Komonitas Berbagi Ilmu

Komonitas Berbagi Ilmu Melayani Nasabah Prudential Selama 24 jam.
1. Dana Pengsiun
2. Pendidikan Anak
3. Kesehatan
4. Mempersiapkan Warisan
5. Inves Tasi
6. Top Up

25/08/2016

TAK USAH DENGARKAN
•••••••••••••••••••••••••••••

Jangan menghabiskan waktu untuk membuat orang lain terkesan,

Janganlah hidup seolah-olah Anda memerlukan pengakuan dari orang lain, dan yg paling penting janganlah mencoba untuk membahagiakan semua orang.

Bawalah manfaat untuk sebanyak-banyaknya orang, tetapi jangan berharap semua orang akan sejalan dengan pemikiran Anda.

Kadang, hidup kita terlalu disibukkan perkara mencari pengakuan.
Kita haus disanjung, berharap dipuji atau sekadar dianggap hebat oleh orang lain.
Akhirnya, saat tak mendapat yg diinginkan, kita jadi mudah kecewa pada diri sendiri.
Selain itu, tak jarang p**a kita jadi mudah tersinggung, atau bahkan marah saat menerima kritikan dan komentar pedas dari mulut orang lain.

Padahal, kritikan dan komentar negatif itu belum tentu pantas kamu sandang kok. Bisa jadi mereka yg berkomentar hanya sekadar iri dengan dirimu.

Nah lho, kenapa harus meradang kalau omongan mereka memang tak layak didengar?

Tak perlu kesal mendengar omongan orang-orang yg tak dikenal. Please, jangan buang-buang energi menanggapi komentar negatif.

Nah sobat,
Berterima kasihlah saat ada yg menyemangatimu, dan abaikan saja mereka yg merendahkanmu. Berhenti menjadi pribadi yg terlalu perasa, jgn terlalu dalam memikirkan omongan negatif dari orang-orang yg bahkan tak kamu kenal.

•••••••••••••••••••••••••••••
Semoga Bermanfaat..
Tetaplah bersemangat!
Teruslah berkembang!
Teruslah belajar!
Salam damai!

PAPER ASSET PRUDENTIALApakah Bapak/Ibu sudah pernah dengar Paper Asset Program? Asset yg paling banyak dimiliki oleh Mas...
05/07/2016

PAPER ASSET PRUDENTIAL

Apakah Bapak/Ibu sudah pernah dengar Paper Asset Program? Asset yg paling banyak dimiliki oleh Masyarakat di Negara Maju.
Di Indonesia terbiasa dengan Conventional Asset spt : Rumah, Ruko, Apartment, Tanah, Logam Mulia, dll.
Bahkan sering terjadi 1 orang mampu di Indonesia memiliki lebih dari 1 Rumah, Ruko atau Apartment.
Apa bedanya dan lebih untung mana memiliki Conventional Assets daripada Paper Asset?
Kita pelajari dulu Conventional Assets misalnya Rumah. Rumah Pertama adalah untuk tempat tinggal tapi kalau beli Rumah ke-2 ? Tentunya untuk Investasi bukan ? Yg mana nantinya bisa diwariskan ke anak2 kita.
Contoh : Pak Untung Beli Rumah ke 2 senilai 2,5 Milyar. Saya sarankan jangan beli dengan Cash meskipun Pak Untung punya Uang 2,5 M Cash. Lebih Baik beli dgn KPR Bank. Ingat tujuan beli rumah ke 2 adalah untuk Investasi. Jika beli via KPR Pak Untung hanya perlu keluar uang DP 30% dr 2,5 M= Rp.750 Juta. Asumsi Bunga Efektif 12%/Th maka cicilannya adalah sekitar 30 Juta/Bln Asumsi KPR 10 Th. Pak Untung masih ada sisa Uang 1 Milyar 750 Juta di Depositokan di Bank asumsi Bunga Deposito 7%/Th masih dpt Bunga = 10 Jt/Bln. Dengan KPR jika saat Investasi berjalan baru 1 bln misalnya Investor Meninggal Dunia maka Ahli Waris yaitu anak2nya langsung memiliki Rumahnya karena KPR kerjasama dengan Asuransi dimana jika yang mencicil Rumah meninggal dunia maka Rumah dianggap Lunas. Jadilah Investasi 750 juta. Meskipun cicilan baru 1 x tapi Anak2 sebagai ahli waris sudah punya Rumah ke 2 senilai 2,5 M. Pak Untung masih ada Deposito yg tiap bln bunga = 10 Jt/Bln. Investasi Property Menarik bukan? Tidak heran Orang Indonesia banyak yang punya Conventional Assets utk diwariskan ke anak2 kelak karena memang tidak bisa dibawa mati kan? Hehehe…. Nah, Punya Conventional Asset begitu menarik bagi masyarakat Indonesia sampai2 asset jenis ini diburu orang2 Indonesia sampai ke negara Tetangga contoh: Malaysia. Tapi Di Negara2 maju seperti Eropa, Amerika atau Singapore Conventional Asset sdh mulai ditinggalkan. Kenapa???
Conventional Assets dianggap Terlalu Ribet dan mengeluarkan Biaya2 Tambahan yg cukup banyak.
Misalnya : Pak Untung tadi yg beli Rumah 2,5 M Meninggal Dunia maka anak2 nya langsung punya warisan Rumah ke 2 senilai 2,5 M. Tapi apakah asset ini akan menghasilkan banyak uang buat ahli waris? Gimana jika Ahli waris perlu Uang Cash karena Pak Untung sebagai Pencari Nafkah sudah tidak ada ? Maka mereka akan jual Rumah tadi. Apakah Mudah laku? Ada beberapa yg perlu kita lihat :

