Bekerja dari Rumah

Bekerja dari Rumah sekarang bekerja menghasilkan uang bisa dilakukan dari rumah

03/04/2018

SELAMAT SIANG...🌞🌞🌞

💱💲menerima uang jatah dari suami memang menyenangkan namun akan lebih menyenangkan jika seorang istri juga bisa punya penghasilan👗👜👝🛍👠

👱siapa bilang wanita untuk berpenghasilan harus bekerja diluar rumah? Jaman sudah modern teknologi makin canggih manfaatkan hp dan internet untuk dijadikan sumber penghasilan 🌍🏧💶💶

👰kenapa saya harus berbisnis?? Karena biaya shopping, nyalon, dan jalan-jalan kita tidak ditanggung BPJS 😘😘😘

👼saatnya jadi wanita mandiri berpenghasilan dari rumah👪👪tanpa meninggalkan keluarga
🙆
Kamu mau jd wanita mandiri, berpenghasilan sendiri, bisa bantu suami?

Saat nya berbisnis dari rumah dan menjadi wanita mandiri..

More info chat me...👇👇👇
http://bit.ly/2IpK5p8

Mencuci wajah sebelum tidur dimalam hari sangatlah penting, jika Anda selalu melewatkan hal ini maka jangan heran apabil...
12/01/2018

Mencuci wajah sebelum tidur dimalam hari sangatlah penting, jika Anda selalu melewatkan hal ini maka jangan heran apabila nanti akan ada banyak sekali masalah yang muncul kulit wajah Anda. Kotoran yang menempel pada make up Anda, bisa saja terperangkap didalam pori-pori sehingga beresiko memicu timbulnya jerawat. Selain jerawat, berikut ada beberapa lagi masalah yang bakal muncul akibat malas mencuci muka sebelum tidur.
1. Membuat Kulit Kusam
Kulit wajah Anda akan menjadi kusam apabila Anda malas membersihkan wajah sebelum tidur. Jika tidak percaya, silahkan buktikan sendiri. Hal ini dikarenakan kotoran-kotoran akan menumpuk pada kulit wajah Anda sehingga semakin lama penumpukan tersebut akan membuat wajah Anda menjadi kusam dan hitam.
2. Muncul Jerawat
Jerawat adalah salah satu momok paling menakutkan bagi para remaja. Nah, salah satu pemicu munculnya jerawat diwajah adalah karena akibat malam membersihkan wajah dimalan hari. Apabila kita mencuci muka sebelum tidur maka kotoran diwajah Anda akan masuk kedalam pori-pori dan menyumbat pori-pori. Hal inilah kemudian yang menimbulkan jerawat.
3. Penuaan Dini
Kamu pasti tidak mau bukan, apabila wajah terlihat lebih tua dibandingkan usia Anda yang sebenarnya ? nah, maka dari itu jangan pernah malas untuk membersihkan muka dimalam hari sebelum Anda tidur.
Kebiasaan malas mencuci wajah dimalam hari akan menyebabkan kulit wajah Anda menjadi lebih cepat keriput. Pertama-tama, mungkin tanda-tanda penuaan dini tersebut dimulai dari munculnya garis-garis halus pada wajah Anda, kemudian kerutan dan pada akhirnya wajah Anda pun menjadi keriput. Mengerikan bukan ? keriput sebelum waktunya.
4. Bisa Membuat Mata Terkena Iritasi
Dampaknya bukan saja pada kulit wajah Anda tetapi juga bisa membuat kulit mata Anda terkena iritasi. Maskara, eyeliner atau eyeshadow yang tidak dibersihkan bisa luntur ke area mata ketika Anda sedang tidur sehingga tanpa disadari hal ini bisa membuat mata terkena iritasi.
5. Membuat Kulit wajah Menjadi Gatal
Nah, kemudian yang terakhir adapun dampak dari akibat malas mencuci muka dimalam hari sebelum tidur bisa membuat kulit wajah Anda menjadi gatal.

12/01/2018

Manfaat mencuci wajah:
1. Mengecilkan Pori
Pori-pori dapat melebar saat kita tidur karena debu dan kotoran yang menyumbat pernafasan kulit. Namun jangan khawatir karena dengan rajin mencuci muka pori-pori akan mengecil dan tidak mengganggu lagi.

2. Hindari Kerutan Wajah
Mencuci muka secara rutin di pagi hari dapat membatu menghindari kerutan pada wajah sehingga wajah tampak lebih kencang dan segar.

3. Melindungi Kesehatan Wajah
Mecuci muka di pagi hari sebelum berangkat untuk beraktifitas dapat melindungi wajah dari efek sinar matahari dan meminimalisir efek negatif debu serta kotoran di udara.

