Sharing Tips Sukses Peningkatan Karir dan Pemasukan

Sharing Tips Sukses Peningkatan Karir dan Pemasukan Tempat berbagi tips meningkatkan karir biar cepet dapet gaji gede. Langsung klik follow aja ya!

YANG LEBIH RAJIN DIA YANG SUKSES? SALAH!Suatu hari di dalam ruangan kantor anda sedang mengetik depan laptop. Mata anda ...
05/10/2022

YANG LEBIH RAJIN DIA YANG SUKSES? SALAH!

Suatu hari di dalam ruangan kantor anda sedang mengetik depan laptop. Mata anda kosong dan jari anda mengetik secara otomatis tanpa disuruh otak. Anda tahu tugas anda masih menumpuk semisal anda adalah karyawan. Atau bisa juga anda duduk di depan laptop yang sama, tapi bedanya yang anda lakukan adalah diam dan menunggu. Yang anda tunggu adalah notifikasi pesanan masuk. Anda menghela napas menunggu barang yang tak kunjung laku dipesan oleh seseorang di luar sana. Anda mungkin pernah mengalami keadaan demikian. Pernahkah anda membayangkan “Sampai kapan harus terus begini? Masih banyak yang harus dilakukan, tapi saya capek. Bisa nggak ya kalau yang saya kerjakan berkurang, tapi tugas saya bisa tambah banyak yang selesai?” Jawabannya bisa. Bisa banget. Yuk kenalan dengan teori yang telah teruji oleh banyak ahli ekonomi, Teori Pareto.

Teori Pareto atau 80:20 principle atau ada juga yang menyebutnya 80 rule adalah hasil penemuan dari 100% hasil pekerjaan, 80% di antaranya dipengaruhi hanya dengan 20% pekerjaan yang dilakukan. Misalkan begini: dari 100% pendapatan toko roti anda, ternyata 80% pendapatan tersebut didapatkan dari 20% menu yang ada. Jadi kalau anda buka toko roti dengan menu 10 macam roti di dalamnya dan anda hari itu dapat omset 100.000, ternyata 80.000 pendapatan anda adalah hasil penjualan dari 2 macam roti saja (20% dari 100% menu). Jadi kalau anda masih berpikir kerja sekeras-kerasnya supaya dapet hasil yang gede, itu salah! Kenyataannya lebih banyak anda bekerja, belum tentu hasilnya lebih banyak.

Cara menggunakan Pareto dalam kegiatan sehari-hari terutama pekerjaan ternyata cukup mudah.
Pertama, tentukan tujuan anda. “Saya pengen dapet duit banyak hasil jualan” misalnya. Atau bisa juga “Saya pengen 1.000 dokumen yang saya periksa cepat rampung”
Kedua, amati faktor apa saja yang berpengaruh dan perhatikan hasil yang muncul dari tiap faktor. Misalkan roti A terjual sekian, roti B terjual sekian. Atau bisa juga kalau anda periksa dokumen secara fisik permenit bisa berapa dokumen, sedangkan kalau dokumennya anda masukkan ke komputer bisa berapa yang dicek permenit.
Ketiga, urutkan faktor kerja tadi mulai dari yang paling banyak berpengaruh. Misal roti A dan B yang terlaris dibanginkan roti C,D,E. Atau diperiksa langsung ternyata lebih cepat karena tidak perlu gonta-ganti file.
Keempat, Berikan fokus penuh ke 20% faktor teratas tadi dan bersiap nikmati 80% hasilnya. Misal, akhirnya anda putuskan promosi hanya roti A dan B atau minta bantuan teman untuk memeriksa dokumen secara fisik.

Yang perlu digaris bawahi adalah Teori Pareto bukanlah tentang “kerja dikit, hasil banyak”, tapi Pareto tentang bagaimana anda memfokuskan diri ke pekerjaan yang berdampak besar sehingga aksi anda bisa lebih efisien.

Semoga sedikit postingan ini bermanfaat. Silakan tinggalkan like kalau anda s**a, tekan share kalau anda ingin berbagi manfaat, dan tulis di komentar pengalaman anda setelah menerapkan Teori Pareto di atas. Terima kasih.

