Peralatan CAPD

Peralatan CAPD Halaman ni berisi peralatan pendukung pada pasien GGK dengan terapi CAPD. Dan segala informasi meng

Beberapa artikel di media online mengenai Gagal Ginjal Kronis dengan terapi Peritoneal Dialysis, ada admin lochh. :)http...
21/06/2018

Beberapa artikel di media online mengenai Gagal Ginjal Kronis dengan terapi Peritoneal Dialysis, ada admin lochh. :)

https://fortunepr.com/newsroom/baxter-tingkatkan-kesadaran-akan-dialisis-ginjal-untuk-pasien-sakit-ginjal-di-indonesia.html

https://www.jawapos.com/read/2017/08/18/151695/cerita-dua-pasien-gagal-ginjal-yang-tetap-semangat

http://www.republika.co.id/cetak/read/807458

http://sains.kompas.com/read/2017/08/16/202148323/hidup-tanpa-ginjal-itu-keniscayaan-ambri-lawu-membuktikan

http://sinarharapan.net/2017/07/kpcdi-launching-acara-talk-show-ini-kisahku/

http://lifestyle.bisnis.com/read/20170817/106/681735/tingkatkan-kesadaran-akan-dialisis-ginjal

https://www.sahabatginjal.com/komunitas-berbagi-cerita/berbagi-cerita/cerita/aktivitas-jalan-terus-walaupun-harus-menjalani-capd_58349875796862

https://tirto.id/jalan-lain-bagi-pasien-penyakit-ginjal-kronis-cuK5

https://www.femina.co.id/health-diet/pasien-gagal-ginjal-dapat-tetap-hidup-produktif-coba-perawatan-peritoneal-dialisis

http://medan.tribunnews.com/2017/08/17/8-tahun-hidup-tanpa-ginjal-ambri-lawu-bertahan-dan-selalu-tampak-bugar

http://www.dokterdigital.com/id/news/3490_gagal-ginjal-pria-ini-jalani-hidup-berkualitas-dan-tetap-produktif-.html

https://cantik.tempo.co/read/900927/pasien-ginjal-harus-moving-on-merdeka-memilih-terapinya

https://kunangkunang.id/2017/08/21/jalan-lain-bagi-pasien-penyakit-ginjal-kronis/

http://www.vadaronstage.com/2017/08/penyakit-gagal-ginjal-di-indonesia.html

Dalam memperingati hari Kemerdekaan Indonesia, Baxter meluncurkan kampanye Moving On untuk meningkatkan kesadaran akan dialisis ginjal agar pasien gagal ginjal mendapatkan kehidupan yang mandiri   JAKARTA, 16 Agustus 2017 – Baxter, perusahaan global dalam bidang perawatan ginjal, meluncurkan kamp...

Admin dan Keluarga mengucapkan :Selamat hari raya Idul Fitri1 Syawal 1439 HMohon maaf lahir dan bathin.Semoga amal ibada...
15/06/2018

Admin dan Keluarga mengucapkan :
Selamat hari raya Idul Fitri
1 Syawal 1439 H
Mohon maaf lahir dan bathin.

Semoga amal ibadah kita diterima Allah SWT. dan kita senantiasa dilimpahi rahmat dan hidayah-Nya.

Mekanisme CapdSecara awam dan sederhana saya akan menjelaskan bagaimana mekanisme CAPD itu bekerja. Di dalam perut kita ...
13/06/2018

