16/04/2015
PERADABAN
Saya senang karena saya lahir dari keluarga sederhana di sebuah desa,
Senang bisa merasakan keindahan desa,
Masih bisa menikmati permainan tradisiaonal,yang mungkin di jaman sekarang sudah tergantikan dengan mainan pabrikan.
Betapa saya dulu merasakan kebersamaan dalam bermain,
Team work yang kuat dan dijaman sekarang jarang saya temukan di permainan jaman sekarang,,
Jaman dulu, setiap ada pekerjaan didesa, tak ada kata bayaran, satu desa bergotong royong menyelesikan seatu pekerjaan
Seperti pada musim panen padi,bagun rumah
Sayur melimpah,hampir setiap warga menanam sayur,,ikan, udang bisa di temukan di sungai sungai.
Setiap minggu kerja bakti merapihkan jalanan desa dari rumput rumput liar.
Lain dengan sekarang jalanan diganti cor dan aspal.sehingga tak ada peresapan air dan menjadi penyebab banjir,
Bisa menikmati mandi dibawah air terjun,main arumjeram,berenang rame rame saya temen sembari cari ikan tanpa di pungut biaya,mungkin tak bisa di nikamati pada jaman sekarang ,mau berenang aja jaaaauunya, bayar p**a..
Ya itulah beradaban,
Dimana seiring perkembangan jaman ada yang harus dikorbankan
Kita tak bisa menghindar, kita harus menyesuaiakan
Tapi jangan liat nilai negatifnya,kita harus bersyukur dengan nilai positifnya,di
Mana akses menuju suatu tempat jadi lebih mudah,komunikasi lancar,sarana prasarana lebih mudah di dapat
PERADABAN ITU AKAN TERUS BERKEMBANG
BEKALI DIRI UNTUK PERUBAHAN
---belajar---