Dunia Informatif, Bisnis Sehat

Dunia  Informatif, Bisnis Sehat BISNIS HIDUP SEHAT SEJAHTERA

Penasaran?? DM saya,,, tanya tanya juga boleh
24/05/2023

Penasaran?? DM saya,,, tanya tanya juga boleh

See
24/05/2023

See

13/08/2021

Mari kita simak. Mari buka kesadaran sejak sekarang sebelum terlambat. BERASURANSI gak akan merugikan diri, yg ada membantu diri dari saat yg tak terduga. Tanya- tanya juga boleh kesaya.. Konsultasi GRATIS

ASURANSI pendidikan Cerah..+) Premi mulai dari 500rbuan.   MANFAAT:  #) PENARIKAN TUNAI SEKALIGUS yang akan diterima pad...
16/07/2021

ASURANSI pendidikan Cerah..
+) Premi mulai dari 500rbuan.

MANFAAT:

#) PENARIKAN TUNAI SEKALIGUS yang akan diterima pada akhir masa tunggu ( pilihan nya mulai 8 tahun, 10 tahun dan seterusnya).

#) PENARIKAN TUNAI BERKALA yang akan diterima setiap bulannya, setelah Penarikan Sekaligus selama 4 Tahun.

#) Manfaat Penarikan Tahunan (BONUS nya)

#) Manfaat Akhir Kepesertaan ( Bonus, Jika ada).

KEUNGGULAN:
#) BEBAS PREMI jika orang tua/ penanggung MENINGGAL, SAKIT KRITIS (CTT) tabungan otomatis berjalan terus.
#) Jika tertanggung/ Anak meninggal maka biaya yg disetorkan akan KEMBALI DITAMBAH dengan NILAI TUNAI..

AYuukk..tanya lebih lanjut ke saya untuk info nya.. GRATIS KONSULTASI :D

Untuk masa depan cerah anak.. perlu perencanaan Pendidikan yang baik.. mulai kapan .. sedini mungkin.. semasa anak2 kita...
15/07/2021

Untuk masa depan cerah anak.. perlu perencanaan Pendidikan yang baik.. mulai kapan .. sedini mungkin.. semasa anak2 kita msh kecil... Banyak Manfaat , info lebih lanjut TANYA saya

01/04/2019

Renungkan😊
seekor ikan bertanya
kepada Kura-kura :
"Mengapa setiap kali kamu mengalami masalah selalu bersembunyi, masuk ke dalam cangkangmu...?"
Kura-kura menjawab :
“Apa penting pertanyaan itu aku jawab ?”
Ikan berkata :
“Semua mahluk di perairan ini mempertanyakan sifat-mu yang selalu bersembunyi jika ada masalah!"
Kura-kura berkata :
"Komentar orang lain apakah penting...?
Aku tidak menghindar,
Aku tidak lari dari kenyataan,
Aku hanya mencari suasana yang lebih damai di dalam cangkangku."
Ikan bertanya lagi :
"Tetapi apakah kamu tidak peduli selalu jadi bahan pembicaraan?"
Kura-kura menjawab :
"Inilah alasan mengapa aku lebih panjang umur dari pada kalian.
Kalian terlalu sibuk mengurusi kehidupanku sampai kalian lupa siapa diri kalian,
Kalian terlalu sibuk memperhatikan diriku sampai kalian lupa siapa diri kalian."
"Dalam hidup ini kita sendiri yang menentukan pilihan,
berbuat-lah yang terbaik dan biarkan-lah orang lain mau berkomentar apapun".
"Orang yang menyukaimu tetap akan membenarkan-mu sekalipun kamu keliru,"
Sebaliknya
"Orang yang membencimu selalu akan menyalahkanmu sekalipun kamu benar."
"Berapa banyak waktumu terbuang hanya untuk mengurusi kehidupan orang lain sehingga..
kamu lupa pada dirimu sendiri kapan harus makan dan istirahat"
"Sayangi dirimu dengan lebih peduli pada urusanmu sendiri, sebab..
Engkau akan menjadi orang yang selalu kekurangan saat kamu selalu ingin tau urusan orang lain".
Semoga kita jangan terkecoh dengan apa yang orang katakan, Jadilah diri kita sendiri,
Jadi-lah pribadi yang baik..
Dan terus meneruslah berbuat baik..

pagii😘🙏

19/03/2019

Sedikit cerita 🙂
Kemarin Naik Grabcar..... Pas masuk ada terdengar lagu agama. Orang jenggotan. Dia tersenyum kearah saya.
Mbak orang China ya ? Katanya.
Saya orang indonesia “ kata saya dengan Tersenyum masam....