Mekanisme Capd
Secara awam dan sederhana saya akan menjelaskan bagaimana mekanisme CAPD itu bekerja. Di dalam perut kita itu ada yang disebut kantung peritoneal, kantung tersebut alami di dalam tubuh manusia. lapisan pembentuk nya di sebut MEMBRAN peritoneal. Melalui tahap operasi di pasanglah sebuah kateter (kateter Techntoff) kedalam mambran tersebut yang kira-kira kurang lebih 1 jam operasi nya dengan bius setengah badan (Spinal) seperti pada wanita bedah Caesar.
Setelah sudah ada akses kateter dan pasien sudah siap untuk pemasukan cairan pertama kali. Cateter disambungakan dengan system cairan Dianeal ( cairan pencuci), sistem penyambungan tersebut dinamakan TRANSFER SET dmn terdapat kran buka tutup untuk memasukan dan mengeluarkan cairan. Dalam posisi kran terbuka untuk memasukan cairan maka masuklah cairan dianeal ke dalam peritonium. Untuk pasien yang masih dalam tahap pasca operasi atau dalam tahap adaptasi jumlah cairan dianeal yang dimasukan berawal dari 500 mL, kemudian ganti cairan berikut nya naik ke 1000 mL, begitu seterusnya sampai pasien mampu sampai 2000 mL.
Pasien yang sudah melewati tahap adaptasi disarankan pemasukan cairan sebnayak 2000 mL agar dicapai hsil yang maksimal. Terkecuali untuk pasien anak-anak rumus yang berlaku yaitu 30-40 mL x berat badan (Kg).
Cairan yang masuk di dalam perut di diamkan sekitar 4-5 jam istilah nya disebut DWELL TIME. pada proses tersebut dianeal akan menyerap zat-zat sisa metabolisme tubuh termasuk di dalam nya ureum , kreatin, protein , kelebihan air, fosfor, kalium , natrium dan zat-zat lain. Sehingga ketika proses dwell time selesai dan cairan di perut dikeluarkan maka jumlah nya volume nya bertambah, masuk 2000 mL keluar bisa 2200 mL, 2500 mL bahkan bisa sampai 4000 mL jika pakai extraneal.
Dengan diserap nya zat-zat tersebut di harapkan racun-racun bisa keluar dari tubuh karena kita tahu sendiri pada pasien Gagal Ginjal Kronik racun tersebut tidak bisa keluar dari tubuh karena fungsi ginjal telh rusak.

ALT

Tepatkah Teknik Cuci Darah CAPD Untuk Anda..???Begitulah pertanyaan yang sering muncul di benak para pasien gagal ginjal...
11/06/2018

Tepatkah Teknik Cuci Darah CAPD Untuk Anda..???

Begitulah pertanyaan yang sering muncul di benak para pasien gagal ginjal kronis (GGK). Galau bagi pasien GGK untuk memilih apakah treatment CAPD atau kah Haemodialisa yang cocok bagi dirinya sendiri, hal yang lumrah dikarenakan edukasi dari kedua treatment tersebut masih dirasa kurang di negeri Indonesia tercinta ini.

Kesempatan kali ini saya sedikit akan menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan CAPD, Akan saya buat dalam bentuk poin-poin sehingga bagi yang masih Galau bisa memahami dengan baik apakah treatment CAPD cocok bagi diri anda apa tidak. Pada dasar nya itu semua pilihan yang kembali pada anda sendiri..

1. Anda tidak perlu ke rumah sakit untuk melakukan CAPD, ke rumah sakit hanya jika klaim cairan itu pun 1 bulan sekali.
2. CAPD bisa dilakukan dimanapun rumah , kantor, mobil , dimanapun asal tempat/ruangan bersih dan tertutup (indoor)
3. Makan dan minum lebih longgar, otomatis gizi lebih terpenuhi.
4. Dengan adanya kateter di perut, para pasien CAPD tetap bisa mandi layaknya orang normal, dan memang wajib mandi untuk meminimalisir infeksi.
5. CAPD sangat aman bagi pasien-pasien GGK yang mempunyai masalah berat di Jantung.
6. Tidak ada lagi tusuk-menusuk di tangan apalagi dipaha.
7. Olahraga diperbolehkan, tentunya bukan jenis olahraga berat.
8. Bagi pasien CAPD kadang merasa bosan dengan aktivitas ganti cairan sehari 4x.
9. Disiplin waktu dan kebersihan merupakan kewajiban, disiplin mengganti cairan tepat waktu dan pakai masker juga selalu pakai handsanitizer ketika ganti cairan.
10. Membawa cairan berkantong-kantong ketika bepergian keluar kota lumayan berat dan memakan biaya.

