05/10/2018
Suatu ketika Rasulullah SAW bertanya kepada sahabatnya, "Tahukah kalian siapakah orang yang bangkrut?". Para sahabat menjawab, "Orang yang bangkrut menurut pandangan kami adalah orang yang tidak memiliki dirham (uang) dan tidak memiliki harta benda". Kemudian Rasulullah bersabda "Orang yang bangkrut dari umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat membawa pahala shalat, pahala puasa dan zakatnya. Akan tetapi ketika di dunia dia mencaci orang lain, menuduh orang lain, memakan harta orang lain (menipu, mencuri, korupsi, dll), menumpahkan darah orang lain, memukul orang lain, lalu dia diadili dengan cara kebaikannya dibagi-bagikan kepada orang ini dan kepada orang itu yang pernah dia zhalimi. Sehingga apabila seluruh pahala amal kebaikannya telah habis, tapi masih ada orang yang menuntut kepadanya, maka dosa-dosa mereka yang pernah dizhaliminya ditimpakan kepadanya dan pada akhirnya dia dilemparkan ke dalam neraka." (HR. Muslim)