(1).Sebelum laku dijual tentunya akan ada Biaya Maintenance,(2). Supaya laku cepat harus pasang iklan berarti ada biaya iklan atau Fee utk Agen sekitar 2-3%, (3). Jika laku dikenakan pajak Penjual 5%. (4). Biaya Balik Nama bayar lagi ke Notaris. Wah inilah alasan paling kuat kenapa orang2 di Negara Maju tidak terlalu berminat menambah Conventional Assets. Bagi mereka Punya 1 Rumah atau Apartment sudah Cukup. Lalu asset apa yg mereka tambah? Jawabannya adalah : PAPER ASSET.

Untuk Punya Paper Asset senilai 5 Milyar Contoh Pak Untung Usia 45 th cukup Cicil 8 Juta/Bln selama 10 Th.
Keunggulan Paper Asset :
1. Tidak Ada Down Payment Bandingkan Pak Untung Beli Rumah 2,5 M DP 750 Juta Cicilan 30 Jt/Bln selama 10 Th.
2. Tidak ada Maintenance Fee.
3. Tidak ada Biaya Iklan,
4. Tidak ada balik nama atau biaya Notaris.
Jika Pak Untung beli Paper Asset senilai 5 M dan dia Meninggal Dunia maka Anak2nya langsung terima uang berupa Check Rp 5 Milyar + Hasil Investasinya tanpa ada Potongan Pajak meskipun Baru Cicil 1 x : 8 Jt/Bln.
Wow…. ini rahasianya kenapa banyak orang dinegara Maju tidak berminat punya 2 atau 3 Rumah atau Apartment. Karena Paper Asset jauh lebih murah dan Simple.
Jika Pak Untung udah terlanjur beli Rumah Ke 2 dgn KPR bagaimana? Tadi kan masih ada sisa uangnya 1 M 750 Juta di Deposito dgn hasil Bunga 10 Juta/Bln? Gunakan saja bunganya 8 Juta untuk menciptakan Paper Asset Baru senilai 5 Milyar.
Pak Untung sudah ambil Paper Asset mengikuti Trend di Negara Maju bagaimana dgn Bapak/Ibu?

Note :
Jika setoran Bpk. Untung :
– 5jt/bln maka Paper Aset yang terbentuk 3,6 M
– 4jt/bln maka Paper Aset yang terbentuk 2,8 M
– 2jt/bln maka Paper Aset yang terbentuk 1,4 M
– 1,5jt/bln maka Paper Aset yang terbentuk 1 M

Usia Ilustrasi Nasabah Pak Untung 45th, jika usia lebih muda akan lebih kecil setoran Preminya.
Untuk Ilustrasi berapa setoran real Premi Anda, Silahkan hubungi agen terpercaya anda.