JADI TUAN TANAH KALAU MAU KALAHSaya baru baca buku “WHY “A” STUDENTS WORK FOR “C” STUDENTS and “B” STUDENT work for the ...
04/10/2022

JADI TUAN TANAH KALAU MAU KALAH

Saya baru baca buku “WHY “A” STUDENTS WORK FOR “C” STUDENTS and “B” STUDENT work for the government” tulisan Robert Kiyosaki. Pak Robert ini adalah penulis buku terkenal (mungkin anda tahu “Rich Dad Poor Dad”-nya) dan orang yang sukses hidup dari pendapatan pasif. Pak Robert banyak membagikan tips bagaimana cara keluar dari jebakan tikus kehidupan di banyak bukunya dan dalam buku yang baru saya baca ini fokusnya adalah bagaimana cara mengajari anak anda keluar dari jebakan itu.

Kalau misal anda masih ngambang tentang apa sih maksudnya jebakan tikus itu? Singkatnya adalah jebakan yang membuat anda bekerja seumur hidup tanpa pensiun. Hal ini sangat mungkin terjadi ketika pemas**an anda lebih kecil dibandingkan pengeluaran. Anda perlu bekerja seumur hidup untuk menutupi kebutuhan harian anda dan jujur menurut saya itu tidak menyenangkan.

“Kan gaji saya sekarang ada sisa tiap bulannya dan saya punya jaminan dana pensiun dari kantor kok”. Kalau itu yang anda pikirkan, kalau begitu semoga dana pensiunnya benar-benar cukup sampai anda meninggal. *ehem. bukannya menakut-nakuti, tapi diabetes, stroke, penyakit jantung adalah penyakit terbanyak yang diderita lansia (2018). Silakan browsing sendiri berapa ratus juta yang diperlukan untuk menangani masalah tersebut dan semoga itu juga masuk hitungan pengeluaran dana pensiun anda nanti ya.

Di buku itu menanamkan pentingnya memiliki aset dan berusaha hidup darinya, alih-alih hidup dari gaji karyawan bulanan. Aset adalah apa yang memasukkan uang ke kantong kita tanpa butuh kehadiran kita. Misalkan kos-kosan, rumah kontrakan, dividen dari saham, dan banyak lagi. Kata Pak Robert dalam bukunya, beliau dulu belajar memahami tentang uang dan aset ini dengan bermain monopoly bersama sahabat dan ayah sahabatnya. Ketimbang menyuruh harus gini-gitu, ayah sahabatnya membiarkan kedua bocah di depannya main monopoly ses**a hatinya dan mengajaknya berdiskusi setiap ada kesalahan yang dilakukan.

Baru baca separuh buku, saya jadi kepikiran ingin main monopoly juga. Saya penasaran apakah cara saya memandang dan bermain monopoly saya yang bersekolah ekonomi sekarang dengan saya yang dulu masih SD masih sama? Jadi saya putuskan untuk install game monopoly di ponsel saya dan mulai bermain saat itu juga. Ternyata cara bermain saya sama dengan dulu. Persis malah. Mulai dari permainan dimulai, saya akan beli semua tanah yang saya duduki. Maju dua langkah, beli. Maju lagi 8 langkah, beli. Begitu seterusnya. Belum 3 putaran uang saya habis, tapi tanah saya yang paling banyak. Saya bermain dengan ide kalau tanah saya yang paling banyak, otomatis musuh akan sering menginjak tanah saya dan akan sering bayar sewa ke saya. Masuk akal kan? Tapi, saya lupa menghitung harga sewa tanah itu sebenarnya sangat kecil dibanding uang yang saya keluarkan. Bahkan terlalu kecil untuk membuat musuh bangkrut. Bayangkan setiap pemain dibekali uang 1.500, dan harga sewa tanah paling mahal adalah 50. Kan itu artinya musuh butuh 30 kali menginjak tanah saya secara konsisten baru dia kalah. Itu diluar kalau musuh dapat gaji setelah lewat start. Belum lagi kalau ternyata saya yang kena bayar sewa ke dia. Harga sewa tanah ini kebanting dengan harga tanah yang sudah dibangun satu rumah yaitu 200. Sudah kebanting, kecekik, dikentutin p**a dibanding tanah musuh dengan satu hotel di atasnya yang berharga sewa 1.800. Kalau sekali kena hotel itu, bisa langsung bangkrut. Masalahnya saya tidak punya uang untuk bangun rumah atau hotel karena uang saya habis semua buat beli tanah. Jadi musuh butuh 30 kali bayar ke saya untuk kalah dan saya butuh hanya sekali bayar saja untuk kalah. Menurut anda siapa yang bakal kalah dulu? Benar, saya.

