Cerita Hikmah - Ovick story

Cerita Hikmah - Ovick story Online Shop

🔵﷽SEORANG LELAKITETAPLAH HARUS BEKERJA,WALAU BUKAN PEKERJA TETAPRasulullah ﷺ bersabda,إن أطيب كسب الرجل من يده“Pendapata...
15/12/2018

🔵﷽
SEORANG LELAKI
TETAPLAH HARUS BEKERJA,
WALAU BUKAN PEKERJA TETAP

Rasulullah ﷺ bersabda,

إن أطيب كسب الرجل من يده

“Pendapatan yang terbaik dari seseorang adalah hasil jerih payah tangannya.”

Dan Rasulullah ﷺ pernah melihat seorang lelaki yang kulit tangannya kasar, beliau bersabda,

هذه يد يحبها الله ورسوله

“Tangan ini dicintai oleh Allah dan Rasul-Nya.”

Beliau juga bersabda,

كفى بالمرء إثماً أن يضيع من يعول

“Seseorang itu sudah cukup dikatakan sebagai pendosa jika ia menelantarkan orang-orang yang menjadi tanggungannya.”

Jika seseorang duduk di masjid menyibukkan diri dalam urusan agama, menuntut ilmu agama atau beribadah namun menelantarkan orang yang menjadi tanggungannya, ia adalah seorang pendosa. Ia tidak paham bahwa bekerja untuk menjaga iffah dirinya, istrinya dan anak-anaknya adalah ibadah.
Terdapat hadits shahih dari Rasulullah ﷺ ,

الساعي على الأرملة والمسكين كالمجاهد في سبيل الله

“Petugas pengantar shadaqah untuk janda dan orang miskin bagaikan mujahid di jalan Allah.”

Maka dari itu, bersemangatlah untuk menghadiri perkump**an penuntut ilmu dan menghadiri majelis ilmu dengan tanpa menelantarkan orang yang menjadi tanggungan anda.
Orang yang inginnya meminta-meminta dari orang lain, Allah akan membukakan baginya pintu kefaqiran.
Orang yang bekerja, dialah orang yang kaya. Karena kekayaan hakiki bukanlah harta, melainkan kekayaan jiwa.
Orang yang kaya jiwanya tidak gemar meminta-minta kepada orang lain.

Semoga Allah Ta’ala memberi kita taufiq agar menjalankan apa yang Allah cintai dan ridhoi.

~°Wallahu Waliyyut Taufiq

21/12/2017

Kehadiran Karomah Habib Umar bin Hafidz yang ditakuti jin.

Seorang santri Darul Musthofa dari Malaysia mendapat kabar yang cukup mengagetkan dari keluarganya di rumah.

Kabarnya, ketika itu saudarinya yang di rumah sedang dirasuki oleh jin. Pihak keluarganya telah mengusahakan berbagai cara untuk mengeluarkan jin itu, tapi ternyata hasilnya nihil.

Akhirnya, santri ini berinisiatif untuk meminta bantuan kepada gurunya, Guru Mulia Habib Umar bin Hafidzh. Setelah Guru Mulia selesai menunaikan salah satu sholat, santri tadi memberanikan diri maju untuk mengutarakan hajatnya.

Ia pun berkata, “Ya Habib…sekarang saudari saya di Malaysia sedang dirasuki oleh jin dan jin itu sangat susah untuk dikeluarkan”. Guru Mulia langsung paham kalau santri ini sedang meminta bantuannya.
Tiba-tiba Guru Mulia terlihat seperti memandang seseorang dan beliau pun berucap, “Ihtariq (artinya: terbakar kau)!!!”. Santri itu sempat bingung dengan apa yang dilakukan Guru Mulia, tapi ia hanya berhusnudzhon saja mungkin ada hikmah di balik semua ini.
Lalu santri itu pun pamit untuk segera menghubungi keluarganya dan memastikan keadaan saudarinya. Dan Subhanallah…jin yang merasuki tubuh saudarinya itu telah keluar. Dan dia baru sadar maksud dari sikap Guru Mulia tadi, ternyata Guru Mulia tadi seperti memandang ke arah jin itu dan kemudian mengancamnya dengan ucapan beliau “ihtariq!!!”.

