Kantor pusat PT.natural nusantara whatsapl08889667941

Kantor pusat PT.natural nusantara whatsapl08889667941 PENJUAL PRODUK NASA di bidang Agro, Obat herbal, Suplemen Nutrisi, Keputihan -X, PENGENCANG PAYUDARA
CARA ORDER
PIN 7EBB96FA

[Ayam Broiler bersama produk NASA]Ayam pedaging BroierSejalan dengan perkembangan / pertumbuhan penduduk meningkat. Kebu...
31/03/2016

[Ayam Broiler bersama produk NASA]
Ayam pedaging Broier
Sejalan dengan perkembangan / pertumbuhan penduduk meningkat. Kebutuhan akan daging juga cenderung meningkat.
Peningkatan kebutuhan ini sejalan dengan situasi perekonomian Indonesia yang terus bertumbuh. Konsumsi ayam ras pada tahun 2013 ini mencapai 2,2 miliar ekor. Jumlah tersebut naik 15,79% dibandingkan konsumsi ayam ras sepanjang 2012 sebanyak 1,9 juta miliar ekor (Kontan, 2013). Inilah potensi besar peternakan ayam broiler di Indonesia yang sangat diminati oleh masyarakat hingga saat ini.
Dari potensi yang luar biasa tersebut, hal yang masih menjadi kendala atau tantangan bagi peternak ayam broiler adalah serangan penyakit yang cukup sering pada ayam yang dianggap paling baik produktivitas sebagai ternak penghasil daging. Salah satu yang sering menyerang ayam broiler adalah penyakit pernafasan. Beberapa penyakit yang muncul dari gangguan pernafasan seperti CRD, Korisa, ND, AI dan IB. Tetapi penyebab gangguan pernafasan pada ayam bisa disebabkan 2 hal yaitu faktor non infeksius dan faktor infeksius (Medion, 2013). Faktor non infeksius seperti sirkulasi udara dalam kandang yang tidak lancar, kepadatan ayam yang terlalu tinggi, jarak antar kandang terlalu dekat, kandang terlalu dekat dengan tebing atau telalu banyak pepohonan sehingga mengakibatkan pembuangan udara kotor dan gas-gas beracun seperti amonia menjadi terhambat. Selain itu faktor non infeksius pada gangguan pernafasan bisa disebabkan karena pakan yang diberikan ke ayam tidak seimbang, terutama kadar protein dan garam. Kadar protein dan garam yang tinggi pada pakan serta litter atau alas kandang yang terlalu basah memacu munculnya gas amonia yang akan mengganggu pernafasan ayam. Sedangkan gangguan pernafasan yang disebabkan oleh faktor infeksius terdiri dari serangan virus (ND, AI, IB dan ILT), bakteri (CRD, Korisa) maupun jamur Aspergillosis sp. (Medion, 2013)
Untuk melakukan pencegahan terhadap penyakit-penyakit pernafasan tersebut, maka perlu dilakukan beberapa hal yaitu : 1) Menciptakan kondisi kandang dan sekitarnya yang nyaman, seperti mengatur kelancaran sirkulasi udara sehingga gas amonia dalam kandang dapat dikurangi, menambahkan kipas angin atau blower untuk membantu sirkulasi udara; 2) Melaksanakan program vaksinasi secara teratur sesuai jadwal; 3) Memberikan multivitamin dari NASA yaitu VITERNA setiap harinya pada air minum, VITERNA mengandung vitamin dan mineral lengkap untuk meningkatkan daya tahan tubuh ayam sehingga tidak mudah terserang oleh penyakit; 4) Upayakan kandang penyimpan pakan tidak terlalu lembab; 5) Menerapakan program biosecurity yaitu pelaksanaan sanitasi dan desinfeksi secara rutin; 6) bila ada ayam yang sudah terindikasi terkena penyakit pernafasan segera dipisahkan dari ayam yang lain dan dimasukkan ke dalam kandang isolasi (Medion, 2013)
Layanan konsultasi Dan order di
Whatsapp.+628889667941 / inbok