Info lebih Lanjut :
Nasta’in
I’m Prudential
Paper Assets Planner Ph. 085330704607-081366365898

Ini Asuransi Terbaik 2016 Versi Majalah InvestorRabu, 29 Juni 2016 | 17:49AAAJakarta– Sebanyak delapan perusahaan asuran...
01/07/2016

Ini Asuransi Terbaik 2016 Versi Majalah Investor
Rabu, 29 Juni 2016 | 17:49
AAA
Jakarta– Sebanyak delapan perusahaan asuransi nasional meraih predikat "Asuransi Terbaik 2016" versi Majalah Investor. Terdiri atas tiga asuransi jiwa, tiga asuransi umum, satu reasuransi, serta satu penghargaan khusus untuk asuransi yang dinilai paling siap mengembangkan pasar dan layanan digital. Enam asuransi terbaik dari kelompok asuransi jiwa dan umum terpilih dari 12 peraih nominasi yang memperoleh skor tertinggi di kelompok aset masing-masing. Sedangkan dari kelompok reasuransi langsung ditetapkan satu pemenang, tanpa nominasi.
Untuk kelompok asuransi jiwa, penghargaan posisi terbaik diraih PT Prudential Life Assurance untuk kategori aset di atas Rp 15 triliun, PT Panin Dai-ichi Life untuk kategori aset antara Rp 5 triliun sampai Rp 15 triliun, dan PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha untuk kategori aset di atas Rp 1 triliun hingga Rp 5 triliun.
Sedangkan untuk kelompok asuransi umum, penghargaan diberikan kepada PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) pada kategori aset di atas Rp 3 triliun. PT Asuransi Bangun ASKRIDA berhasil menjadi perusahaan asuransi terbaik untuk kategori aset antara Rp 1 triliun sampai Rp 3 triliun, dan PT Asuransi Umum BCA menjadi yang terbaik untuk kategori aset antara Rp 250 miliar sampai Rp 1 triliun. Sedangkan reasuransi terbaik berhasil diraih PT Reasuransi Nasional Indonesia.
Parameter untuk "Asuransi Terbaik 2016" mencakup indikator kuantitatif maupun kualitatif. Untuk penilaian kualitatif, dewan juri memutuskan melakukan kunjungan ke kantor kandidat juara, untuk beraudiensi dengan manajemen.
Dari 12 nominasi, enam nominasi merupakan asuransi jiwa dan enam asuransi umum. Nominasi dari kelompok Asuransi Jiwa meliputi PT Prudential Life Assurance, PT Asuransi Jiwasraya (Persero), PT Panin Dai-ichi Life, PT BNI Life Insurance, PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha, serta PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia. Sedangkan enam nominasi dari kelompok Asuransi Umum meliputi PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero), PT Tugu Pratama Indonesia, PT Asuransi Bangun ASKRIDA, PT Bringin Sejahtera Artamakmur, PT Asuransi Umum BCA, dan PT Fairfax Insurance Indonesia.
Tahun ini investor juga memberikan penghargaan khusus untuk perusahaan asuransi yang dinilai paling mumpuni dalam kesiapan layanan digital. PT Asuransi Astra Buana dinilai oleh dewan juri sebagai asuransi yang paling baik dalam pemasaran digital, dengan kelengkapan fitur yang disediakan bagi nasabah.
Kriteria Pemeringkatan
Menurut Ketua Dewan Juri Herris Simandjuntak, tema pemeringkatan asuransi tahun ini adalah “Industri Asuransi pada Era Digital”. Tema ini disepakati dewan juri untuk merangsang industri asuransi agar makin inovatif dalam memberikan layanan bagi para nasabahnya. “Lewat proses digitalisasi, industri asuransi diharapkan makin terpacu dalam dalam menggarap pasar dengan dukungan teknologi digital ,” kata Herris Simandjuntak pada penghargaan Asuransi Terbaik 2016 versi Majalah Investor, di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (29/6).
Berbeda dengan tahun sebelumnya, sesi wawancara dengan para nominasi dilakukan di kantor kandidat. Cara ini dipilih dewan juri dengan pertimbangan bisa menggali lebih banyak informasi yang perlu dikonfirmasi berdasarkan data-data laporan keuangan yang telah dipublikasikan. “Metode ini membuat kualitas penilaian makin baik,” ujar anggota dewan juri, Abiprayadi Riyanto.
Pemeringkatan ini menggunakan 14 kriteria, baik untuk asuransi umum, asuransi jiwa, maupun reasuransi. Kriteria untuk asuransi umum meliputi, pertumbuhan aset rata-rata 2011–2015, pertumbuhan jumlah investasi rata-rata 2011-2015, pertumbuhan ekuitas rata-rata 2011-2015, pertumbuhan premi penutupan langsung 2011-2015, pertumbuhan premi neto rata-rata 2011-2015, pertumbuhan hasil underwriting rata-rata 2011-2015, pertumbuhan hasil investasi rata-rata 2011-2015, pertumbuhan laba bersih rata-rata 2011-2015, pangsa pasar premi neto tahun 2016, rasio underwriting terhadap premi neto 2016, TATO (Total Aset Turn Over) 2016, ROA (return on assets) 2016, ROE (return on equity) 2016, dan RBC (risk based capital) 2016.
Sementara 14 kriteria untuk asuransi umum, mayoritas sama dengan asuransi jiwa, kecuali kriteria pertumbuhan premi penutupan langsung rata-rata 2011-2015 yang khusus berlaku untuk asuransi umum. Lalu pertumbuhan hasil underwriting rata-rata 2011-2015 dan rasio underwriting terhadap premi neto yang berlaku untuk asuransi umum dan reasuransi. Sedangkan kriteria pertumbuhan premi bruto 2011-2015 khusus berlaku untuk reasuransi.
Tidak semua perusahaan asuransi di peringkat. Ada seleksi awal yang meliputi, laporan keuangan 2015 yang dipublikasi harus sudah diaudit, laporan keuangan 2015 tidak mendapat opini disclaimer, RBC minimal 120 persen, masih beroperasi hingga pemeringkatan ini dibuat, tidak dalam status PKU (pembatasan kegiatan usaha) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tidak dalam kondisi khusus (run off, masa transisi, dll), ekuitas minimal Rp 50 miliar, aset asuransi umum tahun 2015 di atas Rp 100 miliar, aset asuransi jiwa tahun 2015 di atas Rp 1 triliun, tidak menderita rugi tahun 2015, dan data harus lengkap.