4. Sempurnakan Make Up
Pemakaian make up memang sudah seperti kebutuhan bagi kaum hawa sebelum memulai aktifitas di luar rumah. Nah, dengan mencuci muka sebelum pengaplikasian make up dapat memaksimalkan kekuatan dan tampilan riasan Anda setiap hari.

5. Memudahkan Kulit Bernafas
Mencuci muka di malam hari dapat membersihkan pori-pori kulit wajah dari kotoran dan debu yang menyumbat sehingga kulit akan lebih mudah untuk

6. Maksimalkan Regenerasi Kulit
Mencuci muka di malam hari juga dapat memaksimalkan regenerasi kulit saat kita tidur sehingga wajah terasa lebih segar saat bangun di pagi hari.

7. Menghilangkan Kusam
Setelah seharian beraktivitas wajah tentunya telah banyak terpapar berbagai debu dan kotoran yang membuat wajah menjadi terlihat lebih kusam. Oleh karena itu dengan mencuci muka sebelum tidur dapat menghilangkan berbagai kotoran dan bakteri yang menempel pada wajah Anda. Hasilnya wajah akan terlihat lebih cerah dan kusam pun hilang.

8. Mengurangi Jerawat
Salah satu faktor terbesar wajah berjerawat adalah kuman dan bakteri yang masuk ke pori-pori kulit. Maka dari itu selalu usahakan untuk mencuci muka di malam hari sebelum Anda pergi tidur. Dengan begitu kuman dan bakteri yang menempel pada kulit dapat terangkat. Hasilnya pertumbuhan jerawat dapat diminimalisir bahkan diatasi dengan cukup ampuh.

9. Menyehatkan Bulu Mata
Pemakaian make up termasuk maskara dan eye shadow harus langsung dibersihkan setelah selesai beraktifitas. Pastikan membersihkan setiap sisa make up sebelum tidur karena dapat membuat wajah terkena efek negatif dari bahan kimia riasan yang Anda gunakan, salah satunya adalah kerusakan pada pertumbuhan bulu mata. Maskara yang menempel seharian dapat membuat bulu mata lebih rentan terhadap kerusakan dan menjadi lebih rapuh.

05/07/2017

Self-healing...
*semoga bermanfaat untuk kesehatan*

Kami sedang antri periksa kesehatan. Dokter yang kami kunjungi ini termasuk dokter sepuh –berusia sekitar tujuh puluhan- spesialis penyakit “Silakan duduk,” sambut dr.Paulus.
Aku duduk di depan meja kerjanya, mengamati pria sepuh berkacamata ini yang sedang sibuk menulis identitasku di kartu pasien.

“Apa yang dirasakan, Mas?”

Aku pun bercerita tentang apa yang kualami sejak 2013 hingga saat ini. Mulai dari awal merasakan sakit maag, peristiwa-peristiwa kram perut, ambruk berkali-kali, gejala dan vonis tipes, pengalaman opnam dan endoskopi, derita GERD, hingga tentang radang duodenum dan praktek tata pola makan Food Combining yang kulakoni.

“Kalau kram perutnya sudah enggak pernah lagi, Pak,” ungkapku, “Tapi sensasi panas di dada ini masih kerasa, panik juga cemas, mules, mual. Kalau telat makan, maag saya kambuh. Apalagi setelah beberapa bulan tata pola makan saya amburadul lagi.”

“Tapi buat puasa kuat ya?”

“Kuat, Pak.”

“Orang kalau kuat puasa, harusnya nggak bisa kena maag!”

Aku terbengong, menunggu penjelasan.

“Asam lambung itu,” terang Pak Paulus, “Diaktifkan oleh instruksi otak kita. Kalau otak kita bisa mengendalikan persepsi, maka asam lambung itu akan nurut sendiri. Dan itu sudah bisa dilakukan oleh orang-orang puasa.”

“Maksudnya, Pak?”

“Orang puasa ‘kan malamnya wajib niat to?”

“Njih, Pak.”

“Nah, niat itulah yang kemudian menjadi kontrol otak atas asam lambung. Ketika situ sudah bertekad kuat besok mau puasa, besok nggak makan sejak subuh sampai maghrib, itu membuat otak menginstruksikan kepada fisik biar kuat, asam lambung pun terkendali. Ya kalau sensasi lapar memang ada, namanya juga puasa. Tapi asam lambung tidak akan naik, apalagi sampai parah. Itu syaratnya kalau situ memang malamnya sudah niat mantap. Kalau cuma di mulut bilang mau puasa tapi hatinya nggak mantap, ya tetap nggak kuat. Makanya niat itu jadi kewajiban, ‘kan?”

“Iya, ya, Pak,” aku manggut-manggut nyengir.

“Manusia itu, Mas, secara ilmiah memang punya tenaga cadangan hingga enam puluh hari. Maksudnya, kalau orang sehat itu bisa tetap bertahan hidup tanpa makan dalam keadaan sadar selama dua bulan. Misalnya puasa dan buka-sahurnya cuma minum sedikit. Itu kuat. Asalkan tekadnya juga kuat.”

