28/08/2025
Sikap Terbaik Seorang Mukmin terhadap Gerakan PT. Athiyah Sukses Abadi
Seorang mukmin yang beriman kepada Allah hendaknya bersikap bijak dalam menyikapi setiap gerakan kebaikan. Termasuk di dalamnya program yang dijalankan oleh PT. Athiyah Sukses Abadi, sebuah perusahaan multiusaha dengan visi menghadirkan keberkahan, kemanfaatan, dan amal jariyah bagi umat. Sikap terbaik seorang mukmin bukanlah berpangku tangan, apalagi menghalangi, tetapi ikut mendukung, mempermudah, dan berkontribusi sesuai kemampuan, baik dengan harta, tenaga, maupun doa.
Al-Qur’an menegaskan :
> “Dan tolong-menolonglah kamu dalam kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam dosa dan permusuhan.”
(QS. Al-Māidah: 2).
Mendukung gerakan ini sejatinya berarti menjalankan perintah Allah untuk bertolong-tolongan dalam kebaikan.
Bahkan Rasulullah ﷺ bersabda :
> “Barangsiapa yang memudahkan urusan seorang mukmin, Allah akan memudahkan urusannya di dunia dan akhirat.”
(HR. Muslim No. 2699).
Dengan demikian, setiap mukmin yang ikut serta mendukung keberlangsungan usaha ini pada hakikatnya sedang membuka pintu kemudahan bagi dirinya sendiri, baik di dunia maupun di akhirat.
Lebih dari itu, PT. Athiyah Sukses Abadi telah meniatkan 30% keuntungan usahanya untuk Allah Ta’ala, yakni untuk amal jariyah, dakwah, pendidikan, sosial, dan kemanusiaan. Artinya, setiap bentuk dukungan yang diberikan akan kembali menjadi amal jariyah bagi yang berpartisipasi. Rasulullah ﷺ menegaskan :
> “Apabila anak Adam meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang mendoakannya.”
(HR. Muslim No. 1631).
Oleh sebab itu, mendukung program ini adalah langkah nyata menanam kebaikan yang tidak hanya berbuah di dunia, tetapi juga terus mengalir pahalanya hingga ke akhirat.
Sebaliknya, Al-Qur’an mengingatkan dengan tegas ancaman bagi siapa pun yang justru menyulitkan atau menghalangi jalan kebaikan kaum mukminin:
> “Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sungguh mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata.”
(QS. Al-Ahzab: 58).
Dalam pandangan sufi, mendukung saudaranya berarti mendukung dirinya sendiri. Mereka mengajarkan: “Siapa yang menanam kebaikan pada saudaranya, sesungguhnya ia menanam untuk dirinya sendiri, karena amal itu akan kembali kepadanya.” Maka, siapa yang memberi jalan bagi gerakan keberkahan ini, pada hakikatnya ia sedang memberi jalan lapang bagi dirinya menuju rahmat Allah.
Kesimpulan
Sikap terbaik seorang mukmin dalam menyikapi gerakan PT. Athiyah Sukses Abadi adalah mendukung, mempermudah, dan ikut berkontribusi. Alasannya jelas :
1. Itu adalah bentuk ketaatan kepada Allah dalam bertolong-tolongan di jalan takwa.
2. Menjadi sebab datangnya kemudahan dan pertolongan Allah.
3. Bernilai amal jariyah yang terus mengalir hingga hari akhir.
4. Menghindarkan diri dari ancaman dosa karena menghalangi kebaikan.
Dengan demikian, mendukung PT. Athiyah Sukses Abadi bukan hanya sekadar dukungan terhadap sebuah perusahaan, tetapi bagian dari ibadah, amal shalih, dan investasi abadi menuju akhirat.