26/06/2021
Mengingat banyak pertanyaan tentang *Eco Farming* yang Viral saat ini, baik cara membuat Biang, maupun Aplikasinya terhadap tanaman yg berbeda, maka mohon dibaca dan pahami tulisan pendek berikut :
Pada dasar nya, teknik atau cara Aplikasi *Eco Farming* terhadap semua tanaman itu sama.
Langkah awal adalah campurkan satu tube EF (Eco Farming) dgn 1 liter air, maka Larutan ini kita sebut *Biang*.
Langkah ke-2 adalah Ambil biang nya 50cc (satu tube plastik wadah bekas Eco Farming), campurkan dengan air dalam Tangky Sprayer 15 s/d 20 liter, maka air ini disebut *Dosis Standar*
Langkah ke 3 adalah Aplikasi :
Ada 2 macam Aplikasi yg umum terhadap tanaman apapun, yaitu pertama cara semprot dan yg kedua dengan *Sistem BioPori atau kocor.*
Kalau tanaman nya kecil dan pendek, lakukan penyemprotan, dengan catatan sbb :
1. Tangki harus khusus (jangan bekas racun/pestisida kimia apalagi bekas racun rumput seperti Roundup, Gromosone dll.)
2. Lakukan penyemprotan pagi hari (skitar jam 5 s/d 10). Karena pd jam tsb. Stomata/mulut daun sedang terbuka. Jika lahan luas, penyemprotan tidak selesai jam 10, maka lakukan penyemprotan lanjutan nya ke-esokan hari pada jam yg sama.
3. Penyemprotan sasaran tanaman/ daun, yg wajib kena adalah bagian bawah daun, karena disanalah stomata atau mulut daun berada.
*Jika tanaman besar,* akan susah dijangkau alat semprot, maka lakukan dengan sistem Bio Pori dgn cara sbb :
1. Buat lubang 4 buah, pada 4
penjuru keliling pohon tsb.
2. Jarak dari pohon 80% dari
panjang rentang pelepah daun.
3. Kedalaman lobang skitar 30 cm.
4. Kemudian isi lubang tsb dengan
Larutan Dosis Standar @ 0.5 liter.
*Kapan Aplikasi nya?*
Agar gampang di ingat, saya bagi hanya 2 macam, yaitu :
1. Kalau tanaman berumur pendek, lakukan aplikasi 14 hari sekali (2 minggu sekali)
2. Sedangkan tanaman umur panjang atau tahunan, lakukan aplikasinya 1 bulan sekali.
*Berapa Dosis-nya?*
Lagi lagi kita bagi 2 macam (supaya gampang di ingat)
1. Aplikasi awal sasaran Tanah
(pra tanam) berikan 4-5 kali
Dosis Standar.
2. Aplikasi kedua dan seterus nya
cukup berikan Dosis Standar.
Perlu di ingat, *Eco Farming* bukan barang sakti, beri Eco Farming pasti bagus, ujung-ujung nya saat terjadi kegagalan Eco Farming yang disalahkan. maka perlu diperhatikan hal berikut :
1. Pemberian pupuk kandang itu bisa dikatakan wajib, karena Eco Farming selain mengandung unsur hara Mikro dan hara Makro, juga mengandung banyak Bakteri Pengurai/Mikroba. jika diberikan EcoFarming tapi tak ada zat ato bahan yg akan di urai didalam tanah, kemudian bakteri pengurai nya ngapain...?
2. Jangan pernah mencampur Eco Farming dgn Pestisida kimia dll. itu akan membuat bakteri EF akan Patah Hati dan Mati alias tidak berfungsi.
3. Pemberian larutan gula, air kelapa, air tebu (molase) di awal pembuatan biang, boleh Ya boleh tidak (gak wajib) karena kalau wajib alangkah ribet nya pakai Eco Farming ini. Larutan cukup dengan Air bersih tanpa kandungan kimia.
4. Molase / Air perasan Tebu / Gula, sebaiknya diberikan pada sisa Biang yg tidak terpakai dan sudah tersimpan lama, karena Bakteri pengurai tadi dalam keadaan Hibernasi alias tidur, Maka perlu di bangunkan dan diberi makanan (molase/gula) dan pemanfaatanya hanya khusus untuk Aplikasi sasaran TANAH/Media Tanam.
Info lebih lanjut buka Link πππ
https://www.sinergy-organik.com/5VO48/10/
Untuk Pendaftaran Kemitraan ππ
https://www.sinergy-organik.com/5VO48/8/
Sinergy Support Digital Marketing