16/12/2019
Tidur lebih nyenyak
Temuan sebuah studi kecil yang dipublikasikan dalam jurnal “Sleep Health” menyebut, orang-orang yang jalan kaki 7.000 langkah per hari atau lebih melaporkan tidur yang lebih baik. Kurang dari itu? Jangan cemas, manfaat jalan kaki tetap dapat dirasakan.
Peneliti dari Universitas South Australia mengemukakan adanya hubungan dua arah. Bahwa, bila memiliki istirahat yang berkualitas, Anda secara fisik akan cenderung lebih aktif, dan bila secara fisik aktif, Anda akan cenderung merasa capek dan bisa tidur lebih nyenyak.
Membantu turunkan berat badan
Dikatakan oleh dr. Muhammad Iqbal Ramadhan dari KlikDokter, jalan kaki pada pagi hari dapat membantu menurunkan berat badan.
“Jalan kaki dengan kecepatan sedang selama 30 menit dapat membakar hingga 150 kalori. Jika dikombinasikan dengan pola makan sehat dan latihan kekuatan, maka penurunan berat badan akan makin maksimal,” sebutnya.
Menjaga kondisi kesehatan
Jalan kaki dapat meningkatkan sistem imunitas, serta mencegah dan membantu tubuh mengelola berbagai kondisi kesehatan.
“Bila Anda hidup dengan diabetes, jalan kaki dapat menurunkan kadar gula darah dan mencegah berbagai komplikasinya, seperti penyakit kardiovaskular ataupun kanker jenis tertentu,” kata dr. Iqbal.
“Selain itu, jalan kaki juga dapat mengurangi risiko menumpuknya kolesterol jahat (hiperkolesterolemia) yang bisa berujung pada penyakit akibat kolesterol tinggi seperti hipertensi dan stroke,” ungkap lebih lanjut.
Melindungi kesehatan jantung
Dalam sebuah laporan gabungan dari berbagai penelitian, berjalan kaki dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular hingga 31 persen, bahkan mengurangi risiko kematian sebesar 32 persen.
Juga dari KlikDokter, dr. Alvin Nursalim, SpPD, mengatakan bahwa manfaat tersebut dirasakan sama kuatnya bagi pria maupun wanita.
“Perlindungan terhadap sakit jantung tampak jelas bahkan jika Anda sekadar berjalan santai dengan kecepatan sekitar 3,2 km per jam. Orang-orang yang berjalan lebih jauh, berjalan dengan kecepatan lebih cepat, atau keduanya menikmati perlindungan terhadap sakit jantung yang lebih besar,” dr. Alvin memaparkan.
Hidup lebih lama
Studi oleh Harvard dalam jurnal “JAMA Internal Medicine” yang terbit pada Mei 2019 lalu meneliti 16.000 partisipan wanita dengan usia lebih tua.
Hasilnya, mereka yang berjalan kaki 4.400 langkah per hari angka kematiannya secara signifikan lebih rendah dibandingkan dengan wanita yang secara fisik tidak aktif. Manfaat akan makin dirasakan bila jalan kaki lebih dari 7.500 langkah.
Ada p**a studi dalam jurnal “Medical Journal of Australia” yang menemukan bahwa orang-orang yang jalan kaki hingga 8.800 langkah per hari, rata-rata menghabiskan waktu lebih sedikit di rumah sakit hingga 30 persen, dibandingkan dengan orang-orang dengan jumlah langkah kaki setengahnya.
Menjaga kesehatan sendi
Ketika berjalan kaki, serangkaian gerakan dan mobilitas yang Anda lakukan akan memperlancar aliran darah di seluruh tubuh, serta menguatkan otot dan sendi.
Menurut penelitian yang diterbitkan di jurnal medis “American Journal of Preventive Medicine” tahun ini, disebutkan bahwa rutin jalan kaki dapat menjaga kesehatan sendi.
Penelitian ini dilakukan pada 1.564 partisipan berusia lebih dari 49 tahun dengan masalah nyeri sendi. Para partisipan diminta untuk berjalan kaki selama 1 jam setiap minggunya.
Hasilnya, partisipan yang rutin berjalan kaki selama 1 jam setiap minggu melaporkan nyeri sendi berkurang dan mobilitas pun menjadi lebih cepat.