31/03/2016

Di Indonesia untuk pengembangan budidaya / domba masih dalam skala kecil. Kebetulan dalam pemeliharaan belum banyak yang menggunakan Cara yang praktis Dan efisiensi waktu / masih alami.
PT. NATURAL NUSANTARA dengan prinsip K-3 (Kuantitas, Kualitas dan Kesehatan) berupaya menbantu budidaya kambing dan domba potong dengan sasaran peningkatan kualitas dan kuantitas daging.
Penggemukan
Penggemukan kambing/Domba adalah pemeliharaan kambing/domba dewasa dalam keadaan kurus untuk ditingkatkan barata badannya melalui pembesaran daging dalam waktu relatif singkat (3-5 bulan)
Jenis-jenis kambing dan domba potong
Kambing kacang
Cirinya adalah badannya kecil dan relatif pendek, telinga pendek dan tegak, jantan dan betina memiliki tanduk, leher pendek dan punggung meninggi, warna bulu bervariasi, ada yang hitam, coklat, merah atau belang hitam-putih.
Kambing Peranakan Etawah (PE)
Sasaran utama dari kambing PE pada dasarnya adalah penghasil susu, tetapi dapat digunakan juga sebagai penghasil daging, terutama setelah masa afkir. Ciri dari kambing ini adalah bagian hidung ke atas melengkung, panjang telinga antara 15-30 cm, menggantung ke bawah dan sedikit kaku, warna bulu bervariasi antara hitam dan coklat, memiliki bulu tebal dan agak panjang dibawah leher dan pundak (jantan), di bagian bawah ekor (betina)
Domba Ekor Gemuk
Memiliki ciri bentuk ekor yang panjang, tebal, besar dan semakin ke ujung makin kecil; tidak mempunyai tanduk; sebagian besar bewarna putih, tetapi ada anaknya yang bewarna hitam atau kecoklatan
Domba Ekor Tipis
Memiliki ciri tubuh yang kecil, ekor relatif kecil dan tipis, bulu bewarna putih, tidak bertanduk (betina), bertanduk kecil dan melingkar (jantan).
Pemilihan bibit
Bibit bakalan yang baik untuk pengggemukan adalah sebagai berikut :
umur antara 8 bulan – 1 tahun
Ukuran badan normal, sehat, bulu bersih dan mengkilap, garis punggung dan pinggang lurus
Keempat kaki lurus, kokoh dan tumit terlihat tinggi
Tidak ada cacat pada bagian tubuhnya, tidak buta
Hidung bersih, mata tajam dan bersih serta a**s bersih
Tata Laksana Pemeliharaan
A. Perkandangan
Pada umumnya tipe kandang pada ternak Kado adalah berbentuk panggung, konstruksinya dibuat panggung atau di bawah lantai kandang terdapat kolong untuk menampung kotoran. Adanya kolong dapat menghindari kebecekan dan kontak langsung dengan tanah yang mungkin tercemar penyakit. Lantai kandang ditinggikan antara 0,5 – 2 m. Bak pakan dapat ditempelkan pada dinding. Ketinggian bak pakan untuk kambing dan domba berbeda. Bak pakan untuk kambing dibuat agak tinggi, kira-kira sebahunya karena kebiasaan kambing memakan daun-daun perdu. Untuk Domba, dasar bak pakan horizontal dengan lantai kandang karena kebiasaan domba merumput. Lantai kandang dibuat dari kayu papan atau belahan bambu yang disusun dengan jarak 2-3 cm. Dengan demikian, kotoran dan air kencing mudah jatuh pada kolong, sementara tracak/kaki kado tidak terpelosok/terjepit.
Ukuran Kandang :
- Anak : 1 X 1,2 m /2 ekor (lepas sapih),
- Jantan dewasa : 1,2 X 1,2 m/ ekor
- Dara/ Betina dewasa :1 X 1,2 m /ekor
- Induk dan anak 1,5 X 1,5 m/induk + 2 anak
Dasar kolong kandang digali sedalam ±20 cm dibagian pinggirnya dan 30-50 cm pada bagian tengah serta dibuatkan saluran yang menuju bak penampung kotoran. Kotoran kemudian dapat diproses untuk menjadi pupuk kandang. Jagalah selalu kebersihan kandang.
B. Pakan
Pakan utama yang umum diberikan berupa hijauan segar, seperti rumput, legum(daun lamtoro dan turi, dll) atau aneka hijauan (daun singkong (protein cukup tinggi), daun nangka dan daun pepaya). Khusus legume dan aneka hijauan sebelum diberi pada ternak sebaiknya dilayukan terlebih dahulu 2-3 jam dibawah terik matahari untuk menghilangkan racun yang ada dalam hijauan tersebut.
Selain pakan hijauan, dapat juga ditambah dengan pakan padat /konsentrat. Jenis yang dapat digunakan adalah bekatul, ampas tahu, ketela pohon (dicacah dahulu). Jenis pakan tersebut mudah dan murah dibeli dengan sumbangan yang cukup lumayan untuk kebutuhan nutrisinya. Kebutuhan setiap ekor kira-kira 3 kg per hari dengan komposisi 40% berkatul 40% ampas tahu dan 20% ketela pohon.
Teknik pemberian konsentrat disarankan jangan bersamaan dengan hijauan, karena pakan ini mempunyai daya cerna dan kandungan nutrisi yang berbeda dengan hijauan. Jumlah pemberian konsentrat sekitar 1 kg/ekor/hari.
Contoh Pola Pemberian Pakan
Pakan Waktu Hijauan Konsentrat
Pagi (±Pukul 08.00) Rumput , Legume Bekatul, ampas tahu, ampas singkong
Sore (±Pukul 15.00) Rumput , Legume Bekatul, ampas tahu, ampas singkong
Catatan: Pemberian konsentrat disarankan diberikan saat kambing atau domba sudah banyak mengkonsumsi hijauan, tetapi belum terlihat kenyang.