Sebenarnya banyak hal lain lagi yang bisa jadi pertimbangan, kali ini saya jelaskan singkat dulu.

jika ada pertanyaan seputar CAPD silahkan hubungi admin,..
Salam Sehat....

ALT
20/06/2017

statusHB 8,6 ( 2 hari sebelum nya transfusi dulu)Ureum 110Kreatin 23Terapi CAPD sedang memakai kons 2,5 %
10/06/2018

status
HB 8,6 ( 2 hari sebelum nya transfusi dulu)
Ureum 110
Kreatin 23
Terapi CAPD sedang memakai kons 2,5 %

tiang infus portablememudahkan pasien CAPD membawa peralatan capd ketika ganti cairan.*produk asli/original hanya di tok...
03/06/2018

tiang infus portable
memudahkan pasien CAPD membawa peralatan capd ketika ganti cairan.

*produk asli/original hanya di toko peralatan CAPD dari Account FB lawu Trenggono . jika ada account lain menjual barang yang sama ( tiang infus portable) itu adalah bukan produk original peralatan CAPD account tersebut sengaja mengambil foto dari peralatan CAPD tetapi barang nya bukan dari peralatan CAPD. trims

admin maaf numpang promo.Rp. 150.000 dapat 2 pcs.kalau 1 pcs Rp. 80.000.order wa ambri 08561196130
22/05/2018

admin maaf numpang promo.
Rp. 150.000 dapat 2 pcs.
kalau 1 pcs Rp. 80.000.

order wa ambri 08561196130

Mitos pada CAPDJika seorang pasien sedang mempertimbangkan dialisis peritoneal (CAPD), kemungkinan besar  bahwa dia tela...
25/03/2018

Mitos pada CAPD

Jika seorang pasien sedang mempertimbangkan dialisis peritoneal (CAPD), kemungkinan besar bahwa dia telah mendengar beberapa mitos seputar pengobatan ini. Artikel ini dimaksudkan untuk menghilangkan mitos umum dan mengungkapkan kebenaran tentang CAPD.

Mitos 1: CAPD tidak layak untuk pasien yang kelebihan berat badan, tinggi, besar, atau berotot. SALAH!!! Pasien yang tinggi, besar, atau berotot dengan massa tubuh besar dapat juga melakukan PD seperti pada hemodialisis . Studi menunjukkan bahwa ketika membandingkan pasien tahap akhir penyakit ginjal (ESRD) dengan massa tubuh besar pada CAPD dengan mereka yang menjalani hemodialisis (HD), tingkat kelangsungan hidup dan infeksi primer adalah sama. CAPD juga merupakan pilihan untuk pasien yang kelebihan berat badan. Bahkan, pasien yang besar biasanya membutuhkan lebih banyak dialisis. Oleh karena itu, CAPD dapat menjadi pilihan yang baik karena frekuensi jadwal dialisis. Penting untuk dicatat, meskipun, bahwa pasien kelebihan berat badan pada CAPD harus dipantau dengan hati-hati karena peningkatan risiko infeksi kateter dan peritonitis. Juga, pasien kelebihan berat badan yang memiliki diabetes mungkin perlu mempertimbangkan usia mereka sebelum memulai dialisis peritoneal (CAPD),

Mitos 2: Dialisis peritoneal sangat memakan waktu. SALAH!!!! Biasanya, hemodialisis di pusat membutuhkan waktu hampir 12 jam seminggu, belum lagi waktu yang dihabiskan untuk bepergian ke dan dari pusat terdekat pasien. Peritoneal dialysis (PD) sebenarnya meningkatkan jumlah waktu luang yang harus dihabiskan pasien dengan keluarga dan teman, di tempat kerja, atau hanya melakukan hal-hal yang paling mereka sukai.