AGEN ASURANSI PRUDENTIAL PENJELASAN ASURANSI KESEHATAN PRUDENTIAL - PROTEKSI RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT (SISTEM KARTU / C...
15/06/2016

AGEN ASURANSI PRUDENTIAL

PENJELASAN ASURANSI KESEHATAN PRUDENTIAL - PROTEKSI RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT (SISTEM KARTU / CASHLESS),TUNJANGAN RAWAT INAP HARIAN DI RUMAH SAKIT (SISTEM RIEMBURSMENT), TUNJANGAN SAKIT KRITIS PADA STADIUM AWAL DAN PERENCANAAN PERSIAPAN DANA PENDIDIKAN DAN DANA HARI TUA

Mengutip comment / pernyataan seseorang dlm salah satu group " Daripada ber-Asuransi, mending nabung di Bank, lebih jela...
13/06/2016

Mengutip comment / pernyataan seseorang dlm salah satu group " Daripada ber-Asuransi, mending nabung di Bank, lebih jelas...kapan2 bisa ambil"

Kesehatan adalah aset yang sangat berharga. Walaupun kita sudah berusaha untuk menjaga kesehatan, tidak ada jaminan bahw...
13/06/2016

Kesehatan adalah aset yang sangat berharga. Walaupun kita sudah berusaha untuk menjaga kesehatan, tidak ada jaminan bahwa suatu saat kita tidak akan terserang penyakit
Hal ini tidak bisa diprediksi oleh siapapun.
Dengan biaya pengobatan yang semakin tinggi dari hari ke hari.

Memiliki asuransi kesehatan adalah suatu investasi yang sangat bijak supaya tidak kebingungan mencari dana untuk membiayai perawatan ketika sakit.

Untuk menolak Asuransi....Kamu bilang ,"Mudah2an saya sehat terus, saya tidak mau sakit" ...Coba deh kamu survey & tanya...
11/06/2016

Untuk menolak Asuransi....
Kamu bilang ,"Mudah2an saya sehat terus, saya tidak mau sakit" ...
Coba deh kamu survey & tanya semua orang yg sedang dirawat di rumah sakit...
"Apakah mereka ingin untuk menginap & dirawat dirumah sakit?"

Kamu bilang," Asuransi itu mahal ... & tidak mau dibebani dgn biaya asuransi setiap bulannya"

Jika kamu cerdas, menurutmu lebih mahal & berat yg mana , "Biaya Asuransi atau Biaya Rumah Sakit?"