Aku melongo lagi.

“Makanya, dahulu raja-raja Jawa itu sebelum jadi raja, mereka tirakat dulu. Misalnya puasa empat puluh hari. Bukanya cuma minum air kali. Itu jaman dulu ya, waktu kalinya masih bersih. Hahaha,” ia tertawa ringan, menambah rona wajahnya yang memang kelihatan masih segar meski keriput penanda usia.

Kemudian ia mengambil sejilid buku di rak sebelah kanan meja kerjanya. Ya, ruang praktek dokter dengan rak buku. Keren sekali. Aku lupa judul dan penulisnya. Ia langsung membuka satu halaman dan menunjukiku beberapa baris kalimat yang sudah distabilo hijau.

“Coba baca, Mas: ‘mengatakan adalah mengundang, memikirkan adalah mengundang, meyakini adalah mengundang’. Jadi kalau situ memikirkan; ‘ah, kalau telat makan nanti asam lambung saya naik’, apalagi berulang-ulang mengatakan dan meyakininya, ya situ berarti mengundang penyakit itu. Maka benar kata orang-orang itu bahwa perkataan bisa jadi doa. Nabi Musa itu, kalau kerasa sakit, langsung mensugesti diri; ah sembuh. Ya sembuh. Orang-orang debus itu nggak merasa sakit saat diiris-iris kan karena sudah bisa mengendalikan pikirannya. Einstein yang nemuin bom atom itu konon cuma lima persen pendayagunaan otaknya. Jadi potensi otak itu luar biasa,” papar Pak Paulus.

“Jadi kalau jadwal makan sembarangan berarti sebenarnya nggak apa-apa ya, Pak?”

“Nah, itu lain lagi. Makan harus tetap teratur, ajeg, konsisten. Itu agar menjaga aktivitas asam lambung juga. Misalnya situ makan tiga kali sehari, maka jarak antara sarapan dan makan siang buatla sama dengan jarak antara makan siang dan makan malam. Misalnya, sarapan jam enam pagi, makan siang jam dua belas siang, makan malam jam enam petang. Kalau siang, misalnya jam sebelas situ rasanya nggak sempat makan siang jam dua belas, ya niatkan saja puasa sampai sore. Jangan mengundur makan siang ke jam dua misalnya, ganti aja dengan minum air putih yang banyak. Dengan pola yang teratur, maka organ di dalam tubuh pun kerjanya teratur. Nah, pola teratur itu sudah bisa dilakukan oleh orang-orang yang puasa dengan waktu buka dan sahurnya.”

“Ooo, gitu ya Pak,” sahutku baru menyadari.

“Tapi ya itu tadi. Yang lebih penting adalah pikiran situ, yakin nggak apa-apa, yakin sembuh. Allah sudah menciptakan tubu kita untuk menyembuhkan diri sendiri, ada mekanismenya, ada enzim yang bekerja di dalam tubuh untuk penyembuhan diri. Dan itu bisa diaktifkan secara optimal kalau pikiran kita optimis. Kalau situ cemas, takut, kuatir, justru imunitas situ turun dan rentan sakit juga.”

Pak Paulus mengambil beberapa jilid buku lagi, tentang ‘enzim kebahagiaan’ endorphin, tentang enzim peremajaan, dan beberapa tema psiko-medis lain tulisan dokter-dokter Jepang dan Mesir.

“Situ juga berkali-kali divonis tipes ya?”

“Iya, Pak.”

“Itu salah kaprah.”

“Maksudnya?”

“Sekali orang kena bakteri thypoid penyebab tipes, maka antibodi terhadap bakteri itu bisa bertahan dua tahun. Sehingga selama dua tahun itu mestinya orang tersebut nggak kena tipes lagi. Bagi orang yang fisiknya kuat, bisa sampai lima tahun. Walaupun memang dalam tes widal hasilnya positif, tapi itu bukan tipes. Jadi selama ini banyak yang salah kaprah, setahun sampai tipes dua kali, apalagi sampai opnam. Itu biar rumah sakitnya penuh saja. Kemungkinan hanya demam biasa.”

“Haah?”

“Iya Mas. Kalaupun tipes, nggak perlu dirawat di rumah sakit sebenarnya. Asalkan dia masih bisa minum, cukup istirahat di rumah dan minum obat tipes. Sembuh sudah. Dulu, pernah di RS Sardjito, saya anjurkan agar belasan pasien tipes yang nggak mampu, nggak punya asuransi, rawat jalan saja. Yang penting tetep konsumsi obat dari saya, minum yang banyak, dan tiap hari harus cek ke rumah sakit, biayanya gratis. Mereka nurut. Itu dalam waktu maksimal empat hari sudah pada sembuh. Sedangkan pasien yang dirawat inap, minimal baru bisa p**ang setelah satu minggu, itupun masih lemas.”

