Desy nur hikmah

Desy nur hikmah Asbabun nuzul Qur'an

21/10/2017

Duhai kekasih Allah,

Ya Rasulullah kekasih Allah pelipur lara cahayanya sepanjang masa.

Ya rasulullah , kekasih Allah

Pernah terbesit tanya dlm hatiku siapa engkau ? Kenapa namamu hadir dalam relung hatiku.
Kenapa orang tuaku memperkenalkan tangguhnya engkau (Rasulullah) yg jelas2 beliau pun belum pernah bertemu denganmu,
Tangguhnya dirimu, lembutnya hatimu, tegasnya dirimu, sabarnya hatimu, pintarnya dirimu semua ada pada dirimu membuat diriku semakin terpesona denganmu. Bagaimana dengan kerupawanan nya dirimu????????

Duhai rasulullah engkau lah panutan terakhir dikehidupan fana dunia ini .
Engkau kekasih pemilik semesta alam ini .
Semakin mengenalmu semakin rindu ini menggebu dalam kalbu ku.
Tak terbayang gelapnya hidup didunia ini bila tidak pernah ada dirimu. Terpanjat hanya untukmu sholawat cinta penawar rindu kepadamu.

Engkau ya rasulullah kekasih Allah ijinkan aku menatap wajah rupawanmu walau hanya sedetik lamanya di dalam mimpiku.
Ummati ummati ku tahu cintamu kepada kami

Ya habiballah
Betapa ku merinduimu.

Teruntuk kekasih Allah.

Satu set gamis dari Agustinshop
09/09/2017

Satu set gamis dari Agustinshop

Salam silaturahmi
28/08/2017

Salam silaturahmi

24/07/2017
24/07/2017

Semoga pesannya tersampaikan.
Sudh bersyukur dan qanaah kah kita?
Mari kita intropeksi diri kita sudah brsyukurkh?
Allah swt yg maha memberi nikmat, nikmat hidup ,sehat, rizki, pendidikan, anak, harta benda dan sebagainya, yg paling utama nikmat iman kepada Allah swt.
Apabila kita mengimani Allah swt, Allah akan memberikan kepada kita nikmat dunia dan akhirat balasan yang seimbang.
Coba tanykn sama hati kita! Sudah beriman kah? Siapa yang lebih kamu taati dan cintai, Allah subhanahu wata'ala kah? Hartamukah? Pasangan kamu kah ? Atau iblis laknatullahkah yg sering mmbuat tipu daya hamba Allah?coba kita fikirkan! Tanpa iman di dlam hati kita, hati kita bagaikan debu yang terbang sia sia.. Hilang begitu sja.
Yuk kita renungkan bersama.

"Dan kami hadapi sgla amal yg mrk krjkn. Lalu kmi jdikn amal itu bgaikn debu yg bertrbngn"
Qs. Al furqan 23
"org org kfir kpd tuhannya amal amaln mrk sperti abu yg ditiup kncang. Merka tidk dpt mngambil mnfaat sdikitpun dri ap yg merk telh usahakn (di dunia) yg dmikian itu adlh kesesatan yg jauh"
Qs. Ibrahim 18
" dan org2 kafir aml mrk adlh fatamorgana di tnh yg dtr yg di sangka air olh org2 dahaga, tetpi bila d dtnginya air itu tdk mendptknnya sesuatu apapun.
Qs. Annur 39

Sempit dunia ini jikalau kita penuhi keseharian kita dengn keluhan keluhan.
" apabila anak adam mempunyai dua lembah pastilah menginginkan ketiga. Padahal tidaklah mengisi mulut anak adam melainkan tanah dan Allah akan memberikan taubat orang yg bertaubat. HR Bukhari.

"Allah yg memiliki sgla apa yg di langit dan d bumi dan celakalah bagi org org kafir karna siksaan yg pling perih"
Qs. Ibrahim 2

Allah maha menerima taubat hambanya, mmberikan nikmat yang besar. Maka kita sbgai hambanya harus belajar mensyukuri nikmat Allah dan qanaah . Selalu merasa cukup atas apapun yg Allah swt berikan, tapi bukn berarti qanaah sudah tidk mau berusaha membuat hati sempit . Terus berusaha berdoa mensyukuri dan ikhlas.
" ya Allah jadikan aku merasa qanaah terhadap apa yg engkau rizkikan kepadaku dan berikan keberkahan keberkahan kepadaku "

07/04/2017

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu

Asbabun nuzul (QS Al Fill)


Abdul Muthallib kembali kepada orang-orang Quraisy dan memberi tahu kepada mereka tentang tentera bergajah pimpinan Abrahah.

la perintahkan mereka supaya keluar dari Mekah dan berlindung ke atas gunung-gunung. Kemudian ia berdiri dan bergantung di pintu Ka’bah. Segolongan orang Quraisy berdiri bersamanya berdoa kepada Allah dan memohon pertolongan kepada-Nya.

