Merah Delima Consulting

Merah Delima Consulting Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Merah Delima Consulting, Consulting Agency, Jakarta.

TRADING - SUPPLIER - BUSINESS SERVICES
17/12/2015

TRADING - SUPPLIER - BUSINESS SERVICES

27/12/2014

2 (dua) Tahapan Proses Analisis Kasus Bisnis (Perusahaan)

1. Analisis Situasi (Kondisi):
a. Jelaskan Situasi;
b. Evaluasi Situasi;
c. Cari Solusi Masalah.

2. Analisis Perusahaan:
a. Mengetahui Strategi Perusahaan;
b. Tentukan & Evaluasi S.W.O.T;
c. Analisis Masalah Yang Perlu Mendapat Perhatian;
d. Tentukan Alternatif dan Pilih Strategi.

Alur tahapan proses analisis kasus:
Jelaskan Situasi ---> Mengetahui Strategi Perusahaan ---> Tentukan & Evaluasi S.W.O.T. ---> Evaluasi Situasi ---> Analisis Masalah Yang Perlu Mendapat Perhatian ---> Cari Solusi Masalah ---> Tentukan Alternatif & Pilih Strategi.

Analisis Situasi dan Analisis Perusahaan saling berhubungan (berkaitan) untuk menentukan alternatif dan memilih strategi dalam menemukan solusi masalahnya (kasus).

Tiap kasus (masalah) bisnis/ perusahaan yang terjadi, baik internal maupun external, memiliki karakter penanganan penyelesaian solusi yang berbeda. Di analisis tergantung jenis dan bentuk kasusnya p**a. Perlu menjadi perhatian selama dalam proses penyelesaiannya, dapat mengurangi dampak psikologi bisnis (perusahaan) maupun pelaku bisnisnya.

Buya Seto Iman Jodono (B. S. I. J),
Legal & Business Consultant

MERAH DELIMA CONSULTING,
Natural Health, Personal Life & Business Consultant
(Design & Build The Business Nicely)
Call: 0856-170-7180

Law Office NUGROHANTO, SEMBIRING, JODONO (NSJ) & Partners.
(Izin Advokat: SK. Menteri Kehakiman & HAM R.I. No. D-306.KP.04.13-Th.2000).
Advocate & Legal Consultant.
Call: 0877-7779-7287.

Sebuah Layang terbang tinggi ke angkasa. Ia dapat melakukan sesuka hati, meliak-liuk, berputar ke kanan- ke kiri ketika ...
04/12/2014

Sebuah Layang terbang tinggi ke angkasa. Ia dapat melakukan sesuka hati, meliak-liuk, berputar ke kanan- ke kiri ketika ia terbang bebas di angkasa dengan sukses. Ia bisa naik ke angkasa dengan sukses karena ada keseimbangan yang tepat. Layang, benang dan pemainnya merupakan perpaduan keseimbangan yang baik dan selaras, ia telah di desain dan di konsep sesuai dengan kebutuhan dan kondisinya.

Jika bisnis itu di ibaratkan Layang. Suatu bisnis dapat terbang tinggi ke angkasa dengan sukses (berhasil), berkat atas adanya keseimbangan bisnis yang baik.

"Menerapkan keseimbangan bisnis, dapat mendukung dan mempercepat menuju keberhasilan (kesuksesan) bisnis".

Datang dan temukan Layangnya (keseimbangan bisnis) itu hanya di TDA.

Buya Seto Iman Jodono (B. S. I. J)
0856-170-7180

25/11/2014

Sharing Studi Kasus Masalah Di Perusahaan.

Permasalahannya Pelaku Usaha (Pengusaha) sekitar thn 2008 PT. X### (Pres. Dir. Bpk. MxxTxxJxx), maaf saya tidak bisa disebutkan nama Pribadi & Perusahaan, yang bergerak dalam bidang Contractor & Mechanical Electrical Supplier.