Selain pemberian rumput dan konsentrat, masih dibutuhkan pakan pelengkap yang mengandung gizi ternak lengkap yang belum terdapat pada hijauan dan konsentrat untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan produksi ternak. Sehingga tujuan atau target dari budidaya ternak yaitu memiliki ternak dengan pertumbuhan optimal dan sehat dapat tercapai. Sebagai pakan pelengkap maka PT. NATURAL NUSANTARA mengeluarkan suplemen khusus ternak yaitu VITERNA Plus, POC NASA dan HORMONIK atau bisa menggunakan ( VITERNA PLUS SERBUK juga sudah terdiri dari viterna, poc nasa, hormonik ). Produk ini menggunakan teknologi asam amino yang diciptakan dengan pendekatan fisiologis tubuh Kambing/Domba, yaitu dengan meneliti berbagai nutrisi yang dibutuhkan ternak.
VITERNA Plus, POC NASA dan HORMONIK mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan ternak, yaitu :
Asam-asam amino esensial, yaitu Arginin, Hiistidin, Leusin, Isoleusin dan lain-lain sebagai penyusun protein tubuh, pembentuk sel dan organ tubuh.
Vitamin lengkap yang berfungsi untuk berlangsungnya proses fisiologis tubuh yang normal dan meningkatkan ketahanan tubuh kambing/domba dari serangan penyakit.
Mineral-mineral lengkap yaitu N, P, K, Ca, mg , Cl dan lain-lain sebagai penyusun tulang, darah dan berperan dalam sintesis enzim untuk memperlancar proses metabolisme dalam tubuh.
Cara penggunaannya adalah dengan dicampurkan dalam air minum atau komboran pakan konsentrat. Ketiga produk NASA tersebut masing-masing satu botol dicampurkan menjadi satu larutan dahulu sebagai larutan induk. Dosis pemakaian : ±10 cc atau 1 tutup botol campuran ketiga produk NASA tersebut diberikan perekor/hari.
Keunggulan dan Manfaat dari Penggunaan produk NASA pada penggemukan kambing domba adalah :
Berasal dari bahan alami/organik, bukan dari bahan-bahan kimia atau sintetik
Merupakan pakan tambahan yang berperan sebagai sumber protein, mineral dan vitamin.
Mampu menggantikan pemberian vitamin dan mineral kimia/sintetik
Meningkatkan nafsu makan
Mempercepat adaptasi kambing/domba terhadap pakan, pada saat pertama kali masuk kandang.
Mengurangi kestresan pada kambing/domba, baik pada saat masuk kandang pertama kali, setelah kambing-domba divaksinasi atau saat kambing-domba dalam proses pengobatan
Mempercepat pertumbuhan kambing/domba
Mengurangi bau kotoran
Meningkatkan kesehatan kambing/domba
Meningkatkan kualitas daging kambing/domba dengan warna lebih merah, padat dan rendah lemak.
C.Tatalaksana Reproduksi
Tata laksana reproduksi meliputi :
- Dengan pengelolaan yang baik kambing/domba dapat melahirkan 7 bulan sekali.
- Perkawinan kembali setelah melahirkan 1bulan kemudian.
- Penyapihan anak dilaksanakan pada 3 – 4 bulan.
- Umur dewasa kelamin 8 - 10 bulan
- Siklus birahi 17 - 21 hari
- Lama birahi 24 - 40 jam, bila birahi pagi maka sore atau esok harinya harus dikawinkan
-Masa kebuntingan : 5 bulan.
Layanan konsltasi Dan order di :
Whatsapp.+628889667941 / Via inbok
Pengendalian Penyakit
Tindakan pertama yang dilakukan pada usaha pemeliharaan Kado adalah melakukan pencegahan terjangkitnya penyakit pada ternak. Beberapa langkah pencegahan adalah sebagai berikut :
Lahan yang digunakan untuk memelihara Kado harus bebas dari penyakit menular.
Kandang Kado harus kuat, aman dan bebas penyakit. Apabila digunakan kandang bekas kado yang telah terserang penyakit, kandang cukup dicucihamakan dengan disinfektan, kemudian dibiarkan beberapa saat. Apabila kandang tersebut bekas kado sehat cukup dicuci dengan air biasa.
Kado yang baru masuk sebaiknya dimasukkan ke kandang karantina dulu dengan perlakuan khusus. Ternak yang diduga bulunya membawa penyakit sebaiknya dimandikan dan digosok dengan larutan sabun karbol, Neguvon, Bacticol Pour, Triatex atau Granade 5% EC dengan konsentrasi 4,5 gram/3 liter air. Untuk membasmi kutu, Kado dapat juga dimandikan larutan Asuntol berkonsentrasi 3-6 gram/3 liter air.
Kandang dan lingkungan tidak boleh lembap dan bebas dari genangan air. Kelembapan yang tinggi dan genangan air mengakibatkan perkembangan nyamuk atau hewan sejenis yang menggigit dan menghisap darak ternak.
Dilakukan vaksinasi secara teratur. Vaksinasi bertujuan untuk mencegah terjangkitnya penyakit oleh Virus.
Beberapa penyakit yang dapat menyerang Kado adalah: 1) Penyakit parasit (kudis, kutu, cacingan); 2) Penyakit Bakterial (Antarks, Cacar mulut, Busuk Kuku); 3) Penyakit Virus (Orf); 4) Penyakit lain (Keracunan sianida, Kembung Perut, Keguguran). Hal penting dalam pengendalian penyakit adalah meningkatkan kesehatan ternak dan kebersihan kandang dan lingkungan sekitarnya serta monitoring/pengamatan yang kontinyu pada ternak sehingga apabila terdapat gejala penyakit, segera dapat diketahui jenis penyakit tersebut dan cara pencegahan dan pengobatannya.

