10/07/2024
Pada tahun 2024, pendapatan dari pasar kakao di Indonesia diperkirakan mencapai US$1,0 miliar untuk penjualan di rumah, seperti yang dihasilkan di supermarket dan toko-toko serba ada. Sementara itu, pendapatan dari penjualan di luar rumah, seperti di restoran dan bar, diperkirakan mencapai US$0,6 miliar. Secara keseluruhan, pendapatan gabungan dari pasar ini diperkirakan mencapai US$1,5 miliar pada tahun yang sama.
Pasar kakao di Indonesia diperkirakan akan tumbuh sebesar 6,39% setiap tahunnya dari 2024 hingga 2028. Dalam hal volume, pasar ini diperkirakan akan mencapai 126,4 juta kg untuk penjualan di rumah dan 5,0 juta kg untuk penjualan di luar rumah pada tahun 2024. Pertumbuhan volume pasar di rumah diperkirakan sebesar 4,3% pada tahun 2025.
Dengan pop**asi yang besar, konsumsi kakao per kapita di Indonesia masih memiliki potensi untuk tumbuh. Pada tahun 2024, rata-rata pendapatan per kapita dari penjualan di rumah diperkirakan sebesar US$3,43, sementara volume per orang diperkirakan sebesar 0,5 kg.
Dengan demikian, dapat kita simpulkan bahwa pasar kakao di Indonesia menawarkan peluang yang menjanjikan bagi para pelaku industri, baik lokal maupun internasional. Dengan pertumbuhan pendapatan dan volume yang stabil, serta konsumsi per kapita yang terus meningkat, sektor ini diharapkan akan menjadi salah satu pendorong utama dalam industri minuman panas di Indonesia.
Info selengkapnya : http://tbsperkebunan.com/