Innovesia - Investing In Innovation

Innovesia - Investing In Innovation Innovation-investment partner for people who passionately investing in innovation, making an impact

An end-to-end innovation partner for people who are passionate with innovation, making an impact for their organization/ society, and going to extra mile. Visit our page:
(Corporate) innovesia.co.id
(News) designthinking.id

Follow us on our social media for more updated information:
LinkedIn: Innovesia - Investing in Innovation
Instagram: .id
Tiktok:

15/08/2026

Sesuatu yang besar sedang kami siapkan.

Bukan sekadar perayaan.
Bukan sekadar ucapan.

Sebuah pengingat bahwa kemerdekaan adalah tentang keberanian untuk terus bergerak, mencipta, dan memberi dampak.

๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

INNOVENDENCE DAY
Innovation meets Independence.

Ini baru permulaan.

Solusi paling hebat pun sia-sia kalau menjawab masalah yang salah. ๐ŸงฉSebelum sibuk mencari jalan keluar, cek 5 tanda ini:...
11/08/2026

Solusi paling hebat pun sia-sia kalau menjawab masalah yang salah. ๐Ÿงฉ

Sebelum sibuk mencari jalan keluar, cek 5 tanda ini: (1) solusi muncul sebelum masalah dipahami, (2) kamu nggak bisa nyebut siapa penggunanya, (3) keputusan dari opini bukan data, (4) yang dikejar gejala bukan akar, (5) nggak ada yang bisa jelasin kenapa ini penting.

Di Human-Centered Design, separuh pekerjaan justru memastikan kita menyelesaikan masalah yang benar dulu. Karena masalah yang tepat itu setengah solusi, sementara menebak masalah cuma menghasilkan nol dampak.

Kamu pernah ngerasain salah satunya? Geser ๐Ÿ‘‰ dan komen di bawah ๐Ÿ‘‡

Tahun 2020, Quibi meluncur dengan modal ~Rp28 triliun, bintang Hollywood, dan teknologi video canggih. Enam bulan kemudi...
09/08/2026

Tahun 2020, Quibi meluncur dengan modal ~Rp28 triliun, bintang Hollywood, dan teknologi video canggih. Enam bulan kemudian, tutup. ๐Ÿ’ธ

Kesalahannya bukan di teknologi, tapi di asumsi. Quibi yakin orang mau nonton konten premium 10 menit "sambil di jalan" โ€” tanpa pernah benar-benar memvalidasi lewat data perilaku penggunanya. Ironisnya mereka rilis pas pandemi, waktu semua orang justru di rumah dengan layar besar. Solusi yang tepat, untuk momen dan kebutuhan yang salah.

Pelajarannya: modal besar tidak bisa menggantikan insight. Inovasi yang tidak lahir dari pemahaman nyata cuma menebak, dengan taruhan yang jauh lebih mahal. Di Innovesia, kami memastikan setiap solusi dibangun dari data dan empati, bukan asumsi.

Geser buat lihat kronologinya ๐Ÿ‘‰, lalu ketuk tautan di bio buat diskusi bareng Innovesia! ๐Ÿ”—๐Ÿ‘‡

Semua orang sekarang pakai AI. UMKM bikin konten, pemerintah bikin layanan, semua serba cepat. Tapi kecepatan tanpa arah...
07/08/2026

Semua orang sekarang pakai AI. UMKM bikin konten, pemerintah bikin layanan, semua serba cepat. Tapi kecepatan tanpa arah cuma bikin kita sampai lebih cepat ke tempat yang salah. ๐Ÿค–

AI jago menjawab "bagaimana" โ€” nulis, meringkas, mendesain dalam hitungan detik. Yang nggak bisa ia jawab: "untuk siapa" dan "kenapa". Itu butuh insight, data, dan empati pada manusia. Saat semua orang punya alat yang sama, pembedanya bukan lagi punya AI-nya, tapi tahu pertanyaan yang benar buat ditanyakan.

Di Innovesia, kami percaya innovation yang berdampak selalu mulai dari manusia, bukan dari alat. Insight dulu, baru otomasi.