“Tapi ‘kan pasien harus bedrest, Pak?”

“Ya ‘kan bisa di rumah.”

“Tapi kalau nggak pakai infus ‘kan lemes terus Pak?”

“Nah situ nggak yakin sih. Saya yakinkan pasien bahwa mereka bisa sembuh. Asalkan mau nurut dan berusaha seperti yang saya sarankan itu. Lagi-lagi saya bilang, kekuatan keyakinan itu luar biasa lho, Mas.”

Dahiku berkernyit. Menunggu lanjutan cerita.

“Dulu,” lanjut Pak Paulus, “Ada seorang wanita kena kanker payudara. Sebelah kanannya diangkat, dioperasi di Sardjito.
Nggak lama, ternyata payudara kirinya kena juga. Karena nggak segera lapor dan dapat penanganan, kankernya merembet ke paru-paru dan jantung. Medis di Sardjito angkat tangan.

Dia divonis punya harapan hidup maksimal hanya empat bulan.”

“Lalu, Pak?” tanyaku antusias.

“Lalu dia kesini ketemu saya. Bukan minta obat atau apa.
Dia cuma nanya; ‘Pak Paulus, saya sudah divonis maksimal empat bulan.

Kira-kira bisa nggak kalau diundur jadi enam bulan?’

Saya heran saat itu, saya tanya kenapa.

Dia bilang bahwa enam bulan lagi anak bungsunya mau nikah, jadi pengen ‘menangi’ momen itu.”

“Waah.. Lalu, Pak?”

“Ya saya jelaskan apa adanya. Bahwa vonis medis itu nggak seratus persen, walaupun prosentasenya sampai sembilan puluh sembilan persen,
tetap masih ada satu persen berupa kepasrahan kepada Tuhan yang bisa mengalahkan vonis medis sekalipun.
Maka saya bilang; sudah Bu, situ nggak usah mikir bakal mati empat bulan lagi.
Justru situ harus siap mental, bahwa hari ini atau besok situ siap mati.
Kapanpun mati, siap!
Begitu, situ pasrah kepada Tuhan, siap menghadap Tuhan kapanpun. Tapi harus tetap berusaha bertahan hidup.”

Aku tambah melongo. Tak menyangka ada nasehat macam itu.
Kukira ia akan memotivasi si ibu agar semangat untuk sembuh, malah disuruh siap mati kapanpun.
O iya, mules mual dan berbagai sensasi ketidaknyamanansudah tak kurasakan lagi.

“Dia mau nurut. Untuk menyiapkan mental siap mati kapanpun itu dia butuh waktu satu bulan.
Dia bilang sudah mantap, pasrah kepada Tuhan bahwa dia siap.
Dia nggak lagi mengkhawatirkan penyakit itu, sudah sangat enjoy.
Nah, saat itu saya cuma kasih satu macam obat. Itupun hanya obat anti mual biar dia tetap bisa makan dan punya energi untuk melawan kankernya.

Setelah hampir empat bulan, dia check-up lagi ke Sardjito dan di sana dokter yang meriksa geleng-geleng. Kankernya sudah berangsur-angsur hilang!”

“Orangnya masih hidup, Pak?”

“Masih. Dan itu kejadian empat belas tahun lalu.”

“Wah, wah, wah..”

“Kejadian itu juga yang menjadikan saya yakin ketika operasi jantung dulu.”

“Lhoh, njenengan pernah Pak?”

“Iya.
Dulu saya operasi bedah jantung di Jakarta. Pembuluhnya sudah rusak. Saya ditawari pasang ring.

Saya nggak mau. Akhirnya diambillah pembuluh dari kaki untuk dipasang di jantung.

Saat itu saya yakin betul sembuh cepat. Maka dalam waktu empat hari pasca operasi, saya sudah balik ke Jogja, bahkan dari bandara ke sini saya nyetir sendiri.
Padahal umumnya minimal dua minggu baru bisa p**ang.
Orang yang masuk operasi yang sama bareng saya baru bisa p**ang setelah dua bulan.”

Pak Paulus mengisahkan pengalamannya ini dengan mata berbinar. Semangatnya meluap-luap hingga menular ke pasiennya ini. Jujur saja, penjelasan yang ia paparkan meningkatkan harapan sembuhku dengan begitu drastis.

Persis ketika dua tahun lalu pada saat ngobrol dengan Bu Anung tentang pola makan dan kesehatan. Semangat menjadi kembali segar!

“Tapi ya nggak cuma pasrah terus nggak mau usaha.
Saya juga punya kenalan dokter,” lanjutnya,
“Dulu tugas di Bethesda, aslinya Jakarta, lalu pindah mukim di Tennessee, Amerika.