Biaya asuransi bisa kamu cicil, sedangkan biaya rumah sakit tidak bisa kamu cicil ...

Asuransi hanya untuk orang yg sehat ... sehat jiwa & raga ....
Jadi kamu yg memilih beban mu

=

RENUKANLAH SEBELUM SEMUANYA TERJADI..
08/06/2016

RENUKANLAH SEBELUM SEMUANYA TERJADI..

PT Prudential Life Assurance adalah asuransi terkemuka di dunia dan terbaik nomor satu di indonesia selama 10 tahun berturut-turut.

Kisah Nyata "Karyawan Tidak Perlu Beli Asuransi"        Beberapa Tahun Lalu Ketika kami menawarkan Asuransi kepada seora...
05/06/2016

Kisah Nyata "Karyawan Tidak Perlu Beli Asuransi"
Beberapa Tahun Lalu Ketika kami menawarkan Asuransi kepada seorang Manager di sebuah Perusahaan, Beliau Menjawab : "Kami Tidak Perlu beli Asuransi” Karena semua Biaya Perobatan Kami akan ditanggung Perusahaan, Berapapun itu biayanya..
Mendapat Jawaban itu, kami akhirnya Mundur dan tidak lagi menawarkan asuransi di Perusahaan tersebut.
Singkat cerita, beberapa Tahun kemudian, kami bertemu dengan seorang wanita dan menyampaikan : "Mas, saya mohon Maaf, karena dulu telah menolak ketika ditawari Asuransi. beberapa bulan lalu suami saya sakit kanker dan menghabiskan biaya Rp 500 Jutaan, dan memang semua ditanggung oleh Perusahaan, namun sep**ang dari rumah sakit kondisi suami saya tidak kunjung sembuh, dan saat itu justru Suami saya menerima surat PEMBERHENTIAN KERJA (PHK)dari Perusahaannya.
Suami saya menerima Pesangon Yang tidak seberapa dan harus meninggalkan rumah dan Mobil yang diberikan sebagai fasilitas suami saya sebagai manager. Setelah menerima surat itu suami saya Drop Lagi, dan pesangon itu habis untuk biaya perobatan di rumah sakit, karena sejak suami saya DIPECAT semua biaya Rumah sakit tidak lagi ditanggung oleh perusahaan.
Akhirnya kami benar benar kehabisan semua barang yang Kami Punya, Kami bingung mau tinggal dimana karena tidak lagi punya rumah. dan Tidak lama suami saya MENINGGAL DUNIA.DAN KAMI BENAR BENAR MEMULAI HIDUP BARU TANPA MEMILIKI APA APA DAN SAYA HARUS MEMBESARKAN 3 ANAK SAYA SENDIRI."
Sebuah kisah nyata itu akhirnya yang membuat KAMI TERPANGGIL UNTUK MEMAKSA ANDA SEMUA UNTUK MEMAHAMI RESIKO ANDA.
Salam dari saya Agen Prudential
M SODIQIN

Lebih enak mas gk sah da asuransi..lebih tenang gk mikirin hidup or yg qt tinggalkan..mendingan uang tuh dijadikan bisni...
05/06/2016