[Viterna mempercepat bobot itik pedaging]Budidaya itik tidak harus di " Angon " disawah. Bila tenaga tidak menduku bisa ...
31/03/2016

[Viterna mempercepat bobot itik pedaging]
Budidaya itik tidak harus di " Angon " disawah. Bila tenaga tidak menduku bisa dilakukan dengan cara memelihara sistem kandang. Atau istilah lain Bebek / Itik kering. Artinya itik tetap dikandang saja.
Bisnis pemeliharaan itik di Indonesia saat ini semakin berkembang, karena disamping permintaan pasar yang tinggi, juga pemeliharaan itik cukup mudah karena unggas ini memiliki daya tahan yang lebih bagus dibandingkan ayam. Daging itik yang memiliki cita rasa yang khas sangat digemari oleh konsumen, hal ini dapat dilihat dari resto maupun warung makan yang menyajikan olahan daging bebek yang selalu ramai dikunjungi. Dari sisi keuntungan bisnis ini cukup menjanjikan karena semua hasil dari unggas ini bisa diuangkan, dari telurnya, daging, bulu hingga kotorannya memiliki nilai ekonomis.
Itik pedaging yang biasanya dipanen pada umur 40 – 45 hari diharapkan memiliki bobot hidup minimal 1,3 kg mengikuti standar permintaan restoran yang mengolah aneka masakan itik. Hanya saja banyak peternak mengeluhkan itik peliharaannya tidak mampu mencapai bobot ini pada umur 40 - 45 hari, rata-rata bobot hidup yang bisa dicapai adalah 1kg. Berbeda dengan pengalaman dari Yuli Sangadah (32 th) peternak itik dari Kebumen dan para peternak mitranya, menurutnya untuk mencapai bobot panen minimal 1,3 kg pada umur 40 – 45 hari tidaklah sulit.
Selama ini ia memberikan VITERNA pada itik peliharaannya untuk memacu perkembangan itik pedaging. Itik pedaging yang diberi VITERNA pertumbuhannya sangat bagus sehingga itik dapat dipanen pada umur 40 – 45 hari dengan bobot hidup 1,3 – 1,5 kg. Dengan waktu pemeliharaan yang relatif singkat tentunya ini akan meningkatkan keuntungan karena dapat menghemat biaya pakan dan tenaga kerja. VITERNA juga dapat menekan kematian pada itik karena dapat meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh itik sehingga tidak mudah terserang penyakit maupun kematian karena stress lingkungan. Kelebihan lain dari VITERNA adalah dapat mengurangi bau kotoran itik sehingga tidak mengganggu lingkungan sekitar kandang. Untuk aplikasi VITERNA pada itik pedaging menurut pengalaman Yuli selama ini adalah 1 tutup botol VITERNA dicampur dengan 5 liter air yang diberikan sebagai minuman itik.
Pemberian VITERNA cukup 1 kali sehari,bisa diberikan pada waktu pagi, siang maupun sore hari. Menurut Yuli pemberian VITERNA pada itik peliharaannya juga memberikan hasil itik pedaging yang seragam bobot panennya sehingga itiknya dapat terserap oleh pasar seluruhnya.
konsultasi Dan order di ;
Whatsapp ; +628889667941 / Via Inbok

STATER PEMBUAHANProduk pertanian Natural Nusantara, Power Nutrition adalah nutrisi terlengkap khusus digunakan untuk tan...
30/03/2016

STATER PEMBUAHAN
Produk pertanian Natural Nusantara, Power Nutrition adalah nutrisi terlengkap khusus digunakan untuk tanaman buah. Pupuk ini diproduksi dari bahan organik (alami) pilihan terbaik yang ketersediaannya terjamin. Dibuat dengan mekanisme atau proses teknologi gradasi dan degradasi unsur dengan melewati proses piruvatisasi tingkat 3, sehingga dapat langsung dimanfaatkan dengan baik oleh jaringan tanaman.
Power Nutrition dibuat khusus diaplikasikan untuk tanaman buah-buahan tahunan seperti mangga, jeruk, lada, panili, kelapa sawit, coklat, dll. Akan tetapi bagus juga untuk diaplikasikan pada tanaman buah – buahan semusim seperti melon, cabai, tomat, dll.
Manfaat Power Nutrition Nasa
Memperbanyak tumbuhnya buah dan membantu proses pembuahan tanaman di luar musim (air cukup, iklim tidak ekstrim, hama penyakit normal).
Memperbaiki pertumbuhan tanaman dan mempercepat pertumbuhannya.
Meningkatkan ketahanan pada tamaman
Meningkatkan kualitas buah (rasa, warna, aroma).
Meningkatkan keawetan buah hasil panen.
Mengurangi penggunaan pupuk NPK kurang lebih 75%-90%.
Melarutkan residu pupuk kimia yang mengendap dalam tanah, sehingga bisa dimanfaatkan dengan baik oleh tanaman.
Membantu perkembangan mikro-organisme yang bermanfaat di dalam tanah.
Kandungan Unsur
N 2,04%; P2O5 1,28%; K2O 0,39%; Ca 0,55%; S 0,81%; Cl 8,30%; Mg 0,40%; Mn 0,06 ppm; Fe 0,72%;Cu 0,02 ppm; Zn 0,01 ppm; Na 1,01%; B 8,59%; Si 9,94%; Al 0,40 ppm; NaCl 0,61%; SO4 2,44%; C/
N ratio 5,23%; pH 8,81; Lemak 0,28%; Protein 12,75%;Karbohidrat 1,52%; Asam Humat 3,45%.
Order pupuk organik power nutrion- khusus pembuahan whatsapp.+628889667941 / via inbok