Dari permainan pertama saya tersebut, saya jadi sadar kemampuan mengolah aset saya yang kacau. Saya belum menyadari cara memanfaatkan aset sebaik-baiknya. Saya nggak tau kalau monopoly bukan tentang banyak-banyakan uang ataupun tanah, tapi tentang membaca peluang dan cara memaksimalkan aset. Sekarang saya main monopoly tiga jam perhari dan belajar makin banyak dari permainan ini. Tapi dalam postingan ini, saya cukupkan dengan pelajaran:
“Orang yang tidak memiliki keterampilan mengelola uang dan gagal memaksimalkan aset (Seperti saya si tuan tanah monopoly) adalah orang yang pertama bangkrut duluan.”

Merasa postingan ini menarik? Tolong diklil like dan share ya supaya yang lain juga kecipratan manfaatnya. Kalau ada komentar misal anda tidak setuju dengan tulisan saya, silakan tinggalkan di kolom komentar di bawah. Nanti InsyaAllah kita akan diskusi sehat di dalamnya ya. Salam!

03/10/2022

Menurutmu apa yang paling penting dalam hal karir? Naik gaji, promosi jabatan, status sosial di masyarakat? Tolong tulis di komen ya. Saya kok penasaran hehe

GROWTH MINDSET HARGA MATIKita semua sebenarnya perlu terus belajar sekalipun sudah ahli. Kita semua perlu yang namanya p...
15/09/2022

GROWTH MINDSET HARGA MATI

Kita semua sebenarnya perlu terus belajar sekalipun sudah ahli. Kita semua perlu yang namanya pemikiran bertumbuh (growth mindset). Jangan mudah puas sampai-sampai berhenti bertumbuh. Karena yang berhenti bertumbuh itu cuma benda mati. Itu juga berlaku di dunia kerja. Kalau kita berhenti belajar dan bertumbuh, karir kitalah yang sebentar lagi mati.

Instagram di pertama kali kemunculannya beda banget dengan sekarang. Dulu Instagram adalah platform media sosial yang berbasis lokasi. Konsepnya mirip sama path. Misalkan kita di Monas, kita bisa klik chcek-in terus upload foto dengan tag lokasi “Monas”. Nggak lama kemudian ada platform gede banget namanya snapchat. Fitur unggulannya adalah kamu bisa upload video singkat apapun yang kamu mau buat nunjukin keadaanmu sekarang. Fitur ini yang ditiru Instagram dan nantinya disebut Instagram Stories. Terus sekarang muncul Tiktok. Instagram juga punya fitur milik Tiktok berupa video random yang disebar ke audiens yang non-followers, namanya Reels. Karena fiturnya lengkap dan dieksekusi sempurna, Instagram bisa sebesar seperti sekarang. Tapi, poin utama disini bukan tentang “meniru dan menjiplak dari yang sukses” lo ya, tapi “terus belajar dan bertumbuh sampai terus sukses”.

Terima kasih sudah membaca postingan ini. Supaya lebih bermanfaat tolong tekan like dan share supaya tersebar ke lebih banyak orang ya. Kalau ada pendapat, silakan tulis di kolom komentar di bawah. Terima kasih!

JANGAN TAKUT GAGAL, KARENA SUDAH PASTI GAGAL!Meningkatnya karir dan bertambahnya gaji sebenarnya adalah dampak dari meni...
14/09/2022

JANGAN TAKUT GAGAL, KARENA SUDAH PASTI GAGAL!

Meningkatnya karir dan bertambahnya gaji sebenarnya adalah dampak dari meninkatnya kemampuan kita. Kalau kamu bisa bikin roti biasa, kamu dibayar 2.500. Kalau kamu bisa bikin roti dan rasanya enak, kamu dibayar 10.000. Kalau kamu bisa bikin roti, enak, dan bentuknya cantik, kamu dibayar 30.000. Mungkin orang lain bakal bilang ke kamu “enak ya bikin satu roti aja udah dapet 30.000. Kalau semua orang sehebat kamu, pasti udah pada kaya hahaha”. Tapi pertanyaannya, berapa banyak yang mau nyoba bikin roti 2.500 untuk pertama kalinya?
Banyak orang nggak sukses-sukses karena mereka takut nyoba hal baru. Alhasil mereka kehilangan kesempatan dapat pengalaman baru, ilmu baru, koneksi yang lebih luas, dan karirnya jadi mentok di situ-situ aja. Kalau ditanya “kenapa kamu gak mau nyobain ini?”, ada aja jawaban ngelesnya “takut jelek, takut garing, takut dihina orang, takut gagal” dsb. Saya peduli dengan karirmu dan nggak mau kamu takut nyoba hal baru, jadi akan saya katakan dengan jujur kalau:
NGGAK USAH TAKUT GAGAL, KARENA KAMU UDAH PASTI GAGAL.
Nggak ada ceritanya orang pertama kali nyoba langsung epic. Da Vinci pertama kali ngelukis juga gak mungkin bisa bikin Mona Lisa. Kamu kalau pertama kali bikin roti, gak mungkin bisa bikin sekelas “Harvest”. Jadi jelek untuk pertama kalinya itu wajar kok. Wajar banget malah.
Kunci sukses adalah bertumbuh. Jangan takut jelek nyoba hal baru, karena udah pasti jelek. Lakuin terus menerus sambil belajar biar tetep bertumbuh. Terus aja konsisten dalam bertumbuh sampai akhirnya kamu bisa berbangga hati ketika sampai di posisi yang kamu mau. Jangan takut, jangan menyerah, tetap bertumbuh. Semangat!!
Merasa postingan ini menarik? Like dan share ke teman-temanmu ya. Kalau ada pendapat silakan sampaikan di kolom komentar di bawah. Terima kasih!