Lebih enak mas gk sah da asuransi..lebih tenang gk mikirin hidup or yg qt tinggalkan..mendingan uang tuh dijadikan bisnis jd keliatan berputar y dari pada berharap yg gk mungkin..
hari gini masih mikirin asuransi!!!
Promo Murah Lebaran
post 12
thestrong (Registered Member)
PM | send reputation | Report
Subscribed to this Thread
Originally Posted by
Primbana_Siswanto
Lebih enak mas gk sah da asuransi..lebih tenang gk mikirin hidup or yg qt tinggalkan..mendingan uang tuh dijadikan bisnis jd keliatan berputar y dari pada berharap yg gk mungkin..
hari gini masih mikirin asuransi!!!
Saya sangat tertarik dengan komentar mas Primbana ini. Saya akan coba bahas satu2 :
1. "Lebih enak ga ada asuransi jadi lebih tenang gak mikirin hidup orang yg kita tinggalkan."
Sori sebelumnya, menurut saya komentar nya terdengar egois sekali sampe2 ga mau mikirin hidup orang2 yg kita tinggalin, kalo kita hidup sendiri mungkin masih bs diterima deh kalo tidak mau memikirkan orang yg ditinggalkan dan tidak mau meninggalkan apa2 untuk mereka, yg penting jangan sampe meninggalkan hal2 buruk seperti utang, sehingga yang ada malah jadi merepotkan siapapun yg ditinggalkan. Tapi bagaimana untuk kita yg sudah berkeluarga punya istri dan anak2? masa sih kita tidak ingin sih meninggalkan suatu yang berguna dan membantu untuk meneruskan kehidupan mereka supaya hidup mereka lebih baik, minimal ada lah sedikit uang untuk biaya hidup dan pendidikan anak sampai dengan beberapa tahun kedepan dalam bertahan hidup. Jangan sampe malah beban hutang yg kita tinggalkan ke mereka.
2. "Mending uangnya dijadiin bisnis jadi kelihatan berputar"
Tidak ada yang bilang bahwa bisnis itu tidak baik kok, tapi PROTEKSI itu sangatlah PENTING. Alangkah bijaksananya orang apabila dalam menjalani kehidupan itu memiliki perencanaan untuk kehidupannya untuk masa depan terutama dalam hal PROTEKSI, sehingga segala resiko yang terjadi di masa depan bisa kita hadapi dan akibat2 buruk yang mungkin terjadi bisa kita hilangkan atau paling tidak diminimalisir lah sehingga kualitas kehidupan tetap lah bagus dan baik.
Contoh, misalkan kita hanya fokus pada bisnis kita yang anggap lah bisa menghasilkan puluhan juta rupiah atau ratusan juta rupiah. Dalam perjalanannya, seandainya terjadi resiko SAKIT KRITIS pada sang pebisnis dan divonis oleh dokter bahwa akan membutuhkan biaya pengobatan yang besar yaitu puluhan bahkan sampe ratusan juta rupiah, darimana uang sebanyak itu bisa langsung kita dapatkan? pastinya akan menggunakan uang dari bisnis yg kita jalankan bukan? tapi dengan biaya besar seperti itu dan ternyata uang bisnis itu digunakan semua untuk biaya pengobatan, bagaimana dengan kelangsungan bisnis kita kalo dana sebesar itu langsung diambil untuk biaya pengobatan sekejap saja? pertama, cashflow bisnis pastinya langsung goyah drastis, sukur2 itu kalo masih ada modal yg cukup untuk menjalankan kembali bisnis tsb, tapi kalo ternyata biaya tersebut menghabiskan hampir seluruh aset atau modal bisnis yg dijalankan, bagaimana melanjutkan bisnis tersebut? bagaimana dengan beban2 hidup yang harus dipenuhi? bagaimana dengan kondisi kehidupan keluarga pasca terjadinya resiko tersebut? sedangkan sang pebisnis tidak memiliki PROTEKSI thd dirinya. Dalam kehidupan nyatanya, Banyak kok kejadian seperti ini dialami oleh para pengusaha-pengusaha yang tadinya sukses tapi jatuh miskin oleh karena tidak adanya PROTEKSI.
3. "Berharap yg gak mungkin"
Jujur aja saya agak bingung dengan statement ini, berharapnya tuh atas apa yah? apa maksudnya dengan ikut asuransi ga mungkin bisa diclaim? ga bisa dirasakan manfaatnya? kalo ga mungkin bisa diclaim, saya cuma bisa bilang, segala sesuatu yg ga bisa diclaim itu hanyalah masalah prosedural yg tidak sesuai, kurangnya kelengkapan data dan masalah di pengecualian di polis saja. diluar itu, semua bisa diclaim selama prosedur sesuai, bukti2 yg dibutuhkan telah dilengkapi, dan claim tersebut diluar dari kategori yg dikecualikan dlm polis maka proses claim pasti lancar. Toh yang dikecualikan dalam polis pun juga masih dalam tahap kewajaran kok, bukan berarti pengecualian tersebut membuat kita jadi tidak bisa melakukan Claim atas asuransi yg kita miliki.
Bukti bahwa claim tersebut pasti cair adalah perusahaan PRUDENTIAL dengan komitmennya mencatat pencairan klaim setiap 1 MENIT (Majalah Investor Daily 16 April 2011)!!!
Dan PRUDENTIAL mencatatkan pembayaran klaim manfaat sebesar 9 miliar tiap harinya !!!!
Gambar
4. "Hari gini masih mikirin asuransi"
Setiap orang bebas kok mau melakukan apa saja dalam kehidupan mereka masing2, ada yg bijaksana memiliki perencanaan dalam kehidupan sehingga dalam resiko kehidupan mereka, mereka bisa mengatasinya dengan baik dan kehidupannya tetap berkualitas, ada juga yang menjalani kehidupan ini mengalir begitu saja tanpa memperdulikan perencanaan karena merasa bisa bisa melakukan segalanya dan menganggap kehidupannya sepertinya tidak akan ada resiko tapi pada saat terjadinya resiko tersebut entahlah apa yang akan terjadi dengan kehidupan orang tersebut.
Semua itu kembali ke pribadi masing2 kok, seandainya kita merasa bahwa kita tidak memerlukan asuransi itu terserah kita, yang penting kita harus siap dengan resiko dan kondisi apapun yang akan terjadi terutama yang paling buruk dan kalo sudah mengalami kondisi buruk tersebut jangan sampai terjadi yang namanya menyalahkan baik itu orang lain maupun Tuhan atas musibah yg menimpanya.
Tuhan menganugerahkan kita akal pikiran untuk menjadi pintar dan bijaksana dalam menjalankan kehidupan ini. So, gunakanlah dengan bijak apa yang telah Tuhan berikan kepada kita sehingga kita bisa memiliki kehidupan yang berkualitas.
"HARI GINI GAK PUNYA ASURANSI ?"
Untuk mengetahui kondisi Laporan Keuangan Prudential dan kinerjanya untuk tahun 2011,
Klik link berikut -----> Laporan Keuangan Prudential 2011 & Kinerja Perusahaan selama tahun 2011
Saya agen Prudential yang berlisensi khusus untuk produk jenis UNITLINK yaitu PRULINK.
Anda bisa Hubungi saya untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang produk Prudential khususnya PRULINK di :
email : [email protected]
telp : 081366365898
Saya siap untuk MENDENGARKAN dan MENGERTI apa yang menjadi kebutuhan anda supaya bisa memberikan solusi rencana keuangan masa depan dalam keluarga anda.
Jangan merasa sungkan untuk bertanya, saya dengan senang hati menjawab tanpa mengharuskan anda untuk membeli produk Prudential, karena tetap segala keputusan ada ditangan anda.
PILIHLAH SELAIN PRODUK YANG BAGUS TAPI JUGA PERUSAHAAN YANG BAGUS !!!!