Sawit 2 hektar, umur 3 tahun tidak diurus, pupuk apa yang dipakai dan bagaimana proses aplikasinya?Jawab," Pemupukan len...
23/03/2016

Sawit 2 hektar, umur 3 tahun tidak diurus, pupuk apa yang dipakai dan bagaimana proses aplikasinya?
Jawab," Pemupukan lengkap dan berimbang gunakan pupuk NPK / makro, Dolomit dan Mikro(SUPERNASA dan POWERNUTRITION). Dosis SUPERNASA 6 kg SUPERNASA, dan 6 kg POWERNUTRITION untuk 1 hektar tanaman dengan interval 4 bulan sekali.
Pemesanan pupuk organik SAWIT NASA
VIA INBOK / WA.+628889667941

22/03/2016

Untuk meningkatkan budidaya ternak babi, produk NASA apa sajakah yang harus digunakan...?
Jawab:
Produk NASA yang sebaiknya digunakan untuk meningkatkan produktivitas budidaya ternak babi adalah: POC NASA dan VITERNA PLUS:
Kandungan Viterna dan Poc Nasa: Protein, mineral, vitamin yang berasal dari bahan organik atau alami pilihan, bukan kimia/sintetik.
Cara pemakaian dan dosisnya adalah:
Viterna & Poc Nasa masing-masing setengan tutup dicampur pada pakan basah/komboran sebanyak 5kg, diberi setiap hari
Waktu pemberian pagi & sore
Pemberian produk NASA tidak menyebabkan kemajirab/kemandulan atau keguguran.
Keunggulan Produk NASA pada ternak babi adalah:
Berasal dari bahan alami/organik, bukan dari bahan-bahan kimia atau sintetik.
Merupakan pakan tambahan yang berperan sebagai sumber protein, mineral dan vitamin.
Mampu menggantikan pemberian vitamin dan mineral kimia/sintetik.
Meningkatkan nafsu makan.
Mempercepat adaptasi babi terhadap pakan, pada saat pertama kali masuk kandang.
Mengurangi kestresan pada babi baik pada saat masuk kandang pertama kali, setelah babi divaksinasi atau saat babi dalam proses pengobatan.
Mempercepat pertumbuhan babi, dalam waktu 6 - 7 bulan sudah mampu mencapai berat badan 70 - 80 kg per-ekor.
Mengurangi bau kotoran.
Meningkatkan kesehatan babi.
Meningkatkan lualitas daging babi dengan bentuk lebih padat dan rendah lemak.

Umur 32 hari ayam pedaging ini dah mencapai 2 kg biasanya 1,7 kg, kematian 3 % sebelumnya 5-6%, hemat pakan sampai 20-25...
22/03/2016

Umur 32 hari ayam pedaging ini dah mencapai 2 kg biasanya 1,7 kg, kematian 3 % sebelumnya 5-6%, hemat pakan sampai 20-25 sak, jumlah ayam cuma 10.000 ekor, Jumalah Produk Nasa Yang Digunakan 10 - 20 paket

PANEN PANILI MENINGKAT 300 %"Biasanya untuk 100 batang ini,saya panen 30-40 kg.Setelah pakai pakai Produk NASA bisa menc...
22/03/2016

PANEN PANILI MENINGKAT 300 %
"Biasanya untuk 100 batang ini,saya panen 30-40 kg.Setelah pakai pakai Produk NASA bisa mencapai 150 kg.Jumlah panili pertandan juga berlipat-lipat.Biasanya cuma 5-7 panili dalam 1 tandan,sekarang jadi 30 panili.Benar-be
nar sangat menguntungkan.Dan yang lebih membanggakan,buah panili nya masuk grade A",demikian penuturan Pak Soleh bangga.
Pak Soleh,petani panili di Bolan,'Allan,En
rekang,Sulawesi Selatan ini telah membuktikan keampuhan produk NASA untuk 100 batang tanaman panilinya yang berusia 5 tahun.Awalnya ada sedikit keraguan pada Produk NASA,karena dinilai sebagai produk baru yang belum terbukti di daerahnya.Tapi karena didesak oleh salah seorang teman,akhirnya Pak Soleh mau juga mencoba.
Selama menggunakan Produk NASA,Pak Soleh telah menghabiskan 1 botol POP SUPERNASA,10 botol POC NASA,12 botol HORMONIK,2 botol AERO,dan 1 botol PESTONA.Cara pemakaiannya dengan disemprotkan dan disiramkan.Untuk penyiraman memakai dosis 1 sdm POP SUPERNASA untuk 5 liter air.Sementara untuk penyemprotan Pak Soleh memakai dosis 30 cc POC NASA,20 cc HORMONIK dan 5 cc AERO untuk tangki 15 liter.
Selama memakai Produk NASA ini,Pak Soleh sudah mengalami 3 kali pemanenan.Satu hal yang luar biasa setelah memakai Produk NASA adalah peningkatan hasil panen yang dicapai.Biasanya hanya panen 30-40 kg saja,tapi setelah pakai Produk NASA menjadi 150 kg per-100 batang tanaman.Peningkatan mencapai 300%.Yang lebih membanggakan lagi,ketika sample di bawa ke Bali untuk dipasarkan,ternyata kualitas panili Pak Soleh mempunyai kualitas tinggi,masuk grade A.
Berdasarkan pengamatan Pak Soleh,keistimewaan lain setelah memakai Produk NASA diantaranya adalah :
- batang tambah besar
- warna daun hijau mengkilat
- buah jauh lebih panjang
- jumlah panili dalam tandan bertambah.
Satu hal yang jauh lebih meyakinkan adalah panjang panili mencapai 23-25 cm dengan pertumbuhan yang seragam.Sebelumnya panjang hanya 15 cm dan tidak seragam.Hal ini tentu sangat menguntungkan ketika dijual ke pedagang.Belum lagi jumlah panili pertandan yang bisa meningkat lebih dari 400%.Biasanya jumlah panili per-tandan hanya 5-7,setelah pakai Produk NASA menjadi 30 per-tandan.Satu hal yang membuat heran,akar panili masih menempel erat di tanaman inang,meskipun panili sudah berbuah.Hal ini sangat berperan sekali terhadap pembesaran,pemanjangan dan meningkatkan bobot buah.Biasanya hal ini jarang terjadi,biasanya begitu buah keluar,akar akan lepas dari tanaman inangnya.
Jika ditinjau secara ekonomis,Pak Soleh mendapat keuntungan sbb :
- Biaya pembelian Produk NASA Rp 600.000
- Tambahan hasil 150 kg - 40 kg = 110 kg
- 110 kg X Rp 300.000 ( harga panili ) = Rp 33.000.000
Total tambahan keuntungan
Rp 33.000.000 - Rp 600.000 = Rp 32.400.000
Tambahan keuntungan sebesar itu tentu sangat besar artinya,mengingat biaya dan tenaga yang dikeluarkan sangatlah sedikit.