TEMENAN SESEKALI, SUKSES SELAMANYASaya beri catatan di awal kalau tips sukses ini ditulis bukan hanya untuk membenarkan ...
13/09/2022

TEMENAN SESEKALI, SUKSES SELAMANYA

Saya beri catatan di awal kalau tips sukses ini ditulis bukan hanya untuk membenarkan tingkah si introvert yang males nongkrong, tapi juga memberi sudut pandang yang mungkin belum diketahui para calon inovator handal. Saya beri catatan ini di awal sebab saya asumsikan kamu tertarik dengan judulnya dan merasa “lah ini sifat dan keinginan saya banget..” hehe! Kalau asumsi saya bener, kamu termasuk beruntung karena kamu bakal tau kenapa kalau kamu ngobrol sama temen sesekali, kamu justru berpeluang menemukan ide kreatif yang bisa bikin karirmu melejit! Kok bisa? Yuk lanjutin bacanya..

Menemukan cara efektif yang unik dibandingkan umumnya orang, dapat memberimu sebuah keuntungan kompetitif yang sangat besar. Misalkan begini, dulu umumnya orang kalau gak ada kendaraan pasti ke pinggir jalan gede nunggu angkot atau ke pangkalan ojek. Itupun kadang kita ragu mau manggil kang ojeknya “ini beneran tukang ojek apa Cuma mas-mas yang kebetulan nongkrong deket sini aja ya??”. Kalaupun kita yakin dia ojek, kadang takut juga kalau uangnya gak cukup. Kalau udah tanya-tanya taunya uang kita gak cukup, kan kadang agak malu ya bilangnya. Kalaupun udah pasti dia kang ojek, uang kita udah pasti cukup, belum pasti kang ojeknya orang baik-baik (takutnya kan s**a sengaja ngerem ndadak!). Nah Pak Nadiem Makarim kemudian berhasil mengatasi semua keraguan kita dulu. Pak Nadiem punya inovasi gimana kalau di HP kita bisa pesen ojek yang sudah jelas identitasnya, sudah jelas harganya, dan ada ratingnya p**a. Supaya lebih aman, kalau ada apa-apa bisa langsung kasih bintang satu sekalian laporin ke pusat biar ada sanksi dari sana. Karena idenya ini luar biasa efektif, manfaat, dan unik, perusahaan GO-JEK punya Pak Nadiem ini menjadi salah satu perusahaan transportasi terbesar punya Indonesia. Kejeniusannya itu bikin nama beliau jadi besar, sehingga diundang bicara di banyak tempat bahkan sekarang sampai jadi Menteri Pendidikan Indonesia. Bayangin lonjakan karir luar biasa ini juga bisa kamu dapatkan dengan menemukan ide inovatif versimu sendiri. Dan dengan lebih banyak menyendiri sekaligus mengurangi ngobrol dengan teman, kamu bisa segera menemukannya... Hah?

Ide-ide inovatif seperti konsep GO-JEK tadi, bisa kamu temukan ketika kamu menyendiri dan membangun dunia di kepalamu sendiri. Kamu butuh tempat di mana kamu bisa bebas dari standar sosial atau cara pikir yang lumrah. Ketika kamu mengalami banyak keraguan ketika mau pesan ojek di pangkalan tadi, kamu bisa mulai merenungkan solusinya. Dan hebatnya kamu bisa berimajinasi sebebas-bebasnya di dalam duniamu sendiri.