Di sana dia kena kanker stadium empat. Setelah divonis mati dua bulan lagi, dia akhirnya pasrah dan pasang mental siap mati kapanpun.

Hingga suatu hari dia jalan-jalan ke perpustakaan, dia baca-baca buku tentang Afrika.
Lalu muncul rasa penasaran, kira-kira gimana kasus kanker di Afrika.
Dia cari-cari referensi tentang itu, nggak ketemu. Akhirnya dia hubungi kawannya, seorang dokter di Afrika Tengah.

Kawannya itu nggak bisa jawab.
Lalu dihubungkan langsung ke kementerian kesehatan sana. Dari kementerian, dia dapat jawaban mengherankan, bahwa di sana nggak ada kasus kanker.
Nah dia pun kaget, tambah penasaran.”

Pak Paulus jeda sejenak. Aku masih menatapnya penuh penasaran juga, “Lanjut, Pak,” benakku.

“Beberapa hari kemudian dia berangkat ke Afrika Tengah.
Di sana dia meneliti kebiasaan hidup orang-orang pribumi. Apa yang dia temukan?
Orang-orang di sana makannya sangat sehat.
Yaitu sayur-sayuran mentah, dilalap, nggak dimasak kayak kita.

Sepiring porsi makan itu tiga perempatnya sayuran, sisanya yang seperempat untuk menu karbohidrat. Selain itu, sayur yang dimakan ditanam dengan media yang organik. Pupuknya organik pake kotoran hewan dan sisa-sisa tumbuhan.

Jadi ya betul-betul sehat.
Nggak kayak kita, sudah pupuknya pakai yang berbahaya, eh pakai dimasak p**a. Serba salah kita.

Bahkan beras merah dan hitam yang sehat-sehat itu, kita nggak mau makan.
Malah kita jadikan pakan burung, ya jadinya burung itu yang sehat, kitanya sakit-sakitan.”

Keterangan ini mengingatkanku pada obrolan dengan Bu Anung tentang sayur mayur, menu makanan serasi, hingga beras sehat. Pas sekali.

“Nah dia yang awalnya hanya ingin tahu, akhirnya ikut-ikutan.

Dia tinggal di sana selama tiga mingguan dan menalani pola makan seperti orang-orang Afrika itu.”

“Hasilnya, Pak?”

“Setelah tiga minggu, dia kembali ke Tennessee.

Dia mulai menanam sayur mayur di lahan sempit dengan cara alami.
Lalu beberapa bulan kemudian dia check-up medis lagi untuk periksa kankernya,”

“Sembuh, Pak?”

“Ya! Pemeriksaan menunjukkan kankernya hilang.
Kondisi fisiknya berangsur-angsur membaik. Ini buki bahwa keyakinan yang kuat, kepasrahan kepada Tuhan, itu energi yang luar biasa.

Apalagi ditambah dengan usaha yang logis dan sesuai dengan fitrah tubuh.

Makanya situ nggak usah cemas, nggak usah takut..”

Takjub, tentu saja.

Pada momen ini Pak Paulus menghujaniku dengan pengalaman-pengalamannya di dunia kedokteran, tentang kisah-kisah para pasien yang punya optimisme dan pasien yang pesimis.

Aku jadi teringat kisah serupa yang menimpa alumni Madrasah Huffadh Al-Munawwir, pesantren tempatku belajar saat ini.

Singkatnya, santri ini mengidap tumor ganas yang bisa berpindah-pindah benjolannya.

Ia divonis dokter hanya mampu bertahan hidup dua bulan. Terkejut atas vonis ini, ia misuh-misuh di depan dokter saat itu.
Namun pada akhirnya ia mampu menerima kenyataan itu.

Ia pun bertekad menyongsong maut dengan percaya diri dan ibadah. Ia sowan ke Romo Kiai, menyampaikan maksudnya itu.

Kemudian oleh Romo Kiai, santri ini diijazahi (diberi rekomendasi amalan)
Riyadhoh Qur’an, yakni amalan membaca Al-Quran tanpa henti selama empat puluh hari penuh, kecuali untuk memenuhi hajat dan kewajiban primer.

Riyadhoh pun dimulai. Ia lalui hari-hari dengan membaca Al-Quran tanpa henti.

Persis di pojokan aula Madrasah Huffadh yang sekarang. Karena merasa begitu dingin, ia jadikan karpet sebagai selimut.

Hari ke tiga puluh, ia sering muntah-muntah, keringatnya pun sudah begitu bau.

Bacin, mirip bangkai tikus,kenang narasumber yang menceritakan kisah ini padaku. Hari ke tiga puluh lima, tubuhnya sudah nampak lebih segar, dan ajaibnya; benjolan tumornya sudah hilang.

Selepas rampung riyadhoh empat puluh hari itu, dia kembali periksa ke rumah sakit di mana ia divonis mati.