Seorang santri Darul Musthofa lain pernah ditanya oleh seorang Syekh di Tarim. Syekh itu berkata, “Apakah kau tahu mengapa gurumu sering diundang ke acara selamatan rumah baru??”

Santri itu menjawab bahwa ia tidak tahu. Lalu Syekh itu pun menjawab pertanyaannya sendiri,
“Apabila gurumu itu hadir di rumah yang
masih dihuni oleh jin, maka hanya dengan beliau melihat ke suatu arah, jin-jin di arah itu pun akan lari keluar dari rumah baru itu dan begitu seterusnya hingga rumah itu bersih dari para jin pengganggu tersebut.

Semoga kisah ini bisa sedikit membantu untuk memperbarui masyhad kita kepada beliau. Dan mari kita doakan agar beliau dilindungi dari segala macam fitnah dan keburukan dzhohir maupun bathin. Dan semoga beliau selalu diberikan sehat ‘afiyah dan dipanjangkan umurnya, aamiin…

23/01/2017

Seorang lelaki yang sedang dirundung kesedihan datang menemui Imam Ali bin Abi Tholib, ia pun berkata, “Wahai Amirul Mukminin, aku datang kepadamu karena aku sudah tidak mampu lagi menahan beban kesedihanku.”
Imam menjawab, “Aku akan bertanya dua pertanyaan dan jawablah !”
Lelaki itu berkata, “Ya, tanyakanlah !”
“Apakah engkau datang ke dunia bersama dengan masalah-masalah ini?” kata Imam.
“Tentu tidak” jawabnya.
“Lalu apakah kau akan meninggalkan dunia dengan membawa masalah-masalah ini?” tanya Imam.
“Tidak juga” jawabnya.
Lalu Imam berkata, “Lalu mengapa kau harus bersedih atas apa yang tidak kau bawa saat datang dan tidak mengikutimu saat kau pergi?”
“Seharusnya hal ini tidak membuatmu bersedih seperti ini. Bersabarlah atas urusan dunia..
Jadikanlah pandanganmu ke langit lebih panjang dari pandanganmu ke bumi dan kau pun akan mendapat apa yang kau inginkan….
Tersenyumlah ! karena rizkimu telah dibagi dan urusan hidupmu telah diatur….
Urusan dunia tidak layak untuk membuatmu bersedih semacam ini karena semuanya ada di tangan Yang Maha Hidup dan Maha Mengatur….”
Kemudian Imam Ali bin Abi Tholib meneruskan ungkapannya,
“Seorang mukmin hidup dalam dua hal, yaitu kesulitan dan kemudahan. Keduanya adalah nikmat jika ia sadari.
Dibalik kemudahan ada rasa syukur. Sementara Allah berfirman,
وَسَيَجْزِي اللّهُ الشَّاكِرِينَ -١٤٤-
“Allah akan Memberi balasan kepada orang yang bersyukur.”
(QS.Ali Imran: 144)
Dan dibalik kesulitan ada kesabaran. Allah berfirman,
إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ -١٠-
“Hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas.”
(QS.Az-Zumar: 10)
Bagi seorang mukmin, kesulitan dan kemudahan adalah ladang untuk menabung pahala dan hadiah dari Allah SWT. Lalu kenapa masih bersedih?...
Jangan selalu mengeluh kesedihanku begitu besar. Tapi katakan pada kesedihan itu Sungguh aku punya Allah yang Maha Besar...
Mudah2an Allah selalu mempermudah sgala urusan kita amin ya robbal alamin..

17/01/2017

"Melukis Raja"

Seorang raja yang terkenal tangguh dan pemberani.
Ia terkenal karena keberanian dan kegarangannya dalam peperangan. Tetapi sayang, akibat luka-luka dari peperangan yang berkali-kali dilaluinya ia kini hanya memiliki satu mata dan satu kaki.