Sudah saya singgung di atas kalau tempat berimajinasi yang paling bebas itu ada di kepala sendiri. Ketika kamu mengobrol dengan temanmu, ada dua kepala di situ dan cenderung saling membatasi satu sama lain. Bisa jadi kamu mengeluh tentang keraguanmu ketika di pangkalan ojek tadi pagi, tapi alih-alih kamu kepikiran “Panggil aja ojek yang udah terpercaya dan sudah jelas harganya pakai HP” temanmu malah bilang “ya namanya mau pesen ojek emang gitu bro” atau “ya semua orang pasti ngalamin itu”. Kalau temanmu nyeletuk begitu duluan, mungkinkah kamu bisa ngayal bebas “bisa loh pesen ojek lewat HP. Udah jelas identitasnya, harganya, kenyamanannya, ditambah ada cashback-nya juga! Kapan lagi lihat ojek nawarin cashback kan”? Kayaknya sih gak mungkin ya karena memang standar sosial kalau mau pesen ojek ya ke pangkalan ojek caranya. Ragu? Ya biasain aja.. Bisa dibayangin betapa maklumnya semua orang kalau semua-semuanya “ya emang gitu”.

Karena itu saran saya sesekali menyendirilah. Gausah ngobrol sama siapa-siapa. Dengan begitu kamu bisa memikirkan masalah tanpa mengikuti standar masyarakat. Syukur-syukur kalau solusi yang kamu pikir bisa seinovatif Pak Nadiem Makarim. Kalau sudah begitu peningkatan karir dan juga jabatan menteri udah bukan gak mungkin lagi buat kamu hehe!

Merasa postingan ini menarik? Like dan share ya. Kalau ada pendapat yang ingin disampaikan silakan tinggalkan di kolom komentar di bawah. Terima kasih!

SELALU JADI YANG KEDUA UNTUK SAMPAI DI POSISI PERTAMAWaktu yang paling banyak dibutuhkan untuk naik jabatan adalah di ba...
08/09/2022

SELALU JADI YANG KEDUA UNTUK SAMPAI DI POSISI PERTAMA

Waktu yang paling banyak dibutuhkan untuk naik jabatan adalah di bagian meyakinkan dan membuat orang lain percaya pada anda. Kadang ada senior kita yang kayaknya sudah ahli dan pengalamannya banyak, tapi kok anehnya karirnya di situ-situ aja ya. Menurut saya dia memang sudah meyakinkan atasannya, tapi belum membuat atasannya percaya pada dia. Kepercayaan ini datangnya dari rasa nyaman dan rasa nyaman ini dapat anda manip**asi pada siapapun. Penasaran? Yuk lanjutin bacanya.

Robert Greene dengan bukunya yang berjudul “ 48 Law of Power” membantu kita mendapatkan kekuasaan (dalam konteks ini menjadi atasan yang lebih berkuasa). Di situ dijelaskan macam-macam cara bagaimana bisa mendapat kepercayaan dari orang lain. Salah satunya adalah “jangan lebih bersinar dibandingkan bos anda”. Ketika Pak Bos sedang diskusi bagaimana solusi buat perusahaan anda yang sedang bermasalah. Jangan buru-buru keluarkan pendapat brilian anda kalau tidak mau berakhir meyakinkan tanpa dipercaya seperti senior anda sebelumnya. Ikutlah bingung bersama bos anda, siapa tau sebenarnya bos anda sudah memiliki pendapat sendiri. Anggaplah bos anda benar memiliki sebuah pendapat, maka nilailah pendapat bos anda tersebut di dalam kepala anda. Apakah pendapatnya sudah oke atau belum. Kalau misalkan belum, cobalah bimbing bos anda supaya dia punya pendapat ke arah yang anda mau. Pokoknya buat bos anda merasa sangat aktif dan berkontribusi dalam menyelesaikan masalah karena umumnya orang merasa dirinya sangat hebat ketika berhasil memecahkan sebuah masalah. Dengan cara ini anda dapat membuat bos anda merasa nyaman di sekitar anda. Selalu jadilah nomer dua hingga saatnya tiba nanti, bos anda akan mengisi posisi yang strategis dengan menunjuk ke orang yang tidak hanya dia percayai tapi juga dia s**ai, yaitu anda. Kayak gampang ya kalau cuma teori gini? Coba langsung praktekin aja lah mulai Hari Senin besok.

