03/11/2016
Dear Sahabat Milis yang berbahagia,
Selamat pagi,
Hari ini saya akan menulis dengan tema:
"REJEKI"
Ada yang mengatakan: "Rejeki itu tidak akan tertukar!"
Ada yang memercayai: "Rejeki itu berasal dari Tuhan!"
Ada juga yang berpikir: "Rejeki itu hasil kerja keras!'
Ada yang ngomong: "Setiap anak ada Rejekinya!"
Lalu, apa yang Anda pikirkan tentang Rejeki?
Silakan Anda telaah ke dalam nurani,
Dari mana rejeki yang Anda peroleh?
Bagaimana rejeki tersebut tiba di tangan Anda?
Apa yang telah Anda lakukan hingga rejeki tersebut ada?
Menurut pemikiran saya, rejeki itu berasal dari TUHAN.
Rejeki itu hadir sebagai sebuah akibat dari tindakan positif yang kita lakukan bagi orang lain.
Rejeki menghampiri diri kita melalui tangan orang lain.
Rejeki itu mengalir kepada diri kita dengan sebuah maksud/tujuan.
Jadi ada 4 unsur dari Rejeki:
1. Asalnya dari Tuhan
2. Konsekuensi dari tindakan/perbuatan baik kepada orang lain.
3. Berasal dari orang lain
4. Memiliki tujuan/maksud
Poin 1, saya tidak perlu bahas, Anda pasti setuju (semoga).
Poin 2, bila kita ingin memeroleh rejeki, maka kita harus memberikan atau melakukan dahulu sebuah tindakan atau perbuatan yang bermanfaat bagi orang lain. Bisa dalam bentuk pemikiran, tenaga atau produk dan jasa.
Poin 3, setelah orang lain menerima manfaat dari perbuatan kita kepada mereka, maka mereka akan memberikan/membayar sejumlah uang yang disebut rejeki.
Poin 4, Tuhan ingin rejeki tersebut mencukupkan kebutuhan hidup layak diri kita, dan Beliau berkehdendak agar rejeki tersebut dibagikan p**a kepada orang yang membutuhkannya. Karena DIA tidak akan bertanya berapa jumlah harta yang kamu miliki selama hidup, melainkan untuk apa saja harta tersebut dipergunakan.
Jadi rejeki itu berbanding lurus dengan kebaikan dan tindakan yang memberi manfaat kepada orang lain.
Rejeki berasal dari hubungan atau relasi dengan orang lain.
Semakin banyak relasi yang kita miliki dan semakin banyak manfaat yang kita berikan kepada mereka, maka semakin banyak p**a rejeki yang kita terima.
Bagaimana dengan Anda?
Apa yang Anda pikirkan tentang rejeki Anda?
Semoga bermanfaat.
Salam,
Andreas Freddy Pieloor