09/04/2018
SERINGKALI KITA STRESS DALAM MENJALANKAN BISNIS KARENA "TIDAK ADA FAKTOR PEMBANDING"
Seumur-umur selama menjalankan bisnis, pasti kita pernah mengalami stres dengan penyebab yang beragam.
Bisa jadi karena :
1. Omset menurun, biaya operasional membengkak.
2. Ngiklan boncos melulu, padahal tabungan mulai menipis.
3. Udah kerja bener, ditipu orang.
4. Duit modal udah mau habis, tapi bisnis tak kunjung profit.
Akhirnya masalahnya dirasa makin besar saja. Masalah yang cuma ada satu rasanya kayak kepikiran banyaaaak banget masalahnya.
Ujung-ujungnya merasa stagnan lalu stress.
Tapi kalau diselidiki lagi, rata-rata orang bisnis terus stress itu karena "nggak punya pembanding". Contoh :
1. Dirasa omset turun. Dikiranya dirinya yang salah strategi. Eeh ternyata temen2 di bidang bisnis serupa memang lagi sama-sama sepi. Coba kalau tahu, pasti nggak bakal stress.
2. Kelilit utang 100 juta udah berasa paling sial dan paling bangkrut. Eh nggak tahunya ada yang kelilit utang 1M masih senyum-senyum aja. Coba kalau tahu, pasti nggak bakal stress.
3. Lagi belajar ngiklan di Facebook, eh boncos melulu. Ga terasa, duit di rekening sudah ludes 15 juta cuma buat "sedekah" ke Facebook. Galau sepanjang hari deh. Ga tahunya di kota sebelah ada yang pernah boncos Rp 30juta pun masih fine-fine saja.
Coba kalau tahu, pasti nggak bakal stress. Justru ketawa-ketawa sambil bilang "Hahaha, ternyata ada yang lebih parah daripada saya yah?"
See?
Seringkali kita stress karena tidak ada faktor pembanding. Kita seringkali merasa paling apes, paling sial, paling terkena karma, atau paling terkena azab ketika bisnis kita mengalami kendala atau kejatuhan.
Padahal sebenarnya kita nggak jatuh2 amat. Ada orang lain yang lebih parah daripada kita, tapi masih bisa tetap tenang, tertawa, dan berpikiran positif.
Maka solusinya hanya satu : perluas networking.
Ketika Anda menjalin silaturahmi seluas-luasnya, suatu saat Anda pasti akan menemukan orang yang lebih "apes" daripada Anda, tapi dia tetap berpikir jernih dan tersenyum.
Di saat seperti itu, belajarlah untuk tetap tenang dan berpikiran positif seperti mereka.
Seringkali, faktor pembanding itu perlu.