerja khusus sehingga betul-betul fleksibel bisa dijalankan di waktu senggang kita.

4. Tidak membutuhkan keahlian khusus
Dalam bisnis network kita akan banyak mendengar kisah seorang dengan latar belakang biasa-biasa seperti supir, pembantu rumah tangga, ibu RT, pengangguran, mahasiswa, dan lain-lain.
Kenapa mereka bisa berhasil?
Karena sistem network ibarat makanan yang sudah matang kita tinggal memakannya artinya sudah ada sistem yang tinggal kita jalankan dan duplikasikan dengan mudah.

5. Adanya pelatihan, dukungan dan alat bantu
Ada 3 macam entrepreneur yaitu:
1. Entrepreneur yang lahir sudah menjadi entrepreneur alias menerima warisan dari orang tuanya suatu bisnis yang sudah berkembang pesat dan tinggal melanjutkan saja.
2. Entrepeneur yang kebetulan harus menjadi entrepeneur karena suatu keadaan misal dia karyawan yg kena PHK sehingga harus coba-coba usaha.
3. Entrepreneur yang sengaja dididik dan dibimbing oleh sebuah komunitas untuk menjadi pengusaha yang hebat dan inilah yang kita kenal dengan Network Marketing.
Dalam network marketing kita akan memiliki para upline, leader dan team kerja yang selalu siap membimbing dan mendukung kita sepenuhnya.
Mereka akan sangat senang sekali berbagi ilmu kesuksesan mereka karena itu merupakan satu-satunya cara yang harus dilakukan oleh seorang leader agar bisnisnya berkembang pesat.
Coba bandingkan dengan saat kita berbisnis konvensional misal membuka butik, jika kita bertanya kunci sukses pada teman kita yang sebelumnya sudah menjalankan bisnis yang sama maka sudah bisa dipastikan mereka akan menolak karena mereka menganggap kita adalah kompetitor mereka.

6. Hasil besar dan tidak terbatas
Dalam bisnis network kita tidak memiliki batasan penghasilan seperti selayaknya kita bekerja di suatu instansi atau perusahaan dimana seberapa kerasnya kita bekerja maka gaji kita sudah ditetapkan dan tidak akan melewati gaji atasan kita.
Dalam bisnis jaringan kita bebas mengembangkan jaringan dan menjual produknya sebanyak apapun sesuai kemampuan kita.
Semakin besar upaya kita maka semakin besar p**a income yang kita dapat.
adalah sebagai daya ungkit atau faktor kali yang akan memperbesar penghasilan kita.
Dalam bisnis network pertumbuhan jaringan diibaratkan bola salju yang menggelinding dimana bola tersebut akan semakin membesar dan membesar.
Nah itulah penghasilan kita di bisnis network

16/09/2018

Ada seseorang pria berusia paruh baya dengan kaos oblong putih yang lusuh dengan celana hitam usang sepanjang lutut. Sebagaimana kebanyakan orang yang belum sempat mencecap rasanya kaya, Bapak ini berwajah khas ‘ndeso’ dengan wajah mengkilat karena terlalu sering bertegur sapa dengan sahabatnya, matahari.

Suatu ketika pria ini bertemu Anda dan mengatakan,”Saya punya modal 200 rb dan saya akan membangun bisnis rujak. Saya akan bekerja keras untuk sukses di bisnis ini. Saya punya target dalam beberapa tahun kedepan punya penghasilan minimal 20 juta per bulan”, ujar pria berwajah ‘ndeso’ tegas.

Kira-kira apa yang muncul di pikiran Anda?

Mungkin Anda akan mentertawakan dan memberi nasehat,”Saya dukung Pak usahanya, tapi nggak usah muluk-muluk lah. Jaman sekarang bisa makan saja sudah syukur”.

Atau malah Anda nggak tertarik sama sekali merespon pembicaraan yang ‘kurang bermutu’ ini.

Tetapi mungkin Anda tipe orang yang selalu be positive dan seketika memberi dukungan,”Of course, tentu saja Bapak PASTI BISA selama Bapak konsisten berjuang”.

Saya sendiri dulunya lebih s**a memberikan respon seperti yang pertama tadi. Tapi 10 tahun kemudian pikiran saya berbalik 180 derajat, karena…

“Wajah Ndeso tadi benar-benar berpenghasilan >20 juta ..!!”

Anda pikir cerita tadi fiktif?

Maaf, sama sekali bukan cerita d**geng atau sekedar ilustrasi motivasional. Anda bisa temui Bapak tadi di belakang komplek POLDA NTB. Orang Mataram menyebutnya “Rujak POLDA” karena dekat POLDA. Ada juga yang bilang “Rujak Kejaksaan” karena juga di dekat Kejaksaan Tinggi. Ada juga yang bilang “Rujak Suprapto” karena terletak di jalan Soeprapto.

Sebaiknya Anda datang dengan membawa alat penghitung pengunjung. Dan setelah jam makan siang lewat, alat penghitung Anda saya jamin sudah menunjuk angka lebih dari 1000.

Bukan 1000 orang numpang lewat, tetapi 1000 orang B E L A N J A..!!!

Kisah nyata ini tentu bukan satu-satunya kisah nyata sukses. Ada ribuan kisah nyata yang tadinya bahkan adalah gagasan mustahil.