Untuk pemesanan Produk pupuk dari Nasa, silahkan hubung :
PT. NATURAL NUSANTARA
Wa.08889667941
Pin bb 7ebb96fa / pm

Dalam usaha meningkatkan produksi kelapa sawit, Ekstensifikasi merupakan salah satu metode yang sering digunakan, akan t...
22/03/2016

Dalam usaha meningkatkan produksi kelapa sawit, Ekstensifikasi merupakan salah satu metode yang sering digunakan, akan tetapi dalam prosesnya memerlukan lahan yang lebih luas serta lebih banyak memerlukan tenaga kerja. Dari kendala yang ditemui dalam ekstensifikasi tersebut, maka metode Intensifikasi menjadi salah satu hal wajib dalam peningkatan produksi sawit.
Teknologi PIKAT NASA Kelapa Sawit hadir untuk memenuhi solusi dalam proses intensifikasi produksi pada kelapa sawit.
Teknologi PIKAT NASA (Pengelolaan Intensif Kesuburan Alami Terpadu NASA) dari PT Natural Nusantara ini mampu memenuhi semua kebutuhan tanah dan tanaman secara terpadu (lengkap) yaitu unsur hara makro dan mikro, hormon dan enzim pertumbuhan, asam-asam organik serta beberapa jenis mikroorganisme yang berguna bagi tanaman.
Teknologi PIKAT NASA Kelapa Sawit dapat membantu pembudidayaan kelapa sawit secara organik untuk memperoleh kestabilan produksi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Teknologi PIKAT NASA telah teruji secara:
1. Multi Komoditi. Telah digunakan pada semua jenis tanaman budidaya (tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, kehutanan), termasuk kelapa sawit
2. Multi Lokasi. Telah digunakan di berbagai kondisi lahan (dataran rendah – dataran tinggi, lahan basah – lahan kering, lahan normal – lahan kritis) dan di berbagai wilayah (berbagai jenis tanah) di Indonesia
3. Multi Waktu. telah digunakan sejak tahun 1996
Manfaat Teknologi PIKAT NASA pada Kelapa Sawit
1. Mempercepat pertumbuhan kelapa sawit
2. Meningkatkan hasil panen kelapa sawit
– bobot / berat panen lebih tinggi
– waktu panen lebih awal, masa panen puncak lebih lama
– usia produksi lebih lama
3. Meningkatkan kualitas hasil panen
4. Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap penyakit
5. Memperbaiki tanah yang rusak / mengembalikan kesuburan tanah
6. Mengurangi penggunaan pupuk kimia
7. Menguntungkan secara ekonomi. Bisa dipilih sesuai kondisi keuangan
Alternatif A, B atau C
Biaya produksi dengan prinsip PIKAT NASA dibandingkan sebelumnya:
A. Lebih Rendah ⇒ Hasil Panen Sama dengan Sebelumnya
B. Sama ⇒ Hasil Panen Lebih Tinggi dengan Sebelumnya
C. Lebih Tinggi ⇒ Hasil Panen Naik Optimal
Sebagai contoh:
setiap aplikasi pupuk NPK dengan biaya 2 juta per hektar,
maka:
=======================
Alternatif A:
Biaya pupuk NPK 750.000 + Produk NASA 750.000 ⇒ Hasil Panen = sebelumnya
=======================
Alternatif B: Biaya pupuk NPK 1 juta + Produk NASA 1 Juta ⇒ Hasil panen naik 30-50 %
=======================
Alternatif C: Biaya pupuk NPK 1,5 juta + Produk NASA 1 juta ⇒ Hasil panen naik 70-200 %
Cara Penggunaan Produk NASA pada Kelapa Sawit
1. Pembibitan
Penyemprotan bibit: 3 tutup botol POC NASA + 1 tutup Hormonik /tangki / 2 minggu, atau
Penyiraman: 3 tutup POC NASA + 1 tutup Hormonik /10 liter air, kemudian disiramkan 1 gelas Aqua untuk setiap polibag 2 minggu sekali
2. Tanaman Belum Menghasilkan (TBM)
Umur 0-1 tahun
- 0,5 kg SUPERNASA untuk 25 batang tanaman setiap 6 bulan sekali
- Semprot 3-5 tutup POC NASA + 1 tutup Hormonik /tangki / 1-2 bulan sekali
Umur 1-2 tahun
- 1 kg SUPERNASA untuk 25 batang tanaman setiap 6 bulan sekali
- Semprot 3-5 tutup POC NASA + 1 tutup Hormonik /tangki / 1-2 bulan sekali
Umur 2-3 tahun
3-6 kg SUPERNASA untuk 1 hektar / 6 bulan
3. Tanaman Menghasilkan (TM)
*Pilihan Utama = 3-6 kg POWER NUTRITION / hektar / 6 bulan sekali
*Pilihan Standar = 1,5-3 kg POWER NUTRITION + 1,5-3 kg SUPERNASA / hektar / 6 bulan
*Pilihan Minimal = 3-6 kg SUPERNASA / hektar / 6 bulan
Keterangan
Penggunaan POWER NUTRITION dan SUPERNASA dapat dilakukan dengan dicampur bersama pupuk NPK atau tanah, pasir, abu untuk memudahkan aplikasi ke lahan. Dapat juga dengan cara diencerkan terlebih dahulu untuk disiramkan, dengan cara larutkan 200 – 400 gram (20 – 40 sendok makan) dalam 10 – 20 liter air, kemudian siramkan 1-2 liter larutan pupuk per 1 pohon
Dosis pupuk makro / NPK / Kimia dapat dikurangi 25-50 % dari dosis kebiasaan setempat. Jika tidak dikurangi akan lebih baik
POC NASA dan HORMONIK dapat diganti dengan Pupuk Organik Serbuk GREENSTAR dengan dosis 0,5 sachet (10 gr)/tangki semprot 10-20 liter
SUPERNASA dapat diganti dengan SUPERNASA GRANULE (Dosis 50 gr/hektar)
Untuk mengatasi serangan layu tanaman sawit karena jamur dapat digunakan produk Agens Hayati atau Pestisida alami Natural GLIO.
Itulah penjabaran singkat tentang panduan teknik budidaya dengan teknologi PIKAT NASA pada Kelapa Sawit dari PT Natural Nusantara dengan harapan bisa membantu meningkatkan produksi kelapa sawit.
Pemesanan pupuk organik sawit
Wa.08889667941
Pin bb 7ebb96fa / PM