Merasa postingan ini oke? Tolong bantu like dan share ya! Bila ada pendapat silakan tinggalkan di kolom komentar. Kita ketemu lagi di postingan berikutnya. Dadah!

KISAH NYATA HIDUP TUKANG SAMPAH 200 MIILAR. Michael Carroll adalah pria berumur 24 tahun yang bekerja sebagai pengemas b...
08/09/2022

KISAH NYATA HIDUP TUKANG SAMPAH 200 MIILAR.

Michael Carroll adalah pria berumur 24 tahun yang bekerja sebagai pengemas biskuit yang dibayar 3 juta perminggu. Kehidupannya berubah pada tahun 2002 lalu. Di tahun itu, Carroll memenangkan sebuah lotere berhadiah senilai 232 miliar rupiah. Uang yang sangat besar sekali kan? Saking besarnya hingga akhirnya dia bingung sendiri mau diapakan uang sebanyak itu. Barang pertama yang ia beli adalah sebuah rumah dekat Swaffham, Norfolk. Namun, rumah tersebut tidak bertahan lama karena tidak dirawat dan hancur begitu saja ketika dijual. Carroll juga menghabiskan jutaan dollar untuk membeli mobil, menyewa helikopter, dan menyewa perempuan (Carroll mengaku ia telah meniduri kira-kira 4.000 wanita!). Kehidupannya tidak jauh-jauh dari minuman keras, narkoba, dan seks bebas. Perharinya dia mengeluarkan 43 juta rupiah untuk memenuhi keinginannya. Di hampir setiap sudut rumah dapat ditemukan kokain. Selain itu, Carroll juga rutin mengadakan pesta dan menghamburkan uang senilai 500 ribu dolar AS atau senilai dengan 7 miliar rupiah. Uang hasil menang loterenya tersebut tentu tidak bertahan lama dengan gaya hidup seperti itu. Uang yang dimilikinya tidak lama langsung habis dan Carroll akhirnya bekerja menjadi seorang tukang sampah untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Kehidupan carroll berubah dari yang awalnya “nyampah” pakai uang 200 miliarnya menjadi tukang sampah betulan!

Dari kisah hidup Carroll kita dapat mengambil kesimp**an kalau sebelum anda menjadi kaya, sebaikknya persiapkan diri dengan ilmu dan juga kebijaksanaan yang cukup. Sebab tanpa adanya 2 hal ini, uang sebanyak apapun bakal cuma jadi sampah di tangan anda. Jadi, persiapkan diri anda dengan ilmu dan kebijaksanaan tentang uang seperti misalnya dengan ngefollow dan sering membaca postingan dari halaman “SHARING TIPS MENAIKKAN KARIR DAN PEMASUKAN” ini hehe!

S**a dengan postingan ini? Klik like dan bagikan supaya tidak ada lagi orang di dekat anda yang “nyampah” pakai duit segepok. Kalau ada pendapat silakan tinggalkan di kolom komentar di bawah. Nanti kita diskusikan bareng-bareng ya!

“UANG ITU SUMBER MASALAH” KATA SI MISKINPostingan ini masih berkaitan dengan kepercayaan saya, yaitu: YANG DIPIKIRKAN AK...
08/09/2022

“UANG ITU SUMBER MASALAH” KATA SI MISKIN

Postingan ini masih berkaitan dengan kepercayaan saya, yaitu: YANG DIPIKIRKAN AKAN JADI KENYATAAN. Saya masih sering menemui (terutama di medsos) pikiran yang selalu menyudutkan orang kaya. Pikiran yang selalu sirik ke orang yang punya uang lebih banyak. Kalau ada orang yang membagikan kisah suksesnya di Instagram misal, komentarnya nggak jauh-jauh dari “Ya dia kan emang kaya dari lahir” atau “Yang udah banyak duit mah enak, gak usah pusing-pusing kayak saya!”. Membaca komentar senada dengan ini membuat saya merasa orang tersebut hanya fokus dengan privilege kekayaannya saja dan mengabaikan ilmu serta pengalaman yang sedang dibagikan. Seakan-akan kaya dari sananya adalah faktor penentu paling besar kesuksesan seseorang.

