Di_rumah_ajah

Di_rumah_ajah

Lukman Hamarong > ‎BERITA SULAWESI SELATAN
07/07/2020

Lukman Hamarong > ‎BERITA SULAWESI SELATAN

Luwu Utara --- Satu kasus konfirmasi positif virus corona (covid-19)…

07/07/2020

Jika kau melihat hujan turun di siang yg cerah.... Berarti kamu tau arti nya mata menangis ketika bibir trsnyum

06/07/2020


Mari bersama sama jaga pancasila kita bersama

  Penyakit Tidak Menular Kini Ancam Usia MudaJakarta, 4 Juli 2020Direktur Pencegahan Penyakit Tidak Menular, Kementerian...
05/07/2020



Penyakit Tidak Menular Kini Ancam Usia Muda

Jakarta, 4 Juli 2020

Direktur Pencegahan Penyakit Tidak Menular, Kementerian Kesehatan Cut Putri Ariane menyebutkan sebelum pandemi, Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan penyakit katastropik dengan penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Hal ini mengakitbatkan hilangnya hari produktif bagi penderita dan pendamping.

Lebih lanjut, Cut menjelaskan bahwa saat ini tren PTM semakin meningkat, dan menyerap biaya terbesar dalam JKN.

“Kalau kita lihat, jantung koroner merupakan penyakit penyebab kematian tertinggi, diikuti kanker, Diabetes militus dengan komplikasi, ada tuberculosis, kemudian PPOK,” kata Cut di Graha BNPB, Jakarta (4/7).

Sementara itu, dari penelitian yang dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan menunjukkan bahwa saat ini perkembangan PTM di Indonesia kian mengkhawatirkan. Pasalnya peningkatan tren PTM diikuti oleh pergeseran pola penyakit, jika dulu, penyakit jenis ini biasanya dialami oleh kelompok lanjut usia, maka kini mulai mengancam kelompok usia produktif.

“PTM sangat memprihatikan, karena kalau dulu anggapannya kan pada orang tua, tapi sekarang trennya mulai naik pada usia 10 sampai 14 tahun,” kata Cut di Graha BNPB, Jakarta (4/7).

Ancaman ini, menurut Cut, akan berdampak besar bagi SDM dan perekonomian Indonesia ke depan. Karena, di tahun 2030-2040 mendatang, Indonesia akan menghadapi bonus demografi yang mana usia produktif jauh lebih banyak dibandingkan kelompok usia non produktif.

Namun, apabila tren PTM usia muda naik, maka upaya Indonesia untuk menghasilkan generasi penerus bangsa yang sehat dan cerdas menuju Indonesia maju pada 2045 mendatang, sulit tercapai.

“Kita kan sebentar lagi menghadapi bonus demografi, yang kita harapkan pada usia-usia produktif yang tidak hanya cerdas secara akademis tapi juga sehat, karena sehat itu modal awal produktivitas,” terangnya.

Cut mengungkapkan masih tingginya prevalensi PTM di Indonesiar disebabkan gaya hidup yang tidak sehat. Dari data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menunjukkan bahwa 95,5% masyarakat Indonesia kurang mengonsumsi sayur dan buah. Kemudian 33,5% masyarakat kurang aktivitas fisik, 29,3% masyarakat usia produktif merokok setiap hari, 31% mengalami obesitas sentral serta 21,8% terjadi obesitas pada dewasa.

“Perilaku kita di era teknologi sekarang ini, ternyata tidak semakin baik. Mungkin momentum ini yang mengingatkan kita semua bahwa ketika imunitas tubuh kita turun, orang semakin banyak yang peduli untuk mengubah gaya hidup,” tutur Cut.

Cut menekankan perubahan gaya hidup harus dilakukan sedini mungkin sebagai investasi kesehatan masa depan. Pun dengan pengendalian faktor risiko juga harus dilakukan sedini mungkin. Masyarakat harus memiliki kesadaran kesehatan agar tahu kondisi badannya, agar semakin mudah diobati sehingga tidak terlambat.

“Jangan lupa deteksi dini, untuk orang sehat merasa dirinya tidak memiliki keluhan, belum tentu tetap sehat, lakukan skrining minimal 6 bulan sampai 1 tahun sekali,” kata Cut.

Di masa pandemi ini, Kemeterian Kesehatan memberikan fleksibilitas kepada Penyandang PTM dengan memberikan kemudahan untuk mendapatkan obat untuk jangka waktu 2 bulan kedepan guna mengurangi mobilitas mereka ke fasilitas layanan kesehatan.

Hotline Virus Corona 119 ext 9. Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email [email protected] (MF)

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat

drg. Widyawati, MKM

sumber:

Jakarta, 4 Juli 2020 Direktur Pencegahan Penyakit Tidak Menular, Kementerian Kesehatan Cut Putri Ariane menyebutkan sebelum pandemi, Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan penyakit katastropik dengan penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Hal ini mengakitbatkan hilangnya hari produktif bagi pende...

04/07/2020

COVID-19 menyebar terutama melalui kontak dekat dengan seseorang yang terinfeksi, tetapi juga dapat menyebar jika Anda menyentuh benda dan permukaan yang terkontaminasi.

Anda dapat melindungi diri Anda sendiri: membersihkan tangan Anda dan lingkungan Anda sering!

04/07/2020

Satu Lagi Warga Bone Positif Corona, Bekerja di Dinas Kesahatan
boneterkini.id

03/07/2020

JENEPONTO,- Salah satu pasien dari dua orang yang terkonfirmasi positif virus Corona (Covid-19), di RSUD Lanto Daeng Pasewang, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, menolak untuk di rujuk ke rumah sakit Makassar.

Kedua pasien yang dikatahui lelaki inisial SL (69) dan lelaki inisial RH (51) tersebut masing-masing warga Bungung Lompoa, Kecamatan Tamalatea, Jeneponto...

Gina, seorang anak dari Nusa Tenggara Barat, kini sudah paham bahwa salah satu cara untuk melindungi dirinya dan orang l...
03/07/2020

Gina, seorang anak dari Nusa Tenggara Barat, kini sudah paham bahwa salah satu cara untuk melindungi dirinya dan orang lain dari adalah dengan mencuci tangan pakai sabun. Ia mempelajarinya dari seorang kader desa yang bernama Ibu Pat.
Sementara itu, di tempat lain ada Pak Ucup dan timnya yang berkomitmen untuk menanggulangi virus corona di kota Banda Aceh.

Yuk, cari tahu lebih lanjut apa saja yang Ibu Pat dan Pak Ucup lakukan untuk masyarakat di lingkungan mereka!
Ayo baca ceritanya di: https://uni.cf/2VxYJnp

Photo Credit: UNICEF/2020/Ihsan







Di seluruh Indonesia, masyarakat bahu-membahu mendukung upaya penanggulangan pandemi

Address

Makassar
41175

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Di_rumah_ajah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Di_rumah_ajah:

Share