Abrahah menghadapkan pasukan dan gajahnya ketika telah tiba di sekitar Mekah, tetapi gajahnya lantas menderum di luar kota Mekah dan tidak mau memasukinya. Mereka berusaha keras untuk memasuki kota Mekah, tetapi tidak berhasil. Hal itu diterangkan juga oleh Rasulullah saw. Melalui sabda beliau pada waktu peristiwa Hudaibiah ketika unta beliau al-Qashwa’ menderum di luar kota Mekah.

Maka, orang-orang berkata, “Al-Qashwa’ mogok.” Lalu Rasulullah bersabda, “Al-Qashwa’ tidak mogok dan dia tidak diciptakan untuk mogok. Akan tetapi, dia ditahan oleh yang menahan gajah dahulu.”

Diriwayatkan di dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim bahwa Rasulullah S.A.W bersabda pada waktu pembebasan kota Mekah (Fat-hu Makkah),
Nah, itu adalah peristiwa yang pasti bahwa Allah telah menahan gajah itu dari memasuki Mekah pada waktu peristiwa gajah.

Kemudian Allah hendak membinasakan pasukan itu beserta komandannya. Maka, dikirimkan-Nyalah kepada mereka beberapa rombongan burung yang melempari mereka dengan batu-batu yang berasal dari tanah liat dan dari batu-batu gunung, sehingga mereka menjadi seperti daun-daun kering yang terobek robek, sebagaimana diceritakan oleh Al-Qur’anul-Karim. Abrahah pun tekena lemparan di tubuhnya. Mereka membawanya dalam keadaan jari-jarinya terputus satu demi satu, hingga sampai di Shan’a. Maka, ia tidak mati sehingga dadanya terbelah dan kelihatan hatinya, sebagaimana diceritakan dalam beberapa riwayat.

Ustadz Syekh Muhammad Abduh mengatakan di dalam menafsirkan surah ini di dalam Juz Amma,
“Pada hari kedua, merajalela penyakit cacar dan campak di kalangan tentara (Abrahah).” Ikrimah berkata, “Itu adalah penyakit cacar yang pertama kali ada di negara Arab.” Ya’qub bin Utbah berkata tentang peristiwa yang terjadi itu, “Pertama kali terjadi penyakit campak dan cacar di negeri Arab adalah pada tahun itu. Wabah itu menimpa tubuh mereka dengan kondisi yang jarang terjadi keadaan seperti itu. Daging mereka berserakan dan berjatuhan, sehingga pasukannya menjadi rusak dan berlarian, dan mereka pun terkena penyakit itu. Daging Abrahah terus berjatuhan sepotong demi sepotong, dan jari-jemarinya terputus satu demi satu hingga tembus dadanya, dan ia meninggal di Shan’a.”

Demikianlah yang telah disepakati dalam riwayat-riwayat. Itulah itikad yang benar tentang peristiwa ini. Surah yang mulia ini telah menjelaskan kepada kita bahwa penyakit cacar atau campak itu timbul karena batu kering yang jatuh menimpa personal tentara itu dengan perantaraan beberapa rombongan burung yang dikirimAllah bersama angin kencang. Maka boleh saja Anda berkeyakinan bahwa burung ini adalah sejenis nyamuk atau lalat yang membawa bibit-bibit penyakit, dan batu-batu ini berasal dari tanah beracun yang kering yang dibawa oleh angin, lalu menempel pada kaki binatang-binatang tersebut. Apabila ia hinggap pada tubuh, niscaya akan menempellah racun tersebut padanya. Kemudian menimbulkan luka yang merusak tubuh dan menjadikan dagingnya berjatuhan.
Kebanyakan dari burung-burung yang lemah ini disiapkan sebagai tentara Allah yang besar untuk membinasakan orang-orang yang hendak dibinasakan-Nya. Binatang-binatang kecil ini, yang sekarang mereka namakan dengan mikroba tidak keluar dari kelompok tentara-tentara Allah itu. Mereka bermacam-macam kelompok dan jenisnya yang hanya Allah SWT yang dapat menghitung jumlahnya.