Islam?
Ya. Sekarang perut saya mules. Tapi ok lah.
Mas kerja dimana tadi? kata saya.
Saya dagang Mbak. Tetapi bangkrut.....
Kenapa?
Sewa kios di naikin sama yang punya
Oh gitu. Istri kerja juga ?
Ya istri saya kerja di PT.
Terdiam sebentar…
Mbak... kadang saya malu sama istri.
Malu kenapa ?
Biaya rumah tangga sebagian besar ditanggung dia.
Emang pendapatan grab engga cukup?
Kalau dipas sih cukup. Tetapi biaya angsuran Rumah yang mahal. Belum lagi sekolah anak saya di swasta. Mahal Mbak..
Ya Mas.. harus atur pengeluaran agar cukup.
Istri saya engga mau.
Oh gitu. Ya sabar aja. Yang penting istri Mas bisa bantu Mas..... itu bagus.”

TERDIAM SEBENTAR
Saya heran kadang Mbak... Kenapa orang pilih JOKOWI....
Herannya kenapa ?
Dia kan tukang bohong
Bohong apa ?
Banyak janji pemilu dia engga tepati.”
Oh gitu. Boleh Saya tanya... Mas menikah dulu berjanji apa depan penghulu ?
Memberikan nafkah lahir batin kepada istri.”
Terus dengan keadaan Mas sekarang, apakah ITU kamu ingkar janji “
Ya bukan ingkar janji. Saya masih berjuang. Kerja keras. Istri saya tahu itu. Dia percaya saya...
Nah begitu juga dengan JOKOWI . Dia masih berjuang untuk mentunaikan janjinya. Lihatlah dia kerja keras siang malam. Kita harus membantu meringankan. Ya kita harus Percaya.
Tapi janji PRABOWO lebih mengena. Bantu Rakyat kecil”
Tadi Mas bilang JOKOWI tukang bohong. Saya yakin besok kalau PRABOWO jadi PRESIDEN Mas juga akan bilang tukang Bohong. Masalahnya bukan soal janji, tetapi tirulah istri Mas.. Dia percaya kamu, dan Mas kerja keras untuk memenuhi janji itu. Itu Sudah Cukup. Selebihnya banyaklah BERSYUKUR.....”

JADI gimana cara yang tepat memilih PRESIDEN?
Pilihlah capres yang rendah hati. Tidak korupsi. Tidak memperkaya diri. Tidak melibatkan Keluarga dalam kekuasaan. Keluarganya rukun Damai seperti keluarga Mas... Taat beragama seperti Mas... Yang lain soal janji kampanye engga usah terlalu di Pikirkan. Nasib kita tidak tergantung kepada PRESIDEN tetapi kepada Diri kita sendiri.”
Bingung saya. Kalau gitu saya golput aja.”
Hidup ini soal pilihan. Golput itu sama denga Orang jomblo. Dia bisa saja menghindari Pernikahan karena takut dikecewakan dan Terluka. Tetapi tetap saja dia bukan siapa-siapa dan tidak berbuat apa-apa. Tetapi dengan Menikah, orang bisa saja terluka, menderita. Namun dengan itu dia tahu arti memilih. Tahu Makna memberi dan menerima. Tahu arti Mencintai. Itulah kehidupan.. Cerdas lah dalam Memilih.....