Pihak rumah sakit pun heran.
Penyakit pemuda itu sudah hilang, bersih, dan menunjukkan kondisi vital yang sangat sehat!

Aku pribadi sangat percaya bahwa gelombang yang diciptakan oleh ritual ibadah bisa mewujudkan energi positif bagi fisik.

Khususnya energi penyembuhan bagi mereka yang sakit.

Memang tidak mudah untuk sampai ke frekuensi itu, namun harus sering dilatih. Hal ini diiyakan oleh Pak Paulus.

“Untuk melatih pikiran biar bisa tenang itu cukup dengan pernapasan.

Situ tarik napas lewat hidung dalam-dalam selama lima detik, kemudian tahan selama tiga detik. Lalu hembuskan lewat mulut sampai tuntas. Lakukan tujuh kali setiap sebelum Shubuh dan sebelum Maghrib.

Itu sangat efektif. Kalau orang pencak, ditahannya bisa sampai tuuh detik.
Tapi kalau untuk kesehatan ya cukup tiga detik saja.”

Nah, anjuran yang ini sudah kupraktekkan sejak lama. Meskipun dengan tata laksana yang sedikit berbeda.

Terutama untuk mengatasi insomnia. Memang ampuh. Yakni metode empat-tujuh-delapan.

Ketika merasa susah tidur alias insomnia, itu pengaruh pikiran yang masih terganggu berbagai hal.

Maka pikiran perlu ditenangkan, yakni dengan pernapasan.
Tak perlu obat, bius, atau sejenisnya, murah meriah.

Pertama, tarik napas lewat hidung sampai detik ke empat, lalu tahan sampai detik ke tujuh, lalu hembuskan lewat mulut pada detik ke delapan. Ulangi sebanyak empat sampai lima kali.

Memang iya mata kita tidak langsung terpejam ngantuk, tapi pikiran menadi rileks dan beberapa menit kemudian tanpa terasa kita sudah terlelap.
Awalnya aku juga agak ragu, tapi begitu kucoba, ternyata memang ampuh. Bahkan bagi yang mengalami insomnia sebab rindu akut sekalipun.

“Gelombang yang dikeluarkan oleh otak itu punya energi sendiri, dan itu bergantung dari seberapa yakin tekad kita dan seberapa kuat konsentrasi kita,” terangnya,

“Jadi kalau situ sholat dua menit saja dengan khusyuk, itu sinyalnya lebih bagus ketimbang situ sholat sejam tapi pikiran situ kemana-mana, hehehe.”

Duh, terang saja aku tersindir di kalimat ini.

“Termasuk dalam hal ini adalah keampuhan sholat malam.

Sholat tahajud. Itu ketika kamu baru bangun di akhir malam, gelombang otak itu pada frekuensi Alpha. Jauh lebih kuat daripada gelombang Beta yang teradi pada waktu Isya atau Shubuh.
Jadi ya logis saja kalau doa di saat tahajud itu begitu cepat ‘naik’ dan terkabul. Apa yang diminta, itulah yang diundang.
Ketika tekad situ begitu kuat, ditambah lagi gelombang otak yang lagi kuat-kuatnya, maka sangat besar potensi terwujud doa-doa situ.”

Tak kusangka Pak Paulus bakal menyinggung perihal sholat segala. Aku pun ternganga. Ia menunjukkan sampul buku tentang ‘enzim panjang umur’.

“Tubuh kita ini, Mas, diberi kemampuan oleh Allah untuk meregenerasi sel-sel yang rusak dengan bantuan enzim tertentu, populer disebut dengan enzim panjang umur. Secara berkala sel-sel baru terbentuk, dan yang lama dibuang.
Ketika pikiran kita positif untuk sembuh, maka yang dibuang pun sel-sel yang terkena penyakit.

Menurut penelitian, enzim ini bisa bekerja dengan baik bagi mereka yang sering merasakan lapar dalam tiga sampai empat hari sekali.”

Pak Paulus menatapku, seakan mengharapkan agar aku menyimpulkan sendiri.

“Puasa?”
“Ya!”
“Senin-Kamis?”

“Tepat sekali! Ketika puasa itu regenerasi sel berlangsung dengan optimal.

Makanya orang puasa sebulan itu juga harusnya bisa jadi detoksifikasi yang ampuh terhadap berbagai penyakit.”

Lagi-lagi,aku manggut-manggut.

Tak asing dengan teori ini.

“Pokoknya situ harus merangsang tubuh agar bisa menyembuhkan diri sendiri.

Jangan ketergantungan dengan obat. Suplemen yang nggak perlu-perlu amat,nggak usahlah. Minum yang banyak, sehari dua liter, bisa lebih kalau situ banyak berkeringat, ya tergantung kebutuhan.

Tertawalah yang lepas, bergembira, nonton film lucu tiap hari juga bisa merangsang produksi endorphin, hormon kebahagiaan. Itu akan sangat mempercepat kesembuhan.