Suatu hari raja mengumpulkan semua seniman untuk melukis dirinya. Tapi satu pesannya, raja meminta agar lukisan yang dihasilkan dapat menggambarkan kebesaran dirinya dengan apa adanya.

Tetapi tak satupun pelukis terkenal yang berani melukis sang raja apa adanya dengan cacat satu mata dan satu kaki.
Para pelukis terkenal tersebut merasa tidak dapat menggambarkan kebesaran yang dimilik sang raja dan mereka takut raja menjadi murka karena lukisan yang dihasilkan justru menunjukkan kelemahan sang raja.

Tanpa disangka, seorang pemuda memberanikan diri memohon pada raja untuk diperbolehkan melukis kebesaran dan kehebatan sang raja. Raja pun memberikan izin dan waktu satu bulan...

Satu bulan berlalu dan tiba saatnya pelukis muda menyampaikan lukisan kepada raja. Banyak pelukis yang hadir untuk melihat hasilnya.

Ternyata dalam lukisan itu, pelukis muda menggambarkan raja sedang berburu dan membidik dengan memejamkan satu mata serta menekuk salah satu kakinya. Rajapun sangat puas dan berterima kasih.

Pemuda pelukis itupun merasa bahagia, dan puas, karena niat baik dan tulus untuk membahagiakan raja, telah terpenuhi, dengan melihat kepuasan Raja dengan lukisan karyanya....

***
Dari kisah pelukis raja tersebut dapat kita ambil hikmah, bahwa kita harus berani, sehingga keberanian tersebut akan membuahkan, atau bahkan memaksa memunculkan kreativitas, yang tak kita duga... Dengan niat baik yang tulus, kesungguhan, maka yakinlah Tuhan akan memberikan jalan yang terbaik...

07/11/2016

DIMANAKAH KAU BERPIHAK ???
Dahulu saat Nabi Ibrahim Alaihissalam dibakar oleh Raja Namrud, datanglah burung pipit yg bolak balik mengambil air dan meneteskan air itu diatas api yg membakar Nabi Ibrahim Alaihissalam_
Cicak yg melihatnya tertawa. "Hai pipit, bodohnya yg kau lakukan itu. Paruhmu yg kecil hanya bisa menghasilkan beberapa tetes air saja. Manalah mungkin bisa memadamkan api itu.."
"Wahai cicak, memang tak mungkinlah aku bisa memadamkan api yg besar itu. Tapi aku tak mau jika Allah melihatku diam saja saat sesuatu yg Allah cintai di zhalimi... Allah tak akan melihat hasilnya apakah aku berhasil memadamkan api itu atau tidak. Tapi Allah akan melihat dimana aku berpihak.."
Cicak terus tertawa...
Dan sambil menjulurkan lidahnya ia berusaha meniup api yg membakar Nabi Ibrahim Alaihissalam.

Memang tiupan cicak itu tiada artinya, tak menambah besar api yg membakar Nabi Ibrahim Alaihissalam.
Tapi Allah melihat dimana ia berpihak..
Hikayat ini terjadi sekarang..
Saat Alquran dibenci dan dihinakan
Aku bertanya padamu hei orang yg mengaku muslim..
Dimana kau BERPIHAK ?

Sungguh memang pendapatmu tak akan mengubah sedikitpun takdir Allah. Tapi Allah akan mencatat dimana kau berpihak...

30/09/2016

Bagaimana seekor kerbau bisa mati hanya karena sebuah opini:...

1. Sehabis p**ang dr sawah kerbau rebahan dikandang dengan wajah lelah dan nafas yang berat. Datanglah seekor anjing, kemudian kerbau berkata: "aah..temanku aku sungguh lelah dan kalau boleh besok aku ingin istirahat sehari saja"

2. Anjing pergi dan ditengah jalan dia berjumpa dengan kucing yang sedang duduk di sudut tembok, kemudian anjing berkata: "tadi saya bertemu dengan kerbau dan dia besok ingin beristirahat dulu. Sudah sepantasnya sebab boss beri kerjaan terlalu berat"

3. Kucing lalu bercerita kepada kambing: "kerbau komplain boss kasi kerjaan terlalu banyak dan berat, besok dia tdk mau kerja lagi"

4.Kambing pun bertemu ayam dan dia berkata: "kerbau tidak senang bekerja dgn boss lagi , mungkin ada pekerjaan yang lebih baik lagi".

