30/08/2021
*Pertanyaan 15*
Untuk mendapatkan hasil optimal Apakah wajib menggunakan agen hayati Eco Plant Protector?, apa bisa langsung dengan pupuk organik Eco Farming saja sudah cukup tanpa Eco Plant Protector??
*Jawaban*
Perlu di pahami bahwasanya saat ini kondisi lahan pertanian kita sudah mengalami kerusakan terutama residu pupuk kimia, herbisida dan pestisida.
Syarat berkembang nya mikroba Eco Farming Mesti memiliki lahan yang sehat , karena jika di lahan yang langsung di aplikasikan Eco Farming kebetulan banyak patogen jahat sebagai parasit, residu kimia dan racun di lahan, maka kinerja Mikroba Eco Farming tidak optimal bekerja justru bisa Dorman bahkan mati.
Adapun kehadiran agen hayati di sini sangat vital sekali untuk menetralisir racun, patogen dan residu dari bahan kimia yg berbahaya di lahan. Karena saat lahan sudah bebas dari resiko di atas maka mikroba Eco Farming akan bekerja optimal untuk menyediakan nutrisi tanaman.
Selain itu agen hayati juga mampu memproteksi serangan hama dan penyakit, karakter Mikroba & jamur yg ada di Agen Hayati Eco Plant Protector memiliki kemampuan yang lebih baik di banding dengan pestisida kimia. Dengan kandungan dari *mirkroorganisme (bukan zat racun)* agen hayati tidak menimbulkan residu berbahaya dan membuat hama tidak resisten serta ramah lingkungan.
Jika di hitung secara ekonomis, penggunaan agen hayati jauh lebih murah dan terjangkau di banding pestisida kimia
Kami dari team konsultan juga menganalisa beberapa mitra yang menggunakan Eco Farming namun tidak mendapatkan hasil signifikan selain SOP yg kurang tepat, salah satu faktor penyebabnya adalah lahan yang sudah rusak seperti endapan pupuk kimia, pestisida dan herbisida berlebihan membuat berkembang nya mikroba Eco Farming jadi terhambat dan tidak bekerja secara optimal
Maka dari itu penggunaan agen hayati sejak awal di pra tanam & perendaman benih/bibit sangat menentukan sekali untuk mendapatkan hasil maksimal
*Saat aplikasi lahan*
▶️H-5 Agen Hayati
▶️H-3 Eco Farming