Cipta Lapangan Kerja

Cipta Lapangan Kerja Belajar,Mencari,Mengkomunikasikan,Mengajak,Meneruskan, Mengembangkan & Menciptakan Lapangan Kerja

21/12/2019
Hotel Business Plan
06/11/2017

Hotel Business Plan

We have put together a guideline for a hotel business plan. Read our tips and template on how to create one.

04/11/2017

5 Alasan Kenapa Kamu Harus Berganti Pekerjaan
( )

Memiliki pekerjaan tetap merupakan idaman setiap orang. Penghasilan yang tetap setiap bulannya akan memberikan perasaan aman bagi seseorang dalam menjalankan keseharian. Pemenuhan kebutuhan, menabung, atau berinvestasi untuk masa depan tentu menjadi kebutuhan bagi setiap orang. Sehingga mengganti pekerjaan dianggap tabu karena akan memberi resiko kehilangan pekerjaan atau tidak menerima pendapatan tetap dalam jangka waktu menunggu pekerjaan baru.

Ingatkah kamu pertama kali berolahraga dan mencoba mengangkat beban? Awalnya 3 kilogram barbel terasa berat, namun seiring waktu akan terasa ringan juga. Hal ini karena otot-otot kamu sudah terbiasa. Ketika kamu sudah terbiasa, apakah kamu tidak ingin meningkatkan beban yang kamu angkat? Sama hal nya seperti pekerjaan, mungkin awalnya kamu mengalami kesulitan dalam beradaptasi, namun nantinya akan mahir juga. Ketika sudah mahir, apakah kamu ingin kemampuan yang itu-itu saja? lama kelamaan kamu akan merasa bosan dan tidak berkembang, hingga bosan dan berhenti mencintai pekerjaan kamu.

Meskipun begitu, sebenarnya berganti pekerjaan beberapa kali dalam hidup, setidaknya 3 hingga 5 tahun sekali sangat dianjurkan. Mengapa? Padahal selain empat alasan di atas, menurut survei dari majalah Forbes, nyatanya ada 5 alasan bagus mengapa kamu harus berganti pekerjaan.

Itulah pentingnya berganti pekerjaan, kamu akan menemukan tantangan baru, lingkungan baru, rekan kerja baru yang akan mengangkat kamu ke level selanjutnya.

Menurut survei dari majalah Forbes, ada 5 alasan bagus mengapa kamu harus berganti pekerjaan.

1- Pertama, orang yang sering berganti pekerjaan biasanya menjadi lebih kuat dan berkembang dari sebelumnya. Kamu pasti akan mendapatkan pengetahuan dan kemampuan baru setiap kali memasuki perusahaan baru dan bidang pekerjaan yang berbeda. Semakin banyak perusahaan yang pernah kamu masuki, semakin banyak p**a cerita yang bisa kamu ungkapkan saat interview di perusahaan berikutnya.

2- Kedua, kamu akan bertemu berbagai macam rekan kerja dan semakin pkamui kamu memilah, mana rekan kerja yang membawa pengaruh positif dan harus menghindari rekan kerja yang membawa efek negatif. Kamu juga mendapatkan skill untuk bersosialisasi dengan berbagai macam orang yang tidak akan kamu dapatkan jika kamu stuck pada satu pekerjaan itu-itu saja.

3- Ketiga, ketika kamu sering berganti-ganti pekerjaan, kamu akan mengetahui bagaimana sumber daya manusia yang “laku” di pasaran dan menjadi semakin matang dalam melakukan branding terhadap diri kamu sendiri.

4- Keempat, ketika kamu berpindah dari satu perusahaan ke perusahaan lain, kamu semakin mahir beradaptasi terhadap peraturan, prosedur, dan strategi baru dengan sangat cepat. Ini menambah soft skill kamu yang membuat kamu semakin diinginkan oleh perusahaan manapun!

5- Kelima, ketika kamu berganti pekerjaan kamu mungkin akan ditolak dan tidak selalu diterima. Di sinilah kamu belajar kemampuan sosial bahwa tidak semua orang akan menerima dan menyukai kamu. Menempatkan diri untuk dapat menerima dan menghadapi kenyataan ini adalah hal yang paling kita butuhkan dalam hidup. Para psikolog profesional juga mengatakan bahwa ini adalah salah satu kesempatan bagi kamu untuk lebih menguatkan mental dan lebih positif atas kritik, untuk membangun diri yang lebih dewasa.

Ternyata, banyak sekali manfaat yang kita dapat dari berganti pekerjaan setiap beberapa tahun sekali. Meskipun kenyamanan dan kemapanan menggiurkan bagi kestabilan hidup kamu, maukah kamu melewatkan peluang untuk mengembangkan diri kamu dan mendapatkan penghasilan yang lebih besar? Semua orang sukses pasti menyarankan kita agar jangan berada terlalu lama di zona nyaman.

Apabila kamu sedang berusaha keluar dari zona nyaman yang sekarang, cari karier impian kamu di Urbanhire. Dari ribuan lowongan yang ada, pasti salah satunya adalah karier yang sedang kamu cari.