Klien merupakan salah satu pendiri dan pemegang (pemilik) saham mayoritas di Perusahaannya. Pendiri Perusahaan tersebut didirikan oleh 2 (dua) orang, salah satu termasuk dirinya. Klien telah melakukan kerjasama dengan Pihak Lain (Investor) untuk dukungan modal kerja di Perusahaannya sebesar Rp. 4 Milyar, guna untuk mendanai proyek-proyek mechanic electrical, sebagai sub kontraktor. Prinsip perjanjian dengan bagihasil dari keuntungan bersih proyek, dana tersebut akan dikembalikan 2 (dua) bulan setelah proyek pekerjaan selesai, waktu pekerjaan proyek selama skitar 8 (delapan) bulan. Jangka waktu perjanjian kerjasama selama 1 (satu) tahun, dan dapat diperpanjang lagi sesuai dengan kesepakatan.

Pelaksanaan proyek lancar, hanya pembayarannya agar tersendat (tidak lancar). Singkatnya, pekerjaan proyek sudah selesai dan baik, pembayarannya belum lunas dan tertunda hinggga sekitar 4 (empat) bulan lamanya. Sehingga berdampak pada cashflow perusahaan. Dengan demikian, Klien tidak dapat memenuhi kewajibannya kepada Pihak Lain (Investor) yang sesuai dengan isi perjanjian kerjasama. Beliau mencari solusi atas permasalahannya, berbagai macam cara Beliau telah tempuh, hingga yang disarankan oleh Rekannya, diantaranya dengan malalui pinjaman uang ke saudaranya untuk menutupi beban operasional perusahaan, namun belum juga mendapatkan penyelesaiannya (solusi) yang baik dengan Pemilik Dana (investor), bahkan menambah hutang baru di Perusahaannya.

Tidak terasa sudah berjalannnya waktu hingga 2 (dua) tahun belum dapat solusinya, Klien semakin bingung, tertekan, pusing dan stres, karena belum dapat mengembalikan uang Rp. 4 Milyar beserta bagihasilnya sesuai dengan perjanjian dengan investor.

Bagaimana penyelesaiannya (Solusi) dari kasus masalah tersebut diatas? Masalah tersebut dapat diselesaikan dalam jangka waktu ± 1 (satu) bulan dan tanpa menambah pinjaman (hutang) baru.

Bagaimana solusi dan cara saya dalam menyelesaikan permasalahan tersebut? Berikut ini salah satu solusinya:

1. Lakukan negosiasi untuk penjadwalan ulang kembali perjanjian dengan investor.
2. Uang dari kerjasama Pihak Lain (investor) Rp. 4 Milyar ditukar (diganti) dengan saham di Perusahaan Klien. Dengan perjanjian, bahwa Klien dapat membeli kembali sahamnya dalam tempo 5 (lima) tahun, sesuai dengan kesepakatan.
Perjanjiannya; investor sepakat dan setuju hal tersebut. Investor meminta, agar sahamnya dapat dibeli kembali, dengan ketentuan, mereka meminta dengan nilai sahamnya meningkat menjadi Rp. 8 Milyar dalam waktu tempo 5 (lima) tahun.
Dan Klien sepakat dan setuju dengan permintaan investor.
3. Merelakan sementara mereka (investor) jadi bagian Pemegang Saham di Perusahaan Klien.
4. Merubah modal dasar (atas saham) pada Akta Pendirian Persero di Perusahaan, awalnya Rp. 2 Milyar, dan ditingkatkan menjadi Rp. 10 Milyar. Sehingga Klien masih menduduki jabatannya sebagai Pres. Direktur dan dapat memimpin di Perusahaan, karena masih memiliki mayoritas saham Persero sejumlah Rp. 6 Milyar.

Teriring berjalannya waktu, pembayaran dari pemberi pekerjaan proyek sudah lunas. Klien mengikuti beberapa kali tender proyek bernilai hingga Rp. 10-20 Milyar per-proyek dan menang, dapat pekerjaan. Tahun demi tahun, proyek demi proyek didapatkan, sehingga cashflow Perusahaan lebih baik, dan semakin meningkat keuntungan Perusahaan.