TERDIAM SEBENTAR.
Terimakasih Mbak... Baru kali ini saya dapat Pencerahan yang mengena. Ya saya harus Bersyukur karena dapatkan istri yang setia dan Mau meringankan saya. Saya bersyukur walau tidak lagi dagang tetapi ada fasilitas bisnis Grab sehingga saya dapat menafkahi keluarga. Saya harus bersyukur karena punya PRESIDEN yang mau kerja keras untuk rakyat. Saya akan jadi Rakyat yang bisa meringankan seperti Hal-nya istri saya yang bisa meringankan beban saya. katanya.
ISTRI MAS orang baik karena itu dia dapat SUAMI ORANG BAIK” 😊😊😊😊

SALAM NUSANTARA...copas cerita kita

:: Orang Yang lebih kaya Dari Bill gates ::Di kerumunan beberapa teman, pengagum dan wartawan, ada seseorang yang bertan...
13/12/2018

:: Orang Yang lebih kaya Dari Bill gates ::

Di kerumunan beberapa teman, pengagum dan wartawan, ada seseorang yang bertanya kepada Bill Gates, “Bill, walaupun semua orang tahu bahwa Anda adalah orang terkaya di dunia ini. Menurut Anda sendiri, adakah orang yang lebih kaya dari Anda, Bill?”

Di saat semua orang terperangah dengan pertanyaan itu, sambil matanya menerawang jauh, Bill Gates menjawab, “Ada. Hanya satu orang”. Jawaban yang mengejutkan semua orang di situ.

Begini kisahnya, lanjut Bill Gates.

“Bertahun-tahun yang lalu, waktu saya miskin, tidak punya uang sekadar untuk menyiapkan makan malam pun. Saya pergi ke bandara New York, melihat keramaian orang di sana dan membaca surat kabar yang digelar di sana, sekadar ingin mendapatkan lowongan pekerjaan. Sebenarnya, saya ingin membeli suat kabar itu tetapi ternyata koin saya tidak cukup. Saat menghitung koin itulah, tiba-tiba seorang anak kulit hitam memanggilku dan mengatakan,’Koran ini untuk Anda’.”

“Dengan sedikit malu saya berkata, ‘Tetapi koin saya tidak cukup.”

“Dia berkata , ‘Tidak masalah, saya memberikan kepada Anda, gratis!’”

“Setelah tiga bulan, saya pergi lagi ke bandara New York. Secara kebetulan cerita itu terjadi lagi, anak berkulit hitam yang sama, untuk yang kedua kali.”

“Lalu ia berkata, ‘Ambillah, tidak apa-apa. Saya akan memberimu keuntungan dari apa yang telah saya lakukan’.”

“Waktu berlalu dengan cepat. Tidak terasa, setelah lewat 19 tahun, dan dari hasil perjuangan keras, saya sudah kaya raya. Saya memutuskan untuk mencari dan menemukan si anak kulit hitam penjual koran waktu itu. Saya menyadari bahwa saya pernah ‘berhutang’ kepadanya, setidaknya dua eksemplar surat kabar yang sangat berarti bagi saya. Ternyata dia sudah tidak ada di bandara New York menjual koran lagi.”

“Saya terus berusaha dengan berbagai upaya. Setelah satu setengah bulan mencarinya, akhirnya saya menemukannya. Masih dengan senyum yang sama, saya menatap senang dan bertanya kepadanya, ‘Hai bro, kenal saya?’

Dengan takjub dan suara terbata dia menjawab, ‘Iya, Anda sangat terkenal, namamu Bill Gates’.”

“Saya bilang, ‘Beberapa tahun yang lalu, kamu memberiku surat kabar gratis sebanyak dua kali. Sekarang, saya ingin membalas budi yang telah diberikan. Silahkan sebut barang apa saja, saya akan memberikan apa pun yang kamu inginkan. Biarkan hutangku lunas dan saya akan senang sekali mengabulkan’.”

“Sesaat pemuda kulit hitam itu mengingat dan tertawa sambil menjawab:, ‘Hahaha….Tentu saja Anda tidak bisa mengimbangiku!’”

“Saya bertanya, ‘Kenapa?’ Dia berkata, ‘Karena saya memberi Anda ketika saya miskin, sedangkan Anda ingin memberi saya ketika Anda jaya. Jadi bagaimana Anda bisa mengimbangiku?’”

Bill Gates bilang, “Saya mendapat sebuah pelajaran yang sangat berharga dari situ. Bahkan setelah saya dinyatakan sebagai orang terkaya di dunia pun, hutang itu tak pernah bisa terlunaskan. Kurasa pria kulit hitam itu lebih kaya dariku.”

“Sekarang saya memiliki kesadaran baru, bahwa kita tidak harus menunggu kaya untuk memberi, karena sejatinya, adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima.”

We make a living by what we get, but we make a life by what we give. (Winston Churchill)

”Kita hidup dari apa-apa yang kita peroleh, tapi kita menciptakan kehidupan dari apa-yang kita beri.”

