29/07/2018
Dan dari dulu, yang saya dan kita lakukan, adalah meminta bimbingan, pengajaran, pembetulan, perbaikan, thd PayTren. Lsg ke DSN, MUI. Bukannya berlindung di balik nama besar mereka. Tapi emang kita bener2 demi Allah, berproses. Bukan sim salabim. Sebelum dapat Sertifikat Syariah, Agustus 2017, kita berprosesnya 2-3th. Jadi, jauh sblm rame, udah dengan sadar, kita dtg. Persis seperti dtg ke regulator2 yg laen. Pelan2 kita penuhi semua; APLI, Kemendag, BKPM, Kepolisian, dll.
Jawaban paling pas, sbnrnya adalah keputusan para pemberi keputusan yg diizinkan Allah, dan yg berlaku di Republik Indonesia.
Maka jika omongannya, kalimatnya, keputusannya, lembaga2 terhormat, lagi mulia, seperti DSN MUI, sudah tidak juga diterima. Sbb sudut pandang yg boleh jd beda. Atau ada pandangan lain yg tidak diketahui oleh mereka2 yg berbeda, yg krnnya jd beda. Lalu bagaimanakah lagi pandangan dan pendapat saya? Yusuf Mansur yg dhaif? Dan apalagi juga pembelaan kwn2 yg nyaman dg Fatwa dan Keputusan DSN MUI? Tentu hanya akan mengundang perdebatan belaka. Dan itu sangat2 ga baik. .
Saya ga berubah. Kalimat ini terbuka. Bahkan thd BI, dan OJK. Yang pastinya IG ini jg dibaca beliau2. Bahwa Yusuf Mansur minta jgn dibela bila salah. Bila keliru. Bila menyalahi aturan. Trmasuk soal penelitian bukan saja haram. Tapi apakah PayTren ini moneygame atau bukan. Para regulator bekerja keras banget mencari tau. Tanpa pesanan pembelaan sama sekali. Jika akhirnya, perizinan lengkap, kita dapatkan. Tentunya, udah melewati serangkaian penelitian seksama. Yang bukan sekedar menyimak seadanya, dan lalu memberi pandangan. .
Saya, kita, PayTren, jd harapan bangsa&negeri ini. Akan hadirnya Perusahaan Fintech terbesar negeri ini, yg milik negeri ini. Kita jaga bareng2. .
Saya memastikan, bahwa seluruh proses yang benar, halal, tidak ada kebohongan, tipuan, dan penuh kesabaran, sdh kita t**i, dan lalui bersama. Dan hasilnya pun kwn2 tau. Selain izin APLI, kemendag, bkpm, kita pun dapat perizinan dan restu dari 3 lembaga super sulit: DSN MUI, BI, dan OJK. .
Skrg ini, kita tinggal kerjanya aja. Mewujudkan semua harapan bangsa&negeri ini. Ada National Champion. Bismillaah walhamdulillah