22/03/2016

MENDONGKRAK PRODUKSI SAWIT DENGAN PUPUK ORGANIK MODERN NASA
==============================
==============
PT. Natural Nusantara Yogyakarta.
Pemesanan pupuk organik power nutrisi khusus buah SAWIT yang sudah produksi ( TM )
Whatsapp.+628889667941
Pin bbm. 7ebb96fa / PM
POWER NUTRION - penyubur buah 250 gram perbotol harga Rp 55.000
==============================
==============
PUPUK SAWIT POWER NUTRISI
1. Tujuan utama pemupukan kelapa sawit:
- Mencukupi kebutuhan tanaman untuk tumbuh, berkembang dan berproduksi.
- Menggantikan sejumlah unsur hara yang hilang karena pencucian dan terangkut (dikonversi) melalui produk yang dihasilkan berupa Tandan Buah Segar (TBS).
- Memperbaiki kondisi yang tidak menguntungkan atau mempertahankan kondisi tanah yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan kelapa sawit.
II. Jenis-jenis pupuk sawit
Secara garis besar, ada 2 jenis pupuk sawit:
Pupuk anorganik.
Diperlukan oleh tanaman dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan unsur hara makro tanaman: - Unsur N dipenuhi dengan pemupukan urea. - Unsur P dari pemupukan TSP. - Unsur K dari pemupukan KCl. - Selain itu ketiga unsur tersebut bisa dicukupi dengan pupuk anorganik majemuk, yaitu pupuk NPK compound.
Pupuk organik.
Diperlukan dalam jumlah kecil, tetapi ini tetap mutlak harus diberikan karena unsur hara mikro sangat menentukan terhadap mutu panen, kualitas buah, daya simpan buah dan rendemen yang dihasilkan. - Pupuk organik untuk sawit sebaiknya adalah pupuk organik yang benar-benar berkualitas sehingga produksi TBS dan rendemennya bisa maksimal. - Selain berkualitas baik, pupuk organik untuk kelapa sawit harus dalam bentuk pupuk yang sudah menggunakan teknologi, artinya tidak dalam bentuk ruah yang besar yang menimbulkan biaya aplikasi yang besar p**a. - Pupuk organik untuk sawit harus dalam bentuk yang memungkinkan aplikasinya lebih efektif dan efisien mengingat luasnya lahan kelapa sawit.
PEMUPUKAN KELAPA SAWIT UNTUK MENINGKATKAN PEMBUAHAN,BUDID
AYA KELAPA SAWIT,PUPUK SAWIT,PUPUK TANAMAN SAWIT.
POWER NUTRITION adalah pupuk organik padat yang mempunyai kandungan nutrisi sangat lengkap dan dibutuhkan untuk membantu meningkatkan kualitas serta kuantitas produksi tanaman perkebunan kelapa sawit. Pupuk organik padat Power Nutrition memang diformulasikan secara khusus untuk jenis tanaman buah, salah satunya adalah budidaya kelapa sawit.
POWER NUTRITION adalah pupuk organik padat yang mempunyai kandungan nutrisi sangat lengkap dan dibutuhkan untuk membantu meningkatkan kualitas serta kuantitas produksi tanaman perkebunan kelapa sawit. Pupuk organik padat Power Nutrition memang diformulasikan secara khusus untuk jenis tanaman buah, salah satunya adalah budidaya kelapa sawit.
Pupuk organik padat Power Nutrition dibuat dari berbagai bahan alami pilihan yang terjamin ketersediaannya dan diproses dengan teknologi gradasi dan degradasi unsur melewati proses piruvatisasi tingkat 3. Sehingga hasil olahan tersebut langsung dapat dimanfaatkan oleh jaringan tanaman kelapa sawit.
Aplikasi pupuk organik padat Power Nutrition ini sebaiknya mulai diberikan kepada tanaman kelapa sawit yang sudah memasuki usia produksi dan tidak disarankan untuk tanaman kelapa sawit yang belum produksi.