Adanya bekas kekuasaan Allah untuk menekan orang-orang yang zalim dan diktator tersebut, tidak ditentukan bahwa burung-burung itu harus dari puncak-puncak gunung, tidak harus dari jenis binatang bersayap yang aneh, tidak harus memiliki warna tertentu, dan tidak p**a harus diketahui ukuran bebatuannya dan cara kerjanya. Maka Allah memiliki tentara dari segala sesuatu.

” Pada tiap-tiap sesuatu lerdapat tanda-tanda Yang meriunjukkan bahwa Allah Maha Esa.”
Tidak ada satu pun kekuatan di dunia ini melainkan tunduk kepada kekuatan-Nya. Maka terhadap sang tiran yang hendak menghancurkan Baitullah ini, Allah mengirimkan kepadanya burung atau binatang penerbang yang menebarkan penyakit cacar atau campak kepadanya. Lalu, membinasakannya dan membinasakan kaumnya, sebelum memasuki Mekah. Ini sekaligus sebagai nikmat yang dicurahkan Allah kepada warga tanah Haram, meskipun waktu itu mereka masih menyembah berhala, untuk memelihara rumah suci-Nya.
Sehingga, Dia mengutus orang yang akan memeliharanya dengan kekuatan agamanya, yaitu Nabi Muhammad S.A.W. Nikmat Allah itu dahulu juga diberikan kepada musuh-musuh-Nya, pasukan bergajah yang hendak memangsa Baitul Haram tanpa dosa dan kesalahan apa pun.
Kami tidak mengetahui, apakah gambaran yang dilukiskan oleh Ustadz al-Imam mengenai bentuk penyakit cacar atau campak ataukah yang disebutkan dalam beberapa riwayat bahwa batu-batu itu sendiri yang mencabik-cabik kepala dan tubuh mereka hingga rusak berantakan seperti daun-daun yang dimakan ulat, yang disebut “ashf”, yang lebih menunjukkan kekuasaan dan rencana Allah.
Bagi kami sama saja, apakah hukum alam yang terungkapkan kepada manusia yang berlaku dan membinasakan suatu kaum yang hendak dibinasakan oleh Allah, ataukah terjadi sesuatu yang luar biasa yang tidak terungkapkan dalam ilmu pengetahuan manusia, yang terjadi pada kaum itu untuk merealisasikan ketentuan Allah.
(Diriwayatkan oleh Bukhari)
“Sesungguhnya, Allah telah menahan gajah dari memasuki kota Mekah, dan Dia menjadikan Rasul-Nya dan kaum mukminin berkuasa atasnya. Sesungguhnya, kehormatan kota ini telah kembali sebagaimana kehormatannya kemarin. Karena itu ingatlah, hendaklah orang yang hadir menyampaikan kepada yang tidak hadir.”

Bermacam-macam riwayat di dalam menetapkan keberadaan burung-burung ini, tentang rombongannya, bentuknya, ukuran fisiknya, besar kecilnya batu-batu itu, jenisnya, dan cara kerjanya, sebagaimana juga terdapat sebagian riwayat yang mengatakan bahwa pada tahun itu merajalela penyakit cacar dan campak di Mekah. Orang-orang yang cenderung mempersempit kawasan kejadian luar biasa dan urusan gaib, memandang bahwa hukum alam yang berlaku dalam peristiwa itu. Mereka berpendapat bahwa menafsirkan peristiwa itu dengan terjadinya wabah cacar dan campak adalah lebih dekat dan lebih tepat, sedangkan, yang dimaksud dengan burung di situ adalah lalat atau nyamuk yang menyebarkan virus-virus tersebut, karena arti kata thairadahh segala sesuatu yang bisa terbang.

Inilah yang semestinya dipegang dalam menafsirkan surah ini. Selain itu tidak dapat diterima kecuali dengan takwil, jika sah riwayatnya. Ada satu kekuasaan besar yang mengagumkan yang menghukum orang yang membanggakan diri dengan gajahnya. Kemudian membinasakannya dengan burung atau makhluk kecil yang tidak tampak oleh mata telanjang. Karena kecilnya ukurannya, tetapi diberi kemampuan demikian hebat. Tidak diragukan oleh orang yang berakal sehat bahwa peristiwa ini sangat hebat, menakjubkan, dan mengagumkan!!

