01/08/2024
Benarkah, Walet yang Trauma Tetap Kembali?
-
Dalam membangun gedung walet, selain memperhitungkan faktor lokasi yang tepat juga harus dipikirkan soal keamanan. Jangan sampai terjadi, investasi yang sudah ratusan juta, yang panen sarang walet justru pencuri. Gedung kemasukan maling merupakan masalah yang seringkali jadi momok bagi pemilik gedung.
Burung walet jadi korban, pemilik gedung juga kelimpungan. Jadwal panen sarang yang sudah direncanakan, ternyata keduluan maling. Padahal sudah janjian dengan pembeli sarang.
-
Maling melakukan aksinya dengan berbagai cara sangat beragam. Ada yang menjebol dinding gedung, ada yang menggangsir tanah bawah fondasi, ada p**a yang masuk dari LMB. Pencuri masuk gedung saat malam hari, akibatnya walet berhamburan keluar melalui LMB.
Pada malam naas itu banyak burung walet terbang di langit gelap dengan arah tak tentu. Sebagian besar terlihat berkumpul di sebuah lampu kota. Koloni walet itu menyelamatkan diri keluar gedung karena ada sesuatu yang mengancam keselamatan fisiknya.
Walet jadi korban, dari indukan hingga yang masih berupa anakan. Walet ramai beterbangan menyelamatkan diri. Ada yang selamat, ada juga yang mati menabrak dinding gedung karena situasi malam begitu panik dan mencekam. Telur banyak yang jatuh. Anak walet yang masih berwarna merah dilempar begitu saja di lantai. Tragis sekali nasibnya.
Meski suara anak walet itu terdengar menyayat, tapi mana ada maling yang peduli dan punya hati? Yang dia pikirkan, panen secepatnya sebanyak banyaknya malam itu. Untuk kemudian keluar gedung secepat mungkin sebelum ketahuan pemilik atau penjaga gedung.
-
Walet yang saat tengah malam terbang menyelamatkan diri dan selamat kemudian pergi kemana? Walet yang panik dan stress akan terus beterbangan di langit yang gelap. Jika ada lampu yang terang walet akan berkumpul di situ.
Bagi orang yang paham, dia akan curiga melihat banyak walet beterbangan malam hari berkumpul di lampu terang. Orang itu bisa menyimpulkan telah terjadi gangguan di sebuah gedung walet. Salah satunya kemungkinan telah terjadi pencurian sarang.
Apakah koloni walet yang stress itu akan kembali ke gedung asal? Kemungkinan besar tetap akan kembali, namun dalam 1-3 hari walet tidak berani masuk gedung. Walet masih trauma. Sarangnya hilang, juga telur dan anak. Wajar walet masih takut ada bahaya yang mungkin akan dialami lagi dari dalam gedung. Tiap pagi dan sore hanya keliling di sekitar gedung dengan gerakan terbang yang liar, tak berani masuk gedung.
Malam harinya koloni walet itu akan menginap untuk waktu sementara di gedung lain. Baru pada hari selanjutnya, berangsur angsur koloni walet itu akan p**ang ke gedung asalnya seiring dengan mulai redanya rasa traumatik yang dialami.
Perilaku stres walet yang berputar-putar di atas gedung, juga akan mengundang burung walet dari gedung lain berdatangan ikut bergabung. Jumlah burung walet yang datang selama masa trauma itu semakin banyak. Nah, ketika traumatik berangsur pudar, koloni burung walet akan berbondong-bondong masuk ke dalam gedung diikuti oleh koloni walet dari gedung lain. Pop**asi waletpun malah meningkat secara drastis. Inilah yang namanya selalu ada hikmah dari setiap kejadian, termasuk dari gedung walet yang kemalingan.
-
Jadi jangan bersedih hati, tetap semangat. Perbaiki keamanan gedung. Semoga gedung walet yang disatroni maling, dalam jangka 4 sampai 6 bulan ke depan, akan dilipatkan gandakan produksi sarang waletnya.
Salam sukses.