5. Ayam pun berjumpa dengan monyet dan dia bercerita p**a: "kerbau tidak akan kerja lagi untuk boss dan ingin kerja ditempat yg lain".

6. Saat makan malam monyet bertemu boss dan berkata: "boss si kerbau akhir-akhir ini telah berubah sifat nya dan ingin meninggalkan boss untuk kerja di boss yg lain"

7. Mendengar ucapan monyet sang boss marah besar dan tanpa bertanya terlebih dahulu dia lalu menyembelih si kerbau karena dinilai telah berkhianat kepadanya.

Ucapan asli kerbau: SAYA LELAH DAN BESOK INGIN ISTIRAHAT SEHARI.

Lewat beberapa teman ucapan ini telah berubah dan sampai kepada sang boss menjadi: "si kerbau akhir-akhir ini telah berubah sifatnya dan ingin meninggalkan bossnya dan kerja pada boss yg lain".

Sangat baik utk disimak:
1. Adakalanya satu pembicaraan berhenti hanya sampai telinga kita saja dan tidak usah sampai kepada telinga orang lain.

2. Jangan telan bulat-bulat atau percaya begitu saja setiap berita atau perkataan orang lain sekalipun itu keluar dr mulut orang terdekat kita. Kita perlu check and recheck kebenarannya sebelum bertindak atau memutuskan sesuatu, konfirmasi dan crosscheck kepada sumbernya langsung.

3. Kebiasaan meneruskan perkataan / berita dari orang lain bahkan dengan menambah atau menguranginya atau menggantinya dengan persepsi dan asumsi kita sendiri bisa berakibat fatal.

4. Bila ragu ddengan ucapan / berita dari seseorg atau siapapun sebaiknya kita bertanya langsung kepada yg bersangkutan utk menanyakan kebenaran informasi tsb.

Note: jadikan diri kita filter sehingga kita tidak mendatangkan celaka bagi orang lain.
Semoga bermanfaat 🙏 🙏

Wejangan ustadzah yang menarik:Ustadzah berbicara di hadapan ibu-ibu majlis ta'lim :Dari pada suami ibu-ibu terjerumus k...
27/09/2016