Bagi MediaApa saja yang sedang terjadi di Prudential Indonesia? Baca dan dapatkan berita-berita dan informasi terbaru ka...
05/06/2016

Bagi Media
Apa saja yang sedang terjadi di Prudential Indonesia? Baca dan dapatkan berita-berita dan informasi terbaru kami. Kenali kami lebih dekat melalui siaran pers, kump**an galeri foto dan video, kliping berita beserta informasi pendukung lainnya.
Prudential Corporation Asia
Kantor Pusat Regional :
Prudential plc

Kantor Pusat Grup:
Ketentuan Kebijakan Privasi FAQ
Hak Cipta © 2013 Prudential Indonesia │
PT Prudential Life Assurance terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
Always Listening. Always Understanding.
Tentang Kami Bagi Media Karir Kantor Pemasaran Mandiri Kontak + A A A - English
Tue Sep 29 08:29:00 ICT 2015
Prudential Indonesia meluncurkan PRUlink edu protection, produk asuransi terkait investasi (unit link) dengan beragam manfaat untuk melindungi pendidikan anak.

Tue Jun 16 16:51:00 ICT 2015
Memasuki 20 tahun melayani kebutuhan finansial masyarakat Indonesia, Prudential Indonesia catatkan pertumbuhan total pendapatan premi sebesar 20%

Tue Jun 16 16:51:00 ICT 2015
Memasuki 20 tahun melayani kebutuhan finansial masyarakat Indonesia, Prudential Indonesia catatkan pertumbuhan total pendapatan premi sebesar 20%
Thu Apr 30 19:00:00 ICT 2015
Prudential Indonesia Pertahankan Pertumbuhan Positif di Tahun 2014

Address

Jepara

Opening Hours

Monday 23:00 - 23:00
Tuesday 23:00 - 23:00
Wednesday 23:00 - 23:00
Thursday 23:00 - 23:00
Friday 23:00 - 23:00
Saturday 23:00 - 23:00

Telephone

081366365898

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Komonitas Berbagi Ilmu posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share