02/03/2015

10 saran dari pakar karir yang dapat meningkatkan kekuasaan seorang pemimpin di bawah ini:

1. Sikap persuasive

Dengan bersikap persuasif Anda mempertahankan rasa hormat yang tulus terhadap ide dan perspektif para pengikut sambil tetap memberikan alasan yang kuat bagi kekuasaan dan keinginan Anda. Pastikan Anda tetap dalam proses komunikasi sampai hasil yang menguntungkan dan memuaskan semua pihak tercapai. Oleh karenanya katakan mengapa dan apa sebabnya serta alasan Anda.

2. Kesabaran

Bersabarlah pada suatu proses. Walau Anda mengalami kegagalan, kekurangan dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh para pengikut, kesabaran Anda bisa menjadi antisipasi Anda untuk mencapai tujuan. Pertahankan perspektif jangka panjang dan komitmen pada tujuan-tujuan Anda. Bersabarlah ketika Anda mendapat rintangan dan penolakan jangka pendek.

3. Kelembutan

Gunakan bahasa yang lembut dan halus untuk mengungkapkan kekecewaan dan ketidakpuasan terhadap pengikut. Jangan menggunakan kekasaran, kekerasan atau pemaksaan. Sekali Anda melakukannya, mereka justru akan menjauh dan memberontak dari kepemimpinan Anda.

4. Bersedia belajar dari pengikut

Walaupun Anda pemimpin bukan berarti Anda punya semua jawaban terhadap semua permasalan. Untuk permasalahan yang tidak Anda ketahui jawabannya, Anda harus bersedia meminta pendapat, urun rembug, dan belajar dari anak buah. Hargai sudut pandang, penilaian dan pengalaman lain yang mungkin dimiliki oleh pengikut.

5. Menerima

Untuk pendapat, pandangan dan kritikan pengikut yang memang bagus bagi perkembangan dan kemajuan divisi, ada baiknya Anda pertimbangkan dan terima. Karena kadang, justru kontribusi mereka memberi dampak yang lebih baik bagi kondisi perusahaan.

6. Perhatian

Bersikaplah lebih peka, pengertian, perhatian dan bijaksana terhadap semua pengikut. Ketahui apa masalah yang mereka hadapi dan apa yang mereka butuhkan. Kemudian cobalah untuk mencari solusi atas masalah mereka.

7. Keterbukaan

Anda perlu mendapatkan informasi dan perspektif yang akurat mengenai potensi para pengikut sambil tetap menghargai keadaan mereka sekarang, lepas dari apa yang mereka miliki, mereka kontrol atau mereka kerjakan. Anda juga harus memberikan pertimbangan penuh pada niat, keinginan, nilai dan tujuan-tujuan mereka daripada hanya berfokus pada perilaku mereka.

8. Konfrontasi keprihatinan

Anda harus mengakui kekeliruan dan kesalahan Anda. Ini sekaligus mengakui adanya kebutuhan para pengikut untuk melakukan ‘koreksi arah’. Semua itu harus dilakukan dalam suasana ketulusan perhatian, kepentingan dan keakraban, menjadikannya aman bagi para pengikut untuk mengambil risiko.

9. Konsisten

Dengan sikap konsisten, gaya kepemimpinan Anda bukan suatu teknik manip**asi yang Anda gunakan manakala menghadapi kesulitan, krisis atau tantangan. Dengan demikian gaya kepemimpinan itu menjadi seperangkat nilai, suatu aturan pribadi, penjabaran karakter Anda, suatu refleksi dari siapa Anda kini dan menjadi apa nantinya.

10. Integritas

Anda harus jujur memadukan kata-kata dan perasaan dengan pikiran dan tindakan, demi kebaikan orang lain, tanpa kecurangan atau keinginan untuk menipu, mengambil keuntungan, menyiasati atau mengontrol. Anda harus terus-menerus meninjau kembali niat Anda saat Anda berjuang memperoleh keserasian.

Bagi sebagian orang, prinsip-prinsip dan nilai-nilai kepemimpinan di atas merupakan hal yang cukup berat. Hanya pemimpin dengan kualitas tinggilah yang dapat melakukannya untuk mencapai kekuasaan dalam arti positif. Ingat dengan kekuasaan bukan berarti Anda bisa bersikap sewenang-wenang untuk mencapai apapun yang Anda inginkan. Justru dengan kekuasaan Anda bisa lebih bijak menghadapi orang lain. jgn lupa anda semua adalah pemimpin..bagi diri anda sendiri

02/11/2014

Banyak pencari kerja belum menemukan tempat bekerja
Banyak p**a perusahaan masih mencari orang-2 yang tepat untuk mengisi lowongan kerja

Mari saling mengisi ...

tak hendak kuajarkan padamu saat initapikau tak mau jika dilarangitu caramu bermain
01/11/2014

tak hendak kuajarkan padamu saat ini
tapi
kau tak mau jika dilarang

itu caramu bermain

23/07/2012

When you get yourself under complete control, you can be your own boss.

We all have moments when we allow others to cause us to react emotionally, especially in anger. Often we regret our response later, and we vow we will never allow ourselves to behave in this fashion again. The next time you feel the anger rising, remind yourself that no one can make you angry or emotional without your consent — indeed, your active participation is required. Those who have learned to manage themselves are the individuals who are destined to be leaders. They are chosen to manage others because they have demonstrated that they can manage themselves. They are people of character.

Address

Jalan Taman Siswa 3/2 Ds Pekalongan, Batealit
Jepara
59461

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Cipta Lapangan Kerja posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Cipta Lapangan Kerja:

Share