Wejangan ustadzah yang menarik:
Ustadzah berbicara di hadapan ibu-ibu majlis ta'lim :
Dari pada suami ibu-ibu terjerumus ke dalam dosa, lebih baik ijinkan mereka untuk menikah lagi...
Mungkin ini berat, tetapi pahala yang akan ibu dapatkan atas kerelaan ini sangatlah besar".
Salah satu ibu-ibu jamaah mengacungkan jari....
"Silahkan ibu", kata ustadzah...
"Terima kasih, ustadzah", ibu itu memulai bicara, "hati saya jadi sangat tenang setelah mendengar apa yang ustadzah sampaikan...
Dari dulu saya bingung bagaimana caranya memberitahu ustadzah, Tapi setelah mendengar ceramah ustadzah barusan, saya bisa memberanikan diri untuk memberitahu ustadzah, bahwa … ehm … sebelumnya saya mohon maaf sampai sekarang belum bisa memberitahu ustadzah, bahwa dua tahun ini, saya sudah menjadi istri kedua dari suami ustadzah".
Mendengar itu ustadzah seketika pingsan.....😂 ternyata blm siap...
Tidak lama kemudian Ustadzah siuman, terus dikasih minum oleh madu nya sambil diajak istighfar...
Setelah istighfar dan tenang, akhirnya Ustadzah berkata kepadamadunya :
" maafkan saya adinda.., ternyata hati ini tidak sekuat batu.., tapi sekarang saya sudah faham dan harus ikhlas menerima nya...". Sambil berpelukan, ustadzah berkata :"..kita harus menjadi istri-istri yang sholehah... ".
Setelah kuat, kemudian ustadzah berdiri menggandeng madunya dan melanjutkan ceramah nya dengan mengatakan ini salah satu contoh istri-istri yg sabar lillahi ta'ala...Sontak para jama’ah terharu.., salah seorang ibu muda yang cantik menangis terseguk kemudian berdiri mengacungkan tangan..
Ya silahkan ibu..apa yg mau ditanyakan?
"Si ibu ini dengan air mata bercucuran berkata :" ya ustadzah..., saya tidak tahu apakah saya ini menangis sedih atau bahagia melihat ustadzah dan madunya kompak...Saya tidak tahu apakah saya bisa kuat karena ternyata saya adalah istri ketiga nya suami ustadzah....
"Tiba-tiba gubrak ustadzah pingsan lagi di susul madunya.....😬
Akhir ceritaTidak lama kemudian Ustadzah dan madunya siuman, terus dikasih minum sambil diajak istighfar...
Setelah istighfar dan tenang, akhir Ustadzah berkata:" maafkan saya adinda-adinda.., ternyata hati ini tidak sekuat batu.., tapi sekarang saya sudah faham dan harus ikhlas menerima nya...".
Setelah kuat, kemudian ustadzah berdiri menggandeng madu-madunya dan melanjutkan ceramah nya dengan mengatakan ini salah satu contoh istri-istri yg sabar lillahi ta'ala...Sontak para jama’ah terharu.., salah seorang ibu muda yang cantik kemudian berdiri mengacungkan tangan...
Tiba-tiba gubrak ustadzah pingsan lagi di susul kedua orang madunya ..
Kemudian, salah seorang panitia bertanya: 'Ya silakan ibu, apa yg mau ditanyakan ...?,
terus jawab nya, 'Maaf letak wc sebelah mana ya?' ..😁 😂 😀😭😜

25/09/2016

TUJUH (7) KATA-KATA MUTIARA IMAM SYAFI'I

1. "Bila kamu tak tahan penatnya belajar, maka kamu akan menanggung perihnya kebodohan."

2. "Jangan cintai orang yang tidak mencintai Alloh. Kalau Alloh saja ia tinggalkan, apalagi kamu"

3. "Barangsiapa yang menginginkan Husnul Khatimah, hendaklah ia selalu berprasangka baik dengan manusia".

4. "Doa di saat tahajud adalah umpama panah yang tepat mengenai sasaran."

5. "Ilmu itu bukan yang dihafal tetapi yang memberi manfaat.”

6. "Siapa yang menasihatimu secara sembunyi-sembunyi maka ia benar-benar menasihatimu. Siapa yang menasihatimu di khalayak ramai, dia sebenarnya menghinamu''

7. "Berapa banyak manusia yang masih hidup dalam kelalaian, sedangkan kain kafannya sedang ditenun".

Abang, aku mau kerja!”“Jangan, lah. Kamu di rumah saja. Istri itu di rumah tugasnya :)”“Itu, tetangga kita, dia kerja!”“...
18/09/2016

Abang, aku mau kerja!”

“Jangan, lah. Kamu di rumah saja. Istri itu di rumah tugasnya :)”

“Itu, tetangga kita, dia kerja!”

“Hehe …, dia itu guru, sayaang. Dia dibutuhkan banyak orang. Yang membutuhkan kamu tidak banyak. Hanya Abang dan anak kita. Di rumah saja, ya.”

“Itu…, tetangga kita yang satunya, yang sekarang sudah pindah ke kampung sebelah, aku lihat dia kerja. Bukan guru. Tidak dibutuhkan banyak orang.”

“Nanti, tunggu Abang meninggal dunia.”

“Apa-apaan sih?”

“Dia itu janda, sayaaaang. Suaminya meninggal satu setengah bulan yang lalu. Makanya dia kerja.”

“Tapi kebutuhan kita makin banyak, Bang”

“Kan Abang masih kerja, Abang masih sehat, aku masih kuat. Akan Abang usahakan, InsyaAllah.”

“Iya, aku tahu. Tapi penghasilan Abang untuk saat ini tidaklah cukup.”

