25/04/2026
HARGA NAIK, TAPI MALAH DIDUKUNG CUSTOMER? ☕
Beberapa waktu lalu, menaikkan harga produknya.
Kalau dipikir-pikir, harusnya ini jadi momen sensitif ya…biasanya customer mulai komplain, atau bahkan pergi.
Tapi yang terjadi justru sebaliknya.
Banyak yang tetap beli.Bahkan ada yang bilang,
“nggak apa-apa naik, yang penting kualitasnya tetap.”
Menarik…Ternyata, mereka tidak sedang membeli kopi…Mereka membeli rasa percaya.
Rasa yang sama setiap datang.
Experience yang sudah mereka kenal.
Dan keyakinan bahwa kualitasnya tidak berubah.
⸻
Di titik ini saya jadi kepikiran…Berapa banyak bisnis yang ingin naik harga, tapi sebenarnya belum punya “alasan” untuk dihargai lebih tinggi?
Karena jujurnya, customer itu tidak terlalu sensitif dengan harga.
Mereka sensitif ketika:
✅ kualitas mulai berubah
✅ service mulai turun
✅ atau value tidak lagi terasa
Dan di situlah… kepercayaan pelan-pelan hilang.
Jadi mungkin pertanyaannya bukan:
“BOLEH NGGAK SAYA NAIKAN HARGA?”
Tapi:
“Apakah bisnis saya sudah cukup dipercaya untuk naik harga?”
Dalam banyak diskusi dengan business owner,
saya sering menemukan hal yang sama…
Masalahnya bukan di harga. Tapi di FONDASI BISNISNYA yang belum siap untuk scale.
Mulai dari positioning yang belum kuat, value yang belum jelas, sampai sistem yang belum rapi.
Karena pada akhirnya…harga itu hanya efek.
TRUST adalah penyebabnya.
Dan kalau trust sudah kuat, harga bukan lagi masalah. Bahkan bisa jadi bentuk dukungan.
Kalau Anda merasa bisnis Anda “stuck” di harga,
mungkin ini saatnya bukan sekadar adjust angka…
Tapi mulai melihat lebih dalam ke fondasinya…ketik “BEDA” untuk dapat free 1 on 1 private business coaching dari BEDA Coaching & Mentoring!