Penyakit apapun itu! Situ punya radang usus kalau cemas dan khawatir terus ya susah sembuhnya.

Termasuk asam lambung yang sering kerasa panas di dada itu.”

Terus kusimak baik-baik anjurannya sambil mengelus perut yang tak lagi terasa begah. Aneh.

“Tentu saja seperti yang saya sarankan, situ harus teratur makan, biar asam lambung bisa teratur juga.

Bangun tidur minum air hangat dua gelas sebelum diasupi yang lain.

Ini saya kasih vitamin saja buat situ, sehari minum satu saja. Tapi ingat, yang paling utama adalah kemantapan hati, yakin, bahwa situ nggak apa-apa. Sembuh!”

Begitulah. Perkiraanku yang tadinya bakal disangoni berbagai macam jenis obat pun keliru.

Hanya dua puluh rangkai kaplet vitamin biasa, Obivit, suplemen makanan yang tak ada ?;kaitannya dengan asam lambung apalagi GERD.

Hampir satu jam kami ngobrol di ruang praktek itu, tentu saja ini pengalaman yang tak biasa. Seperti konsultasi dokter pribadi saja rasanya.

Padahal saat keluar, kulihat masih ada dua pasien lagi yang kelihatannya sudah begitu jengah menunggu.

“Yang penting pikiran situ dikendalikan, tenang dan berbahagia saja ya,” ucap Pak Paulus sambil menyalamiku ketika hendak pamit.

Dan jujur saja, aku p**ang dalam keadaan bugar, sama sekali tak merasa mual, mules, dan saudara-saudaranya.

Terima kasih Pak Paulus.

Kadipiro Yogyakarta, 2016

Dari wordpress GUBUGREOT

NOVAGE BRIGHT SUBLIME Wanita di atas 30 tahun, butuh perawatan ekstra agar kulit wajah selalu cantik dan sehat. Memang b...
07/06/2017

NOVAGE BRIGHT SUBLIME

Wanita di atas 30 tahun, butuh perawatan ekstra agar kulit wajah selalu cantik dan sehat. Memang bukan masalah usia, tetapi bagamana Anda merawatnya.

Masalah pigmen kulit seperti bintik gelap dan warna tidak merata dapat muncul kapan saja dan bisa terjadi ketidakseimbangan pada sel-sel melanosit atau karena faktor luar seperti radiasi UV.

Novage Bright Sublime dengan teknologi berbasis tumbuhan Multi-Bright yang dipatenkan terbukti klinis membantu menyamarkan bintik hitam, merawat kulit agar tampak lebih cerah dan merata dengan menyamarkan garis dan kerut.
Novage Bright Sublime mengandung ekstrak phytoCELL Gardenia yang membantu menjaga level colagen pada kulit.

Untuk info dan pemesanan, silahkan lgsug chat yah or WA 0812-6696-1411

FREE ONGKIR!!!!!

TERUNGKAP! RAHASIA IRT Income Jutaan.Bunda IRT seperti saya atau Bunda pekerja Kantoran yang ingin nambah Penghasilan ta...
02/11/2016

TERUNGKAP! RAHASIA IRT Income Jutaan.

Bunda IRT seperti saya atau Bunda pekerja Kantoran yang ingin nambah Penghasilan tapi bingung ga tau caranya?

Yuuk gabung bersama komunitas kami,

>> bisa dikerjakan dari rumah
>> tidak perlu stok barang
>> modal terjangkau 19.900
>> NO TIPU-TIPU, NO RESIKO

Mari bun, kita jadi istri mandiri, tanpa harus sibuk ngantor, sambil jagain anak pun bisa punya penghasilan. asyiiikk kann..

Buat yang mau SERIUS silahkan komen yaaa....

admin:
BBM D2E72133
SMS / WA 081266961411

Berbisnis Oriflame yuk :-)Buat kamu yang mau punya usaha tapi ga ada modal besar, gabung aja di Bisnis Oriflame.Dalam bi...
22/10/2016

Berbisnis Oriflame yuk :-)

Buat kamu yang mau punya usaha tapi ga ada modal besar, gabung aja di Bisnis Oriflame.
Dalam bisnis Oriflame kamu bebas mau pilih jadi :
- pengguna (user)
- penjual (seller)
- pebisnis
Masing2 ada keuntungannya sendiri2.
Syarat bergabungnya cukup mudah kok, hanya dengan Rp 49.900 + KTP (yang msh berlaku) kamu sudah bisa gabung.
Syarat tambahan : punya email aktif, punya akun sosmed, punya semangat dan keinginan tinggi untuk belajar dan dibimbing.