“Bukannya tidak cukup, tapi belum lebih. Mengapa Abang bilang begitu? Karena Allah pasti mencukupi. Lagi p**a, kalau kamu kerja siapa yang jaga anak kita?”

“Kan ada Ibu! Pasti beliau tidak akan keberatan. Malah dengan sangat senang hati.”

“Istri Abang yang Abang cintai, dari perut sampai lahir, sampai sebelum Abang bisa mengerjakan pekerjaan Abang sendiri, segalanya menggunakan tenaga Ibu. Abang belum ada pemberian yang sebanding dengan itu semua. Sedikit pun belum terbalas jasanya. Dan Abang yakin itu tak akan bisa. Setelah itu semua, apakah sekarang Abang akan meminta Ibu untuk mengurus anak Abang juga?”

“Bukan Ibumu, tapi Ibuku, Bang?”

“Apa bedanya? Mereka berdua sama, Ibu kita. Mereka memang tidak akan keberatan. Tapi kita, kita ini akan jadi anak yang tegaan. Seolah-olah, kita ini tidak punya perasaan.”

“Jadi, kita harus bagaimana?”

“Istriku, takut tidak tercukupi akan rezeki adalah penghinaan kepada Allah. Jangan khawatir! Mintalah pada-Nya. Atau begini saja, Abang ada ide! Tapi Abang mau tanya dulu.”

“Apa, Bang?”

“Apa alasan paling mendasar, yang membuat kamu ingin bekerja?”

“Ya untuk memperbaiki perekonomian kita, Bang. Aku ingin membantumu dalam penghasilan. Untuk kita, keluarga kita.”

“Kalau memang begitu, kita buka usaha kecil saja di rumah. Misal sarapan pagi. Bubur ayam misalnya? Atau, bisnis online saja. Kamu yang jalani. Bagaimana? anak terurus, rumah terurus, Abang terlayani, uang masuk terus, InsyaAllah. Keren, kan?”

“Suamiku sayang, aku tidak pandai berbisnis, tidak bisa jualan. Aku ini karyawati. Bakatku di sana. Aku harus keluar kalau ingin menambah penghasilan.”

“Tidak harus keluar. Tenang, masih ada solusi!”

“Apa?”

“Bukankah ada yang lima waktu? Bukankah ada Tahajud? Bukankah ada Dhuha? Bukankah ada sedekah? Bukankah ada puasa? Bukankah ada amalan-amalan lainnya? Allah itu Maha Kaya. Minta saja pada-Nya.”

“Iya, Bang, aku tahu. Tapi itu semua harus ada ikhtiar nyata.”

“Kita ini partner, sayang. Abanglah pelaksana ikhtiarnya. Tugas kamu cukup itu. InsyaAllah jika menurut Allah baik, menurut-Nya kita pantas, kehidupan kita pasti akan berubah.”

“Tapi, Bang?!”

“Abang tanya lagi…, kamu ingin kita hidup kaya, apa berkah?”

“Aku ingin kita hidup kaya dan berkah.”

“Kalau begitu lakukan amalan-amalan tadi. InsyaAllah kaya dan berkah.”

“Kalau tidak kaya?”

“Kan masih berkah? Dan…, tahu apa yang terjadi padamu jika tetap istiqomah dengan itu?”

“Apa, Bang?

“Pilihlah pintu surga yang mana saja yang kamu s**a. Dan kamu, menjadi sebenar-benarnya perhiasan dunia.”

***

Rasulullah SAW bersabda, “Apabila seorang wanita (istri) itu telah melakukan shalat lima waktu, puasa bulan Ramadhan, menjaga harga dirinya dan mentaati perintah suaminya, maka ia diundang di akhirat supaya masuk surga berdasarkan pintunya mana yang ia s**a (sesuai pilihannya),” (HR. Ahmad, Ibnu Hibban dan Thabrani).

“Dunia adalah
perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita sholehah” [H.R. Muslim]

😬

Address

Jalan Letjend Suprapto
Jakarta
10510

Telephone

+6281911994033

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Cerita Hikmah - Ovick story posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Cerita Hikmah - Ovick story:

Share