Rumah Gestun

Rumah Gestun Layanan Gesek Tunai & Pelunasan Kartu kredit dengan Kualitas Prima.

14/03/2016

MENGAPA PERLU PELUNASAN KARTU KREDIT ? (Tulisan 1)
(Edisi Back To Basic)
Saat kita memiliki kartu kredit baru yg kita gunakan untuk diputarkan dananya untuk usaha, sering kali kita kurang mengerti caranya mengelola dana dan tagihan kartu-kartu tersebut.
Cara yang umumnya dilakukan adalah sekedar melakukan penarikan uang lewat jasa gesek tunai, lalu menunggu sampai tagihan kartu kredit muncul, dan tagihan dibayarkan. Sayangnya cara ini kelihatannya simple tapi memiliki banyak kesalahan mendasar :
1. Si pemilik kartu tidak mengerti cara kerja billing tagihan kartu kredit dan sering berakibat tidak memeriksa tagihannya lewat billing tagihan, tapi langsung dibayarkan saja.
2. Si pemilik kartu tidak mengerti cara management kartu kredit yang baik, apalagi administrasinya tidak ditata secara baik alias berantakan, akibatnya akan tidak akuratnya data-data yang diperlukan seperti sisa limit, total pemakaian dan lain-lainnya. Inilah yang menyebabkan kualitas transaksi di billing kartu kredit terlihat sangat buruk dan transaksi nya monoton, sehingga beresiko terkena “Indikasi Gestun / gesek tunai”.
Pada dasarnya secara umum, pengguna kartu kredit walaupun tahu tentang pentingnya bertransaksi yang baik dan natural, tapi tetap hanya mengandalkan transaksi gesek tunai saja. Masalahnya banyak hal yang diperlu diketahui tentang transaksi gesek tunai yang baik dan natural yang terdiri dari 4 Element Penting, yaitu sbb :
1. NOMINAL TRANSAKSI.
Kesalahan terbesar yang umumnya terjadi karena kurang pahamnya logika bahwa transaksi gesek tunai adalah transaksi yang cenderung abnormal. Misalnya kartu kredit limit Rp 20 juta, tapi digesek sampai Rp 19 juta sekaligus. Secara teknis, limit menunjukan kemampuan belanja kita yang didasarkan dari kemampuan bayar.
Tetapi secara logika perbankan, alangkah aneh seseorang yang memiliki kemampuan bayar Rp 20 juta tapi langsung menghabiskannya dalam 1 kali transaksi. Sudah jelas cara ini sangat diharamkan, karena beresiko terkena “Indikasi gestun”. Indikasi gestun dalam kondisi yang ekstrim (pada bank-bank penerbit tertentu) bisa mengakibatkan penurunan limit kartu, penolakan thp permohonan kenaikan limit atau penambahan kartu baru, bahkan diblokir.
2. VARIASI MERCHANT.
Ini juga masalah klasik. Artinya jangan melakukan gesek tunai dgn merchant yang itu-itu saja (dalam kondisi tertentu ada beberapa bank yang mudah sekali mendeteksi perilaku ini).
3. TIMING TRANSAKSI.
Ini yang sering sekali dilupakan. Bertransaksi di tempat “A” lalu bertransaksi di tempat “B” hanya dalam waktu 5 atau 10 menit. Padahal jarak tempat “A” dan tempat “B” cukup jauh (misalnya 10 km di daerah jabodatabek) : apa mungkin belanjanya pakai helicopter ? ha..ha..ha..ha..
4. FREKWENSI TRANSAKSI.
Jumlah transaksi gesek tunainya harus cukup aktif, misalnya minimum 3 atau 4 kali transaksi per bulan. Dalam banyak kasus, kita sendiri menghadapi kondisi karena sibuk dan tidak punya waktu, transaksi hanya 1 – 2 kali per bulan. Hasilnya kami sendiri pernah limitnya diturunkan menjadi 50% gara-gara transaksi yang monoton ini.
Jadi definisi transaksi yang baik dan benar adalah harus merangkum 4 elemen tersebut : Nominal transaksi + Variasi merchant + Timing transaksi + frekwensi transaksi. Inilah yang disebut variasi transaksi yang sesungguhnya. Tidak bisa hanya bergantung pada 1 elemen saja.
Harus diakui cara ini adalah sulit untuk dipenuhi terutama untuk orang awam (belum memiliki pengetahuan kartu kredit yang baik) dan orang yang sibuk.
Jadi, kalau mau melakukan transaksi yang cantik dan aman itu ternyata tidak mudah dan tidak mungkin murah. Mengapa ?? Karena membutuhkan konsentrasi, biaya, tenaga, dan sistem adminitrasi yang baik. Tidak semua orang memiliki ketrampilan dan sumber daya ini.
Salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan transaksi pelunasan / Cuci / Rolling. Mengapa ?
Tunggu jawabannya di tulisan kami ke-2.