Berminat? Langsung komen di bawah atau
add Fb http://www.facebook.com/leeza.valleri
WA 081266961411
Bbm D2E72133

10/10/2016

►Pergi ke kantor harus pagi-pagi dan p**ang pun harus malam. Kapan waktu untuk anak dan keluarga?
►Si Bos memberi setumpuk laporan dan semua mesti selesai secepatnya, mau jadi bawahan terus?
►Kerja dari pagi sampai sore, KERJA atau DIKERJAIN?

Apakah anda mengalami hal tersebut? Merasa tidak ada waktu untuk anda dan keluarga?
KAMI menawarkan kepada anda bisnis yang bisa dijalankan secara online yang bisa anda lakukan kapanpun dan dimanapun dengan hasil yang yang sudah terbukti! Bagaimana bisa?
► Anda akan belajar dengan jadwal super fleksibel sampai 16 jam per hari! TINGGAL PILIH!
► Anda akan dibina dengan leader berpengalaman
► Anda akan diberi fasilitas / support online, internet Marketing secra GRATIS.

SEGERA DAFTARKAN diri anda di: www.daftardbcn.com/?id=marizasukses

INBOX / KOMEN
WA 081266961411

RAHASIA Punya Penghasilan Dari RumahBunda cari BISNIS??>> yang bisa dikerjakan dari rumah>> tidak perlu stok barang>> mo...
05/10/2016

RAHASIA Punya Penghasilan Dari Rumah

Bunda cari BISNIS??

>> yang bisa dikerjakan dari rumah
>> tidak perlu stok barang
>> modal terjangkau 19.900
>> NO TIPU-TIPU, NO RESIKO

Mari bun, kita jadi istri mandiri, tanpa harus sibuk ngantor, sambil jagain anak pun bisa punya penghasilan. asyiiikk kann..

Buat yang mau SERIUS silahkan komen yaaa....

admin:
BBM D2E72133
WA 081266961411

03/10/2016

Tantangan terbesar dlm hidup bukan saat menghadapi kesulitan, tapi saat kamu melawan kemalasan & keluhan diri kamu sendiri. Ayoooo, jangan malas hari ini, semangat terus kejar mimpi! :)

SUDAH SIAP DIBILANG LEBIH MUDA 20 TAHUN?? NOVAGE ULTIMATE LIFT SET. Rangkaian perawatan kulit dengan teknologi Aspartoli...
29/07/2016

SUDAH SIAP DIBILANG LEBIH MUDA 20 TAHUN??

NOVAGE ULTIMATE LIFT SET. Rangkaian perawatan kulit dengan teknologi Aspartolif yang sudah DIPATENKAN.

TAHUKAH ANDA?? 4 dari 5 wanita tidak terlihat seperti umur sesungguhnya. Hal ini dapat kita lihat dari tanda-tanda penuaan kulit dan 80% penyebab dari penuaan kulit tersebut adalah di sebabkan oleh faktor lingkungan dan pilihan gaya hidup. Kenali tanda penting pada penuaan kulit:
>> CAHAYA :Kulit kusam
>> KERUT : di dahi,daerah T,ujung mata,bawah mata,di atas bibir,
>> WARNA KULIT TIDAK MERATA: warna kulit tidak merata, bintik gelap
>> KEKENCANGAN: kulit mengendor
>> TEKSTUR : Pori-pori membesar dan tekstur kulit kasar.

MENGAPA NOVAGE?
NoVage Ultimate lift adalah rangkaian baru advanced performing anti-aging yang bekerja untuk merawat dan memaksimalkan kekenyalan dan kekencangan kulit dari waktu ke waktu,untuk tampilan benar-benar tampak kencang, dengan kontur yang terjaga ,keriput yang tampak tersamar, dan membantu merawat agar kulit tampak bercahaya. Berbasis ilmu pengetahuan, didukung teknologi canggih menampilkan dua kunci utama kekuatan NoVage Ultimate Lift;Teknologi paten Aspartolif (revolusi dalam ilmu kekenyalan kulit) – berfokus langsung pada hilangnya kekencangan dengan cara merawat fibroblast dermal yang menghasilkan elastin kulit;phytocell yang luar biasa – membantu merawat degradasi kolagen untuk menyamarkan kerut.

Setelah menggunakan Novage ultimate Lift hasilnya kulit kembali mereproduksi nelastin secara efisien sesuai kemampuan alaminya dengan daya kerja yang merawat keremajaan kulit.
*Setelah menggunakan NovAge Ultimate Lift selama 12 minggu, kulit terasa lebih kenyal hingga 70% dibanding sebelum perawatan.

ORDER / RESELLER :
HUBUNGI : SMS / WA : 081266961411
BBM : 5A472F1E

29/07/2016

GAGAL bukan berarti akhir dari sebuah USAHA. GAGAL berarti awal dari sebuah KESUKSESAN.

Address

Batusangkar
Koto Padang

Telephone

0752

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Bekerja dari Rumah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share