Please Like and Share !!

:: PENGORBANAN DAN PRESTASI LUAR BIASA MATTHIAS STEINER ::Dari arena Olimpiade banyak kisah inspiratif yang menyentuh, m...
23/06/2018

:: PENGORBANAN DAN PRESTASI LUAR BIASA MATTHIAS STEINER ::

Dari arena Olimpiade banyak kisah inspiratif yang menyentuh, manusiawi, contoh nyata perjuangan seorang anak manusia. Di latar belakang sebuah prestasi yang membanggakan si atlet atau negara di mana ia bela, terbentang kisah yang sering tak terduga, berliku, penuh cinta, hingga perjuangan heroik demi mempertahankan sesuatu yang kerap hanya bisa dipahami oleh si atlet itu sendiri.

Kisah Matthias Steiner ini salah satunya. Saat ia memenangkan medali emas untuk cabang angkat berat kelas 105 kg di Olimpiade Beijing 2008, emosinya begitu meluap-luap. Ia hampir menangis dan berkali-kali memukul lantai. Orang mungkin bertanya, apa gerangan yang melontarkan emosi Steiner hingga menggelegak seperti itu?

Bagi Steiner, prestasi meraih emas bagi Jerman di cabang angkat besi itu, tak semata suatu prestasi dari hasil latihan kerasnya. Itu adalah prestasi dari kekerasan hatinya, kekerasam kemauannya, kekerasan ambisinya mendapatkan cinta seorang perempuan berbeda bangsa. Demi cinta itu ia sampai rela melepaskan kewarganegaraan Austria untuk mengikuti sang istri yang warga negara Jerman. Inilah kisahnya..

Terkena Diabetes

Steiner lahir di Wina, Austria, 25 Agustus 1982, dari orangtua penggiat olahraga. Ayahnya, Friedrich Steiner adalah juara angkat berat dunia 20 kali. Dengan prestasi ayahnya seperti itu, Steiner mendapat lungsuran bakat dari ayahnya sebagai lifter. Steiner pun mulai menekuni olahraga angkat berat pada tahun 1995 saat usianya 13 tahun. Namun kecintaannya pada olahraga ini mendadak hancur ketika ia merayakan ulang tahunnya yang ke-18. Ia dinyatakan terkena diabetes.

Meski kaget dengan penyakitnya, ia memutuskan untuk tetap berlatih angkat berat. Prestasinya sendiri saat itu sudah cukup baik di kejuaraan angkat berat junior Eropa.

Tahun 2004 ia mewakili negaranya Austria ikut Olimpiade Athena. Namun ia hanya mampu mengangkat total 405 kg untuk kelas 105 kg. Ia sendiri hanya menduduki urutan ke-7 sehingga gagal mempersembahkan medali.

Kisah Cinta Austria-Jerman

Meski gagal meraih medali, seorang perempuan Jerman bernama Susann justru kepincut dengan penampilannya. Entah apa perasaan perempuan muda ini. Namun setelah selesai menyaksikan Steiner di TV ia mengontak stasiun TV itu untuk mencari alamat email Steiner. Dan melalui kontak email inilah mereka berkenalan. Perkenalan mereka berlanjut hingga keduanya menikah beberapa bulan kemudian.

Dalam kurun waktu 2004-2005, terjadi pergolakan hubungan Steiner dengan staf pelatih angkat berat Austria. Entah bagaimana kejadiannya. Yang jelas Steiner begitu terpukul. Sampai-sampai ia memutuskan untuk tidak memperkuat tim angkat besi negaranya, Austria. Ia lalu mengajukan diri menjadi warga negara Jerman mengikuti istrinya. Dalam bayangannya, kelak ia bisa memperkuat Jerman di berbagai kejuaraan Eropa atau dunia.

Ternyata niat itu tak mudah. Pengajuannya pindah kewarganegaraan tak gampang dipenuhi. Permohonan itu pun terkatung-katung. Karena itu selama menunggu aplikasinya terpenuhi, Steiner tak bisa mengikuti kejuaraan angkat berat.