Dan akhirnya, dalam waktu tempo ± 4 (empat) tahun, yakni awal tahun 2013 (Februari 2013) Klien sudah dapat membeli kembali sahamnya senilai Rp. 8 Milyar. Ini lebih cepat waktunya dari kesepakatan dengan investor selama jangka waktu maksimal 5 (lima) tahun. Keuntungan lainnya lagi, bahwa nilai anggaran / modal dasar (atas saham) di Perusahaan Klien tersebut meningkat menjadi Rp. 10 Milyar (tergolong menjadi Perusahaan Besar), dan sekarang Beliau telah memiliki kembali keseluruhan saham di Perusahaannya.

“Datangnya permasalahan itu bukan merupakan melemahkan diri, melainkan bagian keseimbangan yang sempurna untuk menguatkan diri itu sendiri, sebab itu akan bisa menjadikan diri Rekan sebagai Pengusaha yang sesungguhnya.”

Sekian dan kurang lebih mohon maaf.

Wassalam,

Buya Seto Iman Jodono (B. S. I. J),
Founder & Executive Consultant,
-MERAH DELIMA CONSULTING,
-Law Office NUGROHANTO, SEMBIRING, JODONO (NSJ) & PARTNERS

MERAH DELIMA CONSULTING (JAKARTA),
Business Consultant
(Design & Build The Business Nicely)
Call: (+62) 856-170-7180

Law Office NUGROHANTO, SEMBIRING, JODONO (NSJ) & PARTNERS (JAKARTA)
(SK. Menteri Kehakiman & HAM R.I. Nomor: D.306 K.P.04.13 THN 2000)
Advocate & Legal Consultant
Call: (+62) 877-7779-7287

Natural Health, Business and Personal Life Consultant
22/11/2014

Natural Health, Business and Personal Life Consultant

20/11/2014

Pentingnya Aspek Legal Dalam Bisnis

Aspek legal bukan hanya sekedar mendirikan perusahaan atau izin-izin usaha, melainkan melancarkan semua aktifitas bisnis, memperkuat pondasi bisnis untuk mempertahankan dan pengharapan atas keberlangsungan kegiatan bisnis, guna utk menuju kemenangan (sukses) dalam bisnis.

Menggapai sebuah kerajaan kemenangan bisnis, tentu itu harus membutuhkan waktu yang panjang, untuk memperkuat pondasi dan insfrastuktur bisnis yang memang terbukti akan mampu bertahan menghadapi kerasnya ombak persaingan dan segala rintangannya sepanjang masa.

Aspek legal ini berperan sangatlah penting. Setiap bagian dari aktifitas dalam menjalankan dan menerapkan kegiatan roda bisnis dari urusan yang sederhana sampai dengan yang kompleks (penting), itu merupakan urusan aspek legal.

Salah satu contoh bagian yang penting dari aspek legal dalam Perusahaan, yakni:
Apabila seorang Direktur Utama dalam sebuah Perusahaan Perseroan Terbatas (PT) tidak memiliki Surat Keputusan atas Pengangkatan sebagai Direktur Utama dari Komisaris dan/ atau Pemilik Saham, maka jabatan itu tidak bisa berlaku.

Kalau contoh yang sederhana bagian dari aspek legal, yakni:
Membuat surat Penawaran atau sejenisnya.

Beginilah pentingnya bagian-bagian dari aspek legal dalam bisnis yang sesungguhnya. Ia memiliki pengertian makna tersendiri.

"Aspek Legal merupakan bagian yang menguatkan bisnis".

Buya Seto Iman Jodono (B. S. I. J),
Legal & Business Consultant

MERAH DELIMA CONSULTING,
Business Consultant
(Design & Build The Business Nicely)
Call: 0856-170-7180

Law Office; NUGROHANTO, SEMBIRING, JODONO (NSJ) & PARTNERS,
(SK. Menteri Kehakiman & HAM R.I. No. D.306 K.P 04.13 THN 2000),
Advocate & Legal Consultant
Call: 0877-7779-7287

Address

Jakarta
13120

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Merah Delima Consulting posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Merah Delima Consulting:

Share