12/06/2020
Tekno & Sains12 Juni 2020 7:00
Peneliti UI Kritik New Normal Corona: Ekonomi Ambruk, Kesehatan Memburuk

1

2
kumparanSAINS

Konten Redaksi kumparan
Pemerintah perlu menyelesaikan masalah kesehatan masyarakat terlebih dahulu sebelum mulai membangun kembali ekonomi di masa virus corona, kata peneliti Universitas Indonesia. Kalau tidak, wacana new normal bisa membuat ekonomi dan kesehatan masyarakat semakin memburuk.
Menurut Direktur Eksekutif Center for Clinical Epidemiology & Evidence-Based Medicine Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (FKUI-RSCM), Tifauzia Tyassuma, pemerintah tidak melihat masalah pandemi COVID-19 dalam duduk perkara yang seharusnya. Dalam hal ini, pemerintah gagal dalam mengidentifikasi sumber dari masalah ekonomi yang terjadi selama wabah virus corona, yang pada akhirnya berhulu pada masalah kesehatan masyarakat itu sendiri.
“Dari awal sudah saya sampaikan, ini kan persoalan bagaimana memandang masalah. Persoalannya kan bagaimana sikap kita memandang masalah itu gimana sih? Saya menggunakan suatu konsep, yang itu sudah teruji, namanya horizon scanning. Jadi, kita buat garis lurus dari kiri ke kanan, kita buat identifikasi mana sebab, mana masalah, mana dampak,” kata Tifauzia kepada kumparan.
“Sekarang, kalau kita pakai horizon scanning itu, ini masalahnya apa sih? Ini kan masalahnya kesehatan. Sebabnya apa? Karena virus, pandemi. Nah berarti, dampaknya terjadi apa? Ya akan terjadi kematian dan kesakitan. Karena pandemi sifatnya, berarti kematian dan kesakitan dalam jumlah besar. Sekarang, masalahnya kenapa? Yaitu masalahnya baca selengkapnya Di https://m.kumparan.com/kumparansains/peneliti-ui-kritik-new-normal-corona-ekonomi-ambruk-kesehatan-memburuk-1tap99ZDh6H