Mitos 3: Dialisis peritoneal bukan pilihan untuk pasien buta. SALAH!!! Meskipun dialisis peritoneal (PD) dapat lebih menantang untuk pasien dengan gangguan penglihatan, tidak ada alasan mengapa pasien dengan komorbiditas ini tidak dapat mempertimbangkan dialisis peritoneal. Pasien-pasien ini hanya dapat memilih mitra perawatan untuk membantu dengan pengaturan, perawatan, dan pemantauan. Program pelatihan dan keselamatan tersedia untuk mendidik pasien dan mitra perawatan mereka tentang cara melakukan perawatan PD yang aman dan efektif.

Mitos 4: Dialisis peritoneal bukan pilihan untuk pasien lanjut usia. SALAH!!! Untuk menjadi kandidat untuk PD, pasien dialisis perlu dimotivasi, memiliki ketangkasan manual dasar, dan memiliki membran peritoneum utuh. Tidak ada batasan usia atau persyaratan untuk melakukan dialisis peritoneal. Hari-hari ini, orang-orang hidup lebih lama dan tetap aktif dengan baik sampai usia lanjut, dan banyak lansia dengan ESRD menerima perawatan yang mereka butuhkan pada PD, sambil mempertahankan kebebasan yang mereka hargai. Mitra perawatan juga dapat mempermudah pasien lansia untuk melakukan peritoneal dialysis (PD), dan ini juga dapat membantu mereka merasa lebih percaya diri dan nyaman melakukan dialisis di rumah.

Mitos 5: Dialisis peritoneal membutuhkan terlalu banyak kemandirian SALAH!!! Mitra perawatan (pendamping) dapat memberikan tingkat dukungan yang tepat untuk pasien PD yang tidak ingin merasa sendirian dalam mengobati penyakit ginjal stadium akhir (ESRD). Mitra perawatan juga memberikan pasien rawat jalan yang lebih sedikit pilihan modalitas perawatan di rumah. Biasanya seorang anggota keluarga atau teman dekat, mitra perawatan menyediakan dukungan vital dan membantu pasien untuk melakukan perawatan dialisis yang aman dan efektif. Karena itu, pasien ESRD tidak boleh mengesampingkan peritoneal dialysis (PD). Sebaliknya, mereka harus berbicara dengan dokter, tim perawatan kesehatan dan anggota keluarga atau teman tentang kekhawatiran yang mungkin mereka miliki dan tentang memilih pasangan perawatan.

Mitos 6: Dialisis peritoneal tidak akan berhasil untuk pasien yang hanya memiliki satu lengan. SALAH!!! Tentu saja, PD akan lebih mudah dengan dua tangan. Namun demikian, banyak pasien penyakit ginjal stadium akhir (ESRD) dapat membuktikan fakta bahwa tantangan fisik tidak membatasi kemampuan mereka untuk melakukan dialisis di rumah. Pasien PD dengan hanya satu lengan dapat menjelajahi berbagai perangkat yang tersedia untuk digunakan dengan mesin dialisis untuk membantu perawatan. Ada beberapa pilihan yang tersedia, tergantung pada merek peralatan dialisis yang dipilih pasien.

Kesimpulan Salah informasi tentang perawatan dialisis rumahan (CAPD) dimungkinkan mengingat jumlah informasi yang membingungkan yang tersedia untuk pasien dialisis. Pasien harus meneliti pilihan pengobatan mereka secara menyeluruh dan mendapatkan informasi dari sumber yang mereka percayai. Ini akan membantu pasien membuat keputusan yang tepat tentang kesehatan mereka.

by: ALT ( from davita.com)

DaVita provides a complete range of dialysis treatments and support services for patients living with chronic kidney failure, also known as end stage renal disease, or ESRD.

cek harian pasien CAPD...
12/03/2018

cek harian pasien CAPD...

exit site care....
11/03/2018

exit site care....

silahkan di order bagi yg membutuhkan ultraclamp..
07/02/2018

silahkan di order bagi yg membutuhkan ultraclamp..

Dapatkan produk ini dengan Rp135,000.00 saja! Download aplikasinya sekarang juga: http://goo.gl/dExbFu

Address

Jakarta
11204

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Peralatan CAPD posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share