Orang-orang terbesar di dunia adalah pecandu IDE MUSTAHIL
Yoram Wind dan Colin Crook dalam buku “The Power of Impossible Thingking” menyatakan “Model mental membentuk setiap aspek kehidupan kita”

Beberapa hari yang lalu, saya menemukan tulisan yang menarik karena penulisnya sangat analitis. Inti tulisannya seperti ini :

MLM adalah sebuah ide yang pasti gagal. Kegagalan itu melekat secara intrinsik pada gagasan MLM, yaitu menawarkan “KESUKSESAN”. Dibutuhkan sangat banyak downline yang bekerja keras sebagai penjual atau konsumen agar seseorang meraih kesuksesan passive income. Artinya, kalaupun kita meraih sukses, kita pasti gagal memenuhi janji yang kita tawarkan untuk sukses pada saat mengajak orang lain”

Saya lantas membayangkan mengajak seorang dan saya menawarkan seperti ini,”Yuk kita kerjasama, Anda jual produk ini dan Anda saya kasih komisi sekian. Kalau omzet Anda ###, lumayan khan Anda bisa makan dan biayai anak sekolah”.

Saya bertanya-tanya, manakah yang lebih ‘jahat’. Menawarkan seseorang untuk sukses ataukah menawarkan pekerjaan kepada seseorang agar mendapat penghasilan yang ‘realistis’?

Menurut saya, dalam aktivitas bisnis apa saja. Sesuatu yang biasa-biasa saja bisa berubah menjadi luar biasa. Dalam buku “10 Pengusaha Indonesia yang Sukses Membangun Bisnis dari 0”, beberapa diantaranya dulu adalah tenaga sales atau karyawan biasa. Namun mereka tidak bekerja dengan visi selamanya menjadi pekerja. Mereka bekerja dengan tujuan mempelajari sistem usaha, dan mereka meyakini suatu ketika mereka akan membangun bisnis sendiri. Dan akhirnya mereka benar-benar berhasil menjadi pengusaha dengan ribuan karyawan.

Belajar dari kisah-kisah di buku tersebut, sejujurnya, kalau pengusaha memenuhi panggilan nurani untuk mensukseskan semua karyawannya mereka mestinya mengatakan kepada karyawannya,”Bekerjalah disini sampai kalian memahami sistem dengan baik, lalu kalian bisa membangun bisnis sendiri yang sukses. Jadilah kebanggaan keluarga Anda..!!

Gila..?? Ya…, tentu saja gagasan ini konyol secara bisnis. Pengusaha yang ‘normal’ harus memotivasi karyawannya untuk semakin profesional ‘dibidang masing-masing’. Semakin profesional, semakin tinggi imbalan gaji dan fasilitas lainnya supaya nggak nglirik kemana-mana. Semakin semua karyawan profesional dan setia, bisnis akan semakin lancar dan tidak terganggu ‘turn over’ karyawan.

Ujung-ujungnya …… pengusaha dapat menikmati PASSIVE INCOME, sementara karyawan semakin asyik dan semakin bangga dengan profesionalitas masing-masing.

Coba Anda cari, dimana ada pengusaha yang berharap karyawannya (khususnya sales-force-nya) akan sukses menjadi pengusaha juga? Apalagi sukses di bidang usaha yang sama pasarnya. Of course .. NOT !!

Kepentingan ekonomi akan lebih berkuasa daripada kepentingan moral. Sadar atau tidak.

Apakah ini sebuah fenomena yang buruk? Saya tidak ingin menilainya disini. Silahkan menilai sendiri-sendiri sesuai dengan keyakinan nilainya masing-masing.

Tujuan saya menulis artikel ini hanya untuk memberikan sudut pandang yang lebih berimbang. Pertanyaan kritis yang ingin saya sharingkan adalah :

“Jika kita mengetahui PASTI akan jauh lebih banyak yang GAGAL daripada yang PASTI SUKSES, apakah kita harus berhenti memberikan keyakinan dan motivasi untuk sukses?”

Saya membayangkan, seandainya saya adalah seorang rektor sebuah perguruan tinggi ‘kelas II’, apakah sebaiknya saya memberikan sambutan seperti ini kepada mahasiswa disaat mereka apel penerimaan mahasiswa baru,

“Adik adik mahasiswa tercinta, kita semua hidup dijaman yang sulit. Ketahuilah kebanyakan diantara kalian tidak akan sukses menjadi pengusaha. Jangankan menjadi pengusaha sukses, menjadi manajer atau direktur perusahaan bonafid saja sulitnya minta ampun. Kita semua harus realistis, akan banyak diantara kalian yang menjadi pekerja-pekerja biasa. Kalau itu terjadi, bersyukurlah. Adik-adik masih beruntung karena masih banyak teman-teman kalian yang menganggur dan menggantungkan hidupnya dari uluran tangan orang lain. Siapkan mental kalian menghadapi kehidupan yang sulit ini. Bersyukurlah pada setiap keadaan yang akan kalian terima nantinya”

Bagaimana jika Anda yang jadi rektor? Apakah Anda akan menyambut dengan pidato seperti itu?

Yesss…. Of Course NOT ..!!

Bahkan jika diantara 10 ribu mahasiswa hanya akan ada 1 orang saja yang secara statistik akan sukses jadi pengusaha. Kewajiban kita semua untuk memberikan motivasi sukses.

Ada 500 ribu tentara di Indonesia dan hanya ada 1 orang Panglima TNI. Apakah salah jika 500 ribu tentara punya motivasi untuk menjadi Panglima TNI? Resiko bagi motivatornya adalah : Motivator akan melihat 499.999 prajurit TNI yang GAGAL

Di MLM pasti banyak yang gagal, pertanyaannya apakah kita menyerahkan diri untuk GAGAL BERSAMA, ataukah kita tetap berlari ke puncak, dan mengajarkan kepada banyak orang untuk bisa berlari ke puncak?

Address

Jakarta
13550

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Novi DCT posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share