Pemakaian pupuk organik padat Power Nutrition pada tanaman yang sudah mulai masuk usia produksi sangat bermanfaat untuk merangsang pembungaan dan pembuahan. Sekaligus mengurangi kerontokan bunga dan memaksimalkan hasil pembuahannya.
Pada tanaman perkebunan kelapa sawit yang sudah memasuki usia produksi sangat disarankan mengaplikasi pupuk organik padat Power Nutrition ini. Bahkan untuk tanaman yang sudah mulai menurun jumlah produksi rata-ratanya, masih bisa ditingkatkan lagi hasil produksi buahnya. Selain itu, pemakaian pupuk organik padat Power Nutrition pada tanaman kelapa sawit juga akan memperbaiki dan meningkatkan kualitas produksi buah.
Dosis Pemupukan Kelapa Sawit dengan Pupuk Organik Padat Power Nutrition
Dosis anjuran pemupukan kelapa sawita dalah 15 – 18 kg/ha per tahun.
POWER NUTRITION diaplikasikan pada tanaman fase TM.
Waktu aplikasi bersamaan dengan waktu aplikasi pemupukan NPK.
Cara Pemupukan Kelapa Sawit dengan Power Nutrition
POWER NUTRITION berbentuk yang prill maka cara pemupukan pada tanaman kelapa sawit bisa dicampur dengan pupuk NPK sehingga tidak menambah biaya produksi tenaga kerja. Disarankan pada saat pencampuran pupuk organik Power Nutrition dengan pupuk NPK juga menggunakan Aero 810 sebagai perekat. Hal ini bertujuan agar pupuk Power Nutrition dan NPK bisa tercampur sempurna sehingga mudah penebarannya.
Pupuk organik POWER NUTRITION sangat tepat diberikan pada tanaman menjelang TM. Taburkan di sekeliling batang tanaman kelapa sawit (seperti pemupukan NPK) dengan dosis 250 g POWER NUTRITION + NPK ditaburkan untuk 25 pokok tanaman.
Selain ditaburkan, bisa juga dengan cara dilarutkan air kemudian disiramkan di sekeliling batang tanaman. Caranya adalah 250 gr POWER NUTRITION dilarutkan dalam 10 liter air. Setelah terlarut sempurna selanjutnya larutan tersebut dicampur dengan 115 liter air. Volume larutan akhirnya menjadi 125 liter. Siramkan ke sekeliling batang tanaman kelapa sawit dengan dosis 5 liter per pokok tanaman.
Pemberian POWER NUTRITION pada tanaman TM dilakukan dalam interval 4 – 6 bulan sekali atau bersamaan dengan jadwal pemupukan NPK.
POWER NUTRITION Secara Umum Mempunyai Fungsi :
1. Memperbanyak buah dan membantu pembuahan di luar musim (iklim tidak ekstrim, air cukup, hama penyakit normal).
2. Memperbaiki dan mempercapat pertumbuhan tanaman.
3. Meningkatkan daya tahan tubuh tamaman
4. Menigkatkan kualitas (rasa, warna, aroma) buah.
5. Meningkatkan keawetan hasil panen.
6. Melarutkan sisa (residu) pupuk kimia dalam tanah, sehingga bisa dimanfaatkan tanaman lagi.
7. Mengurangi penggunaan pupuk NPK hingga 75%.
8. Membantu perkembangan mikroorganisme yang bermanfaat di dalam tanah.
9. Pada Tanaman Kelapa Sawit Pemupukan
POWER NUTRITION berfungsi untuk :
10. Mencukupi kebutuhan nutrisi untuk memacu pembentukan bunga betina
11. Memperbanyak buah
12. Meningkatkan kandungan minyak (rendemen)
13. Meningkatkan Berat Janjang Segar
14. Mengurangi kerontokan buah
15. Menjaga kondisi tubuh tanaman pada masa produksi sehingga umur produktif tanaman lebih panjang

Address

Ngering Rt 01 Rw 10 Jogonalan Klaten
Klaten

Telephone

08889667941

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kantor pusat PT.natural nusantara whatsapl08889667941 posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share