14/12/2025
14 Desember menjadi hari yang hangat dan penuh makna.
Bertempat di Sunachi Restaurant, kami berkumpul dalam suasana santai namun sarat nilai—berdiskusi, berbincang, dan menyelami buku sejarah Kerajaan Makassar.
Di sela hidangan dan percakapan, kami menyadari bahwa sejarah bukan sekadar catatan masa lalu. Ia adalah peta jalan. Kerajaan Makassar pernah menjadi pusat peradaban, pelabuhan besar, dan kota dunia yang disegani karena keberanian, keterbukaan, dan kearifan para pemimpinnya.
Diskusi ini menguatkan satu harapan bersama:
Makassar layak dan mampu kembali menjadi kota dunia—
bukan hanya karena letak geografisnya, tetapi karena nilai, budaya, dan semangat literasi yang terus dirawat.
Siang itu kami tidak hanya membaca sejarah,
kami merajut mimpi.
Bahwa dengan memahami akar peradaban, Makassar dapat melangkah lebih berkelas, beradab, dan bermartabat di panggung global.
PENBIS
Pengusaha Nulis Buku Indonesia