Namun tekad Steiner sudah bulat. Ia memimpikan, sebelum tahun 2008 di mana pelaksanaan Olimpiade Beijing dilakukan, ia harus sudah mendapat kewarganegaraan Jerman. Dan tentu saja ia berharap, Federasi Angkat Berat Jerman pun bersedia memasukkannya sebagai salah satu atlet yang akan mewakili Jerman.

Susann tentu saja mendukung upaya ini. Karena semua kegiatan latihan dan perjalanannya biayanya ditanggung sendiri, mereka berdua menabung untuk semua keperluan itu.

Selama periode itu Steiner begabung di klub angkat berat Jerman, Chemnitser AC. Setelah menunggu beberapa lama, tampaknya, jalan menuju olimpiade pun makin mulus karena ia kemudian bisa berlatih di sasana angkat berat milik Federasi Angkat Berat Jerman dan dilatih oleh pelatih nasional Jerman, Frank Mantek.

Hanya saja sesuatu yang mengenaskan terjadi. Istrinya, Susann, mengalami kecelakaan lalu-lintas di pengujung tahun 2007 yang membuatnya koma. Saat di rumah sakit menunggu istrinya dengan penuh kesedihan, Steiner berjanji akan berusaha sekuat tenaga untuk meloloskan cita-citanya berlaga di Olimpiade Beijing sebagai hadiah untuk sang istri. Bahkan ia ingin mempersembahkan emas. Tak lama kemudian, Susann meninggal.

Olimpiade

Awal tahun 2008 berita gembira diterima Steiner. Permohonannya untuk menjadi warga negera Jerman diterima. Ia pun bisa berkompetisi di kejuaraan dunia mewakili Jerman. Bahkan pada 23 Januari ia lolos mewakili negara barunya untuk berlaga di Olimpiade Beijing. Hingga kemudian, Agustus 2008, sampailah ia ke babak final angkat berat kelas 105 kg Olimpiade Beijing. Di kelas ini ia bersaing dengan Evgeny Chigishev (Rusia) serta juara Eropa dan dunia Viktors Scerbatihs (Latvia).

Pada angkatan sn**ch, Steiner mampu mengangkat beban 203 kg. Namun itu hanya menempatkannya di posisi keempat. Ia mencoba menambah beban sebanyak 7 kg tapi gagal. Lebih buruknya, ia juga hampir gagal melewati lawan-lawannya saat berkompetisi di clean and jerk. Di percobaan kedua ia mampu mengangkat 248 kg. Namun itu tak cukup menjadi juara karena Chigishev mampu menangkat hingga 250 kg. Satu-satunya peluang agar ia juara, ia harus melebihi angka tertinggi Chigishev seberat 250 kg itu!

Steiner memang pantas kalau kehilangan harapan. Satu-satunya penggenjot semangat adalah ambisinya mempersembahkan medali emas untuk mendiang istrinya dan negara barunya. Karena itu, dengan semangat menggebu ia meminta bebannya dinaikkan 10 kg hingga 258 kg! Belum pernah ia mengangkat beban seberat itu. Tetapi itulah harapan terakhirnya. Jika ia berhasil, medali emas tentu di tangan.

Ia maju. Ia pegang beban itu. Mengusapnya. Lalu, hup, ia mengangkatnya. Ia jongkok sebentar menahan beban sebelum dengan cepat berdiri. Beban masih ada di bahunya, tinggal menangkatnya. Semua penonton diam terpaku. Ia berhenti beberapa saat menyiapkan tenaga. Setelah itu ia mengangkat beban 258 kg dan berhasil menahannya di udara. Penonton bersorak riuh rendah. Steiner membanting beban itu dan segera melepasnya emosinya yang dahsyat. Steiner pun meraih medali emas.

Saat pengalungan medali, ia mencium foto mendiang istrinya. Ternyata dengan harapan yang begitu tinggi, dorongan ambisi untuk membuktikan diri, dan hasrat mempersembahkan yang terbaik atas pengorbanan istrinya hingga ia meninggal, telah mendorong Steiner melakukan angkatan yang tak pernah dilakukannya sebelumnya. Ia meraih medali emas dengan total angkatan 461 kg. Luar biasa!

Please Like and Share !!

