01/09/2016
Assalamualaikum, maaf baru bisa selesaikan tulisan materi yang seharusnya semalam saya upload, hari selasa kemaren tentang bisnis
KOLABORASI
===========
Dalam perjalanan malang madiun, kali ini saya gak naik kereta api, pengen pakai travel saja, selain karena bawaan banyak, lokasi yang jauh dari stasiun juga karena saya ingin lihat dan denger apa aja yang ada selama perjalanan.
Mulai sepasang muda mudi yang mungkin pengantin baru saling pegangan tangan di depan saya tanpa merasa sungkan. Ada juga ibu-ibu (usia sekitar 80an tahun) yang dilepas anaknya untuk naik travel, akhirnya bingung alamatnya dimana, anaknya ditanyain lewat telepon juga gak jelas.
Saat rute malang madiun, saya juga ketemu dengan bapak dan anaknya yang muntah saat kena AC mobil, alhasil selama di perjalanan, beberapa kali jendela dibuka dan AC nya dimatikan, jadi bikin inget rasanya naik angkot saat sekolah dulu, panas..tapi tetap harus dinikmati dan disyukuri.
Perjalanan saya kemaren terhenti sejenak di Rumah Makan TITIN Trenggalek, yang sepanjang jalan diceritakan keunggulannya oleh driver travelnya, padahal biasanya driver yang diceritakan adalah jalan, keluarga, pekerjaan dan tujuan kita. Saya pun tak mau kalah, saya ceritakan tentang pekerjaan saya dan beberapa testimoni.
Kembali ke fokus materi,
RM Titin ini dari cerita driver dan setelah saya lihat sendiri, ternyata adalah rumah makan baru, namun dapat mengalahkan rumah makan yang dulunya sering jadi langganan travel. Mengapa bisa unggul, pertama karena ijin Tuhan. Selanjutnya ada beberapa hal yang mempengaruhi perkembangan RM Titin ini. Dari cerita yang saya dengar, dapat saya ambil 5 kesimpulan pola-pola berikut ini :
1. Menjamu driver travel dan rentcar untuk makan dan minum gratis saat membawa penumpang ke tempatnya, berapapun orangnya
2. Memasang stiker RM Titin di kaca depan mobil travel untuk tanda pengenal, saat ada pelanggaran lalu lintas dan dipersulit prosesnya oleh beberapa oknum, minta ditilang saja, nanti yang urus RM Titin. (kendalan banyak driver travel adalah kena tilang yang dipersulit oknum)
3. Saat selesai makan bersama penumpang, driver mendapat voucher yang tidak ada masa berlakunya senilai Rp. 2.500,- untuk sekali jalan. (Kalau dalam sehari Pergi Pulang berarti Rp. 5.000,-). Menurut cerita driver ada temannya yang sampai bisa beli Kambing kurban dari ngumpulin voucher ini, kalau driver yang bersama saya, vouchernya dibendelin sampai senilai Rp. 100.000,- baru ditukarkan dan ditabung.
4. Menunya ada yang termurah Rp. 18.000,- sudah makan minum dan lele goreng, nasi boleh ambil sepuasnya karena prasmanan. (Orang yang bepergian jarang nasfu makan nasi banyak, karena takut muntah atau selera makannya turun, hehehe tenang aja kalaupun ada yang ambil nasi banyak biasanya pas sedang kalap aja, itupun hanya satu atau dua orang). Realitanya saya ambil sampai Rp. 40.000,- karena prasmanan mempengaruhi emosi ambil ini itu, nasinya tetap dikit kok 😁
5. Ternyata setelah ceritanya driver terus mengalir, setiap kali ada event di sekitarnya, termasuk event pemerintahan dan keamanan, rumah makan ini berkontribusi dalam bentuk konsumsi gratis, berapapun jumlahnya tidak masalah yang penting di kenal oleh lembaga disekitarnya
Sering kali kita terlalu egois untuk memakan kue sendiri, 100% untuk kita sendiri. Kita lupa kalau ada kue besar yang bisa kita bagi dengan yang lain, yang bagian kita (yang kurang dari 100%) nantinya lebih besar dari kue kecil yang kita makan sendiri tadi
Renungkan, siapa saja di sekitar bisnis kita yang dapat kita aja kolaborasi, PASTI ADA! 💪🏽😉
Selamat praktek, salam hormat saya untuk seluruh keluarga 🙏😎
Candra Adhi Wibowo
NB :
Seminar online sehari via whats app tentang
===================
"Pola Komunikasi Dasar Marketing"
Rahasia Melakukan Penjualan Tanpa Harus Bicara
===================
Dibuka mulai hari ini sampai dengan 7 September 2016.
Pelaksanaan kelas 8 September 2016
Investasi : Rp. 100.000,-
Pendaftar sebelum 5 September 2016 Cukup dengan Rp. 50.000,- saja.
ILMUNYA TIDAK BERMANFAAT dan TIDAK BISA DIPRAKTEKKAN? Investasi kami kembalikan penuh !
CARA MENDAFTAR via INBOX :
1. Tulis nama lengkap, alamat, nomor whats app dan alamat email
2. Jelaskan secara singkat jenis usaha dan masalah yang sedang dihadapi