14/03/2016

Repost......
KONSEP CICILAN DI TAGIHAN KARTU KREDIT.
Banyak sekali pengguna Kartu Kredit yang masih kurang mengerti tentang Konsep CICILAN di Tagihan Kartu Kredit nya.
Ini p**a yang membuat banyak pemahaman yang menyesatkan tentang CICILAN.
Umumnya pengguna kartu kredit memilih untuk menerima penawaran bank untuk mengkonversi nilai traksaksi sebelumnya dengan CICILAN karena hanya merasa itu cara termurah.
Mohon untuk tidak salah mengerti, ada beberapa alasan untuk sangat berhati-hati ketika mengkonversi nilai transaksi sebelumnya ke CICILAN.
1) CICILAN pada dasarnya merupakan bentuk transaksi yang mendapatkan prioritas pembayaran pertama smile emoticon First Priority Payment BilL). Ini artinya, berapapun uang yang dibayarkan pada tagihan bulan yang bersangkutan, maka Uang yang kita bayarkan dialokasikan bank untuk melunasi CICILAN yang jatuh tempo pada bulan tersebut.
2) Umumnya CICILAN memblokir sisa Limit Pagu Kartu Kredit Kita (Walaupun cara perhitungan tiap-tiap Bank akan sedikit berbeda).
Misalnya, pada suatu billing statement kartu kredit kita, CICILAN per bulan yang disepakati adalah Rp 500.000. Dan pada bulan yang bersangkutan ada transaksi retail tambahan sebesar Rp 350.000. Tertera tagihan bulan yang tersebut adalah Rp 850.000 smile emoticon Rp 500.000 + Rp 350.000).
Bila pada bulan tersebut, kita hanya punya uang sebesar Rp 600.000, maka kondisinya adalah sbb :
Pembayaran Rp 600.000 - CICILAN Rp 500.000, sisa Uang Rp 100.000 yang akan dialokasikan ke transaksi retail tambahan yang berjumlah Rp 350.000. Jadi untuk CICILAN nya dianggap LUNAS untuk bulan tsb. Namun secara tagihan bulan tsb. muncul kurang bayar Rp 250.000 (=Rp 100.000 - Rp 350.000).
Pada kasus yang lebih ekstrem, bila sisa limit kartu kredit tersebut sudah tinggal sedikit, katakanlah 10-15%, besar kemungkinan CICILAN akan membebani tagihan kartu kredit menuju Kemacetan Tagihan.
Jadi kesimp**annya, CICILAN bisa diambil oleh pengguna kartu kredit bila total porsi Total CICILAN + Bunga nya masih KURANG ATAU SAMA dengan 50% pagu limit kartu kredit nya. Akan sangat berbahaya bila Pengguna Kartu Kredit mengkonversi transaksi nya ke dalam bentuk CICILAN bila sisa limit yang tersedia hanya sedikit (misalnya 20% atau kurang).

04/12/2015

TRANSAKSI NATURAL
Pelaku jasa Gesek Tunai / Pelunasan Kartu Kredit yang Bagus adalah yang berupaya untuk membuat transaksi-transaksi yang dilakukan menjadi terlihat se-NATURAL mungkin.
Bukan hanya sekedar membantu mencairkan dana dari kartu kredit.
Karena pada umumnya transaksi Gesek Tunai adalah Transaksi yang memperlihatkan pemakaian kartu kredit secara ABNORMAL. Dibutuhkan pengetahuan dan ketrampilan di atas rata-rata pengetahuan umum pengguna kartu kredit..

Kehidupan Kita tidak selalu dalam kondisi baik selamanya.Ada kalanya ada masalah besar datang tiba-tiba tanpa diundang.D...
03/09/2015

Kehidupan Kita tidak selalu dalam kondisi baik selamanya.
Ada kalanya ada masalah besar datang tiba-tiba tanpa diundang.
Dalam kondisi tersebut, kartu kredit menjadi penyelamat kita.

Dapatkan pelayanan dari kami tentang pemanfaatan kartu kredit, baik pengelolaannya secara baik dan benar, serta cerdas.

Address

Jakarta
10730

Opening Hours

Monday 13:00 - 18:30
Tuesday 13:00 - 18:30
Wednesday 13:00 - 18:30
Thursday 13:00 - 18:30
Friday 13:00 - 18:30
Saturday 13:00 - 18:30

Telephone

6281289104666

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Rumah Gestun posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share