Geser buat lihat selengkapnya ๐Ÿ‘‰, lalu ketuk tautan di bio buat diskusi bareng Innovesia! ๐Ÿ”—๐Ÿ‘‡

Paylater dan cicilan makin diminati, tapi yang dicari konsumen bukan diskon, melainkan rasa lega. ๐Ÿ’ณ๐ŸซงDi balik pilihan bay...
02/08/2026

Paylater dan cicilan makin diminati, tapi yang dicari konsumen bukan diskon, melainkan rasa lega. ๐Ÿ’ณ๐Ÿซง

Di balik pilihan bayar, ada kecemasan keuangan yang nyata. Lewat design thinking, fleksibilitas pembayaran dirancang untuk membantu, bukan menjebak: pahami kecemasan konsumen, utamakan transparansi, dan ukur dari rasa tenang setelah membeli. Insight dan data adalah penuntun, karena dampak yang sehat adalah kepercayaan, bukan penyesalan.

Geser untuk selengkapnya ๐Ÿ‘‰, lalu ketuk tautan di bio untuk diskusi lainnya! ๐Ÿ”—๐Ÿ‘‡

Kenapa dulu orang takut belanja online? Karena harus percaya pada orang yang tak pernah ditemui. ๐Ÿ›’๐ŸคTahun 2009, William T...
31/07/2026

Kenapa dulu orang takut belanja online? Karena harus percaya pada orang yang tak pernah ditemui. ๐Ÿ›’๐Ÿค

Tahun 2009, William Tanuwijaya (mantan penjaga warnet) dan Leontinus Alpha Edison meluncurkan Tokopedia dengan misi pemerataan ekonomi. Tapi masalah terbesarnya bukan teknologi, melainkan rasa percaya: pembeli takut uangnya hilang, penjual kecil tak punya akses pasar. Solusinya elegan, yaitu sistem rekening bersama yang menahan uang sampai barang diterima. Dari sana lahir marketplace dengan 9 juta+ penjual dan 90 juta+ pengguna (menurut riset 2021). Empati pada ketakutan pengguna jadi titik awal, inovasi jadi jembatannya, dampaknya menyempitkan jurang kota besar dan kecil.

Geser untuk baca kisah lengkapnya ๐Ÿ‘‰, lalu ketuk tautan di bio untuk belajar design thinking bareng Innovesia! ๐Ÿ”—๐Ÿ‘‡

Optimisme ekonomi membuka peluang premium, tapi konsumen hanya mau bayar lebih untuk alasan yang tepat. ๐Ÿ’Ž๐Ÿ“ˆPremiumization...
29/07/2026

Optimisme ekonomi membuka peluang premium, tapi konsumen hanya mau bayar lebih untuk alasan yang tepat. ๐Ÿ’Ž๐Ÿ“ˆ

Premiumization bukan soal menaikkan harga, melainkan menaikkan nilai yang dirasakan. Lewat design thinking, brand menggali apa yang benar-benar dianggap berharga, mendefinisikan premium sebagai makna bukan banderol, lalu merancang pengalaman yang membenarkannya. Insight dan data adalah penuntun, karena harga premium yang sehat menghasilkan loyalitas, bukan penyesalan.

Geser untuk selengkapnya ๐Ÿ‘‰, lalu ketuk tautan di bio untuk diskusi strategi lainnya! ๐Ÿ”—๐Ÿ‘‡

Konsumen makin menghargai cepat dan dekat, kadang lebih dari sekadar murah. ๐Ÿ˜๏ธ๐Ÿš€Tren hyperlocal menempatkan penjual lokal...
26/07/2026

Konsumen makin menghargai cepat dan dekat, kadang lebih dari sekadar murah. ๐Ÿ˜๏ธ๐Ÿš€

Tren hyperlocal menempatkan penjual lokal dengan pengiriman cepat sebagai keunggulan. Lewat design thinking, pemain lokal didorong memahami kebutuhan mendesak komunitas, mendefinisikan medan yang bisa dimenangkan, lalu merancang layanan sesuai ritme lingkungan. Insight dan data adalah penuntun, karena kedekatan adalah keunggulan yang sulit ditiru raksasa.

Geser untuk selengkapnya ๐Ÿ‘‰, lalu ketuk tautan di bio untuk diskusi lainnya! ๐Ÿ”—๐Ÿ‘‡

Address

Equity Tower, 35th Floor. SCBD Lot 9. Jalan Jend. Sudirman Kav 52-53
Jakarta
12190

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Innovesia - Investing In Innovation posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share