16/04/2018
MemBypass Do'a
Terkisahkan pada kita, ummat para Nabi dan Rasul meminta kepada Allah melalui perantaraan Nabi dan Rasul ketika mereka memiliki hajat terhadap sesuatu.
Ketika para pengikut Isa A.S. berkata: "Hai isa putra maryam, bersediakah tuhanmu menurunkan hidangan dari langit kepada kami?" Isa menjawab: "Bertaqwalah kepada Allah jika kalian benar-benar orang yang beriman" (Q.S. 5:112).
Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: Hai Musa, kami tidak bisa sabara (tahan) dengan satu macam makanan saja. Sebab itu mohonkanlah untuk kami kepada tuhanmu, agar dia mengeluarkan bagi kami dari apa yang ditumbuhkan bumi . . ." (Q.S. 2:61)
Bahkan Zakaria A.S. seorang nabipun pengabulan do'anya setelah Ia menemukan tempat yang baik untuk berdo'a yakni mihrabnya Maryam binti Imran. "Setiap Zakaria masuk untuk menemui maryam di Mihrab, Ia dapati makanan disisinya. Zakaria berkata: "Hai Maryam, dari mana engkau memperoleh (makanan) ini? Maryam menjawab: "Makanan itu dari sisi Allah". Sesungguhnya Allah memberi rizqi kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab.
Disanalah Zakaria berdo'a kepada tuhannya seraya berkata: "Ya tuhanku, berilah aku dari sisi-Mu seorang anak yang baik. Sesungguhnya engkau maha pendengar do'a. (.Q.S. 3:37-38)
Isra dan Mi'raj adalah momen dimana Allah menurunkan perintah Shalat kepada kaum muslimin. Menariknya, perintah shalat diturunkan justru saat kaum muslimin berada dalam kondisi yang sulit.
Dua tahun lamanya mereka diboikot, oleh Quraisy jahiliyyah hingga kepayahan dalam memenuhi sandang, pangan dan papan, sulit dalam kehidupan justru ditambah dengan perintah shalat.
Namun tidak demikian apa yang dirasakan kaum muslimin, justru perintah shalat tersebut diterima dengan penuh kegembiraan. Mengapa? Sebab dangan shalat kaum muslimin dapat mem"ByPass doanya kepada sang Khaliq Allah 'Azza wa Jalla.
"Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat". Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi mereka yang khusu'. (Q.S. 2:45)
Duhai ikhwah yang memiliki hajat/masalah, berdirilah shalat lalu bersungguh-sungguhlah dalam meminta, Allah telah memerintahkan kita untuk meminta, ijabah terhadap pinta kita adalah hal yang pasti. (F.X)