03/05/2018
Nenek itu, satu dari ratusan ribu pengungsi Rohingya yang terusir dari tanah kelahirannya.
Nenek itu, satu dari ratusan ribu pengungsi Rohingya yang harus menanggung beban derita akibat persekusi yang disasarkan terhadap etnisnya.
Nenek itu, kini hidup terkatung-katung dengan segala keterbatasannya.
Entah derita apa lagi yang akan menderanya di hari esok.
Untuk melanjutkan sisa hidupnya, hanya doa dan harapan yang ia andalkan. Berharap, masih banyak di luar sana orang-orang baik yang masih mau berbagi dengannya.
Sahabat, jangan lupakan etnis Rohingya di sela-sela doa yang kita panjatkan. Semoga mereka selalu sabar untuk menghadapi ujian-Nya.
Insya Allah, di bulan Ramadhan esok ACT akan senantiasa berikhtiar untuk terus menyalurkan amanah untuk saudara kita, etnis Rohingya.