:: Cerita Kakek ::Seorang kakek tinggal dengan anaknya. Keluarga itu biasa makan bersama di ruang makan. Namun, sang kak...
21/06/2018

:: Cerita Kakek ::
Seorang kakek tinggal dengan anaknya. Keluarga itu biasa makan bersama di ruang makan. Namun, sang kakek sering mengacaukan segalanya. Tangannya yang bergetar dan matanya yang rabun membuatnya susah untuk menyantap makanan. Sendok & garpu kerap jatuh. Anak & menantunya pun menjadi gusar. Mereka merasa direpotkan dengan semua ini.
Lalu, suami istri ini pun membuatkan sebuah meja kecil di sudut ruangan. Di sana, sang kakek duduk untuk makan sendirian, ada air mata yang tampak mengalir dari gurat keriput sudut mata si kakek. Tak ada gugatan darinya. Tetapi, tiap nasi yang dia suap selalu ditetesi air mata yang jatuh dari sisi p**inya. Namun, kata yang keluar dari anak & menantunya selalu omelan agar ia tidak menjatuhkan makanan lagi. Cucunya memandang semuanya dalam diam.
Suatu malam, sebelum tidur, sang ayah memperhatikan anaknya yang sedang memainkan mainan kayu. Dengan lembut ditanyalah anak itu. “Kamu sedang membuat apa?”. Tak diduga, anaknya menjawab, “Aku sedang membuat meja kayu buat ayah dan ibu, untuk makan saatku besar nanti. Nanti, akan kuletakkan di sudut itu, dekat tempat kakek biasa makan.” Anak itu tersenyum dan melanjutkan pekerjaannya.
Jawaban itu membuat kedua orang tuanya begitu sedih & terpukul. Mereka tak mampu berkata-kata lagi. Lalu, air mata pun mulai bergulir dari kedua p**i mereka. Walau tak ada kata-kata yang terucap, kedua orang tua ini mengerti, ada sesuatu yang harus mereka perbaiki.
Mereka kembali makan bersama di meja makan. Tak ada lagi omelan yang keluar saat ada piring yang jatuh, makanan yang tumpah/ taplak yang ternoda.
Anak-anak adalah refleksi diri kita. Mata mereka selalu mengamati, telinga mereka akan selalu menyimak. Pikiran mereka akan selalu mencerna apa yang kita lakukan. Mereka adalah peniru ulung. Orangtua yang bijak akan selalu menyadari “bangunan jiwa” yang disusun adalah pondasi yang kekal buat masa depan anak-anak. Mari susunlah bangunan itu dengan bijak, sebab untuk merekalah kita akan selalu belajar bahwa berbuat baik pada orang lain adalah sama halnya dengan tabungan masa depan.
Please Like and Share !!

:: Gaji vs Rezeki ::Gaji itu ada slipnya. Rezeki tidak ada slip.Gaji itu dari Boss. Rezeki itu dari TUHAN.Gaji itu hanya...
21/06/2018

:: Gaji vs Rezeki ::
Gaji itu ada slipnya. Rezeki tidak ada slip.
Gaji itu dari Boss. Rezeki itu dari TUHAN.
Gaji itu hanya uang. Rezeki boleh berupa banyak hal.
Gaji itu diperoleh dengan kerja. Rezeki itu diperoleh dengan iman.
Gaji itu sudah diduga, Rezeki itu sering tak terduga.
Gaji mungkin sudah besar, tapi terasa kurang. Rezeki itu selalu mencukupi, meski tak seberapa.
Gaji harus dikejar, dicari dan diusahakan dengan bekerja. Namun Rezeki boleh datang bagi orang yang percaya.
Tidak semua orang memiliki Gaji, tetapi setiap orang memiliki Rezeki.
Gaji kemungkinan tertukar dengan lain orang, tetapi Rezeki tidak akan pernah bertukar.
Besarnya Gaji ditentukan oleh masa kerja dan kelayakan, sementara besarnya Rezeki ditentukan iman dan percaya kita pada Tuhan.
Jadi, jangan pernah cemas, khuatir, resah, galau, ngeluh dan gundah terhadap nasib yang akan datang, terlebih jangan pernah merasa susah dan sedih terhadap yang luput dari masa lalu.
Yakinlah bahwa rencana dan kuasa Tuhan tepat dan indah pada saatnya.
Please Like and Share !!

Address

Seluruh
Karawang
20152

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Dunia Informatif, Bisnis Sehat posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Dunia Informatif, Bisnis Sehat:

Share