Saya punya contoh lain hasil pikiran “si kaya itu jahat” yang lebih ekstrim. Bayangkan ada kecelakaan lalu lintas antara mobil dan motor. Tidak ada yang tau persis kejadian kecelakaannya siapa. Sekarang coba tebak siapa yang diseret, dimaki, dijejali pertanyaan dengan kasar, bahkan dipukul? Yang naik mobil atau motor? Umumnya yang naik mobil yang akan disalahkan. Seakan-akan supir mobil lebih nggak awas, nggak fokus, dan lebih meremehkan dibanding supir motor. Padahal kan belum tentu yang salah yang nyetir mobil, tapi karena supir mobil dianggap lebih berada maka dia dulu yang “disayurin” orang-orang.

Contoh lain lagi adalah ketika si kaya dan si miskin bersengketa dan akhirnya berujung di meja sidang. Setelah proses panjang sesuai prosedur, ternyata hasil keputusannya si kaya menang atas si miskin. Apa komentar orang-orang? “Paling hakimnya disogok”. Aneh kan? Padahal bisa saja memang setelah semuanya dinalar, terbukti yang benar memang yang kaya. Belum tentu orang kaya yang menang di pengadilan adalah orang yang licik kan?

Sekarang kembali lagi ke prinsip saya di awal tadi, “Yang anda pikirkan akan jadi kenyataan”. Kalau di pikiran anda orang kaya itu jahat, saya khawatir anda nggak kaya-kaya sebab dari dalam diri kita pastinya kita nggak mau jadi jahat. Saran saya jangan pernah berpikir kalau “kaya itu bikin jahat” atau lebih parah lagi “uang adalah sumber masalah”. Takutnya nggak ada uang yang mau datang ke anda lo!

Sekarang coba pikir dari sisi positifnya, “Uang adalah sumber solusi dan kebahagiaan”. Bayangkan kalau anda punya banyak uang. Anda dapat membantu lebih banyak orang dengan menyedekahkan banyaknya uang anda. Misalkan anda berikan uang ke pengemis. Perhatikan betapa bahagianya raut wajah pengemis itu. Setelah itu misalkan si pengemis membelikan makanan dari uang anda barusan. Penjual makanan di hari itu mendapat manfaat dari uang anda berupa dagangannya laku dan dia bisa menghidupi keluarganya. Bahkan dengan punya banyak uang, keluarga anda bisa lebih tenang dan bahagia kan? Jadi jangan takut sama uang ya. Uang tidak akan menjadi sumber masalah atau bikin anda jadi jahat selama anda memiliki hati nurani yang masih mampu membedakan benar dan salah. Saya yakin anda yang membaca ini adalah orang baik, jadi pastikan juga anda yakin ke diri sendiri kalau uang itu tidak jahat dan anda layak mendapatkannya.

Merasa postingan ini menarik? Klik like dan share supaya teman-teman dekat anda juga ikut baca postingan ini. Kalau ada pendapat silakan tulis di kolom komentar di bawah ya. Semoga nanti timbul diskusi antara orang baik yang didatangi uang hehe!

LIDAH KEBAS, ISI DOMPET JELASMau kaya? Hemat! Kan dari SD sudah diajari kalau “HEMAT PANGKAL KAYA” masa lupa? Perhatikan...
07/09/2022

LIDAH KEBAS, ISI DOMPET JELAS

Mau kaya? Hemat! Kan dari SD sudah diajari kalau “HEMAT PANGKAL KAYA” masa lupa? Perhatikan arus uang yang anda pegang. Semoga larinya tidak ke keinginan konsumtif ya (baca: go-food setiap hari). Saya pernah dengar satu prinsip orang yang betul-betul pingin hidupnya lebih mapan. Orang tersebut bertekad “TIDAK MAKAN ENAK, SAMPAI HIDUP ENAK”. Biarlah lidah kebas sama makanan yang itu-itu saja, asal nantinya isi dompet udah jelas! Saya juga menyarankan kalau ingin berhemat, jangan lupa perhatikan menu makanan anda hari ini. Sebab secara tidak disadari banyak orang yang memilih-milih makanan demi kenyamanan lidahnya. Makanan menjadi sumber keluarnya dana yang paling besar (setidaknya di saya sendiri hehe!).