31/03/2017

*🌴Rajab adalah Bulan Menanam🌴*

🍂Sahabat sholeh sholehah, kita sudah memasuki bulan Rajab. Tak terasa kurang lebih dua bulan lagi Ramadhan akan datang menyapa. Buatlah persiapan menyambut Ramadhan. Bila kita menginginkan pembebasan dari neraka di bulan Ramadhan dan ingin diterima amalnya serta dihapus segala dosanya, maka harus ada bekal yang dipersiapkan.
شهر رجب شهر للزرع
و شعبان شهر السقي للزرع
و رمضان شهر حصاد الزرع

🌾"Rajab adalah bulan untuk menanam, Sya’ban adalah bulan untuk mengairi dan Ramadhan adalah bulan untuk memanen."
🍃Imam Abu Bakr Az Zur’i rahimahullah mengingatkan kepada kita tentang "persiapan", beliau berkata,

اَلتَّهَاوُنُ بِالْأَمْرِ إِذَا حَضَرَ وَقْتُهُ

🍁"yaitu kewajiban telah datang tetapi kita tidak siap untuk menjalankannya."
🌱Para salafus soleh senantiasa mempersiapkan Ramadhan dengan sebaik-baiknya. Para Ulama mengatakan,

كَانُوا يَدْعُوْنَ اللهَ سِتَّةَ أَشْهُرٍ أَنْ يُبَلِّغَهُمْ شَهْرَ رَمَضَانَ ثُمَّ يَدْعُوْنَ اللهَ سِتَّةَ أَشْهُرٍ أَنْ يَتَقَبَّلَهُ مِنْهُمْ

☘️"Mereka (para sahabat) berdo’a kepada Allah selama 6 bulan agar mereka dapat menjumpai bulan Ramadlan."
💦Inilah bukti kerinduan mereka akan perjumpaan dengan bulan Ramadhan. Karenanya, bersiaplah menyambut kehadirannya agar ketika Ramadhan datang kita sudah siap menjalankan kewajiban puasa dan amalan-amalan lainnya yang ada di dalamnya.
🍂Bersiap-siaplah! Pelajarilah ilmu-ilmu syar'i terkait dengan Ramadhan dan serba-serbinya, perbanyak amal sholeh untuk membiasakan diri, perbarui dan perbanyak taubat.

*🔰We Are Tholabul'ilmi🔰*Semakin antik suatu barang semakin mahal harganya.Begitupun manusia.. semakin langka semakin mah...
31/03/2017

*🔰We Are Tholabul'ilmi🔰*

Semakin antik suatu barang semakin mahal harganya.
Begitupun manusia.. semakin langka semakin mahal nilainya..

Istri Shalihah.

Yang tunduk patuh pada suami...
Yang senantiasa berseri seri saat dipandang...
Yang ridha terdiam saat suami marah...
Tidak merasa lebih apalagi meninggikan suara...
Tercantik di hadapan suami...
Terharum saat menemani suami beristirahat....
Tak menuntut keduniaan yang tidak mampu diberikan suaminya...
Yang sadar bahwa ridha-Nya ada pada ridha suaminya...

Suami sholeh itu..

Yang mengerti bahwa istrinya bukan pembantu..
Sadar tak melulu ingin dilayani....
Malu jika menyuruh ini itu karena tahu istrinya sudah repot seharian urusan anak dan rumah...
Yang tak berharap keadaan rumah tenang dan lapang saat p**ang karena sadar itulah resiko hadirnya amanah amanah yang masih kecil...
Yang sadar pekerjaan rumah tangga juga kewajibannya....
Yang rela membantu mengerjakan pekerjaan rumah tangga karena rasa sayangnya terhadap istrinya yang kelelahan....

😊 Smoga bermanfaat

🔰🔰🔰🔰🔰🔰🔰🔰🔰

26/03/2017
26/03/2017

Asbabun nuzul QS. An Nashr
“1. apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan
2. dan kamu Lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong
3. Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat.” (surat an-Nashr: 1-3)

Diriwayatkan oleh ‘Abdurrozzaq did lam kitab al-Mushannaf, dari Ma’mar yang bersumber dari az-Zuhri, bahwa ketika Rasulullah saw memasuki kota Makah saat Fathu Makkah, Khalid bin Walid diperintahkan untuk memasuki Makah dari jurusan dataran rendah untuk menggempur pasukan Quraisy (yang menyerangnya) serta merampas senjatanya setelah memperoleh kemenangan. Maka berbondong-bondonglah kaum Quraisy masuk Islam. Surat ini turun berkenaan dengan peristiwa tersebut, sebagai perintah untuk memuji syukur dengan memahasucika Allah atas kemenangan yang telah diraih dan meminta ampunan atas segala kesalahan yang telah dilakukan.

Semoga bermanfaat. Dan menambah ilmu iman islam kita.
Alhamdulillah.

Address

Jakarta
11730

Telephone

+6283873232198

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Desy nur hikmah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Desy nur hikmah:

Share