Hemat memang membuat uang menumpuk di rekening dan dampaknya anda akan merasa kaya. Tapi, perhatikan kemana uang tabungan anda ini berikutnya pergi. Kalau anda belikan rumah, hidup anda akan terasa jauh lebih nyaman tapi anda akan menabung lagi dari awal. Beberapa orang menyebut rumah adalah sebuah beban sebab perlu biaya perawatan dan perbaikan. Rumah akan memakan sebagian uang tabungan anda di kesempatan berikutnya. Kalau anda masih muda dan masih mau kompromi untuk ngontrak, ngekos, atau tinggal bersama orang tua, saya sarankan uang tabungan anda dimasukkan ke dalam aset dulu. Bangunlah aset sedini mungkin. Boleh aset seperti saham, reksadana, obligasi, ataupun berupa properti seperti membangun kontrakan atau kos. Uang tabungan anda akan habis sama seperti ketika anda pilih beli rumah, tetapi yang membedakan adalah aset-aset ini akan membantu menambah tabungan anda dari waktu ke waktu. Dengan begitu rasanya semacam dibantu oleh “tuyul” karena anda kerja cuma satu, tapi uang yang datang lebih dari satu hehe.... Perkuat niat, hemat, beli aset, biar pemas**an gak mampet!

Merasa postingan ini bermanfaat? Tekan like dan share supaya orang lain kebagian manfaatnya juga. Jangan pelit ilmu, supaya uang yang datang juga gak pelit-pelit juga! Kalau ada pendapat boleh tinggalkan di komentar. Silakan berdiskusi dengan sehat ya..

PAKAI OTAK KANAN SUPAYA DAPAT GAJI GEDESadarkah anda kalau 10 orang terkaya di dunia adalah seorang pemimpin atau pemili...
07/09/2022

PAKAI OTAK KANAN SUPAYA DAPAT GAJI GEDE

Sadarkah anda kalau 10 orang terkaya di dunia adalah seorang pemimpin atau pemilik sebuah perusahaan? Bukan bermaksud menyinggung, tetapi kenyataannya memang tidak ada karyawan middle-bottom di sana (bukan berarti karyawan tidak bisa kaya lo ya, kapan-kapan saya bisikin caranya hehe!). Dan tahukah anda kemampuan apa yang harus dimiiliki oleh seluruh pemimpin apalagi pemilik perusahaan? Ini berlaku bukan hanya ke 10 orang terkaya di dunia tersebut, tapi benar-benar ke satu dunia. Kalau sampai tidak punya kemampuan ini, gimanapun caranya harus punya kalau gak mau perusahaannya bubar jalan. Ada yang bisa menebak? Clue-nya ada di judul hehe! Jawabannya, kemampuan tersebut adalah kebisaan berimajinasi.

Berimajinasi sangat penting dalam menciptakan nilai jual dalam sebuah perusahaan. Produk anda laku dan gaji anda bakal gede kalau anda melibatkan imajinasi di dalamnya. Contohnya, dulu ada seorang pengusaha bernama Henry Ford yang mengindustrialisasikan mobil. Dia adalah seorang jenius dalam berimajinasi! Umumnya orang saat itu mikir ternak kuda atau paling mentok gimana cara ngelatih kuda supaya kuat dan larinya cepet. Henry Ford justru punya imajinasi lain.
“Gimana kalau saya produksi mobil skala besar supaya harganya murah dan orang lebih milih mobil ketimbang naik kuda?”
Alhasil Ford berhasil sukses berkat imajinasinya tersebut dan sampai saat ini warisannya yaitu sebuah industri mobil masih terus ada.

Imajinasi ditenagai oleh kemampuan kreativitas setiap orang. Kita mengandalkan otak kanan untuk urusan kreativitas seperti ini, sementara otak kiri untuk urusan yang lebih matematis. Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, imajinasi bisa membawa anda ke level yang berbeda dibandingkan dengan orang lain. Bahkan anda dapat mengungguli teman anda yang nilai matematikanya selalu 100 jaman sekolah dulu. Ini pendapat pribadi saya kalau otak kanan lebih dominan dalam membuat peluang datangnya banyak uang. Kreativitas membantu anda untuk melihat solusi atau peluang yang umumnya orang tidak bisa lihat (apalagi yang dominan otak kiri). Saking hebatnya imajinasi-kreativitas, filsuf cina kuno bernama Konfusius pernah berkata:
“SEBUAH GAMBAR SETARA NILAINYA DENGAN SERIBU KATA”.
Betapa hebatnya kemampuan otak kanan ini.

Merasa postingan ini bermanfaat? Tolong sebarkan ke teman-teman anda yang lain ya. Berikan kebaikan ke orang lain, maka segala urusan kita akan lebih dilancarkan kedepannya. Jangan lupa sertakan pendapat anda pro-kontra dan sebagainya di kolom komentar ya!

Address

Jalan Pandji Suroso Utara
Malang
65126

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sharing Tips Sukses Peningkatan Karir dan Pemasukan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Sharing Tips Sukses Peningkatan Karir dan Pemasukan:

Share